Namaku Adelia. Kisah hidupku yang dipenuhi dengan kesedihan dan air mata,menjadikan aku seorang wanita yang sulit untuk jatuh cinta. Tapi sekaligus membuat aku menjadi wanita yang tegar dan kuat. Perkenalanku dengan seorang pria bernama Arka membuat hari-hariku begitu indah dan berwarna.
Sampai pada akhirnya lagi-lagi aku harus menerima kenyataan pahit bahwa Arka pun meninggalkanku
Simak terus keseruan cerita cinta Adelia..sampai di suatu titik dimana dia harus memilih diantara pilihan yang sangat sulit....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anugerah purnomo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 14
Di sebuah rumah makan cepat saji. Arka dan Vira duduk berhadapan. Mereka hanya memesan minuman dan makanan kecil. Sepertinya mereka tidak ada selera untuk makan. Kedatangan Vira ke kantor cukup mengejutkan Arka. Karena tanpa memberitahu dan memberi kabar,secara tiba tiba Vira datang ke kantor. Dan sialnya di saat dia dan Delia sedang berada di ruangan. Walaupun sedang membahas masalah pekerjaan,tapi Arka sangat memahami betapa Delia pun kesal dengan kejadian itu.
Arka berencana akan menyelesaikan urusan dengan Vira terlebih dahulu,baru dia akan menemui Delia untuk menjelaskan semuanya.
"Arka..aku minta kamu pulang. Masa udah berapa minggu coba kamu gak pulang? Apa kamu gak mikirin perasaanku Ka?" Vira berkata kepada Arka,seolah olah sedang mencurahkan isi hatinya.
"Kamu kan tau..pernikahan kita hanya pura pura ..jadi..gak penting juga kan aku harus selalu pulang?"
"Yang penting kewajiban aku untuk memenuhi kebutuhan materimu..selalu aku penuhi..!" Jawab Arka
"Tidak cuma itu yang aku butuhkan Ka..Biar bagaimanapun secara hukum aku istri sah kamu..!"Vira berkata dengan nada tinggi.
"Terus..mau kamu apa? Kamu mau aku gimana?" Arka bertanya kepada Vira.
"Walaupun kita tidak tinggal bareng setidaknya kamu pulang entah satu minggu sekali. Aku juga ingin diperlakukan layaknya seorang istri Ka!" Vira berkata dengan mata berkaca kaca.
"Aku tahu kamu tidak bisa mencintai aku karena kita memang dijodohkan. Tapi apa kamu gak ada sedikit perasaan untuk aku? Aku sengaja datang kesini karena aku merasa punya hak sebagai istri kamu. Aku berhak tahu keberadaan kamu.." Kembali Vira berkata membuat Arka terdiam.
Jadi perasaan seperti inilah yang dipendam oleh Vira selama ini? Dia merasa bersalah atas semuanya. Selama ini dia mengganggap Vira pun tidak punya perasaan cinta terhadapnya,sehingga mereka pun melewati hari hari tanpa kehangatan dan kemesraan. Memang tidak pernah terjadi pertengkaran,itu dikarenakan mereka tidak saling peduli. Mereka tinggal bersama tapi dengn urusan masing masing.
"Sekarang apa rencana kamu?" Arka berkata dengan pelan,seolah tidak ingin ada pengunjung lain yang mendengar pembicaraan mereka.
"Aku mau menginap di sini. Antar aku ke hotel Ka.."Vira berkata dengan tegas. Degg!! Ada apa dengan Vira? Tidak biasanya dia seperti ini? Apakah dia punya rencana? Tapi melihat semua perkataanya tadi membuat Arka sedikit iba,setidaknya dia tahu Vira masih menganggap penting pernikahan mereka.
"Baiklah..ayo kita makan dulu.." Arka pun memesan makanan. Dan mereka pun makan dengan diam. Tanpa ada sepatah kata yang keluar dari bibir mereka. Entah apa yang ada di pikiran mereka masing masing.
Setelah selesai mereka menuju ke salah satu hotel. Tentu saja Arka tidak memilih hotel tempat di mana dia dan Adelia pernah menghabiskan malam di sana.
Setelah memesan kamar mereka pun berjalan menuju ke kamar 281. Dengan naik lift menuju ke lantai dua,
kemudian belok kanan. Tidak membutuhkan waktu lama untuk menemukan kamar 280. Mereka pun berdua masuk ke kamar.
Arka merasa canggung berada hanya berdua dengan Vira di kamar hotel. Memang selama menikah mereka tidak pernah tidur bersama dalam satu kamar. Sepertinya komitmen tersebut betul betul dipatuhi oleh mereka berdua.
Vira langsung menuju ke toilet dengan alasan membersihkan badan setelah perjalanan tadi.
Kurang lebih dua puluh menit Vira keluar dari toilet hanya dengan mengenakan handuk menutupi badanya yang ramping dan putih. Arka yang sedang duduk di tepi tempat tidur sambil menonton tv,terkejut sekaligus terpana dengan pemandangan yang ada di depannya. Sekian lama menikah baru kali ini dia melihat tubuh mulus Vira. Istri yang dinikahinya bukan atas dasar cinta...
Betul Arka sudah pernah tidur bareng istrinya..tapi itu kejadian setelah vira hamil say..hee..ikutin terus yaah ceritanya
aku juga udah baca ya kak
di tunggu fastback nya
"sungguh aku mencintainya ! "
mari kita saling mendukung ya 😇🤗
"sungguh aku mencintainya ! "
mari kita saling mendukung ya 😇🤗
di tunggu fastback nya