Indonesia
NovelToon NovelToon
BENIH CEO AROGAN

BENIH CEO AROGAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Suami Tak Berguna / Pelakor / CEO / Tamat
Popularitas:62.4k
Nilai: 5
Nama Author: pera

Mengandung anak dari pria paling ia benci ternyata ada sangkut pautnya sama saudara tirinya. Mira harus menerima kenyataan ia telah terjebak mengandung diusianya yang masih muda.

BAGAIMANA KISAH SELANJUTNYA?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suka Menyentuh Perut

Darwin tidak memperdulikan dia saat ini lemah di hadapan Mira sampai menangis.

''Mira, aku minta maaf sudah memperlakukanmu buruk selama ini,'' ucap Darwin penuh dengan ketakutan.

''Tuan, anda membuat saya tidak bisa bernapas,'' ucapnya pelan.

Dengan cepat Darwin langsung melepaskan pelukannya lalu menatap wajah Mira.

''Apa yang kaurasakan sekarang?" tanya Darwin.

''Aku ingin sendiri tuan,'' lirihnya.

''Boleh kita bicara sebentar Mira?" Mira serius melihat manik mata Darwin.

''Ya,'' angguk Mira.

Darwin dengan pelan-pelan menggenggam mulai tangan Mira.

''Pertama aku minta maaf Mira, Sebenarnya aku bukan pria yang buruk seperti yang kau kenal. Kita berdua memiliki masa lalu yang cukup dalam,'' ucap Darwin pelan.

''Saya tidak mengerti apa yang anda katakan tuan,'' balas Mira.

''Aku hidup keras dahulu Mira, ayahku suka bermain dengan wanita membuat ibuku akhirnya mengakhiri hidupnya.'' Mira tergolonjak kaget mendengar ucapan Darwin.

''Tuan,'' lirihnya.

''Duniaku seketika runtuh ketika aku melihat ibuku sudah tidak berdaya. Dunia yang kujalani selama ini tidak baik bahkan tidak tahu berapa banyak wanita sudah ku sakti, termaksud dirimu.'' Darwin menatap manik mata Mira yang terlihat sendu.

''Tuan, aku-'' Darwin kembali memotong ucapan Mira.

''Mira, bolehkah kau menerima semua perlakuan ku selama ini?" Mira menjadi ketakutan.

''Saya tidak yakin dengan itu tuan, untuk sementara ini saya mau tenang,'' lirihnya.

''Baiklah! Aku mengerti Mira tapi tolong jaga baby ku di sini.'' Darwin mengusap perut Mira dia begitu senang sekali sebentar lagi ada suara tangisan bayi.

''Ya,'' angguk ya gugup.

Darwin berat hati meninggalkan Mira di sana sendirian namun dengan ini dia bisa tenang.

''Kenapa jadi seperti ini?" batin Mira sambil kebingungan melihat seisi ruangan itu yang berwarna putih.

Mira sangat jelas mendengar cerita Darwin tadi namun dia masih belum mempercayai pria itu.

''Nak, apa yang akan kita lakukan sekarang?" tanya Mira sambil mengusap perutnya.

Mira melihat keluar jendela banyak kendaraan yang lewat bahkan selangit pun terlihat mendung. Perasaannya kalut memikirkan semuanya yang terjadi barusan.

Niat yang tidak menginginkan baby ada dalam kehidupannya justru terhambat karena mendengar ucapan Darwin.

Malam pun telah tiba pintu kembali terbuka, pria itu masuk membawa makanan yang lezat dan bergizi.

''Malam Mira,'' sapa Darwin.

''Malam,'' jawab Mira kikuk.

''Aku membawa makanan untukmu, makannya kasihan baby,'' ucapnya sambil menyentuh perut itu lagi.

''Ya,'' angguk Mira.

Darwin memperhatikan Mira makan dengan tenang bahkan wanita itu tidak berani menatap wajahnya.

''Enak?'' tanya Darwin pelan.

''Enak tuan,'' jawabnya halus.

''Boleh jangan menyebut ku dengan nama tuan? Aku tidak menyukai kata itu terdengar aneh,'' pintanya.

''Lalu, aku harus memanggilmu dengan apa?" Darwin tersenyum ternyata Mira pelan-pelan mulai membuka perasaannya dan tidak takut lagi.

''Darwin, panggil aja namaku.'' Mira mengangguk mengerti walaupun dia masih belum yakin mampu mengikuti keinginan pria itu.

''Baik,'' ucapnya.

Ketika Mira sudah selesai makan malam Darwin begitu telaten membersihkan semua sisa makanan ya.

''Ada sesuatu yang kau inginkan? Sekretaris ku mumpung lagi di sini?" tanya Darwin.

''Tidak ada,'' jawabnya.

''Baiklah. Sebentar aku membuang ini keluar.'' Darwin mengusap perut itu sebelum meninggalkan ruangan tersebut padahal, dia hanya sebentar tapi tangannya selalu menempel ke sana.

''Kenapa dia sangat suka menyentuh perutku ya?" batin ya sambil memperhatikan kepergian pria itu.

1
Cindy Olivia
kren
Wayan Rianti
sy lihat sll ada salah ketik di setiap kata nya..tdk terdapat huruf n
Nenih Nurjanah
lanjut..
Nenih Nurjanah
ceritanya bagus...cuman kadang ada kalimat yg belibet gitu... bukankah ini sudah melalui proses editing ?
pera
HALO KAK MAAF CERITA INI TIDAK BISA SAYA LANJUTKAN LAGI SERTA CERITA LAINNYA.

MAAF ADA ALASAN YANG TIDAK BISA SAYA KATAKAN DI SINI, TERIMA KASIH SUDAH MAMPIR.

SALAM HANGAT DARI AUTHOR PERA
😭😭😭
SquigglyMunchkin
Semisalnya aku tiba-tiba ada di rumah kamu enggak apa-apa ya Thor! Aku akan jadi alarmmu setiap hari untuk update hehehe. Habisnya bikin kangen sih ceritanya :(
pera: 😂😂😂 ngakak aku baca trims kak
total 1 replies
Mudrikah Ikah
lanjut
Bicik Etik
lanjut.....
JellyCuddles
Benar-benar deh karya ini bikin jatuh cinta :) I love you 3000 thor!
pera: love you too
total 1 replies
Bicik Etik
lanjut di tunggu......
girl gang goodies
Kakak author tau candu, kan? Ya ituuu kayak ceritanya author hua! Semangat menulis thor!!
pera: thank you kak love you
total 1 replies
Bicik Etik
di tunggu lanjutan nya
Tara
apakah benih Darwin yg dikandung Mira?? 🤔
SizzlingTeapot
Terhura banget Thor! Ini karya yang bikin aku enggak mau move!
pera: makasih Kaka
total 1 replies
floufrouu
Ceritanya ngeri sedaaaapppp like like like lanjut
Jantung Taman
Karena pake bahasa sehari2 aku jadi gampang ngerti! Lanjut thor!
Eli Usada
Yailah kok udah sampe bab paling akhir aja.. semangat update thor!
Wajah Boneka
Kok ya aku digantung sih…? Lanjut ga thor?! Lanjut ya? Haha
SizzlingTeapot
Aku udah mampir nih! Kayaknya sih bakal menetap buat nungguin bab baru! *ahem*
CupcakeHugs
Sumpah! Sampai lupa waktu bacanya!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!