"Jangan pernah muncul di depanku lagi."
Kalimat itu menjadi penutup dari perasaan pertama Zevan saat SMP.
Ia tak pernah menyangka akan bertemu lagi dengan orang yang pernah menolaknya di tempat yang sama, hanya saja kali ini sebagai murid pindahan di SMA yang sama.
Bedanya, Zevan sudah tidak lagi menunggu.
Namun Nathan masih hidup dengan anggapan bahwa Zevan belum menyerah. Setiap tatapan dianggap harapan, setiap kebetulan dianggap sengaja.
Di antara salah paham, pertengkaran kecil, dan kenangan yang belum benar-benar selesai, keduanya perlahan menyadari bahwa waktu mampu mengubah banyak hal.
Termasuk hati seseorang yang dulu berkata, "Aku tidak akan pernah menyukaimu."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fauul_0_0, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri