Indonesia
NovelToon NovelToon
Kuntilanak Gen-Z

Kuntilanak Gen-Z

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Komedi / Hantu
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Icha Annisa Amanda

Karena memiliki masalah keluarga yang cukup rumit, membuat Ranaya melampiaskan hidupnya di lantai disko. Motonya: Boleh nakal, asal tahu batas. Sayangnya, malam itu, batasnya benar-benar terlewati. Sebuah kecelakaan brutal membuat tubuhnya koma, sementara rohnya malah asyik gentayangan!

Sialnya, jadi arwah itu enggak segampang di film-film. Niat hati melompat elegan masuk kembali ke tubuhnya, Ranaya malah nyungsep di kolong ranjang. Masalah bertambah pelik ketika ia tau apa penyebab kecelakaan yang menimpanya. Ternyata ada udang di balik bakwan.

Berbekal status hantu amatiran dan bantuan seorang cowok indigo yang super cuek bebek, Ranaya harus menyelamatkan nyawanya sendiri. Kalau gagal? Ya wassalam, siap-siap saja jadi Kuntilanak Gen-Z selamanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Icha Annisa Amanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Day 1 Jadi Setan

Day 1 jadi setan tidak membuat Ranaya menjadi setan yang introvert. Justru ia sudah menyusun banyak rencana untuk mengisi hari-harinya agar tidak hampa. Yang pertama—

Ranaya berdiri di depan cermin. Menatap rambut pirangnya. "Meskipun jadi Kuntilanak gini, penampilan harus tetap yang utama!"

Alih-alih terbalut kain putih panjang yang lusuh. Tubuh Ranaya justru terbalut gaun pesta merah maroon dengan robekan hingga pangkal paha yang ia gunakan saat malam kejadian. Rambutnya tetap badai, nail art-nya tetap on point, hanya saja... wajahnya tampak sedikit pucat.

"Ini enggak ada yang jualan makeup buat Kuntilanak?" Gadis itu masih berceloteh sendiri di depan cermin kamar mandi, membuat sosok Suster Ngesot penunggu rumah sakit sampai kebingungan dengan tingkahnya.

"Ngapain liat-liat!" Sindir Ranaya yang menyadari tatapan dari si Suster Ngesot dari pantulan cermin.

"Kamu beneran setan?" Tanya si Suster Ngesot tak percaya.

"Ya menurut lu?" Ranaya mengibaskan rambut pirangnya.

"Harusnya si iya," jawabnya ragu.

"Ih norak banget si, lu Setan Boomers, ya? Kolot banget gayanya!"

Suster Ngesot itu melongo. Baru pertama kali dalam matinya, ia tidak punya harga diri seperti ini sebagai Setan Senior. Sedangkan Ranaya, ia sudah melayang berkeliling rumah sakit untuk melanjutkan misinya.

"Wah enak juga ya jadi setan, bisa terbang beneran. Enggak capek jalan kaki, enggak perlu naik mobil...." Gadis itu seperti menikmati takdir barunya dengan sangat senang hati.

"Kiw, kiw, Cewek Cantik, mau ke mana tuh?" Panggil seseorang dari arah lorong menuju kamar jenazah, Ranaya berhenti untuk melihat siapa yang menyapa. Sesosok Pocong dengan wajah gosong tersenyum lebar memperlihatkan giginya yang tajam.

"Eh, buset, muka lu kenapa, jelek amat!" Celetuk Ranaya sembari bergidik ngeri. "Tuh gigi juga item, enggak pernah sikat gigi, ya! Ih jorok!"

Sama halnya dengan Mbak Suster Ngesot, si Pocong Gosong itu melongo mendengar ucapan Ranaya. HARGA DIRINYA SEBAGAI POCONG PALING SERAM DI RUMAH SAKIT INI DIINJAK-INJAK!

Tapi Ranaya peduli apa? Setelah melontarkan ucapan yang cukup menusuk hati itu, ia lanjut melayang tanpa peduli reaksi si Pocong Gosong.

"Nah, kayaknya di sini nih." Ranaya melayang di depan pintu masuk rumah sakit, berharap ada orang yang bisa melihat keberadaannya di sana. Agar ia bisa menjalankan misi selanjutnya.

Cukup lama, tapi tak seorangpun menyadari keberadaannya. Karena bosan, Ranaya melayang pelan ke arah jalan raya. Lagi pula, langit sudah mendung, jadi Ranaya tak perlu takut terkena sinar UV, jadi kulitnya tetap cerah berseri.

Hingga tiba-tiba seorang pengemudi ojek online berhenti tepat di depan Ranaya sembari berkata, "Ojek, Kak?"

Ranaya tertegun. Ia mendongak, menatap wajah si tukang ojek. Masih muda, wajahnya tampan dengan kulit yang sedikit gelap, hidungnya mancung, dan alisnya sedikit tebal.

Berbeda dengan Ranaya yang terpaku, si tukang ojek itu justru malah mengalihkan pandangannya— gelagapan, dan langsung berpura-pura seolah-olah tidak pernah melihat Ranaya sebelumnya. Ia menurunkan kaca helmnya lalu pergi begitu saja.

"Eh, dia bisa liat aku?" Ranaya tersadar. Dengan cepat ia melayang mengejar si Tukang Ojek Tampan itu.

"Hei tunggu!" Teriak Ranaya, tapi pria itu tak peduli ia justru membawa laju motornya semakin kencang.

"Wah, dia mau main balap-balapan, ya! Belum tau aja aku siapa sebenarnya!" Ranaya mengepakkan kedua tangannya, melayang lebih tinggi dan cepat lagi. "I'm a queen, Baby!"

Seolah semesta berpihak pada Ranaya, tepat di depan sana ada lampu merah. Mau tidak mau si tukang ojek tampan itupun berhenti, dan dengan cepat Ranaya bisa numpang duduk di jok motornya. "Hai, I'm here."

Si tukang ojek tampan itu diam. Dia terlihat fokus menatap lampu merah, tapi Ranaya bisa melihat dengan jelas bulu kuduk tangannya berdiri, karena merinding.

"Hihi." Ranaya terkekeh, entah mengapa itu terlihat lucu baginya.

"Udah jangan pura-pura gitu." Bisik Ranaya tepat di depan telinga si tukang ojek tampan. Namun tetap saja, dia tidak memberikan respon apa-apa.

"Ih, sok jual mahel banget lu! Sebut harga, sini gue bayar!" Ranaya Turun dari jok. Tapi dari situ, ia menyadari kalau si tukang ojek tampan itu meliriknya lewat kaca spion dan sempat menghembuskan napas lega.

"Apa lirik-lirik? Tertarik?" Ujar Ranaya yang terlanjur badmood. Alhasil, ujung-ujungnya ia memilih kembali ke rumah sakit, karena pantang baginya mengejar seorang pria!

1
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
kirain udh up lgi😑 ternyata notifnya yg lama masuk😭
ChaManda: siap, salah🗿
total 6 replies
Reyn
lanjut kk😍
ChaManda: ditunggu besok ya kak
total 1 replies
Reyn
setan ga mau ketinggalan y🤣😄
ChaManda: mau ikut bucin juga🫢😚
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
Ih, 😭 baru juga baca, dah selesai aja
ChaManda: kan udah dua episode 😭🫢
total 3 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
👀/Determined//Determined/ Kasih agatha satu kak, kacian dia kesepian/Grievance/
ChaManda: kapan kapan 😭🗿
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
wah, mau ketemuan kah👀
ChaManda: cegil yg nyamperin😚🫢
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
tuh kan bner /Shy/
ChaManda: gigi item dan bau busuk, bayangin aja😭
total 5 replies
Reyn
lucu arka dan ranaya 🤭
ChaManda: gemes ya kak?🥹
total 1 replies
Talita Rafifah artanti
ceritanya bagus
ChaManda: terima kasih banyak kak, karena sudah mampir🥹❤️
total 1 replies
Reyn
lanjut kk😍
ChaManda: ditunggu besok ya kk
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
👀😭😭 eh, baru juga baca, udh hbis aja😭
ChaManda: maafkan lah akuu🥹
total 3 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
pasti suara kuntilanak 👀
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ: haha🤣😭🤣
total 4 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
🤕lanjut kk.. aku udh nunggu dari kemarin
ChaManda: saaappp🫢
total 5 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
nah bener, ayahnya yg salah /Slight/
ChaManda: cowok selalu salahhhhh🫢
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
uuuu👀 manisnya
ChaManda: hihi NPD BANGET GUEH😭🗿
total 5 replies
Reyn
bagus
ChaManda: terimakasih banyak kak karena udah mampir🥰
total 1 replies
Reyn
lanjut kk
ChaManda: ditunggu ya kak🥰
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
🤕aku masih nunggu
ChaManda: eh, maaf 😭 aku belom up lagi soalnya lagi dak mood 😭
total 1 replies
Reyn
lanjut kk
ChaManda: ditunggu yaa🥰
total 1 replies
🥑⃟Rɪᷤᴀͣɴᷠᴀ
Rasain rasainn/Determined//Determined/

lnjut kk, aku makin penasaran, ditunggu bab selanjutnya nnti malem
🏃‍♀️
ChaManda: apalah beliau ini😭 itu mah bukan nunggu 😭
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!