Indonesia
NovelToon NovelToon
Kehidupan Kedua: Pengantin Pengganti Sang Mafia

Kehidupan Kedua: Pengantin Pengganti Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Pengantin Pengganti / Penyesalan Keluarga
Popularitas:8.2k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

Serena mati tersambar petir saat bermain hujan di tengah malam karena bosan, Serena berpikir dia akan ke alam baka. Siapa sangka jiwa Serena malah masuk ke tubuh seorang gadis bernama Serena juga, seorang gadis malang yang dikorbankan keluarganya sebagai pengganti kakaknya untuk menikahi seorang mafia kejam untuk melunasi hutang.

Sebagai seorang pecinta dunia mafia, Serena sangat menikmati hidupnya didunia baru ini. Serena berencana akan memikat hati mafia kejam itu hingga jatuh ke pelukannya.

Bagaimana kehidupan Serena di dunia ini, apakah Serena mampu meluluhkan hati sang mafia? Ataukah Serena malah menjadi mainan mafia itu sendiri?. Stay tune!.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penjinak Harimau

Beberapa jam kemudian, hari sudah mulai beranjak sore. Sinar matahari keemasan menerobos celah-celah tirai jendela kamar, menciptakan garis-garis cahaya di lantai marmer. Serena perlahan membuka matanya. Kali ini, rasa pusing di kepalanya sudah jauh berkurang, berganti dengan rasa lapar yang melilit perutnya.

​Ia menoleh ke sisi kanan, dan mendapati tempat tidur di sebelah sudah kosong. Sergio sudah tidak ada di sana. Meski begitu, aroma maskulin parfum suaminya masih tertinggal di udara.

​Serena bangkit secara perlahan dari ranjang, merapikan piyamanya, lalu berjalan pelan menuju pintu kamar. Begitu dia membuka pintu dan melangkah keluar ke arah ruang keluarga pribadi di lantai atas, suara percakapan pelan tertangkap oleh indra pendengarannya.

​Di dekat balkon besar yang menghadap langsung ke taman belakang mansion, Sergio tampak berdiri tegak dengan tangan dimasukkan ke dalam saku celana bahan hitamnya. Di hadapannya, berdiri dua orang pria kepercayaan yang paling diandalkan dalam organisasi mereka, Calum dan Zayden.

​Calum tampak berdiri dengan postur kaku. Bahu sebelah kanannya tampak dibalut perban putih rapi di balik kemeja hitamnya, sisa hukuman dari malam kemarin. Wajah pria itu tetap dingin dan tanpa ekspresi, seolah rasa sakit akibat tembakan itu bukan apa-apa baginya.

​Sementara itu, di samping Calum, berdiri Zayden pria tampan berwajah eksotis dengan mata tajam dan senyum tipis yang selalu menghiasi bibirnya. Zayden dikenal sebagai sosok yang jauh lebih tenang dan ramah dalam bersikap dibanding Calum, namun siapa pun yang mengenal dunia mereka tahu bahwa senyuman Zayden hanyalah topeng penyamaran untuk menyembunyikan sifat aslinya yang kejam, dingin, dan sama sekali tidak berperasaan.

​"Bagaimana situasi di pelabuhan utara?" suara dingin Sergio memecah keheningan.

​Zayden tersenyum ramah, namun sorot matanya tetap tajam bagai elang. "Semuanya sudah terkendali, Tuan. Kelompok musuh yang mencoba menyelundupkan barang semalam sudah kita bereskan. Tidak ada jejak yang tersisa, sesuai dengan perintah Anda."

​Sergio mengangguk kecil. "Bagus. Jangan biarkan tikus-tikus kecil itu mengganggu wilayah kita lagi."

​"Baik, Tuan," jawab Zayden dengan nada tenang dan sopan.

​Calum yang sedari tadi diam, melirik sekilas ke arah lorong tangga dan mendapati sosok Serena sedang berdiri di sana, menatap mereka dengan ragu-ragu. Calum langsung menegakkan tubuhnya, lalu dengan cepat membungkuk hormat ke arah Serena.

​"Selamat sore, Nyonya," sapa Calum datar, namun ada ketulusan dan rasa hormat yang mendalam di balik suaranya, sebuah sikap yang tidak pernah dia berikan kepada sembarang orang.

​Sergio dan Zayden langsung menoleh ke arah yang sama. Sergio menghentikan pembicaraannya, lalu melangkah menghampiri Serena dengan langkah tenang namun pasti.

​"Kenapa sudah bangun? Seharusnya kamu masih beristirahat di tempat tidur," ucap Sergio, suaranya melembut saat berada di dekat Serena. Pria itu merapikan kerah baju Serena dengan gerakan natural.

​Serena mengerjap, lalu melirik ke arah Calum yang bahunya dia yakin terbalut perban dibalik baju hitam itu. Rasa bersalah kembali mencubit hatinya, meski tidak sehebat kemarin.

"Aku sudah merasa jauh lebih baik, Sergio. Uhm... Calum..." Serena memanggil pelan, menatap pria putih kepercayaan suaminya itu.

"Lukamu... apa sudah tidak apa-apa? Aku... aku benar-benar minta maaf soal kejadian kemarin."

​Calum tampak sedikit terkejut mendengar seorang istri dari bos besar dunia gelap meminta maaf secara langsung padanya. Pria itu menggeleng pelan dengan ekspresi datarnya.

"Tidak perlu meminta maaf, Nyonya. Hukuman itu adalah kesalahan saya karena bersikap lancang kepada Anda. Saya pantas mendapatkannya."

​Zayden yang berdiri di belakang tersenyum tipis menyaksikan interaksi itu. Di balik wajah ramahnya, Zayden merasa situasi di mansion ini memang benar-benar sudah berubah sejak kehadiran Serena. Wanita ceria dan ramah itu berhasil melunakkan singa paling berbahaya di dunia hitam tanpa harus mengangkat senjata.

​"Dengar itu? Dia sendiri yang bilang pantas mendapatkannya," sahut Sergio datar, merangkul pelan pinggang Serena.

"Jadi, berhenti memasang wajah murung seperti itu. Ayo turun ke bawah, koki sudah menyiapkan makanan ringan untukmu."

​Serena menghela napas pasrah, meski sudut bibirnya perlahan-lahan membentuk senyuman kecil. Dunia barunya memang menakutkan, penuh aturan kejam, dan jauh dari cerita novel romantis yang ia bayangkan. Namun, berjalan berdampingan dengan pria dominan seperti Sergio Ziegler, Serena tahu bahwa hidupnya ke depan tidak akan pernah membosankan.

​"Baiklah, Tuan Pemaksa," jawab Serena ringan, membuat Sergio mendengus pelan sementara Zayden dan Calum hanya bisa saling melirik dalam diam, menyadari bahwa nyonya muda mereka benar-benar memiliki kekuatan luar biasa untuk menjinakkan sang penguasa mansion.

​Kira-kira, hal konyol apa lagi yang akan dilakukan Serena besok karena rasa penasarannya? Sergio hanya bisa bersiap menghadapi semuanya.

Bersambung...

1
Mia Camelia
chapter nya kurang banyak thor🤭🤭🤭🤭
Ita Putri
kasihan nasib Callum setelah ini....jangan terlalu kejam hukum Callum nya sergio
It's me Ri🥕: Kayaknya bakalan di bunbun dehh🙏😭
total 1 replies
Mia Camelia
seru banget ngliat tingkah polos serena🤭
Mia Camelia
sergio bisa lembut juga 🤭
Dessy Rinda
klo serenanya jago nela diri sm nembak keren kak thor🤭😁🙏
Dessy Rinda: siiippp
total 2 replies
Mia Camelia
mampir thor🤭
cerita nya bagus thor, pliss jangan di hapus lgi kya 2 judul yg kemarin itu ya😔🤭🤔
Dessy Rinda: semangat nulisnya kk thor,semoga di berikan ide2 cemerlang sehat2 ya kak💪👍
total 2 replies
Sumawita
saya suka dengan cerita nya bagus bangett 🥰🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!