English
NovelToon NovelToon

Fall Into Home

Episode 1# Awal pertemuan

Lagi lagi sial

kenapa aku selalu kena masalah padahal aku ini anak biasa yang ditinggal orangtua ku.

Waktu itu aku membeli sebotol air tetapi aku menjatuhkan uang ku. syukurlah bisa ditemukan kembali dan waktu itu Sudah malam aku pum memilih untuk pulang.

"Haah.. kenapa sial selalu mengikutiku terus..."

Saat di perjalanan ku melihat sesuatu dari kejauhan, padahal sudah tengah malam.

Saat didekati ternyata itu adalah seorang Seorang perempuan yang sepertinya seumuranku, dan sepertinya dia terlihat ingin bunuh diri, dan aku pun memutuskan menyelamakan nya

"awas Kamu bisa jatuh!!.."

seketika perempuan itu jatuh

askupun berlari mendekatinya dan mencoba menangkap nya

"ayolah!!.."

Akupun berhasil Menangkap Kaki dari perempuan itu Dan mencoba menariknya keatas tetapi

"Oyy lepaskan aku!!"

disitupun aku berhasil menariknya kembali keatas, dan aku pun mencoba bertanya kepadanya

dan mencoba untuk menghentikan nya

"kenapa kamu melakukan itu?, itu bahaya"

Seketika perempuan itu menangis, akupun jadi merasa bersalah dan mengajak nya untuk duduk dan bicara sebentar

"Tenangkan pikiranmu, kenapa kamu lakukan itu"

"Memang sepertinya aku harus melakukan itu, aku sudah bosan dengan kehidupan ini, aku sudah tidak punya apa apa lagi"

"jika aku boleh tau apa penyebabnya?"

"aku ini seorang yang kabur dari rumah, yang tak punya apa apa. orang tua ku sudah tidak memperduikan ku dia setiap hari hanya memikirkan tentang mabuk dan meroko saja dan aku pun memilih kabur."

setelah mendengar penjelasan itu akupun melamun untuk memikirkan apa yang harus kulakukan untuk membantu nya, aku coba menyuruh nya pulang.

"Lebih baik kamu pulang saja, diluar malam malam tidak baik."

"kau ini bodoh atau gimana? tentu saja aku tidak punya rumah.."

disitu pun aku bingung, jika dia di biarkan dia bisa saja mati. dan aku pun mencoba berani untuk mengajak nya kerumahku.

"jadi sudah  ini kamu mau kemana?"

"Mati.."

"seram sekali jawaban mu itu.."

"Begini saja, bagai mana kalau kamu ikut kerumah ku, daripada kamu mati disini"

"Mengajakku kerumahmu? kamu pasti berfikir yang aneh aneh kan"

"Nggak lah mana mungkin, aku ini anak baik baik."

"baiklah, tapi jika kamu melakukan yang Aneh padaku kubunuh kau"

disitu pun aku tidak sadar kalau aku memungut seorang perempuan polos yang ingin bunuh diri

sesampai di rumah pun  akan timbul masalah, karena ku berdua dengan sahabutku  Deka tinggal dalam satu rumah dia pasti sangat bingung

"ah.. akhirnya sampai dirumah"

"ini rumah mu kamu menyewanya?"

"yaa.. begitulah"

"Dapet uang dari mana Kau mencuri ya?"

"Gak mana mungkin aku mencuri, aku ini kerja paruh waktu"

Karna umurku belum 18 tahun jadi kau gabisa Kerja, alhasil aku ambil kerja paruh waktu(tepatnya sekarang aku umur 16)

"ayo masuk"

Aku pulang~

 "Oy oy, cewe siapa yang kamu bawa itu hey!!.."

"ceritanya panjang..., lebih baik menyiapkan makanan dulu dari pada ribut"

"oh iya dia Deka Sahabatku ku, dan juga aku lupa menanyakan namamu"

"Namaku Nana kamu juga, sebutkan namamu"

"Tama, semoga kita bisa berteman"

disitupun kami duduk duduk dulu sambil menanyakan lebih ditail kenapa dia ingin bunuh diri

"Dari mana kamu menemukan Nana itu Ceritakan!!!.."

Setelah aku menceritakan apa yang terjadi kepada Deka

Deka pun menyetujui untuk Nana untuk singgap sementara di rumah

tapi yang jadi masalah ruangan kita sempit

"jdai kamu membawanya karena jika dibiarkan dia akan bunuh diri?'

" ya begitulah"

"Kalau boleh bisakah kalian mengizin kan ku tinggal di sini untuk beberapa hari/bulan kedepan"

"eh?"

Nana tiba tiba ingin tinggal bersama kita tapi aku tidak bisa langsung menyutujuinya karena ini akan sangat repot

 

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

 

 

episode 2# Dibalik cerita

Setelah sedikit berbincang dengan Nana aku pun mulai mengantuk, dan aku memilih untuk tidur, tetapi Nana pun juga menginap di rumah ku jadi disitu ku bingung membagi tempat.

"Whaaah, Sepertinya aku mau tidur, Terima kasih makanan nya"

"eh sudah mau tidur?"

aku pun lagsung pergi kekamar dan berbaring

"oi nana, Aku ingin bertanya padamu. kenapa kamu ingin bunuh diri"kata deka

"Bisa dibilang aku sudah bosan disini"

"sebernar nya aku dan Tama juga sama sepertimu, kabur dari rumah karena orang tua."

"Berarti kita semua senasib ya"

setelah selesai pembicaraan Deka tiba tiba masuk kamar

"Malah main tidur aja" Kata deka

aku pun menjawab "Memang ada masalah apa?"

"Datang kerumah membawa perempuan asing lalu membiarkan nya melamun di tempat makan?"

"Lalu?"

"Kalau dia tinggal di sini, dia akan tidur dimana, kau ini tidak bertanghumg jawab ya?''

"Ok....ku bakal ngomong sama Nana"

Akupun meninggalkan Kamar

"oi.. nana apa kamu ngantuk?

"Sepertinya.." ujar nana sambil membuka mata yang Sudah Terlihat mengantuk

"Kamu tidur saja di kamar di sana ada Kursi panjang kok"

"aku tidur bersama 2 laki laki?... Pasti pikiranmu mesum kan"

"Sudah berapa kali ku bilang, aku ini anak baik baik kok, lalu mau tidur dimana?''

"biar Ku tidur di sini aja kamu punya bantal lebih kan, tanpa selimut pun aku bisa tidur"

"ya sudah lah jika kamu mau begitu"

aku pun mengambilkan bantal dan selimut tipis untuk nana kemudian aku berbalik ke kamar dan berkata Selamat tidur ke Nana.

Saat jam 2 malam aku terbangun Deka sepertimya sudah tidur, aku pun memutuskan untuk pergi ke toilet sebentar untuk buang air kecil,Saat keluar kamar Aku tidak melihat nana tertidur di ruang tengah, yang tersisa hanya bantal dan selimutnya saja, tetapi saat aku melihat ke pintu keluar Disitu ku melihat Nana ingin Melompat/ bunuh diri untuk ke 2 kalinya.

"Oi... Nana turun!!" Tama sambil berteriak

sembari menangis nana Berbalik menatapku

"Kamu ini.... kenapa kamu melakukan hal itu lagi?"

"Maaf... tapi yang semua kamu lakukan ini tidak berguna Tama"

"Dengar... Hidup ini masih panjang Dan masih Bisa di ubah, dan lakukan itu selagi kamu ada"

"Tapi.. Aku Hanya menyusahkan mu Tinggal di rumah mu tanpa bayar atau apa pun, itu sama saja Aku membebani mu" Nana sambil nangis tersedu

"lihat...Aku dan Deka tidak marah saat kamu di sini,Kita menerima mu apalagi kamu bisa menambah ramai tempat ini, dulu saat siang Aku dan Deka harus bekerja

tidak ada yang mengurus rumah, Dan kamu sekarang bisa membantu pekerjaan rumah kita jika mau" Kata Tama sambil menenangkan Nana

"Se..serius?" Kata nana

aku sedikit memberi tahu tentang masalalu

"Lagian jatuh Dari ketinggian 2 lantai tidak bisa membuat mu mati..., kamu hanya akan menerima luka saja, kecuali jika kepalamu duluan mendarat sih..''

''kenapa kamu bisa tau?''

"dulu aku sama sepertimu, tetapi aku gagal bunuh diri karena aku 'setengah hati' melakukan nya jadi ku jatuh dengan kaki sampai duluan di tanah jadi aku hanya mendapatkan patah dibagian kaki, itu malah mempersulit hidup ku, jadi mohon hentikan keinginanmu bunuh diri, dan tisurlah untuk hari esok.''

''Aku minta maaf sebelum nya...''

Aku memaaf kan nana Dan Aku masuk kembali ke dalam rumah dan aku mencoba mengajak nana tidur di dalam kamar karena si luar dingin dan nana pun Tidur di kursi panjang kamar.

"Heh Tama, apa yamg harus ku lakukan untuk membalas kalian?"

aku pun sedikit bingung...

"Hanya lakukan Tugas tugas rumah Dan jika perlu kamu kerja paruh waktu untuk menambah uang mu dan juga membantu kita membayar Sewa apartemen ini, untuk bayar sewa sebenarnya tidak wajib anggap bercandaan saja tapi jika kamu tetap kerja paruh waktu mungkin uang itu bisa kamu simpan untuk kedepan nya"

"Baiklah akan ku lakukan''

Mereka semua pun tidur terlelap

XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

Download NovelToon APP on App Store and Google Play

novel PDF download
NovelToon
Step Into A Different WORLD!
Download NovelToon APP on App Store and Google Play