Indonesia
NovelToon NovelToon
Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas

Pernikahan Rahasia Dengan Adik Kelas

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Nikahmuda / Badboy / Tamat
Popularitas:7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Kholifah NH

Romance || 18+

Lily adalah seorang murid yang cantik dan juga cerdas yang saat ini sudah menginjak kelas 3 di SMA Nusa Bangsa

Lily harus menerima perjodohan atas permintaan sang ayah dengan lelaki yang ternyata adalah adik kelas Lily, Kevin Wildiansyah

Dia adalah murid laki-laki yang terkenal oleh 'image' nya yang bandel karena sering mengikuti tawuran

Akankan Lily dan Kevin dapat menjalankan pernikahan rahasia ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kholifah NH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Martabak Manis

Lily dan Kevin berjalan ber-iringan di koridor kelas

"Gue masuk ya Vin".

"Iya". Ucap Kevin kemudian kembali berjalan menuju kelasnya

--

"Ly, lu darimana sih. Lu abis nangis? ". tanya Adel panik

"Dari toilet. Gue kangen nyokap trus gue liat-liat fotonya, eh gue mewek hehe". Ucap Lily bohong

"Hmm sabar Ly". ucap Adel sambil menepuk-nepuk punggung Lily

Kriingggg

Bel masuk sekolah berbunyi

SKIP

--

Pulang sekolah

Seperti biasa Adel dan Hana pulang berdua karena rumah mereka satu arah

Lily berjalan sendiri menuju parkiran

"Ly".

Lily menoleh dan ternyata itu Aldo

"Gak gak, gue harus pergi. Gue gak mau Kevin liat dan marah lagi" . Batin Lily

Lily pun mempercepat langkahnya menuju motornya

"Lily kenapa. Apa gara-gara masalah tadi?".

"Besok gue tanya Adel sama Hana aja". Batin Aldo

--

Lily telah sampai dirumah,tetapi ia tidak melihat mobil Kevin di halaman rumahnya,itu tandanya Kevin belum pulang.

Lily masuk kerumah dan melihat Rama sedang membaca koran di ruang keluarga

"Assalamualaikum yah"

"Waalaikumsalam sayang. Udah pulang?"

"Loh Kevin mana?" Tanya Rama

"Lily gak tau yah,tadi gak ketemu di parkiran. Main kali sama temennya". Ucap Lily

"Yasudah kamu ke kamar sana ganti baju".

"Iya yah..." .

--

Di kamar

Lily POV

Lily melempar tas nya asal dan menjatuhkan tubuhnya keatas ranjang

"Huffttt" Lily membuang nafas kasar

Saat ini pikiran Lily hanya tertuju dengan Kevin

Bocah yang baru beberapa hari menjadi suaminya itu sukses memenuhi pikiran Lily

"Kenapa gue gak rela tadi pas Kevin bilang mau ninggalin gue. Dan.... ". Lily berbicara sendiri

Lily memegang bibirnya

"Gue ciuman sama Kevin... "

"Astagaaa ciuman pertama gueee"

"Aaahhhhhh"

Lily pun menutup wajahnya dengan bantal

"Oh iya Kevin kemana . kok belum pulang".

"Gue telfon gak yah" .

Lily mengambil ponsel di tasnya

"Eh gak jadi deh. Nanti dia kira gue nungguin dia"

"Tapi sebenernya gue emang nungguin dia sih".

"Aahhh kok gue bingung... "

"Telfon aja deh"

Tut... Tut...Tut...

"iihh gak diangkat, sekali lagi"

Tut... tut... tut...

"Gak diangkat juga . Dah lah, males gue".

Lily melempar ponselnya ke ranjang

--

Disisi lain

Kevin melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju basecamp, tempat kumpul Kevin dan teman bar-bar nya

Padahal tadi Kevin dalam perjalanan pulang,tapi karena mendapat telfon dari Tommy,Kevin urungkan niatnya untuk pulang dan segera melaju ke basecamp.

"Nah akhirnya sampe juga lu bro". Ucap Rian

Disana terdapat Rian,Tommy dan beberapa anak kelas 1 dan kelas 3.

"Pada kemana". Tanya Kevin

"Pulang kali". jawab Tommy

Kevin mengambil ponsel di saku jaketnya dan melihat 2 panggilan tak terjawab dari Lily

"Lily nelfon, gue chat aja deh". Batin Kevin

"Kenapa sayang,aku ke basecamp dulu bentar, nanti pulang mau aku beliin apa? ". Isi Chat Kevin

-terkirim

"Eh kok jadi gini chatnya".

"Bodo amat lah". Batin Kevin

--

Ting

Suara notifikasi ponsel Lily

Lily meraih ponselnya dan membuka pesan masuk

"Aahh dari Kevin". Lily tersenyum senang

"Loh kok sweet gini,tumben". Batin Lily

"Hmm..beliin martabak manis. Pake keju, yang banyaakk hehe". Balas Lily

-terkirim

--

ddrtt drrtt

Ponsel Kevin bergetar

Kevin langsung membaca pesan masuk dari Lily

dan tersenyum

"As you wish baby". Balas Kevin

-terkirim

--

Ting

Suara notifikasi lagi dari ponsel Lily

"Aaahh Keviiinnn, gini doang gue mleyot" . Ucap Lily seperti orang yang sedang berbunga-bunga.

--

Kira-kira sudah 1 jam Kevin berada di basecamp. Dan semua pun sudah bersiap untuk pulang

"Gue cabut duluan ya". Ucap Kevin pada teman-temannya sambil memberi salam

(salaman ala cowok)

--

Kevin segera melajukan mobilnya dan pergi meninggalkan basecamp

Tidak lupa Kevin mampir dulu ke tukang martabak

Setelah membeli martabak pesanan Lily, Kevin pun segera pulang kerumah.

--

Setibanya dirumah

Kevin memasukkan mobilnya kedalam garasi

Dilihat arlojinya menunjukkan pukul 5 sore

Kevin pun bergegas masuk ke kamar

Ceklek *suara pintu kamar terbuka

"Ly..." . Panggil Kevin

"Iya bentar,lagi mandi" . jawab Lily dari dalam kamar mandi

Kevin pun meletakkan pesanan Lily di atas nakas dan segera berganti pakaian .

"Kevin.... " . ucap Lily

"Iya.. udah selesai? ". tanya Kevin

Kevin sedikit terkejut karena Lily keluar kamar mandi hanya menggunakan handuk sebatas dada dan sebawah bokong serta rambut yang dililit handuk

Sangat sexy

Membuat Kevin menelan ludahnya berkali-kali

"Kok.. kok gak pake baju". Tanya Kevin terbata-bata

"Oohh hehe lupa gak bawa". jawab Lily enteng

"Mana, buka dong martabaknya gue nungguin daritadi juga".

Kevin pun berjalan menuju nakas dan membuka bungkus makanan itu

Jujur saja saat ini Kevin sedang tidak fokus karena ada pemandangan yang sangat indah di depan matanya

"Vin... kok diem" . Ucap Lily saat melihat Kevin menghentikan aktifitasnya membuka kantong makanan tersebut

"Oohh.. sorry Vin". Lily tersadar karena mungkin Kevin melamun karena melihat keadaan dirinya saat ini yang hanya memakai handuk

Lily segera berlari kearah lemari pakaian

"Ly....". Panggil Kevin yang masih terduduk di tepi ranjang

"Hmm.. apaa.. apa Vin.. " ucap Lily tanpa menoleh kearah Kevin

"Gak jadi".

"Buru pake baju, trus makan martabaknya. Gue turun dulu mau minum" . Sambung Kevin lalu pergi meninggalkan kamar

"Dia kenapa? Apa jangan-jangan dia lagi....'tersiksa' ? Duh dosa nih gue" . Batin Lily

Lily pun segera memakai baju dan menyisir rambutnya kemudian turun kebawah menyusul Kevin

Saat Lily menuruni tangga, Lily malah melihat Kevin sedang menonton TV diruang keluarga

"Lah ngapain disini. Biasanya nonton dikamar". Batin Lily

"Vin. Ayoo temenin gue makan martabak. Kok malah disini". Ucap Lily yang berdiri disamping Kevin

"Lu gak tau Ly rasanya jadi cowok kalo 'joni' udah berontak, makanya gue gak mau liat lu dulu" . Batin Kevin

"Yaudah iya". Kevin mematikan TV dan berjalan keatas mengikuti Lily

Mereka pun menghabiskan martabak berdua sambil ngobrol dan tertawa-tawa

"Enak gak". Tanya Kevin

"Enak banget. Sampe kenyang hahahaha" . Jawab Lily

"Belepotan ih kaya anak kecil". Kevin mengusap pinggir bibir Lily

Lily terdiam dan menatap Kevin

"Vin.... "

"Ehh.. kenapa? ". Tanya Kevin

"Hmm gue minta maaf. Belum bisa jadi istri yang baik buat lu. Gue belum siap". ucap Lily kemudian menunduk

Kevin yang paham maksud ucapan Lily pun segera meng-genggam tengan Lily

"Hehehe gak usah dibahas. Gue ngerti. Gue juga gak minta Ly, kenapa lu minta maaf sih... " . Ucap Kevin sambil tersenyum

"Tapi gue tau kalo-" . Belum selesai bicara tapi ucapan Lily sudah dipotong

"Udah udah, mending sholat maghrib yuk, udah adzan". Kevin segera menuju kamar mandi meninggalkan Lily

"Sorry Vin, mungkin gak sekarang". Batin Lily

--

Jam menunjukkan pukul 10 Lily dan Kevin sama-sama belum tidur

Lily masih sibuk mengerjakan tugas sedangkan Kevin bermain game online di ranjang

"Hoaamm" . Kevin menguap

"Ly, gue ngantuk. Tidur yuk" . Ucap Kevin.

"Ya tidur aja duluan, gue belum selesai nih" . Jawab Lily

"Hmm mau peluk". Ucap Kevin dengan manja

Lily pun langsung menoleh ke arah Kevin dengan mata menyipit

"Peluk tu guling". Ucap Lily lanjut mengerjakan tugasnya

"Hmmm....gue heran sama lu, kalo belajar lupa waktu, gak berhenti-berhenti. Waktu belum ada gue lu belajar sampe subuh kali ya?" . Ucap Kevin asal

"3 bulan lagi gue mau ujian, gue kan pengen lulus dapet nilai bagus". Jawab Lily

"Hmmm".

"Yaudah buru, gue tungguin". Ucap Kevin

--

20 menit kemudian, Lily baru selesai mengerjakan tugasnya

Lily melirik ke arah Kevin dan Kevin masih setia bermain ponselnya

"Lah, gue kira dah molor". Ucap Lily

"Nungguin lu, dah sini buru" . ucap Kevin sambil merentangkan tangannya

Lily membereskan buku-bukunya dan segera menuju ranjang

Dengan sigap Kevin langsung menarik Lily kedalam pelukannya

"Hmmm, gini kan enak daripada meluk guling". ucap Kevin

"Sssttt jangan berisik. Gue mau tidur" . Ucap Lily

CUP

Kevin mencium kening Lily

"Goodnight Ly".

"Hmmm goodnight".

Mereka berdua pun tidur sambil berpelukan.

Saling memberi kehangatan dibalik selimut.

--

1
Linda Purnama Sari
memang kalau kaya ada uang tu kayak gitu nak aja ngolah nya mausedah mau ada Maslah insya Allah ngak kelabakan kayak orng ngak punya uang pinjem sana sini
Qaisaa Nazarudin
Waaahh Hot daddy n h..Keisha imut banget,pengen unyel2 tuh pipi bak pou..💋💋💋💋💋😀😀😀
Qaisaa Nazarudin
Hurmm ini Alurnya kebanyakan SALAH PAHAM,Lily juga sok soan nolong Devan,Harusnya panggil aja Kevin,Biar Kevin yg bantu,Udah tau orang lagi mabok,Bukannya lari malah sok soan perhatian..🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Kenapa gak lapor.ke.polisi aja,Biar mereka masuk bui..Tuh ada saksinya si mbok..
Qaisaa Nazarudin
Harusnya dari awal ngasih tau nih cewek,Udah ada kejadian kayak gini baru ngomongnya..🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Jangan sampai jadi valon pelakor,Ngapain Cari yg l bih muda,Jaman sekarang banyak yg Modus pengen CEPAT hidup senang..
Qaisaa Nazarudin
Hareudang..hareudang..panas .panaassss..paanaaasss...Kevin yg belah duren,Aku yg tahan nafas bacanya..🤣🤣🤣🤣🤣😜😜😜
Qaisaa Nazarudin
Bukannya setelah lulus Lily harus kuliah ya..
Qaisaa Nazarudin
Dari mana kamu tau Aldo itu gak suka sama kamu,? Kamu nya aja yg gak Peka,sok polos.Ingat gak ada pertemanan antara cewek dan cowok tampa melibatkan perasaan..
Qaisaa Nazarudin
Macam2 juga gak papa Suami kan..🤣😜
Susilawaty Rubba
Luar biasa
Susilawaty Rubba
wahhh novelnya tahun 2022 & ku baru baca tahun 2024 bulan Oktober...
Dian Sari
Thor ceritakan saat Keisha besar dong
Indira Putri
sama kyk gua oma opa haha
Indira Putri
dan adel adalah aku /Tongue/
Indira Putri
tapi walaupun dipeluk juga mereka cowo terbaik sih menurut gua, kayak temenan kayak gitu dan sampe gitu susah bro
Indira Putri
udah tau lagi hamil malah dikasarin, klo gamau cerai ya jangan gitu anj-
Indira Putri
nangis gua baca bagian akhirnya
Indira Putri
bengek gua liat lily kayak gitu ke tommy/Curse/
Indira Putri
gua udah panik jir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!