Di tanah yang dijaga lima pilar leluhur—Jawa, Bugis, Dayak, Minang, dan Batak—perdamaian tak pernah abadi.
Setiap tahun, Altar Agung menjadi saksi pertarungan satu lawan satu antar suku; sebuah ritual untuk menjaga keseimbangan, kehormatan, dan kekuasaan. Namun keseimbangan itu rapuh. Saling curiga, dendam warisan, dan ambisi lama mulai menggerogoti fondasi dunia.
Di tengah porak-poranda itu, Raka—seorang panglima muda dari suku Jawa yang terpuruk—memilih jalan berbeda. Ia menolak kekuatan cenayang leluhurnya. Ia memilih tinju, satu teknik manusiawi, satu jalur penuh cercaan. Tinju yang diselimuti api kehendak dan sisa-sisa aura leluhur.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SEDIKIT SEMPURNA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri