Indonesia
NovelToon NovelToon
Jodoh Aisyah

Jodoh Aisyah

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Komedi / Tamat
Popularitas:7.9M
Nilai: 5
Nama Author: siti aminah

Aisyah adalah seorang gadis berumur 21 th. ia di ajak tinggal dg saudaranya di sebuah pesantren.ia berteman dg santri putra bernama Riziq yg berumur 16 th. persahabatan mereka sangat dekat meskipun umur mereka terpaut jauh.
sampai suatu ketika Aisyah bertemu seorang ustad tampan bernama ustad Rasyid 24 th.yg tidak lain adalah kakaknya Riziq.

Aisyah dan ustad Rasyid saling mencintai ...namun takdir berkata lain .ustad Rasyid di jodohkan dg salah satu ustajah di pesantren itu.
begitu sedihnya Aisyah dikala itu .
iapun beberapa kali di jodohkan oleh orang tua angkatnya namun selalu gagal dg beberapa alasan...

namun tak di sangka jodohnya adalah... ? ?

ikuti terus kisah Aisyah....



baca juga ya novelku yg pertama ANDAI MEREKA TAU...makasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon siti aminah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hukuman yang ke tiga

Kini Aisyah sedang berjalan sambil menjinjing bekas wadah - wadah kue yang kosong yang di bawanya dari kantin. Ia berjalan lunglai tak bersemangat sambil melamun memikirkan hukuman yang ketiga dari ustad Rasyid.

"Aku belum hafal surah Arrahman, satu minggu lagi harus sudah hafal, apa mungkin aku bisa." gumam Aisyah dalam hati.

Sesampainya di rumah bi Ratna

"Asalamualaikum " Aisyah mengucap salam. Namun tak ada yang menjawab salamnya.

"Bi, bibi " panggil Aisyah sambil masuk kedalam rumah. Di lihatnya sekeliling ruang tamu dan kamar bi Ratna tak di temukan juga. Tiba - tiba ia mendengar suara aneh di dapur. Perlahan Aisyah berjalan menuju dapur ia terkejut melihat Riziq sedang asik makan di dapurnya bi Ratna. Sementara bi Ratna kini ia sedang memasak tidak jauh darì hadapannya Riziq, mang Ilham sedang membantu bi Ratna.

"Riziq " ucap Aisyah.

Riziq hanya tersenyum ia tak menghentikan aktifitas makannya. Aisyah berdiri di depan meja makan tepatnya dihadapan Riziq

" Kau seperti tikus dapur " ucap Aisyah sambil menatap kuat pada bocah ingusan yang kini sedang makan dengan lahapnya tepat di hadapan Aisyah. Riziq hanya tertawa kecil menanggapinya.

" Aisyah sepertinya kamu harus siap - siap berbagi makanan dengan Riziq, kayanya dia punya kebiasaan baru yaitu menerobos dapur " tutur bi Ratna sambil menggoreng ikan. Aisyah hanya mengeryitkan keningnya saja.

" Bukan aku yang menerobos dapur, tapi cacing - cacing yang ada di perutku yang maksa minta sedekah makanan " ucap Riziq sambil tersenyum

" Dasar kau nya saja yang seperti tikus kelaparan, lihatlah tubuhmu kurus namun perutmu buncit " gerutu Aisyah sambil menarik kursi yang ada di hadapannya lalu duduk di hadapan Riziq.

"Jangan ribut ayo makan, mamang mu hari ini tidak makan di rumah karna ada urusan, sebaiknya kita makan duluan. Riziq nambah lagi makannya ." Pinta bi Ratna

"Jangan nanti kamu gendut seperti Dewi " Ucap Aisyah sambil menarik tempat nasi menjauhkannya dari Riziq.

" Bi keponakanmu ini pelit sekali " ucap Riziq pada bi Ratna. Bi Ratna hanya tersenyum saja melihat dua orang yang ada di hadapannya itu.

Setelah selesai makan kini Riziq duduk di ruang tamu rumahnya bi Ratna. la mulai mengelus - ngelus perutnya yang sedikit buncit karna kekenyangan.

" Kamu tidak pulang ziq ? " tanya Aisyah hawatir. Ia takut kalau ustad Rasyid tau ia akan di beri hukuman lagi.

" Uni pikir aku kesini tidak ada tujuan "

" Memangnya apa tujuanmu datang kesini, bukannya kamu kemari hanya ingin minta makan " ucap Aisyah. Riziq malah tertawa mendengar ucapan Aisyah.

" Uni aku kesini itu mau mengajari uni untuk menghafal surah arrahman "

Aisyah yang mendengarpun langsung tersenyum lebar.

" Benarkah " tanya Aisyah. Riziq hanya mengangguk antusias.

" Ayo kita ke kebun sepertinya di sana tempatnya tenang, kau bisa cepat menghafal tanpa gangguan." ajak Riziq

" Apa perlu kita mengajak Dewi ? " tanya Aisyah. Riziq mulai menimbang - nimbang pertanyaan Aisyah, kalau ia mengajak Dewi tentu harus ada makanan sogokan belum juga Dewi itu suka berisik pasti sangat mengganggu konsentrasi Aisyah, tapi kalau tidak di ajak tentu mereka hanya akan berdua saja.

"Jangan di ajak saja, kak Dewi berisik dia akan mengganggu hafalanmu " tutur Riziq.

" Tapi kita tidak boleh berduaan" Aisyah mengangguk mereka pun langsung pergi ke perkebunan sayuran itu bersama bi Ratna.

Sesampainya di sana, Riziq langsung mengajarkan Aisyah tentang hafalan surah Arrahman. Awalnya Aisyah sangat kesulitan tapi ia tak patah semangat apalagi Riziq mengajarinya dengan sabar.

" Arrahman allamal quraan kholaqol "

Aisyah berhenti ia lupa dengan bacaan selanjutnya.

" Kholaqol insaan allamahul bayaan " Riziq melanjutkan bacaan yang belum Aisyah hafal.

Aisyah terus mengulang - ngulang menghafal dengan semangat. Bukan karna hukuman yang di berikan ustad Rasyid, tapi ada rasa lain ada ketenangan hati ketika ia membaca surat itu, meskipun ia baru hafal beberapa ayat.

"Semangat uni besok kita lanjutkan lagi jangan terlalu di paksakan jangan terlalu di buru - buru nanti hasilnya tidak bagus " tutur Riziq. Aisyah mengangguk.

" Makasih ya Ziq sudah membantu " ucap Aisyah sambil tersenyum.

" Apa uni terbebani dengan hukuman yang di berikan kakaku ? "

" Tentu saja tidak, entah kenapa uni senang aja saat baca al quran, rasanya hati uni tenang damai " ucap Aisyah. Riziq pun tersenyum ia merasa ada jiwa solehah dalam diri Aisyah.

" Kapan ustazah Ulfi mulai mengajar ? " tanya Riziq.

" Sore ini ,uni juga akan menginap di rumahnya umi Salamah mungkin umi juga akan mengajariku sedikit demi sedikit tentang ilmu agama " tutur Aisyah.

Tiba - tiba Dewi datang mengejutkan mereka.

"Asalamualaikum"

"Waalaikum salam." jawab Riziq dan Aisyah

"Dewi ko bisa ada di sini ? " tanya Aisyah heran.

"Tadi aku kerumah mang Ilham katanya kalian kesini ya sudah aku susulin saja, emangnya kalian gak takut disini? " ucap Dewi sambil ikut duduk dengan mereka.

" Takut apa ? ga ada hantu di sini " jawab Riziq

" Bukan hantu maksudku, tapi kakakmu, kalau ustad Rasyid tau kalian pasti nanti akan di hukum lagi " ucap Dewi menjelaskan. Riziq dan Aisyah pun terdiam dengan ucapannya Dewi dan itu memang benar .

1
S.R ciplux
assalamu'alaikum. hehe gak bosen2 baca ini berkali2
نور✨
hahahaha 😂😂😂😂
نور✨
ale ale
نور✨
aku malu bacanya Aisyah, apalagi kamu Aisyah yg ngomong 😭🤣🤣
نور✨
malu banget ya Allah 😂😂, dihadapan orang yg disukai lagi, dobel malunya
Rahman Djafar
aku sudah baca semua novel karya mbak kapan novel barunya semua novel bagus dan lucu.
Daffa Bintang
Bun. mn lagi ni cerita d pesantren
Rizky Alfian
klo udah masuk part nya ustad usman siap2 ngakak 🤣🤣
Rizky Alfian
😭😭😭😭
Rizky Alfian
🤣🤣🤣🤣
Sari
iya tatapan matamu ustadz Rasyid kaya mesin penggilingan yang sudah merobek-robek hati Aisha/Hey/
Sari
Alhamdulillah Aisha punya orang tua baru/Heart/
Sari
modus tuh ustadz Rasyid/Sleep/
Sari
ngaku jadi kakaknya Rizieq di depan Kaka aslinya/Facepalm/
Sari
patah hati sebelum di mulai dan aku susah move on dari rasa kecewa Aisha ke ustadz Rasyid 😥
Sari
semangat Uni Aisha ❤️
Sari
suka banget sih sama karyanya Ka author ini, sukses selalu author ❤️❤️❤️
Sari
lagi rindu Aisha dan Rizieq, mampir aku Thor baru download novel ini lagi🤭
Anvi
masih menunggu cerita fawaz dengan sabar. btw bakalan di up gak sih kak, pindah aplikasi juga tak masalah yang penting ada kelanjutannya
zeus
Knp g si rasyid yg di pindah? Membagongkan..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!