Accidentally, You
Meeting You
Hujan turun deras di pusat kota ketika Celina masuk ke coffee shop sambil mengomel pelan karena heels mahalnya basah.
Celine
1 iced americano less sugar ya.
Kasir
Maaf kak, yang terakhir baru aja diambil.
Nathan
Kalau mau, ambil punya saya
Celine
Oh wow… cowok random yang merasa jadi pahlawan
Nathan
Dan cewek random yang gak bisa bilang terima kasih
Nathan
Saya juga gak niat baik
Celine
Bagus, berarti kita sepakat gak saling suka
Celina baru sadar pria menyebalkan itu adalah Nathan Wijaya — CEO muda perusahaan teknologi terbesar di kota itu.
Dan Nathan baru sadar perempuan cerewet itu ternyata fashion creator yang wajahnya sering muncul di billboard jalan utama.
Kesan pertama mereka?
Buruk.
Sangat buruk.
Tiga minggu kemudian.
Lift hotel tiba-tiba berhenti di lantai 17.
Hanya ada Nathan dan Celina di dalamnya.
Sunyi.
Lalu…
Celine
Kalau kita mati di sini aku bakal kesel banget.
Nathan
Tenang. Ego kamu terlalu besar buat mati cepat.
Celine
…kamu tuh selalu nyebelin ya?
Nathan
Dan kamu selalu ribut ya?
Celine
Karena kamu bikin emosi.
Nathan
Itu kamu kelihatan takut
Nathan
Tadi kamu pegang ujung jas saya
Celina langsung melepas tangannya.
Nathan menahan senyum kecil.
Untuk pertama kalinya, ia merasa seseorang menarik bukan karena sempurna…
tapi karena berisik.
Mereka mulai sering bertemu.
Terlalu sering untuk disebut kebetulan.
Di bandara karena delay.
Di restoran karena reservasi tertukar.
Di acara bisnis karena Celina diundang sebagai guest star.
Bahkan suatu malam…
mereka duduk berdampingan di pesawat menuju Singapore.
Celine
Ini pasti sebuah kutukan
Nathan
Tuhan juga bingung cara bikin kita akur
Malam itu, setelah landing…
Nathan menerima chat dari nomor tidak dikenal.
Celine
Jangan gede kepala ya, aku chat kamu karena koper kita tertukar
Nathan
Tapi, kamu ngetik ke WhatsApp saya?
Download NovelToon APP on App Store and Google Play