Hai teman-teman...
sebelumnya aku minta maaf banget yah kalo cerita ini jauh dari kata bagus😊 karna, ini pertama kalinya buat aku nulis... Tolong perhatian, dukungan, saran dan kritik juga gak papa deh😁 Happy reading❤
next!
"Tuhan... apakah yang akan aku lakukan selanjutnya, sanggup kah aku melanjutkan hidup ini... kenapa keadilan gk pernah berpihak kepada ku" lirih gadis cantik itu.
hujan bergemur malam itu dan jam menunjukan pukul 22.30 WIB. Di gelapnya malam dan derasnya nampak dari kejauhan gadis kecil membawa koper ukuran sedang di pinggir jalan.
Sebenarnya aku tidak perduli tapi entah kenapa hati kecil ku meminta untuk berhenti. Ku parkirkan mobil ku di tepi jalan dan aku menghampiri gadis kecil itu menggunakan payung ku.
hay nona mengapa kamu hujan-hujanan? tanya ku, dan dia tak menjawabnya dan terus menatap lurus dengan tatapan kosong yang aku mengerti dia sedang dalam keadaan hancur. Wajah cantik yang pucat ,tubuh mungil dan rambut panjang terurai yang basah itu tiba2 jatuh di hadapan ku...
Dengan sigap aku menangkap tubuh itu dan membawanya ke rumah sakit...
Wajah nya mengingat kan ku pada seseorang yang aku kenal lama mungkin kah itu kamu... (Renita anggraini)
Nama nya Renita Anggraini Wilson biasa di panggil Renita, ayah nya bernama Radison Wilson dan ibu nya bernama Radina Wilson. Saat ini umur Renita 12 tahun.
Dia duduk di Sekolah dasar kelas 6 di Jakarta ,Renita ke sekolah selalu di antar oleh supir ayahnya dan ibu nya memilih untuk berpergian bersama teman-teman nya di bandingkan menemani Renita.
Hari-harinya di sekolah selalu kosong tidak ada warna dalam hidupnya. Teman-temannya juga asik dengan kehidupannya masing-masing tak ada yang memperdulikan dia, saat istirahat dia selalu ke taman belakang kelas mencari kesunyian dan menangis meluapkan isi hatinya yg hampa.
Saat asik menangis tanpa sadar ada seorang anak laki-laki yang mengikutinya, tiba-tiba anak laki-laki itu duduk di kursi taman samping gadis itu. Renita tersadar dan menghapus air matanya "siapa kamu?" paniknya, "maaf,nama ku Rehan Andrian Wijaya nama kamu siapa?" jawab Rehan dengan senyum manis nya "Renita".
"Sepertinya aku gak pernah liat km di sekolah ini?" tanya Renita
"Oh iya, aku baru pindah hari ini karna ayah ku ada proyek di sini untuk 1 tahun kedepan" kata Rehan,
Renita hanya ber oh oh riang....
Berapa menit kemudian bel masuk berbunyi dan di sana mereka berpisah karna Rehan harus berjumpai ibunya di kantor kepala sekolah terlebih dahulu.
"Ren aku luan yah nanti kita jumpa lagi di kelas" ucap rehan sambil berlari meninggalnya "owww iya sampai jumpa lagi" jawab Renita sambil melambaikan tangan dan tertawa.
Sesampai di kelas Renita pergi ke tempat duduk nya, kelas nya sangat ramai karna ibu guru belum masuk ke dalam kelas, tak lama setelah dia duduk 10 menit kemudian ibu desi datang di ikuti anak laki-laki di belakangnya yang pastinya si Rehan, seketika bibir itu tersenyum.
"Anak-anak kelas kita kedatangan teman baru ayo Rehan perkenalkan nama mu" kata ibu desi kepada nya
"Hallo gays! Nama saya Rehan Andrian Wijaya, umur ku 12,5 tahun, aku pindahan dari Amerika, senang bertemu dengan kalian" akhirnya dengan senyum "oke Rehan kamu bisa duduk di kursi kosong ada 4 kursi kosong kamu pilih sendiri saja" akhir bu desi "baik bu"
Yah ada 4 kursi kosong di kelas ku tepatnya di samping Rara,Dea,Melani dan aku. Teman kelas ku seketika ribut menunggu kemana Rehan akan duduk. Aku hanya sibuk menulis di buku harian ku, yah aku suka menulis untuk meluap kan perasaan ku setiap harinya. Tiba-tiba hening dan aku heran ku angkat kepala ku melihat apa yang terjadi, ah ternyata mereka diam karna Rehan sudah duduk di samping ku.
"Hai ren" sapa rehan
"Hai" akhir ku
Pembelajaran berlangsung beberapa jam dan akhirnya bel pulang berbunyi, semua anak-anak ribut keluaran kelas menunggu jemputan dari orang tuanya. Sedangkan Renita menunggu supir ayahnya di depan gerbang sekolah.
Dalam perjalanan di gerbang Renita merasa di ikuti saat dia menengok benar saja ada Rehan mengikutinya.
"Hei kenapa kamu ikutin aku?" ucapnya
"Siapa yang ikutin kamu, orang mama aku di depan sana" jawabnya "oh" ucap Renita menutupi malunya dan sedikit berlari
"Hei-hei aku bercanda ren" tawanya sambil menyamakan langkah gadis kecil itu.
"Ren mau kah kau menjadi sahabat ku" lanjutnya dengan tawa
"Boleh" girang Renita
novel pertama aku juga tersedia di ******* yah...
selamat membaca maaf klo gk bagus🤗
"Ren, lo napa bengong besok itu hari yang di tunggu-tunggu sama semua dari kita" kata Putri dan Gina sahabat gue di Smp.
"Yaelah lebay lu pada" jawab ku asal
"Emang loh gak pengen lulus?" tanya putri naikin 1 alisnya
"Ya pengen lah pengen banget malah gue cepat-cepat lulus" antusias ku
"Terus... Kenapa loh ke bete gitu?" tanya Gina
"Ren jujur ajh lah sama kita" lanjut Putri
"Bokap nyokap gue, bakalan datang gak yah?" tanya ku lirih
Putri dan Gina saling tatap, "Pasti bakalan datang dong Ren, lo gimana sih" jawab Gina menghibur ku.
"Udah jan sedih Ren, kalo mereka gak datang kamu masih punya kita buat hibur kamu" lanjut putri
"Iya deh, makasih yah kalian berdua emang paling-paling ngerti deh" senyum ku pada kedua sahabat ku.
"Ekh laper, ngantin yu" kata putri sambil cengengesan "yaudah ayu" jawab ku serentak dengan Gina.
Sepanjang perjalanan ke kantin gue mikirin apa kah orang tua gue datang merayakan kelulusan gue, seperti Orang tua teman-teman ku, aku tersadar ketika putri buka percakapan.
"Ekh, habis pulang sekolah ngemal dulu yo" imbuhnya
"Ide bagus tuh! Ayo Ren" girang Gina
"Gue ngikut ajh" ucap ku
"Yaudah nanti sore gue jemput loh Ren" kata Gina
"Oke"
Sesampai di kantin kami mencari tempat duduk yang kosong yang pastinya muat buat bertiga yah...
"Mau pesan apa? Biar gue pesanin" tawar Putri
"Gue bakso ajh sama es teh" Gina
"Gue samain ajh" sambung ku
"Oke" Putri berjalan meninggalkan kami memesan makanan kami, beberapa menit kemudian pesanan kami datang dan dengan cepat kami menghabiskannya karna sebentar lagi jam istirahat habis.
.
.
.
.
Bel pulang sekolah berbunyi semua siswa/siswi di SMP Tunas Bangsa berlarian keluar, aku dan kedua sahabat ku merapikan alat tulis dan keluar kelas.
"Ren gue luan yah nyokap gue nunggu" kata Gina
"Gue juga Ren gue ada acara keluarga, sorry bed gak bisa temanin lo nunggu kang mamat" lanjut Putri
"Okeoke gue gakpapa sans, hati-hati di jalan yah" kata ku
Aku berjalan sendiri ke gerbang sekolah yang sudah mulai sepi hanya ada beberapa anak-anak berlalu lalang menunggu jemputan sama seperti ku. Tak lama kang Mamat (supir ayah ku) datang dan aku segera naik "maaf non, lama nunggu tadi jalanan macet banget" kata kang mamat "gak papa kang" jawabku
20 menit kemudian akhirnya gue sampai di rumah karna emang sekolah sama rumah gue gak terlalu jauh, "Assalamualaikum" gue masuk dan keadaan rumah masih sama kosong sunyi cuman ada bibi sri dan kang Mamat di rumah.
"Waalaikumsalam,oh non sudah pulang" kata bibi yang datang dari taman belakang
"Iya bi, oh iya mama sama papa kira-kira hari ini pulang gak yah bi?"
"Nah itu bibi kurang tau non" jawab bibi
"Emang ada apa non?" sambungnya
"Ohh... Tidak apa-apa bi" kata ku lesu berjalan ke kamar.
Sampai dikamar gue ganti baju, bersih bersih dan tidur, karna gue masih kenyang jadi gak ada niatan lagi buat makan.
"Non, bangun ada temannya yang nyariin" suara bibi lembut
"Hmmm jam berapa ini bi?" jawab ku setengah sadar "jam 4 sore non" dengan replek aku langsung berlari ke kamar mandi "bi tolong bilangin Gina 15 menit lagi aku turun" suara khas bangun tidur setengah teriak, tanpa menjawab bibi langsung turun menemu Gina.
"Maaf non, non Renitanya masih siap-siap 15 menit lagi turun" kata bibi
"Oh iya gakpapa bi" jawab Gina sopan
.
.
.
"Gila lo pada ngapain ko lama banget gue tungguin sampe bejamur disini" kesal Putri sampai di parkiran Mall
"Ini nih sih Renita kelamaan mimpi" sindir Gina pada ku
"Sorry sorry, gue bikin kalian kesal" kata ku dengan muka di melas melas kan
"Hidih muntah gue liat muka loh" balas Putri, "wkwkwkwk, kuy lah nanti kemalaman" kutarik kedua sahabat ku ke dalam.
Renita Anggraini Wilson
Baby face😙
15 tahun
Pintar
Dingin sama lawan jenis
Putri Radina Charles
Manis
Imut
Rada jutek
15 tahun
Gila Rahayu fardiansyah
Sexy
Kalem
Manja
#maaf banget jelek masih pemula.... Happy jan lupa like and komen... kritik dan saran juga aku tunggu🌺
Download NovelToon APP on App Store and Google Play