Indonesia
NovelToon NovelToon
Mr. Lawyer Fatal Attraction

Mr. Lawyer Fatal Attraction

Status: tamat
Genre:Wanita Karir / Karir / Bullying di Tempat Kerja / Persaingan Mafia / Chicklit / Tamat
Popularitas:949.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Margaret R

Pria tampan adalah masalah.

Dalam 32 tahun hidupnya, Allison Austin menyadari dia hanya dimanfaatkan sebagai batu loncatan karier oleh sang kekasih yang yang tampan sempurna. Alton Mason.

"Mungkin kumanfaatkan saja mereka. Habis pakai buang, performa jelek buang, jika bagus boleh dipakai sedikit lama." Patah hati membuatnya punya cara baru menilai pria-pria yang mendekatinya.

Tapi benarkah anak politisi ternama itu tak jatuh ke pria tampan lainnya, siapa yang akhirnya menyembuhkan hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Margaret R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 16. Disappointment

Gigitan pertama Salmon itu juga datang dengan sebuah pesan.

📱: Maaf aku terlambat, dalam sepuluh menit lagi.

📱: Baik. It's ok.

Aku mengirim pesan singkat dengan ringan. Dan meneruskan menikmati Salmonku. Buat apa aku marah tak ada gunanya aku sudah tahu apa yang akan terjadi selanjutnya.

Ya dalam 15 menit kemudian aku sudah menghabiskan salmonku. Dia muncul di depanku dan aku sudah menghabiskan main course. Tinggal dessert yang belum.

Yah kurasa dia melupakan kami punya janji. Yang dia ingat adalah ketika dia butuh aku untuk sesuatu yang diinginkan semua laki-laki, dia akan datang membawakan bunga dan makan malam. Lalu mengusahakan semua hal untuk kepentingannya. Aku tidak bisa menerima diperlakukan seperti itu.

"Hi Richard, ayo duduklah." Aku tersenyum padanya. Dia memberikan tatapan bersalah padaku. Tapi aku sudah tahu dia akan begitu. "Kau ingin pesan apa, tempat ini rasanya lebih baik dari yang dulu. Aku baru ke sini lagi..." Aku berhasil menjaga suaraku setenang air danau di musim dingin. Tak ada emosi yang ada hanyalah pemahaman bahwa ini tak akan berjalan.

"Maaf aku terlambat,..."

"Oh tak apa. Tak usah minta maaf. Ini enak, ohh ...aku baru menyelesaikan Salmonku. Aku ingat kau juga menyukai ini." Suaraku tenang, aku tersenyum, aku menerima kenyataan di pertemuan kembali ini.

"Apa kau marah padaku?"

"Kenapa aku harus marah?" Aku malah bertanya padanya.

"Karena aku terlambat hampir sejam?"

"Kau terlambat satu setengah jam, kita janji jam setengah delapan. Ini hampir jam 9, kurasa kau hampir melupakan kau punya janji denganku. Yah aku ingat kau memang seperti itu. Jadi yah bukan hal yang besar." Aku setengah tertawa sambil berterima kasih kepada pelayan yang membawakanku dessert coklat.

"Lalu kenapa kau tidak marah."

"Untuk apa aku marah? Untuk membuatmu selalu menempati janji denganku? Aku sudah pernah melakukannya, apa itu berhasil? Jelas aku tak akan mencoba lagi."

Itu jelas, artinya ini terakhir kali aku makan malam dengannya. Setelah ini aku tak akan berusaha apapun.

"Aku benar-benar minta maaf aku lupa memasukkan ke alarm, aku terlalu fokus duduk bekerja."

Aku menghela napas panjang. Dulu aku juga pernah mendengar alasan yang sama. Bukan hanya keterlambatan, tapi juga prioritas, keperdulian, dan masalah sederhana seperti seharusnya dia memberi tahu jika dia tidak bisa, tapi dia meninggalkanku seakan memberitahuku bukan hal yang penting.

Itu sudah menjadi pembawaannya.

"Dimaafkan. Kau mau pesan sesuatu? Mereka akan tutup order setengah jam lagi." Aku mengubah pembicaraan. Karena dia datang satu jam sebelum tutup.

Dia memesan dessert kemudian. Aku ingin pulang secepatnya setelah menghabiskan dessert. Tak ingin melakukan pembicaraan lebih lanjut.

"Bisa kita bertemu lagi nanti. Akan kupastikan hal ini tak akan terulang." Aku ingin tertawa.

"Aku tak tahu, akan kulihat apa aku punya waktu. Ini musim panas, semua proyek berjalan serentak." Kurada kalimatku sudah jelas artinya.

"Aku benar-benar minta maaf aku terlambat."

"Dimaafkan. Aku mau kembali. Sampai jumpa oke."

"Kau naik taxi atau bawa mobil aku antar kau."

"Tak usah. Aku sendiri, tak usah mengantarku..." Dan aku pergi tanpa melihat lagi padanya. Kekecewaan adalah jelas, bahkan dia mengecewakanku di kesempatan pertama, tak ada lagi yang harus dipertimbangkan.

Aku naik taxi tadi, memberi kesempatan kami untuk berjalan-jalan lebih lanjut, aku tahu dia membawa mobil. Tapi di kesempatan pertama dia sudah begitu mengecewakan. Tak ada maaf untuk itu.

Aku menjauh dari restiran lalu menyetop taxi sendiri. Aku kecewa, yah jelas, di kepalaku sudah ada bayangan indah malam ini.

Tapi sekali lagi ternyata itu hanya harapan kosong

1
none neuari
aku juga suka makkk 😄😍
Damaskus 🌸
🤣🤣🤣
Kiki Rukiah
⭐⭐⭐⭐⭐
baca is my me time
namanya Veronica apa Angela??
Raisha Qanitha
bukan'a Camilla yaa nama mom'a Allison ?
Raisha Qanitha: ada di part 57 worried parents 2
total 1 replies
awesome moment
jail
valent
baca ulang ,ntah sudah yg ke berapa kali /Drool//Drool//Drool/
💜Ilalang Senja💜
siap meluncur Mak Othoorrr....🫰🫰
💜Ilalang Senja💜
💟💚💛🩵🩶🤍🧡💜💙🩷❤️💟
💜Ilalang Senja💜
aset yg berharga harus aman...🤩🤩🤩🤩🤩🤩
💜Ilalang Senja💜
🖤🖤🖤🖤🖤
💜Ilalang Senja💜
🌹🍀🌹🍀🌹🍀
💜Ilalang Senja💜
🫶🫶🫶🫶
💜Ilalang Senja💜
,🫰❤️🧡💜💙🩷❤️🫰
💜Ilalang Senja💜
karya yg terbaik....dg riset dan ada real di dunia nyata... semangat berkarya Author 🫰🫶🫰
💜Ilalang Senja💜
💚💛🩵🩶🤍🩷💙💜🧡❤️
💜Ilalang Senja💜
ommooo.... si iblis tampan....Maximo 365 😍😘😍😘😍😘😍😘
💜Ilalang Senja💜
visual Xavi....Mr Grey...🫰🫶🫰
💜Ilalang Senja💜
👍👍👍👍
💜Ilalang Senja💜
yes.....dapat proyek 👍👍💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!