English
NovelToon NovelToon

Start Over of BJ's

eps 1

Start Over of B.J’

Deep into that darkness peering

Long I stood there wondering, fearing,

Doubting, dreaming dreams no mortal

Ever dared to dream before.

Edgar Allan Poe, ‘The Raven’

Thank you for reading this… may god always be with you to bring any fortune for you – amen..

(yeah, my name is Ben Jonathan, I asked my dad to live on my own so….)

“Ben , are you there? Finally wake up? Can I come in?”

Tatapan kosong lurus keatas langit – langit, helaan nafas kecil seperti mendesah membuatku menggerakkan otot otot didalam tubuh untuk bergerak lalu membangunkan badan secara perlahan dari tempat tidur, menjauhkan selimut yang menutupi hampir seluruh badanku. “yeah…”jawabku pelan dengan desahan kecil setelahnya.

“lu harusnya sudah siap – siap karena ini hari pertama kita kekampus, 2 jam lagi loh”

Aku menoleh kearah seseorang yang sudah tinggal bersamaku selama kurang lebih 3 bulan. Setelah aku …

”Jess, gw tau, gw sudah bangun dari tadi ko”.

Seorang lelaki berumur 19 tahun, tinggi dengan rambut brown yang gelap berdiri di samping pintu sedikit terbuka itu, aku mengenalnya Ketika aku masih tidak jelas kenapa aku memutuskan untuk melepas diri dari papahku dan aku pindah keinggris ini untuk..

Dan… dia adalah my flat sharemate. Namanya Jesse Collins, akupun tidak menyangka seorang sepertiku bisa mempunyai seorang 'teman’. Singkat cerita dia menemukanku yang homeless ini di bawah jembatan besar sekitar Manchester street dan dia menemukanku saat aku …

“Ben, lu perlu asupan dulu ga? Biar lubakal baik- baik saja nanti di hari pertama kita sebagai mahasiswa di kampus dan jangan lupa pakai lotion lu tuh. Sebenarnya gw kesini Cuma mau ngingatin lu soal ini ,karena gw di minta jemput cewek gw untuk anterin dia kekampusnya. So…”

Jesse memutar bola matanya. Melihat kesekeliling kamarku sambil mengerutkan kening dan melepaskan kerutan itu setelah beberapa detik dan mengeluarkan suara sedikit mendecak.”gw ga ganggu lu kan?”

Aku menghela nafas singkat dan menggeleng.”lu tenang aja Jess, gw jauh lebih tua dari lu untuk lu terus ngingatin gw tentang kebutuhan gw, lu sudah berbuat lebih dari cukup Jess..its okay.”

Jesse sedikit tersentak dan mengangkat bahunya. “iya gw taw, tapi … lu taw kan kita walaupun satu kampus, kita beda fakultas, dan Gedung kita itu lumayan berjauhan, malah gedung gw lebih dekat sama kampus pacar gw.gw cuma..”

Menjauhkan selimut yang menutupi badanku dan memperlihatkan diriku yang telanjang dada sekarang berdiri,menoleh dan mengarah kearahnya, “ its okay, Jess you can go now.” Aku mepertegas suaraku kepadanya, masih dengan expresi datar yang biasa aku expresikan setiap saat.

Jesse membelalakkan kedua matanya menyadari kulitku yang bersinar terkena pancaran sinar matahari dari sela sela jendela,karena aku tidak menutup gorden jendela kamarku yang mengarah tepat ketempat tidurku. Jesse yang mulai terlihat panik menggaruk - garuk kepalanya. ” Ben, kulit lu glowing tuh, kalau lama lama terpapar sinar matahari glowing itu akan beransur - ansur burning kan?. Gw tutup gorden lu ya?” dengan takut takut dia meminta izin dulu padaku yang membuatku lagi lagi menghela nafas malas.

Aku melesat cepat tepat berdiri didepannya yang hanya berjarah 50cm. “gw bilang, its okay Jess, go now. I can do everything myself ..”

Jesse yang sedikit kaget menatap tajam kearahku,” okay okay I will go.”

“Jess, wait…” kataku tiba - tiba saat Jesse sudah membalikkan badannya untuk pergi.

“yeah?”

“jangan takut sama gw yah…please.” Ucapku datar terdengar memohon.

Jesse mengangguk tanpa berbalik badan kearahku,” I will try Ben, I will try..” dan dia pergi meninggalkanku.

eps 2

Saat Jesse benar - benar pergi, aku menyadari kulitku sudah mulai memerah dan aku merasa kulitku perlahan semakin terbakar, rintihan kesakitanpun kutahan sebisaku dan dengan cepatku tutup gorden jendela yang membuat ruangan kamarpun menjadi gelap.

“baiklah, gw akan benar - benar menjalani ini.. tidak sebagai high schooler tapi seorang mahasiswa. Okay.” Gumamku terhadap diriku sendiri dengan suara kecil yang hanya diriku mendengarnya.

||

(okay aku akan menceritakan Kembali secara singkat tentang diriku, singkat cerita, aku adalah seorang vampir yang jika di totalkan umurku 120 tahun, I died when I was 18 years old and turned into… this ..lalu aku bertemu seorang figure ‘ayah’ setelaha aku membuka mataku sebagai makhluk baru dan memanggilnya ‘papah’ . selama 100 tahun akuselalu bersamanya, dia membantuku agar tidak menyentuh darah manusia sama sekali hanya untuk bertahan hidup, aku Bersama papahku mengkonsumsi darah hewan dan aku sangat tunduk padanya sampai disaat aku harus pergi bersamanya kesebuah kota yang Bernama Jakarta, dan menjadi anak sekolah disana…aku bertemu seorang yang special disekolah itu, yang mengingatkanku bahwa aku masih memiliki ‘hati’. Perempuan itu bernama Alya. Sangat disayangkan bahwa akuseharusnya tidak menaruh hatiku yang mati ini untuk Kembali hidup merasakan apa itu’cinta’ padanya.. karena, dia lahir disaat purnama merah, papahku berkata, Ketika ia berumur 18 tahun, aku diharuskan meminum darahnya agar jadi vampir terkuat…saat itu… aku bimbang melawan logika dan perasaanku sendiri. tetapi aku memutuskan untuk tidak melukainya dan pergi.

karena, jika aku tetap tinggal dikota itu, darah dia akan selalu menghantuiku dan aku akan menjadi sesuatu yang menganggu kehidupannya. Aku bersyukur bahwa papahku setuju denganku untuk pergi juga, tidak akan menganggu kehidupan Alya dan yang lainnya. mereka seharusnya menjalani kehdupan sebagaimana mestinya..tanpa kehadiranku.

Setelah selama 6 bulan kita pindah – pindah hanya sekitaran kota, aku memutuskan untuk melepas diri dari papahku. Aku tidak ingin selalu menjadi beban beliau dan aku juga ingin menantang diriku di lain tempat untuk memulai lagi, sendiri. Aku memutuskan untuk pergi keluar negeri, keinggris, Manchester. Sangat tidak ada persiapan, aku tahu itu salah akan tetapi aku yakin aku pasti bisa bertahan, walaupun masih sambil mencari apa yang ingin aku cari dari kehidupan ini.

Aku berhasil bertahan dengan diriku sendiri tanpa papah selama 3 bulan. Akan tetapi, saat aku yang bisa disebut homeless dan bertahan hanya dengan darah tikus got, moment Ketika aku meminum darah tikus got dilihat oleh seseorang yang kebetulan lewat jalan sempit disaat aku masih menikmati momentku. seseorang itu adalah Jesse, yang membuatku takjub, dia terlihat takut melihatku tapi tidak beranjak pergi atau lari setelahnya. melihatku yang penuh darah disekitar mulutku sambil memegangi tikus yang kusantap. Dia menegurku dan mencoba membantuku ,walau aku terlihat menakutkan saat itu dan aku tahu bahwa dia takut padaku karena aku dapat mendengar detak jantungnya yang berdetak cepat. I think it is a real life nightmare for him .

Sejak saat itu, sudah 3 bulan kita tinggal Bersama di sebuah flat shared daerah Manchester. Aku menceritakan semua tentangku kepadanya dan dia dapat menerima dengan baik walau rasa takut dia yang dia terus coba sembunyikan terhadapku dan tidak bisa benar- benar bendung dan sembunyikan. Tapi ,entah kenapa aku bersyukur bisa bertemu manusia pertama disini yang bisa menjadi seorang teman untuk makhluk sepertiku.aku pun berjanji tidak akan pernah melukainya! Aku benar- benar berhutang budi padanya.)

||

Start Over of BJ's

An indonesian spin off from an indonesian drama namely srigala bucin.

a guy that does look human but he is not. He was a guy experiencing how to be entailed in a human environment. This is his story. His beginning story-focused.

His name is Ben Jonathan.

Lets dive into his world point of view.

Download NovelToon APP on App Store and Google Play

novel PDF download
NovelToon
Step Into A Different WORLD!
Download NovelToon APP on App Store and Google Play