Namaku Viona jein, aku baru lulus dari SMA negeri di Jakarta. Aku anak kedua dari keluarga Jein, aku berumur 19 thn.
Aku kabur dari rumah karna ayah dan ibuku menjodohkan aku dengan anak temannya, mereka sejak kecil sudah berteman lama.
Aku tinggal di konterak kecil. Walaupun kecil itu sudah cukup nyaman bagiku, aku juga sudah mendaftar di salah satu universitas di Jakarta walaupun uangku hanya pas pasan tetapi aku masih melanjutkan sekolahku.
"Viona, mengapa kau merubah wajahmu menjadi jelek" Ucap teman ku yg bernama Ella
Viona merubah wajahnya menjadi jelek untuk menutupi identitasnya, agar terhindar dari kejaran keluarganya.
"Mulai sekarang namaku bukan Viona, tapi Leona" Kata Viona dengan penuh semangat
"Tapi mengapa?.kata Ella sangat penasaran
" Ella, kamu tidak perlu tahu, kamu hanya perlu merahasiakanya" Kata Leona yg membuat Ella semangkin penasaran."Besok kita akan mulai kuliah, jangan sampai kamu membongkar rahasiaku" Kata Leona dengan gaya cool nya
" Baik.." Kata Ella dengan penuh kekecewaan yg terpancar di wajahnya
****
Pagi hari pun tiba, jam sudah menunjukan pukul delapan pagi. Leona sudah selesai berpakaian rapi untuk segera pergi ke kampus barunya, dan mengikuti pelajaran pertama yg di tunggu tunggunya.
****
Sesampainya di kampus Leona menjadi trending topik karna paras jeleknya, tapi Leona hanya menganggap mereka angin lewat saja.
" Heyy.. Jelek.." Ucap salah satu murit cowok di sana
Cowok itu bernama Alex, iya cowok terpopuler se kampus karna ketampananya, iya sering di sebut malaikat para kaum hawa.
Leona yang mendengar itu hanya mengabaikan ya, dan membuat Alex merasa di rendahkan, dan Alex menarik tas gendong Leona yg membuat Leona sangat geram.
*Heyy.. Jelek kau sombong sekali, jelek saja belagu" Kata Alex yg membuat Leona murka
"Heyy.. Anjing gila, lepaskan tasku, jika kau mincintaiku bukan begini caranya" Ucap Leona dengan gayanya dan membuat semua siswa siswi di sana tertawa
" Sudah jelek gak tahu diri, kau tidak lihat paras tampanku ini, mana mungkin aku suka dengan babi jelek sepertimu" Kata Alex sambil menjulurkan jari ke Arah Leona
Tanpa basa basi, Leona menendang bagian kemaluan Alex dengan keras, yg membuat Alex kesakitan setengah mati, dan membuat penonton di sana terkekeh tetapi takut untuk tertawa karna Alex orang yang paling berkuasa di kampus.
"Aaahhhh...." Rintihan kesakitan keluar dari mulut Alex sambil memegang masa depannya yg kesakitan
Para cewek² sana yg ingin mencari muka pun langsung membantu Alex, berharap agar menjadi pacar Alex.
" Dasar wanita gila" Kata Alex sambil kesakitan
"Biar mampus lo, makanya jangan remehin wanita jelek seperti gua" Kata Leona dan langsung pergi
***
Setelah itu Leona pun pergi ke kelasnya dan memilih tampat duduknya, yg bersebelahan dengan jendela.
" Viona..." Kata Ella yg tiba tiba datang
"Jangan pangil gua Viona" Bisik Leona ke telinga Ella
" Oke.. Maaf. Kata Ella" Leona aku duduk di samping kamu boleh kan
" Silahkan.. Siapa yg akan melarangmu" Kata Viona sambil melihat ke arah jendela
Tak kelang lama setelah itu, para murit pun masuk ke ruangan tersebut, tak terkecuali Alex. Alexpun duduk di belakang Viona, berharap agar bisa mengganggunya.
" Leona cowok yg dibelakang kita ganteng sekali" Kata Ella bisik, tapi Leona hanya mengacuhkannya
"Heyyy.. Perempuan jelek" Kata Alex sidir, walaupun begitu Leona hanya acuh karna malas meladeni si Alex
"Heyy jelek yang sombong.." Kata Alex sambil menendang kursi yang diduduki Leona
" Kau jangan mencari masalah denganku, jika kau tidak ingin menyesal" Kata Leona sambil menatap ke arah jendela
"Hehhh.. Kau mengancamku, dasar wanita tak tahu diri, kau tidak tahu siapa aku" Kata Alex dengan gaya sombong nya
Aku tahu siapa lo, Lo itu cowok manja yang gak tahu diri kan" Ucap Leona sambil menaikkan bibir kanannya
Aku tahu siapa lo, Lo itu cowok manja yang gak tahu diri kan" Ucap Leona sambil menaikkan bibir kanannya
Membuat Alex emosi, Alex pun langsung berdiri dari kursinya, dan melemparkan bukunya ke arah Leona, dan Leona pun tak tinggal diam iya pun melemparkan apapun yg dilihatnya ke arah Alex.
"Heyy.. Kalian BERHENTI.." Kata Ella sedikit membentak
Ucapan Ella tidak menghentikan pertengkaran mereka, malah tambah parah, hingga seluruh siswa di kelas itu pun memisahkan mereka.
" Heyyy.. Sudah sudah" Kata salah satu murit di sana, sambil menengahi mereka
" Heyy, jelek tidak tahu diri, berani sekali kau mengganggu pangeran kampus, kami" Kata penggemar Alex yang bernama Lizi
Tanpa sepatah katapun dari Leona. Leona langsung menampar Lizi dengan penuh tenang, hingga Lizi jatuh ke lantai.
" AKHHHHH...." Teriak kesakitan dari Lizi
Para murit disana pun merasa takut, dan ngeri terhadap Leona. Membuat mereka semua mundur perlahan kecuali Alex.
" Memang benar wanita gila" Kata Alex sambil membantu Lizi berdiri
"Alex pipiku sangat sakit, wanita gila itu seperti iblis" Kata Lizi sambil menjulurkan telunjuk nya ke arah Leona
" Sepertinya kalian berdua belum cukup kapok, dan aku beritahu kalian namaku bukan wanita gila, tapi Leona" Kata Leona dan langsung pergi dari ruangan tersebut
" Leona tunggu Aku" Kata Ella mengejar Leona
"Dasar wanita gila, bodoh, jelek, cupu" Ucap Alex kesal
" Alex apakah kau tidak apa apa" Kata Lizi perhatian
"Aku tidak apa apa, dan jangan dekat dekat aku, karna aku merasa risih. Kata Alex kesal
" Alex.. Kamu jangan gitu dong sama aku, aku udh mati matian belain kamu, tapi kamu malah cuek sama aku
"Bodo.. Kata Alex dengan singkat
***
Jam sudah menunjukan pukul 01.00 siang, jam pelajaran Leoan pun sudah selesai, dan Leona pun langsung bergegas pulang.
Leona pulang berjalan kaki dengan Ella, karna mereka tidak memiliki uang lebih untuk naik bis.
Tit..
Tit..
Tit..
Suara klakson mobil Alex yang menghampiri Leona.
Leona hanya mengacuhkannya dan melanjutkan jalannya.
"Heyyy.. Jelek.. Apa kah kau terlalu miskin mangkanya bodoh. Kata Alex dari mobil mewah nya
" Heyy.. Bocah.. Jika kau tidak menarik kata kata mu aku akan menghancurkan mobil mewahmu ini. Kata Leona sambil menghentikan langkahnya
"Leona sudah, kita pulang saja. Kata Ella menarik tangan Leona
" Aku dengar kau butuh uang banyak. Kata Alex
Leona yang mendengar itu pun langsung menghampiri Alex karna Leona seorang yang mata duiatan.
"Benarkah... Ucap Leona berharap mendapat pekarjaan dari musuh nya itu Alex
" Dasar mata duitan...Kata Alex dalam batin nya
"Jika kau menginginkan pekerjaan, cepat naik ke dalam mobilku. Kata Alex dengan gaya alaminya yang so cool
" Leona kau jangan mau, pasti itu hanya jebakan. Kata Ella bisik
"Kau tenang saja, aku ini Viona, si ratu neraka, tidak ada yang bisa menyakitiku. Kata Leona bisik ke Ella
" HEYYY..Jadi tidak, jarang jarang lo tuan muda seperti aku menunggu si jelek seperti mu. Kata Alex sambil kipas kipas
"Berapa gaji yang kau tawarkan denganku. Kata Leona
" Sepuluh juta gimana, kau hanya perlu menjadi pengurus. Kata Alex dengan sombong
"Oke.. Aku mau.. Kata Leona langsung masuk ke dalam mobil Alex tanpa basa basi
" Ella.. Kamu pulang saja dulu.. Ucap Leona melambay lambay dari dalam mobil
"bayyy.. Ucap Ella
Sesampainya di rumah pribadi Alex, Leona begitu kagum dengan kemewahan yang dimiliki Alex. Seperti seorang anak kampung yang pertama kali ke kota.
"Heyy.. Pelayanku tolong bawakan tasku" Kata Alex memerintah Leona
" Heyy.. Tuanku, tapi aku lapar, jika aku lapar aku tidak akan konsen melayanimu" Kata Leona dengan tipu muslihatnya
"Kau lapar apa urusanya denganku, kau pelayananku dan kau harus mengikuti printahku" Kata Alex menjelaskan kepada Leona
"Heyy wanita kau sungguh membuatku kesal" Ucap Alex dan duduk karna sudah lelah berkelahi
"Benarkah.. Aku membuat pangeran para kaum hawa kesal, Uuuuwww.. Aku sungguh takut. Kata Leona sedikit mengejek
Setelah itu mereka hening sebentar, karna sama sama malas untuk berdebat. Dan setelah Leona menyantap semua nasi goreng nya, dan selesai mencuci piring iya pun kembali ke ruang tamu.
"Heyy.. You.." Ucap Leona dengan gaya alamnya
"Apaan sih lo?" Tanya Alex dengan wajah malas nya
"Waktunya Aku pulang, jadi sampah yang berceceran dan berserakan ini lo yang mengutip sendiri" Kata Leona
"Enak aja lo maen pergi, tugas lo belum selesai, jadi lo belum boleh pulang, gaji lo gak kecil ya" Ucap Alex dengan tegas
"Emang tugas gua yang mana yang belum selesai?" Tanya Leona membuat Alex semangkin kesal
"Lo gak liat nih sampah berserakan di mana mana". Jawab Alex dengan sedikit nada yang ditinggikan
"Pembantu macam apa lo lari dari tugas" lanjut Alex
"Eeehh.. Alex... Lo pikir gua gak tahu lo sengaja buat ini" jawab Leona
"Tadi gua udah beresin dan sekarang lo mau gua beresin lagi, Don't want to" Lanjut Leona
"Kalau begitu gua gak akan kasih gaji mu" Ancam Alex kepada Leona
"Jadi kau ingin menipuku, meperbudak aku dan tidak memberi aku gaji untuk kebutuhan hidupku" Kata Leona dengan muka dan suara yang sedihnya di campur dengan kepura puasanya
"Kau yang menipuku, kau hanya masak dan beres beres gak jelas dan aku harus membayar mahal diri lo, jangan mimpi" Jawab Alex menjelaskan
"Ehh.. Siapa yang tawarin gua kerja, lo kan, jadi lo tanggung konsekuensinya, kalo lo gak punya uang gausah sok cari pelayan" Jelaskan Leona
"Lo bilang gua gak punya uang, hello.. Seorang Alex pangeran kampus yang paling kaya gak punya uang, mau taroh di mana muka gua" Ucap Alex dengan sombongnya
"Kalo lo punya uang gak mungkin lo gak mau bayar gaji gua" Jawab Leona
"Oke gua bayar, berapa nomor rekening lo? Tanya Alex dengan sangat terpaksa
" Dasar Alex bodoh, mau melawan aku, tapi ilmunya belum cukup tinggi" batin Leona
"Nomor rekening gua xxxxxx". Jawab Leona dengan penuh kemenangan di hatinya.
"Oke gua pulang dulu, bayyy..." Kata Leona menjauh dan pergi dari kediaman Alex
Ingin menipu malah tertipu, dengan otak cerdas Leona, mendapat uang secara cuma cuma, karna otak licik nya.
Sesampai di kontrak Leona, Leona mendapati temanya yaitu Ella, yang duduk di depan pintu kontrakanya.
"Ella sedang apa kau di sini" Tanya Leona
"Aku di usir oleh ayahku" Jawab Ella dengan wajah yang penuh kesedihan dan mata yang berkaca kaca
Ella, tidak memiliki ayah dua tahun yang lalu karna meninggal disebabkan kecelakaan, dan sebulan kemudian pun ibunya mengadakan pesta pernikahan tanpa sepengetahuan Ella, seperti Ella sudah tidak di anggap lagi dalam keluarga.
Tanpa sepengetahuan ibu Ella yang bernama Luna, Ayah tiri Ella suka merayu Ella, dan ingin menyetubuhi Ella, tapi Ella selalu menolaknya.
"Sekarang aku tidak punya tempat tinggal, bahkan ibuku tidakkah peduli padaku" Menjelaskan dengan muka yang penuh dengan kesedihan
"Dasar manusia laknat" Ucap Leona dengan kesalnya
"Tapi kau bisa tinggal di kontrakanku" Lanjut Leona
"Tapi kau juga susah" Jelas Ella ke Leona
Download NovelToon APP on App Store and Google Play