Indonesia
NovelToon NovelToon
Istri Idiot Sang Jenderal

Istri Idiot Sang Jenderal

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:298.3k
Nilai: 5
Nama Author: Lunoxs

Seluruh keluarga menganggap Ashlyn adalah anak pembawa sial. Sejak kecil ia dihina dan dipukuli hanya karena tak memiliki kecerdasan seperti anak kecil pada umumnya. Demi menyingkirkan Ashlyn untuk selamanya, sang ibu tiri membuang Ashlyn di perbatasan dan berbohong bahwa suami Ashlyn adalah Jenderal Ethan Harold, seorang jenderal perang yang terkenal dingin, kejam, dan tak tersentuh.
Mereka yakin Ashlyn akan dibunuh saat berani mengaku sebagai istri sang jenderal.
"Suami mu adalah Jenderal Ethan Harold."
"Suami Ashlyn?" tanya Ashlyn dengan polosnya.
"Iya, kalau kamu tersesat, cari saja dia. Katakan bahwa kamu adalah istrinya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

IISJ Bab 14 - Bukan Tanggung Jawabku

Nadine berdiri beberapa langkah di hadapan Ethan dengan senyum yang terlihat anggun, meskipun sebenarnya hati Nadine dipenuhi kegembiraan karena akhirnya bisa bertemu langsung dengan pria yang selama ini begitu sulit ditemuinya.

Sejak dulu Ethan tidak pernah berubah, bahkan rasanya semakin hari Ethan jadi semakin tampan. Wanita mana yang tak akan tergoda oleh pria tersebut? tidak ada. Nadine bahkan bersedia melakukan apapun untuk bisa mendapat pria tersebut.

"Jenderal Ethan," panggil Nadine sekali lagi, panggilan yang baginya terdengar begitu manis. Seperti panggilan kesayangannya.

Ethan menghentikan langkah, tatapannya jatuh pada Nadine selama beberapa detik sebelum akhirnya ia bertanya singkat, "Kenapa kamu datang ke sini?" tanya Ethan, tempat ini bukanlah tempat yang bisa didatangi oleh sembarangan orang.

Salah satu kerabat Nadine memang bekerja di pemerintahan, tapi tak seharusnya Nadine memanfaatkan hal tersebut untuk bersikap semaunya.

Namun Nadine justru tersenyum, bahkan wajah Ethan yang dingin seperti itu tetap terlihat mempesona di matanya.

"Aku mendengar kamu ada di sini," jawab Nadine.

Tentu saja Nadine tidak datang tanpa alasan. Pagi tadi Tante Aluna telah menghubunginya. Wanita itu menjelaskan bahwa dirinya tidak bisa memaksa Ethan untuk menerima perjodohan mereka.

Semua keputusan tetap berada di tangan Ethan. Tante Aluna bahkan meminta Nadine untuk tidak terlalu berharap. Namun Nadine tidak bisa menyerah begitu saja.

Seluruh Kota Servo sudah mengetahui bahwa dirinya adalah wanita yang selama ini dipersiapkan untuk menjadi istri Jenderal Ethan Harold. Kabar mengenai perjodohan mereka bahkan sudah tersebar luas di berbagai kalangan dan keluarga-keluarga terpandang.

Jika Ethan tiba-tiba membatalkan perjodohan ini, bukan hanya hubungan kedua keluarga yang akan menjadi bahan pembicaraan. Nadine sendiri yang akan menanggung rasa malu.

Terlebih Ethan hampir tidak pernah berada di Kota Servo. Sebagian besar waktunya dihabiskan di wilayah perbatasan. Karena itu, ketika mengetahui Ethan sedang berada di Servo, Nadine tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan.

"Aku sebenarnya ada urusan di dekat sini," kilah Nadine dengan senyum kecil. "Lalu aku mendengar kedatanganmu, jadi aku mampir."

"Aku sangat sibuk," jawab Ethan.

Setelah mengatakan itu, Ethan kembali melangkahkan kakinya.

Nadine sempat terdiam beberapa detik, namun ia segera mengejar langkah Ethan. "Tunggu, Ethan."

Ethan tidak berhenti, hingga akhirnya Nadine berjalan di sampingnya. "Sampai kapan kamu berada di Servo?"

Tidak ada jawaban.

"Ethan."

Pria itu tetap berjalan.

"Aku ingin bertemu denganmu."

Ethan masih diam.

Nadine akhirnya tersenyum tipis meski sedikit canggung. "Aku bisa menyesuaikan waktuku. Kalau kamu sibuk hari ini, mungkin besok."

Tetap tidak ada jawaban.

Mereka sebenarnya sudah saling mengenal sejak lama. Nadine tahu betul bagaimana sifat Ethan. Pria ini memang selalu seperti ini. Dingin, sedikit bicara, dan tidak pernah menunjukkan sesuatu yang tidak ingin ditunjukkannya.

Namun justru karena itulah Nadine semakin ingin mendapatkan perhatian Ethan.

"Aku akan menyempatkan waktu untuk bertemu," ujar Nadine lagi.

Ethan akhirnya melirik Nadine. "Aku tidak tahu kapan akan selesai."

Jawaban itu begitu singkat hingga Nadine tidak tahu harus membalas apa. "Tapi kamu masih akan berada di Servo kan?"

Ethan kembali diam.

"Kalau begitu beri tahu aku," pinta Nadine.

Ethan tidak menjawab lagi. Tak lama kemudian mereka tiba di depan ruangan yang disediakan khusus untuk Ethan selama berada di sini.

Seorang ajudan yang berjaga segera membuka pintu dan mempersilahkan sang jenderal untuk masuk.

Ketika Ethan memasuki ruangan tersebut, Nadine ikut masuk tanpa ragu. Semua orang di sini juga tahu bahwa Nadine adalah satu-satunya wanita yang selama ini berada di samping sang jenderal.

Sander yang berada beberapa langkah di belakang mereka hanya melirik sekilas, tetapi tidak mengatakan apa pun.

Begitu berada di dalam ruangan, Ethan langsung menuju meja dan Sander meletakkan beberapa dokumen yang dibawanya.

Nadine berdiri tepat di depan meja kerja Ethan. "Aku sebenarnya sempat membeli makanan untukmu."

Ethan menoleh dan Nadine kemudian mengangkat sebuah kantong makanan yang sejak tadi dibawanya. "Aku pikir kamu pasti belum makan sejak pagi. Rapatmu berlangsung berjam-jam."

Ethan melirik kantong tersebut. Namun bukannya merasa lapar, pikirannya justru tiba-tiba teringat sesuatu.

Seorang gadis dengan mata bening yang sejak pagi terus mengekorinya.

'Jangan lupa es krimnya!'

Ethan terdiam, Ia bahkan hampir lupa bahwa pagi tadi telah membuat sebuah janji kepada Ashlyn.

Nadine memperhatikan perubahan ekspresi Ethan tersebut.

"Kamu kenapa?"

Ethan tidak langsung menjawab. Tatapannya masih tertuju pada kantong makanan di tangan Nadine, tetapi pikirannya sudah berada jauh di mansion.

Ia berjanji akan pulang sebelum malam. Dan ia juga berjanji membawa es krim. Tapi hingga sekarang pekerjaannya belum menunjukkan tanda-tanda akan segera selesai.

Harusnya malam ini Ethan lembur seperti biasa ketika kembali ke Servo, tapi entah kenapa kini rasanya begitu berat.

Seseorang mungkin sekarang sedang menghitung waktu sampai sang suami kembali.

"Ethan, kamu baik-baik saja kan?" tanya Nadine, kekhawatirannya begitu tulus.

Ethan akhirnya membalas tatapan Nadine dengan begitu lekat. "Nad, aku tidak ingin ada perjodohan diantara kita. Selama ini aku hanya menganggap mu sebagai teman biasa," ucap Ethan tanpa ada keraguan sedikitpun.

Nadine merasa dunianya hancur seketika, jantungnya sesak dan rasanya tubuh ini pun ingin limbung. Tapi sebisa mungkin Nadine tetap berdiri dengan tegar, ia hanya mampu menggenggam erat kantong makanan di tangan kanannya.

"Aku tahu kamu akan bicara seperti ini, Than," jawab Nadine akhirnya, Nadine masih berusaha untuk tersenyum kecil. "Tapi kamu juga harus tahu, aku tidak pernah menganggapmu sebagai teman. Aku sangat mencintaimu."

Sander yang ada di sana rasanya ingin menghilang saat ini juga, berada di Medan perang terasa lebih aman daripada diantara kedua manusia tersebut. Tapi sayangnya Sander tak bisa menghilang, yang bisa ia lakukan hanyalah berdiri seperti patung.

"Apapun yang kamu rasakan itu bukan tanggung jawabku," balas Ethan.

1
Hanima
🤭🤭
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
wkwkwkwk lama2 Gua pitakkk kepala jendral 🤣🤣 sebenarnya di sini yang bodohh ashlyn apa jendral sih 😂
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
Anak baik dan pintar 😂 seorang istri emang harus patuh sama suaminya 🤭 suami minta tium bibill yaa silahkan tium suami 😂 kurang gimana lagi ethan? kurang mantepp kah? 😂
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
ashlyn dah pintar lho than 🤭 tinggal kamu arahin pasti ashlyn faham 😂 waktunya masukk yaa masukk, mundur yaa mundurr, belok dikit jangan smapai nyungsepppp gitu ashlyn dah faham 😂 dan biasanya yang terlihat polos2 gini malah lebih Pro 🤭 buktinya ashlyn tahu kalau suami nya seksoyy dan tampan 😂 itu tandanya ashlyn sudah pintar 🤭 ( dasarrr setannnn kamu setannnn ) 🏃‍♀️🏃‍♀️🤣🤣
Wanda
alah akal akalan jendral🤣, mominya jendral ikut senang ini🤭😅
Hanima
boleh 🤣
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
apapun itu kalau lama di tahan yaa tak baik buat kesehatan than 🤭 daripada di tahan2 bikin kepala nyut2tan yaa utarakan saja. sekalian kamu jujur saja lah than, kalau kamu enggak cuma mau mentium bibill ashlyn 🤭 kamu juga sudah membayangkan yang lebih dari sekedar tiuman kan? hayoo ngakuu 😂 jangan bohong. kamu sudah membayangkan ada adegan mandi bersama juga kan? kalau emang sudah tak tahan yaa cepat tuntaskan....ehh maksudnya tuh di sahkan supaya yang ngedapp bisa secepatnya di tuntaskan 😆
Wiwin Winarsih
😄😄😄😄 ashylin 🤭🤭🤭🤭
Felycia Fernandez
udah di akuin istri sendiri nih yeeee
Sani Srimulyani
enak banget ngomongnya.....sorry jendral Ethan bukan orang yang bodoh....😜
Tuti Tyastuti
𝘴𝘢𝘯𝘥𝘦𝘳 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘬𝘦 𝘬𝘰𝘭𝘢𝘮 𝘳𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨 𝘨𝘪𝘩 𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘯𝘰𝘩 𝘵𝘶𝘢𝘯𝘮𝘶 𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘺𝘨 𝘣𝘪𝘬𝘪𝘯 𝘱𝘢𝘯𝘢𝘴 𝘥𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯🤣🤣🤣🤣🤣
ElHi
kok tau definisi seksi siihhh??? sebenernya Ashlyn nih bodoh, idiot ato apa sihh??? hayooo...pura2 kaaan
ElHi
heyyy...jauh dlm relung hatinya ada perasaan lega dan kecewa??? kecewa paan nih??? Krn bukan mandi di kamar mandi gituh???? ooowww nackalll kamuuu yahh Ethan🤣🤣🤣🤣🤣
Masita Masita
eng ing eeeng...ada yang kepengen niihh
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
waduhhhh 🤣🤣 jendral ethan sudah mulai kesurupan 🤣 Qoqopppp than Qoqoppppp sampai tetes terakhir wkwkw jangan smapai di anggurin than? langsung lahap saja 🤭 sekalian ajarin ashlyn caranya membelitt dengan indah🤣
Tuti Tyastuti: 𝘴𝘦𝘵𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘭𝘰 𝘘𝘰𝘲𝘰𝘱𝘱 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘰𝘲𝘰𝘱𝘱 𝘬𝘢𝘯𝘪𝘯𝘨🤭🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Nina Suharyanti
aaaahhhhhhhhhh
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
prett bohonggg! buktinya kamu enggak bisa di ajakin bikin anak 🤭🤣🤣
Masita Masita
lhaaa.....🤣🤣🤣
mandi bersama aja,Ethan dah puyeng 7 keliling,cara membuat anak.. alamat Ethan overthinking,demam sebadan² Ethannya...🤣🤣🤣🤣🤣
Zuny Achmad
🤭🤭🤭🤭AU AU AU kan jadi bneran cinta
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
waduhhh...ndak bahayaa tha? 🤣 megang doang apa smabil raba2 than? 🤣 kira2 ashlyn pakai bikiniii apa pakai baju renang yang ada Rok nya gitu? atau gimana? 😂 enggak mungkin kan, ashlyn renang pakai baju syar'i 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!