Aku bernama Aisyah, ini adalah kisah ku kisah dimana Allah pertama kali mempertemukan ku dengannya lalu memisahkan ku dengannya dan pada akhirnya aku di pertemukan kembali dengannya lewat jalan yang tak pernah ku duga\-duga.
15 tahun yang lalu saat aku masih berusia 10 tahun,saat aku masih tinggal dirumah lama ku. Aku mengenal seorang anak laki\-laki ia adalah anak dari tetangga ku yang kaya,disinilah awal pertemuan ku dengannya di taman bermain dekat rumah disana aku bermain dengan teman\-teman sebaya ku.
"Aisyahh....tangkap bolanya..." Ucap teman ku melemparkan bola ke arah ku dengan tinggi. Aku pun berjalan Mundur untuk bisa menangkap bola itu,ketika aku akan menangkap bola kaki ku pun tersandung oleh kaki seseorang yang berada tepat di belakang ku lalu seketika itu aku terjatuh.
"*brugghh..\(suara terjatuh*\)aduuhh..!!" keluh ku kesakitan saat terjatuh ,ketika aku terjatuh terdengar oleh ku suara anak laki\-laki yang sedang menertawakan ku,aku pun menoleh ke arah suara tersebut.
"hahaha....sukurin lu,makanya kalau jalan itu maju bukannya mundur hahahaha...." Ucapnya sambil tertawa terbahak\-bahak bersama teman\-temannya yang lain,aku pun berdiri di bantu oleh teman ku syifa.
"Kamu ngk apa-apa Syah??" tanya teman ku syifa sambil membantu ku berdiri.
"i..iyaa aku ngk apa-apa kok fa, makasih ya." Jawab ku berterima kasih sambil menahan rasa sakit pada pantatku karena terjatuh tadi.
Ketika aku telah berdiri sambil mengusap rasa sakit pada pantatku,aku pun langsung menatap tajam pada anak laki-laki yang telah sengaja menyandung ku dari belakang langsung saja dengan amarah yang membara aku pun menyerangnya dengan berjalan cepat mengarah kepadanya.
"Awas kau ya...!!!hiyaaa..!!!!rasakan ini.!!" Ujar ku sambil melabraknya dengan cepat dan menarik rambutnya.
"Aw...aw...!!!aa..!!! lepas..lepasin gue dasar cewek gila..!!" Rintihnya kesakitan karena ku tarik rambutnya dengan kencang dan dengan cepat pula ia pun menarik rambut ku dengan kencang,ketika aku dan dia ribut teman-temannya dan teman ku pun berusaha melerai kami tapi kami masih saja saling menjambak rambut. Selang beberapa menit kemudian,pertengkaran kami di akhiri dengan datangnya satpam penjaga taman bermain yang melihat keributan di taman tersebut,pak satpam itu pun segera melerai kami dan memarahi kami lalu mengantarkan kami pulang kerumah masing-masing.
Setiba dirumah,aku pun dimarahi oleh ibu karena perkelahian tadi, karena kejadian kemaren pun aku diserang oleh ibunya si cowok brengsek itu di sekolahan ku karena dia menganggap kalau aku adalah orang pertama yang membuat kegaduhan,bertambah bencilah aku dengan laki-laki brengsek itu. Nama cowok brengsek itu adalah Ali,sampai-sampai di sekolah pun aku di bully oleh teman-teman sekolah ku.
aku tidak terima diperlakukan seperti ini tapi aku tidak bisa melakukan apa pun karena aku hanya anak cewek miskin yang sudah tidak memiliki seorang ayah ketika ibu ku mendengar aku sering di bully kami pun pindah dari rumah lama begitu juga dengan sekolah ku.
Beberapa tahun kemudian setelah kami pindah ke ibu kota, aku sama sekali tidak pernah lagi bertemu dengan Ali si cowok brengsek namun aku tidak pernah melupakan kejadian pembulian yang pernah aku alami dulu tapi aku sangat bahagia dengan kehidupan ku sekarang. Bully sudah menjadi hal yang biasa bagi ku sampai aku tamat SMA pun kata bully tidak pernah luput dari ku,semenjak aku sudah mulai belajar agama sedikit demi sedikit aku pun belajar untuk sabar menghadapinya.
sampai akhirnya aku mendapatkan beasiswa di universitas swasta ternama di Indonesia dengan jurusan Manajemen aku diterima karena aku memenangkan perlombaan Akutansi tingkat SMA se Indonesia di Universitas itu, ibu ku sangat bersyukur sekali karena aku bisa melanjutkan pendidikan ku dengan gratis dan aku sangat bertekad untuk fokus kuliah agar aku bisa wisuda dengan cepat.
Dan tibalah waktu dimana masa orientasi tiba tepat pada hari Senin di umurku yang sudah menginjak 17 tahun, ibu ku mengantarkan ku menuju kampus agar aku tidak terlambat pada masa orientasi ku setelah tibanya di kampus.
"Masyaallah...Syah ini kampus apa istana ya??gede bener...." Ujar ibu ku terkesima melihat kampus ku ,aku hanya membalasnya dengan senyuman.
"Syah,kayaknya ni kampus anak mahasiswanya kaya-kaya deh ibu takut kalau kamu di Bully sama mereka." Ucap ibu ku cemas.
"ibuk nggak usah khawatir...Aisyah akan menjaga jarak sama mereka,lagian ngapain sih ibu takut kayak gitu..kan ada Allah yang bakal jagain Aisyah." Jawab ku menenangkan kekhawatiran ibu.
"ya udh kalau gitu, kamu jaga diri ya...ibu balik ke rumah nanti kamu naik angkot aja pas pulang soalnya ibuk nggak sempat jemput kamu pulang." Ucap ibu ku.
"iya buk,hati-hati di jalan ya buk." Jawab ku menyalimi tangan ibu ku.
Aku pun memasuki kampus disana sudah banyak mahasiswa baru yang berdiri menunggu arahan dari kakak senior, setibanya disana aku disana datanglah seorang senior yang menyuruh kami untuk pergi ke aula disana kami disuruh untuk memperkenalkan diri satu persatu, orientasi itu berjalan dengan lancar dan di akhiri dengan membakar api unggun dan kami diperbolehkan untuk pulang ke rumah masing-masing. Hari esok pun tiba hari pertama ku masuk perkuliahan ketika aku akan memasuki pintu perkuliahan tiba-tiba saja aku melihat sekerumunan orang mendekati ku,aku benar-benar tidak mengerti ada apa dengan mereka semua.Ketika mereka semua berlari mendekat rupanya mereka melewati ku,aku pun mengerti ternyata bukan aku objek mereka lalu siapa?.
aku pun membalikan badan dan ku lihat 3 orang laki-laki berjalan dengan gagahnya dan memakai pakaian yang mewah.
Ketika jarak mereka mulai dekat dengan ku mereka pun berhenti dan aku pun sontak terdiam dan merasa heran mengapa mereka berhenti di depan ku? salah satu laki-laki yang berdiri di tengah-tengah dua orang temannya itu bicara pada ku.
"heh..cewek kampung! apa Lo pernah ketemu sama gue sebulmnya?" tanya nya yang membuat aku kaget dan bingung aku pun menengok kanan dan kiri dan berkata dalam hati."nih ,orang ngomong sama gue atau sama siapa?lagian gue pernah ketemu sama nih orang?anehh.." ujar ku.
"Wooii!! lu dengar ngak sih?gua lagi ngomong sama Lo.!" Ucapnya meneriaki ku.
"iya gue denger kok,ngak usah pake teriak-teriak gitu juga kali emang gue budeg apa.." Jawab ku kesal.
"emang Lo budeg,gue nanya malah diam..lu nggak usah kepedean gitu deh,gua nanya bukan karena gua tertarik sama Lo! tapi karena muka Lo yang kampungan itu kayak pernah gua liat." Ucapnya dengan nada tinggi dan merendahkan ku.
"Maaf ya,gue nggak pernah ketemu sama orang songong kayak lu! jadi sorry ya walau muka gue kampungan,lain kali kalau nanya itu tolong Berta..ta..krama.. ngerti Lo.!" Jawab ku dengan kesal.
"Heh..!!gua nyuruh Lo ngomong bukan untuk ceramahin guwe, Lo ngak tau siapa gua.!" Ujarnya dengan nada tinggi.
"gua ngk tau siapa Lo..dan gua ngk mau tau karena itu bukan urusan gua,permisi..!" jawab ku dan pergi dari hadapan laki-laki songong itu.
"sialan!!berani-beraninya dia "ujarnya dengan kesal.
Download NovelToon APP on App Store and Google Play