Indonesia
NovelToon NovelToon
PLAYING WITH FIRE

PLAYING WITH FIRE

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Balas Dendam / Diam-Diam Cinta
Popularitas:24.9k
Nilai: 5
Nama Author: Itha Sulfiana

Jordan Carlton mengira Vanessa adalah wanita lemah yang tak akan pernah berani meninggalkannya.

Yessika mengira ia berhasil merebut segalanya dari Vanessa, termasuk calon suaminya.

Namun Vanessa memegang kunci takhta sejati keluarga Carlton dan ia memilih untuk menyerahkannya pada pria yang paling dibenci Jordan.
Alessio Carlton mungkin terlihat menakutkan, dingin, dan licik. Namun saat Vanessa menawarkan pernikahan sebagai senjata balas dendam, Alessio tersenyum gelap. Sebab, jauh sebelum Vanessa memasuki kamarnya malam itu, Alessio sudah menyiapkan panggung untuk menjadikannya sang Ratu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itha Sulfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Kata-kata Alessio menggantung di udara bagai belati yang menghujam pikiran Arthur Carlton. Pria tua itu terpaku, matanya membelalak menatap putranya yang kini hanya memamerkan senyum dingin tanpa beban.

Sebelum Arthur sempat mencecar dengan pertanyaan lebih lanjut, Alessio sudah membalikkan badan dan melangkah pergi, melambaikan sebelah tangannya tanpa menoleh sedikit pun.

"Alessio! Tunggu!" panggil Arthur dengan suara beratnya. Namun, Alessio terus melangkah menjauh hingga sosoknya menghilang di balik belokan koridor utama.

Dada Arthur bergemuruh hebat. Tangannya mengepal erat di dalam saku celana. Sekretaris Frans...? batinnya bergumam.

Pria yang telah mengabdi puluhan tahun padanya, apakah benar berani bermain api di belakang punggungnya? Jika ucapan Alessio benar bahwa selama sepuluh tahun putra bungsunya itu tidak menerima sepeser pun uang darinya, lalu ke mana aliran dana fantastis itu mengalir selama ini?

Dan siapa yang memutar balikkan fakta hingga Alessio hidup dalam penderitaan di luar negeri?

Dengan rahang menegang, Arthur merogoh ponselnya dan menekan tombol panggilan cepat.

"Pak Ben," ucap Arthur begitu sambungan terhubung, suaranya sangat dingin hingga sanggup membekukan darah siapa pun yang mendengarnya.

"Perintahkan tim audit independen paling tepercaya untuk memeriksa seluruh riwayat transaksi pengeluaran pribadiku selama sepuluh tahun terakhir. Lakukan secara rahasia. Jangan sampai Sekretaris Frans mencium hal ini sedikit pun."

"Baik, Tuan Besar. Segera saya laksanakan," sahut Pak Ben dari seberang telepon tanpa banyak bertanya.

Arthur mematikan sambungan, memandang langit sore yang kian menggelap. Keraguan yang ditanamkan Alessio telah berakar kuat, dan ia bersumpah akan membongkar siapa pun yang berani membodohinya.

Sementara itu, di dalam area parkir rumah sakit, suasana di dalam mobil SUV milik Benny Grey terasa sangat mencekam.

Yessika duduk di kursi tengah sambil menangis sesenggukan, menutup wajah dengan kedua tangannya. Rasa malu karena dicap sebagai 'anak haram' oleh Arthur Carlton di depan banyak orang masih membakar harga dirinya hingga ke ubun-ubun.

"Ini semua gara-gara anak sialan itu!" amuk Rika, ibunya, sambil memukul setir dari kursi depan karena Benny masih berdiri di luar membuang napas.

"Benny! Kau lihat bagaimana anak kandungmu itu membuat Yessika dihina habis-habisan?! Tuan Besar Arthur bahkan mengancam akan membatalkan perjodohan Yessika dan Alessio!"

Benny masuk ke dalam mobil dengan wajah lesu dan penuh amarah yang tertahan. Ia memijat pelipisnya yang berdenyut.

"Tutup mulutmu, Rika! Jika kau dan Yessika tidak memprovokasi Jordan di meja makan tadi, kejadiannya tidak akan seperti ini! Kalian tahu sendiri posisi kita di mata Keluarga Carlton itu seperti apa!"

"Tapi aku ini anak Ayah juga!" jerit Yessika histeris, menyela pertengkaran orang tuanya. Matanya sembap dan merah padam. "Kenapa selalu Vanessa yang dibela?! Kenapa aku harus terus hidup di bawah bayang-bayang status anak haram ini?!"

"Yessika, tenanglah..." bujuk Rika seraya mengelus bahu putrinya, lalu menatap suaminya dengan pandangan penuh dendam.

"Benny, kita tidak boleh tinggal diam. Jika Vanessa benar-benar menikah dengan Jordan dan menjadi Nyonya Besar Carlton, habis kita semua! Dia pasti akan membalas dendam atas semua perlakuan kita selama ini!"

"Lalu kau mau aku melakukan apa?!" gertak Benny frustrasi. "Arthur sendiri yang mengancam akan menghancurkan bisnisku jika Vanessa terluka lagi!"

Yessika menghapus air matanya kasar. Raut wajah manisnya mendadak berubah menjadi sangat licik dan dingin. "Kalau begitu... jangan biarkan pernikahan itu terjadi."

Benny dan Rika menoleh bersamaan, menatap Yessika yang kini menyunggingkan senyum miring.

"Jordan sangat mudah diadu domba," bisik Yessika pelan, suaranya sarat akan racun. "Dia sedang dikurung dan dibekukan hartanya. Di saat dia hancur dan merasa dibuang oleh ayahnya sendiri karena Vanessa, siapa lagi yang akan berdiri di sisinya kalau bukan aku?"

Rika tersenyum puas melihat kecerdikan putrinya, sementara Benny hanya bisa terdiam dengan napas berat.

Malam kian larut. Di kediaman utama Keluarga Carlton, suasana aula leluhur terasa sangat dingin dan mencekam. Puluhan papan nama leluhur tertata rapi di atas altar kayu jati yang megah, diterangi oleh pendar lilin-lilin besar.

Di tengah ruangan bernuansa gelap itu, Jordan berlutut kaku di atas lantai marmer yang dingin bagai es.

Tubuhnya gemetar hebat. Rahang kirinya membengkak kebiruan akibat pukulan keras ayahnya tadi sore.

Perutnya melilit perih karena belum menyentuh makanan atau minuman sedikit pun sejak siang. Dua pengawal bertubuh tegap berdiri di depan pintu yang terkunci rapat dari luar, memastikan tidak ada seorang pun yang bisa membantunya.

"Bangsat... Sialan kau, Alessio... Sialan kau, Vanessa..." umpat Jordan dengan suara serak dan bibir pecah-pecah.

Setiap detik yang berlalu terasa seperti siksaan neraka bagi pria manja yang terbiasa hidup bergelimang kemewahan itu.

Namun, bukannya merenungi kesalahannya, rasa benci di dada Jordan justru kian membara secara membabi buta. Ia menyalahkan Vanessa atas semua penderitaan yang dialaminya malam ini.

Tiba-tiba, dari balik pintu kayu aula, terdengar suara seseorang yang datang.

Suara gesekan roda terdengar samar membelah keheningan malam. Jordan mendongak dengan susah payah, matanya yang sayu berusaha menembus kegelapan.

Sesosok tubuh mungil di atas kursi roda perlahan muncul dari balik kegelapan koridor, membawa sebuah kotak bekal kecil dan botol air minum di pangkuannya.

"Jordan..." panggil suara lembut itu penuh dengan keprihatinan.

Mata Jordan berbinar seketika saat mengenali sosok itu. "Y-Yessika...?"

Jordan menggerakkan tubuhnya yang kaku dengan susah payah. Rasa nyeri mendera seluruh persendiannya akibat berlutut pada lantai marmer dingin selama berjam-jam. Namun melihat keberadaan Yessika, secercah harapan memenuhi dadanya.

"Yessika... bagaimana kau bisa masuk ke sini?!" bisik Jordan dengan suara parau yang hampir habis.

Matanya menatap botol air minum di pangkuan Yessika dengan penuh rasa haus yang tak sabar untuk segera dituntaskan.

"Pengawal di luar... mereka tidak menahanmu?"

Yessika memutar roda kursi rodanya mendekat secara perlahan, menghentikannya tepat di samping Jordan.

Wajahnya memancarkan rasa iba yang mendalam, matanya berkaca-kaca seolah menyerap seluruh penderitaan pria di hadapannya.

"Aku terpaksa menyuap kedua pengawal itu, Jordan..." lirih Yessika.

Tangannya terulur, menyentuh lembut rahang Jordan yang membengkak kebiruan. Pria itu meringis pelan, namun tak menolak sentuhan hangat tersebut.

"Aku bilang pada mereka... setidaknya biarkan aku mengobati lukamu dan membawakan sedikit air. Aku tidak tega melihatmu disiksa seperti ini..." lanjut Yessika yang membuat Jordan merasa semakin dicintai oleh wanita itu.

"Jordan, aku berbeda dengan Vanessa. Hanya aku yang benar-benar peduli padamu."

1
Muft Smoker
si Arthur gx mungkin ngomong yg sebenarny d depan org byk ,,
kalo yg menikahi Vanessa aj yg bisa jdi pewaris ,,
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/ ,,
Jordan ,, Jordan km salah memilih ratuu,, 😏😏😏😏
Mundri Astuti
duh pinisirin lanjutan pewaris sebenarnya diumumin 🤔
Umi Zein
iiih greget sm bapak gila harta sma nak haramnya. pengen nyabik2 rasanya aku denger omongannya 😠😠😠
Umi Zein
bapak edaaan. demi anak haram tersayang dr wanita yg dicintainya malah anak sah disuruh mengalah dan mundur. yg udh jelas2 harta warisan ibu kandungnya. heloo pak ada kaca ndakk?! 😏😏🤣
Umi Zein
heleee ngancem² trus dr kmren mau batalin pernikahan. preeet! gak dilakuin juga😏😏😏
Elina thea
dengan cio berhasil menikahi Nessa,otomatis posisi kepala keluarga dan harta keluarganya jadi milik cio...
Sri Handayani
suka dengan jalan cerita nya
Sri Handayani
gak salah ini Thor??kok cuma satu bab, di tunggu bab selanjutnya ya
Tha_Fiana: udah up lagi beb
total 1 replies
Elina thea
buruan nikahi nesaa cio...biar dia gak di ganggu lagi sama bapakmu yg serakah itu....dan pastikan semua orang tau kebobrokan Arthur, Jordan dan yesika, anggap aja acara nikahan itu panggung buat mereka....
ryuka
baguusss alessio & vanessa 😍😍😍👍👍👍👍👍


jordaaaann kamu bgtu bodoohhh 🤭🤭🤭🤭🤭
mery harwati
Ini ada kopi online bwt author agar episode besok juga membongkar kebusukan Arthur selama ini, jangan tanggung² buka aib kebusukan Arthur & Jordan ya💪
mery harwati
Masih kurang ah kebusukan Arthur belum dibongkar di depan media & para tamu undangan, mereka kan belum tau klo Jordan anak haram Arthur
Jangan cuma kebusukan Jordan aja yang dibongkar, Arthur malah bapak biangnya kebusukan 😛
Cahya Laela Tsaniya
bagus walaupun alurnya lambat 👍👍
dewi rofiqoh
Kejutan yang spektakuler vanesa👍👍👍
Umi Zein
justru elu yg bakalan rugi nangis darah jor klo smpe batal nikah sma Vanesa 😏🤣🤣🤣
Umi Zein
mampooos kau Jordan dungu 😏😏😂
Umi Zein
macan betina kali mksdnya ya kak othor?!😁😄
Umi Zein
Ale2 nakal kamu ya, udh tau ada ayah sm calon tunangan nya malah main2 dibawah meja 😂😂😂
Umi Zein
si jalang yesika gak mikir panjang, tolol gak ketulungan kan itu bs dijadikan barang bukti sm Vanesa buat batalin pernikahannya sm si Jordan😜😜. jalannya makin mulus deh Ale2 sm Vanesa. thanks ya Yesi, kebodohanmu membawa keberuntungan 😂😂
Umi Zein
sukurlah selamat pak Ben, hampir aja ketauan 😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!