Sebagai seorang wanita karir dengan gaji milyaran pertahun, Raisya tidak keberatan membantu keluarga suami nya.
Termasuk membiayai kebutuhan keluarga kakak ipar nya, serta biaya kuliah adik ipar nya. Bahkan semua kekuarga suami nya minta tinggal bersama di rumah nya, Raisya tidak keberatan.
Tapi saat Neta hamil di luar nikah, mertua nya meminta Raisya untuk mengadakan acara pernikahan mewah untuk putri nya.
Raisya menolak keinginan mertua nya, sehinga semua kebaikan Raisya selama ini langsung lenyap dalam waktu sekejap.
Mertua dan keluarga suami nya Raisya bahkan dengan tega membawa wanita lain sebagai calon madu untuk Raisya, agar dia mau menuruti keinginan mereka.
Raisya menolak dan memilih untuk berpisah, tapi malah Raisya yang di usir dari rumah nya sendiri.
Raisya tidak tinggal diam di tindas oleh suami dan keluarga nya, dia membalas semua nya dengan menghentikan semua bantuan keuangan yang selama ini dia berikan, dan dia mengusir mereka semua dari rumah nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
14
"Siapa wanita yang pulang bersama kalian tadi?" Tanya Alvin pada Cika.
"Dia Dita, mantan kekasih nya Dimas!" Jawab Cika.
"Seperti nya dia wanita yang kaya raya, bukti nya aja dia punya mobil dan barang - barang yang du pakai nya juga bagus semua!" Ucap Alvin lagi.
"Bener banget mas, dia adalah janda kaya raya. Dia punya 3 toko bangunan yang besar banget, nih lihat mas semua belanjaan ini dia yang bayarin!" Cika memamerkan barang belanjaan nya pada sang suami.
"Wah, dia royal banget. Boleh juga tuh d jodohkan sama Dimas. Biar kita juga bisa ikut menikmati uang nya!" Alvin berbisik di telinga Cika.
"Iya mas, Mama memang udah punya rencana buat jodohin Dimas sama Dita lagi. Toh sekarang kan Raisya udah gak bisa di harap kan lagi, dia semakin pelit aja!" Cika berkata sambil tersenyum.
"Bagus dong, dia jauh lebih kaya di banding kan Raisya!" Alvin pun setuju dengan rencana Mama nya.
Saat ini Mama Rika dan Dita sedang ngobrol di ruang tamu, Dimas tiba di rumah. Dimas mengernyitkan dahi nya, dia tidak mengenali mobil yang terparkir di halaman rumah nya.
"Mobil siapa ini?" Dimas bertanya pada diri nya se diri.
"Siapa ya orang yang di maksud Mama? Jadi penasaran aja!" Guman Dimas lagi.
Dimas segera masuk ke dalam rumah, dia penasaran dengan orang yang di maksud oleh Mama nya melalui sambungan telepon tadi.
"Sore Ma,,,,!" Sapa Dimas saat memasuki ruang tamu.
Dimas langsung menghentikan ucapan nya, dia terkejut melihat wanita muda nan cantik yang sedang duduk bersama Mama nya.
"Dimas, kamu udah pulang nak? Dimas, ini loh Dita, tadi Mama gak sengaja ketemu dia di jalan!" Mama Rika berkata sambil berjalan mendekati putra nya.
"Hai mas Dimas, apa kabar nya?" Tanya Dita dengan suara yang di buat semanja mungkin.
"Dita, aku baik - baik saja!" Jawab Dimas.
"Dimas, kau dan Dita sudah lama loh tidak bertemu. Sini ngobrol dulu!" Ajak Mama Rika.
Mama Rika segera menuntun tangan Dimas agar duduk di samping Dita, Mama Rika akan menjalan kan rencana nya mulai saat ini juga.
"Dimas, Dita ini baik banget sama Mama, Neta dan juga Cika. Hari ini dia udah membayar semua barang belanjaan kami, tidak seperti istri mu si Raisya itu. Pelit banget!" Umpat Mama Rika.
"Ah, itu gak seberapa kok Tante!" Dita berkata sambil tertipu malu.
"Dimas, Dita ini sekarang single loh. Udah cantik, baik, kaya raya lagi!" Kembali Mama Rika memuji Dita di hadapan Dimas.
"Tante berlebihan loh, mas Dimas sekarang udah sukses juga kok. Lihat lah rumah nya aja sebesar ini, kalau orang bisa gak mungkin lah bisa punya rumah sebesar ini!" Ucap Dita sambil tersenyum.
Dimas senang sekali mendengar ucapan Dita, dia merasa sangat bangga dengan diri nya sendiri karena pujian Dita.
"Oh ya Dit, kamu kerja di mana sekarang?" Tanya Dimas yang mulai mencoba untuk dekat lagi dengan Gita.
"Aku gak kerja kok mas, aku cuma ngawasin toko bangunan milik ku aja. Aku punya 3 toko bangunan di kota ini!" Dita membanggakan diro nya di hadapan Dimas.
"Wah hebat banget kamu Dit, itu nama nya pengusaha sukses!" Puji Dimas.
'Dita ini cantik dan kaya raya, coba aku deketin dia. Siapa tahu dia mau membiayai pesta resepsi pernikahan Neta dan Rian, Raisya kan gak mau ngeluarin uang nya lagi!' Batin Dimas di dalam hati.
Sementara Dimas berencana untuk mendekati Dita karen harta nya dan dua juga ingin membuat Raisya cemburu, Dita sendiri punya maksud lain di dalam hati nya.
'Rumah mas Dimas besar banget, dia pasti udah kaya raya sekarang. Gimana kalau aku deketin aja dia, semoga mas Dimas mau kembali lagi sama aku. Jika aku jadi istri nya mas Dimas, maka rumah ini bisa menjadi milik ku!' Dita membatin di dalam hati.
"Kalian ngobrol aja dulu ya, Mama mau ke kamar dulu!" Mama Rika berkata pada Dimas dan Dita.
Mama Rika sengaja meninggal kan mereka berdua, agar mereka bisa lebih dekat. Seperti nya Mama Rika benar - benar menjalan kan rencana nya untuk menyatukan kembali Dita dan Dimas.
"Mas, istri kamu mana?" Tanya Dita pada Dimas.
"Istri aku itu orang yang gak perduli sama suami dan keluarga, dia lebih mentingin diri nya sendiri di banding kan mengurus suami nya!" Dimas berkata pada Dita.
Dimas merasa mendapat kesempatan untuk menjelek kan Raisya, dan dia sengaja melukakan hal itu di depan Dita agar Dita percaya pada nya.
"Ya ampun mas, kasihan sekali kamu. Seharusnya pulang kerja begini, kamu ada yang ngurusin. Ini istri mu malah keluyuran!" Dita mulai memberikan perhatian untuk Dimas.
Ketika Dimas dan Dita sedang asyik ngobrol berdua, Raisya tiba di rumah nya. Raisya heran saat melihat mobil suami nya sudah ada di rumah, karena biasa nya Dimas belum pulang jam segini.
"Tumben mas Dimas pulang lebih cepat, biasa nya gak pernah pulang jam segini!" Guman Raisya.
Baru saja turun dari dalam mobil nya, Raisya di kejutkan dengan mobil lain yang ada di depan mobil nya Dimas. Raisya memperhatikan mobil itu dengan seksama, dia tidak mengenali mobil itu sama sekali.
"Mobil siapa ini? Apa mungkin di rumah sedang ada tamu?" Raisya bertanya pada diri nya sendiri.
Karena merasa penasaran, Raisya pun segera masuk ke dalam rumah. Baru saja membuka pintu, Raisya sudah mendengar suara tawa seorang wanita yang begitu ceria di rumah nya.
Raisya melihat wanita itu dan Dimas tampak sedang berpegangan tangan dengan mesra, posisi mereka berdua duduk membelakangi pintu sehingga mereka tidak menyadari kehadiran Raisya di sana.
"Mas, istri kamu itu bodoh banget banget ya. Punya suami setampan dan semapan ini malah gak di urus, kalau aku jadi kamu udah lama aku ceraikan dia!" Ujar Dita.
Raisya yang mendengar ucapan Dita mengepal kan tangan nya, rasa nya ingin sekali Raisya menampar mulut wanita itu. Tapi sebisa mungkin dia menahan nya, Raisya sendiri merasa penasaran dengan wanita itu.
"Mas Dimas,,,,!" Panggil Raisya.
Refleks Dimas dan Dita langsung melepas kan pegangan tangan mereka ketika mendengar nama nya di sebut oleh Raisya, Dimas dan Dita langsung melihat ke belakang dan mereka terkejut melihat Raisya sudah berdiri di sana.
"Ra,,, Raisya, kapan kamu pulang?" Tanya Dimas dengan gugup.
"Baru saja mas, kamu seperti nya serius sekali bicara dengan wanita ini. Sehingga kamu tidak menyadari kalau aku sudah pulang!" Sindir Raisya sambil tersenyum.
"Bukan gitu Sya, aku cuma ngobrol sama tamu nya Mama!" Dimas memberikan alasan pada Raisya.
di dunia nyata ada gk ya modelan org2 bgni .. 😄