Indonesia
NovelToon NovelToon
Arya And Azhest

Arya And Azhest

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Petualangan / Barat
Popularitas:141.3k
Nilai: 4.6
Nama Author: fazizzaziz 27

Seorang anak jenius memulai petualangannya di dunia lain. Berpindah pindah dari tempat ke tempat yang lain. Menemui berbagai hal yang luar biasa.

Mendapatkan kekuatan yang besar...

Bertemu naga...

Dan juga mendapat teman yang luar biasa...


Nikmatilah perjalanannya....



Note : gambar cover maupun gambar dalam novel bukanlah gambar pribadi, hanya untuk ilustrasi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fazizzaziz 27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

14. Gua Kristal

"Ular sisik emas!"Sein bersiap.

"Sssss.. Seorang anak berusia 13 tahun? Ada juga musang cakar kesukaanku,"Ular itu berbicara. Sepertinya dia bukan sembarang ular. Dia menganggap kami sebagai daging yang siap untuk dimakan.

"Kau yang telah membunuh keluargaku, aku tidak akan mengampunimu! Rock strike!"Sein mulai marah.

Aku belum sempat melihat statusnya.

[

Nama : Glod

Ras : Epic monster (Ular sisik emas)

Level : 200

Elemen : Kegelapan, Logam

Tittle : Penguasa gua kristal

Status : Jendral Kegelapan kesepuluh

Skill yang sering digunakan adalah Pengendali grafitasi

]

"Kua cukup kuat juga ya,"aku menyiapkan pedang.

"Apa kau bercanda? Anak kecil sepertimu mana mungkin bisa mengalahkanku. Hahaha.."Ular itu tertawa terbahak-bahak sambil menghindari serangan Sein.

"aku serius. Apa kau belum lihat levelku?"

"Levelmu? paling juga hanya level dua puluh,"kata ular itu sambil tertawa.

"Kau yakin tidak ingin melihat levelku? Kalau begitu jangan menyesal! Sword skill : Frozen sword!"aku maju sambil menyerang kulitnya. Sisiknya sangat kuat dan tajam. Mungkin sisiknya nanti bisa kubuat menjadi peralatan.

"ya, aku tiak akan menyesal! Hahaha.. kau sedang bermimpi bisa mengalahkanku."dia menyabetkan ekornya kearahku. Perutku terkena serangannya. Sakit.

"Accel! Ice shot! Water jets! Rock stike!"aku menyerang dengan semua skill milikku. Dia menghindar dengan mudahnya. Dia mendesis kencang. Semua batu-batu dan kristal terbang. Kemudian meluncur kearah kami. Aku dan Sein menghindar dengan cepat. Terlambat sedikit saja akan membuat luka yang berat. Glod terus tertawa sambil terus menyerang. Aku sempat menyerang satu kali menggunakan Water jets kearah mulutnya. Saat melihat seranganku, Glod berhenti tertawa dan menutup mulutnya. Dia mulai fokus. Dia mendesis kencang. Kali ini, tanahnya ikut bergetar. batuan kecil disekitarnya mengambang dan membentuk sebuah bola besar. Dengan cepat, bola itu meluncur kearah kami. Aku menghindar. Lenganku tergorer dan mengeluarkan darah. Aku mundur kebelakang. Disusul oleh Sein. Dia terlihat lelah karena sudah menyerang tanpa henti. Sudah cukup menyerangnya. Aku sudah tahu kelemahannya.

"Ada apa anak kecil? Apa kau takut?"ular itu tertawa.

"Reil, Riel, bantu aku mengalihkan perhatiannya. Score, ikut aku."aku berbisik.

Reil dan Riel maju kedepan. Dari tadi aku menyuruh mereka berdiam dibelakang dulu.

"Glod, semakin lama kau semakin sombong rupanya,"kata Reil.

"Huh.. Reil? Apa itu kau?"kata Glod berhenti tertawa.

"Ya, ini aku. Aku juga membawa saudaraku,"kata Reil. Kemudian Riel muncul dari belakangnya.

"Hahahaha... Jadi seorang jendral besar sudah ditundukkan oleh anak kecil? Apa kau tidak malu?"kata Glod tertawa lagi.

"Kau bahkan belum melihat kekuatan tuanku yang sebenarnya."kata Reil.

"Benarkah? ..."kata Glod sambil terus tertawa.

Selagi Reil dan Riel mengalihkan perhatiannya, Score memasang racun dipedangku. kemudian di ujung cakar Sein juga. Kami akan melemahkan Glod dengan racun.

"Bagian luarnya memang keras. Tapi bagian dalamnya sangat lembek,"kataku berbisik.

"Aku akan gunakan racun ini didekat lehernya. Saat mulutnya terbuka, kita serang bersama-sama,"kataku lagi. Sein mengangguk.

"Reil, apa kau sudah selesai?"tanyaku.

Reil menengok kebelakang. Dia dan Riel mundur kebelakang. Tanpa basa-basi lagi, aku dan Sein langsung menyerang dengan kecepatan tinggi. Glod terkejut. Dia tidak sempat menghindar. Aku menebas lehernya walaupun tidak menyebabkan luka parah, tapi racunnya berhasil masuk.

"ARGGGHH.. "Glod menjerit kesakitan. Sesuai dugaanku, dia tidak memiliki skill kekebalan racun. Dia merasa kesakitan. Saat mulutnya terbuka lebar, saat itulah kesempatan kami.

"SEKARANG!! Ice shot! Water jets!"aku berteriak.

''Rock strike! Wind cutter!"Sein ikut menyerang.

Serangan kami masuk kemulutnya. Dia meronta kesakitan.

"Sudah kubilang. Kau akan menyesal,"kataku. Glod mati dengan mudahnya.

[

Anda mendapat Rare skill kendali Grafitasi

Mengendalikan grafitasi. Skill ini langsung dikendalikan oleh otak.

]

"Tuan, apa tidak masalah kita membunuh Jendral Kegelapan?"kata Sein.

"Tidak apa-apa. Aku yang akan mengurusnya. Dia telah melanggar hukum monster."kata Reil.

"Ya. dendammu sudah terbalaskan,"ucapku pada Sein.

"Ya, Terimakasih, Tuan."kata Sein.

"Baiklah, kita akan mengumpulkan semua kristal-kristal disini. Kemudian ambil beberapa sisik Glod. Itu akan bagus untuk membuat peralatan dan senjata,"kataku.

"Baik, tuan,"

Kami memulai menambang kristal. Kami mendapat banyak Kristal besi, Kristal baja, Kristal perak, bahkan ada beberapa Kristal emas. Kristal emas adalah Kristal yang langka. Masuk dalam urutan dua puluh Kristal terlangka didunia. Daripada emas, Kristal emas sangat keras, lebih berharga, dan juga memiliki energi yang besar. Bisa digunakan untuk menaikkan level skill apabila dicampur dengan bahan tertentu. Bahkan bisa menambah level.

"Tuan, kita mendapatkan banyak sisik emas dari Glod. Akan kita apakan mayatnya yang tersisa?"tanya Sein.

"Hmmm... Bakar saja,"kataku.

"Baik, tuan,"kata Reil. Reil membakarnya dengan api yang sangat besar. Saat tubuh Glod sedang dibakar, aku tiba-tiba melihat sesuatu yang berkilau.

"Water jets!"aku segera memadamkan api itu.

"Ada apa tuan?"Reil kebingungan.

"Aku melihat sesuatu didalam sana?"kataku sambil menunjuk api yang padam.

"Aku juga bisa merasakannya tuan,"kata Score.

"Ya. Ayo cari!"kataku semangat. Kami mencari benda itu. Kami menemukan sebuah benda. Ternyata itu adalah pin perak bergambar cakar.

"Apa ini?"tanyaku.

"Entahlah, tuan. Coba kau periksa dengan Skill Analysis milikmu,"kata Sein.

Aku mencobanya.

[

Pin cakar besi. Berguna untuk melepas segel yang kuat. Dapat melepas segel level 5.

]

"Melepas segel? Ada juga tingkatannya. Apa kalian tahu sesuatu?"tanyaku.

"Segel dibagi menjadi tujuh level. Level satu adalah segel yang paling lemah. Segel ini mudah dibuka. Kemudian segel level dua adalah tingkatan diatasnya hingga level tujuh. Semakin tinggi levelnya maka akan semakin sulit membukanya. Segel level lima sudah termasuk segel yang kuat. Segel yang mengunci kami dulu adalah segel level lima juga. Segel bisa dibuka dengan benda pembuka segel atau dengan kekuatan objek yang disegel. Pin ini sangat istimewa. Tidak seperti kunci misterius itu, pin ini bisa dipakai berkali-kali."kat Riel.

"Ooh begitu,"aku memasukkan pin itu kedalam tas. Score masih sibuk mencari sesuatu. Sepertinya dia masih mencari benda berharga yang lain.

"Tuan, aku menemukan dua pin lagi,"kata Sein berteriak. Aku segera menghampirinya. Kemudian aku mengeceknya dengn Skill Analysis.

[

Pin cakar perak. Berguna untuk melepas segel yang kuat. Dapat melepas segel level 6.

]

[

Pin elang hitam. Berguna melepas segel yang kuat. Dapat meleps segel level 6.

[

"Ini bagus sekali. Bagaimana jika dua pin cakar ini digabungkan?"aku terpikir sesuatu.

"Penggabungan! Gabungkan pin cakar perak dengan pin cakar emas!"dua pin itu saling mendekat dan berinar. Lalu kedua pin itu bergabung dan menjadi Pin cakar baja dan bisa membuka segel tersulit level 6.

"Baiklah, ayo kita pergi!"ajakku.

Setelah tuntas membakar, kami pergi menuju pusat gua. Setelah jauh berjalan, kami bertemu jalan buntu. Ditutup dengan pintu besar. Dari dalam sana, aku bisa merasakan aura yang sangat kuat dan besar.

"Apakah ini yang kita cari?"tanya Riel.

"Mungkin saja. Ayo masuk,"aku membuka pintu. Setelah pintu terbuka, cahaya keluar dari dalam pintu. menyilaukan. Aku membuka mata.

"Luar biasa,"aku terkagum.

Bersambung...

1
Serena
Mantap Jiwa! /Determined/
ⁿ⁰
Bukannya itu nama mc "Kenja no Mago"?
panynagara
Akhirnya up
𖧷̷۪۪ᰰ⃟𖧷̷۪۪ᰰ᪇Hare_09
akhirnya up
John Singgih
kemampuan Arya yang membuat bingung teman-teman barunya
Ibn Edy
semangat terus thor
annninisa
Semangat
kenkai
saya yg pertama wkwkw
John Singgih
petualangan baru di dunia yang baru
Aliz
Semangat thor.. Sehat selalu..
kenkai
akhirnya up juga
tetap semangat ya Thor
annninisa
Semangat!!! Tolong lebih sering update ya
Aliz
Semoga cepat sembuh thor..
John Singgih
hmm, kayaknya ada inspirasi dari one piece
annninisa
Semangat
Franssisskus Supry
jgn lama lama thor
GWS thor
sehat selalu
✿xx.bianca(。>﹏<。)☆
semangat thor👍🏻
Ryuyuki Sakuna
up cepetan dong
kenkai
cepat sembuh y
jaga kesehatan yg penting up y
ngk. pa pa lama up ya
pasti di tunggu kok
Ibn Edy
semangat terus thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!