Andai saja aku waktu itu aku bilang aku masih menyukainya..mungkin tidak akan seperti ini akhirnya.
Hai semuanya, nama aku Micha. Aku menyukai seorang pria tampan,tinggi, yang bernama Graz. Pokoknya dia idaman semua wanita.
Graz : “ Kalian tunggu disini, aku mau jemput Eva dulu.”
Ya Eva adalah wanita yang dia sukai, Eva punya banyak hal dan kelebihan yang tidak aku miliki.
Lora : “ Semoga aja, Kak Eva mau nerima kak Graz.”
Micha : “ Mereka mau pacaran? Kata siapa? Cerita dong Lora.”
Tere : “ Mereka cocok si.”
Micha : “ Ga ada yang cerita ke aku kalau mereka mau pacaran, cerita dong.”
Tere : “ Jadi gini .. “
Lora : “ Eh, mereka datang.”
Tere : “ Sorry ya Micha hehe.”
Mereka berbicara seolah-olah semua hal yang mereka inginkan akan tercapai, dan saat itu aku masih berdoa yang terbaik buat mereka berdua.
Tapi suatu hari ada kejadian dimana membuatku sangat menyesal, kenapa aku tidak mengatakannya saja ..
Tante Sarah sambil menangis lalu menelpon anaknya Tere.
Tere : “ Micha..Graz,Micha..”
Micha : “ Kenapa, Graz kenapa? Ada apa? Ceritain ke aku kenapa?.”
Tere : “ Graz, udah engga ada.”
Kejadian yang membuatku engga bisa lupa sama Graz itu bukan kejadian waktu dia memperkenalkan Eva kepada kita, waktu itu aku hanya malas saja. Ekspresiku kalau bisa di liat ya datar seakan-akan aku melihat Eva adalah sebagai musuhku.
Tante Sarah kemudian menelpon ku lagi untuk memberikan kabar..
Tante Sarah : “ Halo, Micha..Graz udah ga ada kita semua sekarang udah di Rumah Sakit. “
Yang terdengar pada saat itu hanyalah suara tangisan, dan penyesalan tentu saja aku juga ada penyesalan sendiri terhadap itu.
Micha : “ Kalau saja waktu itu aku masih bisa bicara jujur.. hm lalu si Eva bagaimana? Udah kamu tanya Ter?.”
Tere : “ Si Eva udah tau, dia pasti sangat terpukul.”
Micha : “ Iya kita semua juga begitu.”
— Beberapa bulan yang lalu sebelum liburan bareng —
Permisi.. permisi Graz pingsan
Misi jangan halangi jalan ya.
Ya, Graz memang sering banget pingsan tapi kita semua ga bakal ngira kalau dia akan pergi secepat ini.
Aku dan Graz memang jarang bertemu, tapi kalau kami bertemu kami juga sering menghabiskan waktu bersama. Meski ga sesering dia dengan Eva.
Graz : “ Micha, main tebak lagu yuk.”
Micha : “ Ayo, nantangin dia..”
10 menit kemudian..
Micha : “ Wah ahaha, lihat aku menang kan.”
Graz : “ Iya jago juga.”
Graz : “ Kalau ini lagu nya siapa hayo.” Tanya Graz lagi.
Aku tau dari awal kalau aku dan Graz ga akan mungkin bisa bersama, tapi boleh kan aku menghabiskan sisa waktu ku dengan Graz?.
Sekarang, baik dari aku mau pun Eva sudah bisa mengikhlaskan Graz.
Aku sekarang sudah mulai berkuliah di luar kota dan Eva juga seperti itu, hanya saja Eva sekarang berada di luar negri.
Eva : “ Hi Deny, aku sekarang udah mau kembali lagi ke Indo.”
Deny : “ Okey Eva, sampai jumpa segera. Kita reuni SMA yuk? Mau ga? Nanti aku kirim sharelock nya.”
Eva : “ Oh iya, good idea. Kabarin aku ya.”
Deny : “ Okey Eva, bye.”
Eva berbicara di dalam hatinya “ Hm, sekarang Graz lagi ngapain ya? Aku rindu kamu Graz, rindu banget, aku bakal sering-sering main ke tempat kamu ya.” Sambil melihat ke langit.
Setiba nya Eva di Indo, aku dan dia engga secara sengaja ketemu di tempat terakhirnya Graz.
Micha : “ Hai Eva..”
Eva : “ Hai Micha, habis ini mau kemana?.”
Micha : “ Aku? Hm..pulang ke rumah mungkin.”
Eva : “ Mau jalan bareng ga?.”
Micha : “ Kenapa engga.” sambil tersenyum dan menyiram bunga.
— Di Caffe —
Eva : “ Jadi Apa kesibukan kamu sekarang?.”
Micha : “ Kuliah, kalau kamu gimana?.”
Eva : “ Iya sama tapi aku udah tahun terakhir, sayang nya ga ada Graz.”
Micha : “ Hehe iya, semangat ya Eva.”
Eva : “ Thank you Micha, Graz sekarang lagi ngapain ya.”
Tiba-tiba Lora dan Tere datang ..
Lora dan Tere : “ Hai guys ... akhirnya .. “
Ya kita semua akhirny bertemu,melepaskan rindu dan berbincang-bincang sambil ketawa-ketawa.
Tere : “ Lora, mana hp kamu foto dulu yuk.”
Lora : “ Aduh kak, kamu kan tau sendiri.”
Tere : “ Lowbat lagi?.” Tanya Tere dengan muka datar.
Eva : “ Nih pake hp aku aja..”
Micha : “ Smile ...”
— dari penulis —
Hai guys, sorry kalau cerita nya agak berbelok atau kalian masih ga paham. Aku harap di next story aku nanti kita masih bisa bertemu lagi dan akan aku jelasin lebih rinci lagi.
See you and thank you so much <3.