Indonesia
NovelToon NovelToon
Istri Lain Suamiku

Istri Lain Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Selingkuh
Popularitas:37.6k
Nilai: 5
Nama Author: Melia Andari

Elena Larasati, tidak pernah menduga jika tiga tahun menikah dengan Angga Mahardika, membawa hidupnya dalam kehancuran.
Cinta yang selama ini ia genggam dan jaga dengan baik, ternyata dibalas pengkhianatan yang menyakitkan.
Elena tidak pernah tahu jika selama ini ada wanita lain yang juga berperan seperti dirinya di sisi Angga.
Hingga sebuah peristiwa membongkar semuanya, dan Elena merasa dunianya hancur seketika.
"Ceraikan aku sekarang juga, Mas. Aku nggak sanggup kalau harus berbagi," desak Elena.
"Tidak. Saya tidak akan pernah menceraikan kamu, Elena!" tolak Angga tegas.
"Aku nggak bisa, Mas! Aku mau kita pisah!"
"Tidak akan, Elena. Saya sangat mencintai kamu. Sampai kapanpun kamu akan tetap menjadi istri saya!"

Bagaimana Elena melewati kehidupan rumah tangganya dengan kenyataan ada istri lain di sisi suaminya?

Disclaimer hanya untuk yang kuat saja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melia Andari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apakah itu Cinta?

Evan menarik kursi, lalu duduk dengan jarak yang tidak terlalu dekat. Ia sengaja memberi ruang agar Elena tidak merasa tertekan.

"Selamat siang, Nyonya Elena."

Elena menunduk tanpa menjawab.

"Saya Dokter Evan. Mulai hari ini saya akan membantu menangani kondisi Anda."

Wanita itu hanya mengangguk pelan.

"Tenang saja. Saya tidak akan memaksa Anda menjawab pertanyaan yang belum siap Anda jawab."

Evan membuka buku catatannya.

"Sebelum kita mulai, saya hanya ingin bertanya satu hal."

Elena perlahan mengangkat wajahnya menatap Evan.

"Apakah Anda merasa aman berada di rumah, Nyonya Elena?"

Elena terdiam cukup lama. Tatapannya terlihat kosong.

"Aku... tidak tahu."

Evan mengangguk pelan. "Tidak apa-apa."

"Kalau begitu, saya ganti pertanyaannya. Bagaimana perasaan Anda setiap kali berada di rumah?"

Mendengar itu, bibir Elena bergetar. "Sesak..."

"Aku merasa sesak. Seperti ingin pergi, tapi tidak bisa."

Evan mencatat jawabannya.

"Apakah ada seseorang yang membuat Anda merasa seperti itu?"

Elena menggenggam ujung gaunnya erat. Air matanya pun mulai menggenang.

"Orang yang paling aku percaya... justru orang yang paling menyakitiku."

Evan menghentikan bolpoinnya. Ia menatap Elena dengan lekat

"Apa itu suami Anda?"

Elena tidak menjawab. Namun air mata yang jatuh perlahan sudah menjadi jawaban yang cukup bagi Evan.

"Apakah sejak saat itu Anda mulai sulit tidur?"

Elena mengangguk pelan.

"Aku tidak bisa tidur. Kalau pun tidur, aku selalu terbangun," sahut Elena.

"Begitu membuka mata, aku berharap semua itu hanya mimpi. Tapi ternyata tidak. Itu benar-benar terjadi," ucap Elena seraya meneteskan airmata.

Evan menatap Elena dalam diam. Kini ia mulai memahami. Yang sedang dihadapinya bukan hanya seorang wanita yang kehilangan kebahagiaan.

Melainkan seorang istri yang hancur karena dikhianati oleh orang yang paling ia cintai.

"Baiklah, apakah Tuan Angga memperlakukan Anda dengan kasar?"

Elena menggeleng pelan. "Tidak."

"Dia pernah memukul Anda?"

"Tidak pernah."

"Memaki?"

Elena kembali menggeleng.

"Kalau begitu..." Evan menatap Elena hati-hati.

"Hal apa yang paling membuat Anda merasa terluka?"

Air mata Elena perlahan kembali jatuh.

"Dia bilang mencintaiku, tapi dia juga menikahi wanita lain," suara Elena mulai bergetar.

"Aku tidak pernah mengerti. Kalau memang mencintaiku kenapa dia memilih wanita lain?"

Evan tidak menyela. Ia membiarkan Elena melanjutkan kata demi kata.

"Setiap kali aku ingin pergi, dia menahan ku. Dia bilang dia tidak ingin kehilanganku. Bahkan pagi ini dia mengunciku di kamar ini, hanya agar aku tidak keluar dari rumahnya."

Elena menutup wajahnya dengan kedua tangan.

"Aku tidak tahu, itu cinta, atau aku hanya tidak boleh meninggalkannya?"

Evan menghela nafas pelan. Ia akhirnya mengerti. Masalah terbesar Elena bukan semata perselingkuhan. Melainkan kebingungan yang terus menghantuinya.

Pria yang mengatakan mencintainya justru menjadi orang yang paling melukai hatinya.

"Terima kasih karena sudah mau jujur," ucap Evan tenang seraya memberikan Elena saputangannya.

Elena pun mengusap air matanya pelan menggunakan saputangan itu.

"Dok..."

"Iya?"

"Apakah aku aneh?"

Evan menggeleng. "Tidak."

"Perasaan yang Anda rasakan sangat wajar. Setiap orang yang mengalami pengkhianatan akan bereaksi dengan cara yang berbeda."

"Ada yang marah, ada yang menangis, ada pula yang perlahan kehilangan dirinya sendiri."

Mendengar itu, tatapan Elena kembali kosong.

"Aku merasa aku bukan Elena yang dulu."

"Kalau begitu kita akan mencari Elena yang dulu itu bersama," ujar Evan lembut.

Elena menatap wajah dokter di hadapannya. Entah mengapa nada bicara pria itu terasa begitu menenangkan.

"Apa kita...pernah bertemu sebelumnya, Dok?"

Jantung Evan berdetak sedikit lebih cepat. Namun raut wajahnya tetap terlihat tenang.

"Mungkin saja. Sebagai dokter, saya bertemu banyak pasien."

Elena mengangguk pelan. "Mungkin aku yang salah ingat."

Evan hanya tersenyum tipis. Ia sengaja menyembunyikan kenyataan bahwa mereka bukan sekadar pernah bertemu.

"Untuk sementara, saya ingin bertemu Anda secara rutin."

"Saya juga akan memberikan beberapa latihan sederhana agar pikiran Anda tidak terus terjebak pada rasa sakit yang sama."

"Apakah Anda bersedia bekerja sama dengan saya?" tanya Evan.

Elena terdiam beberapa saat.

"Iya, Dok," jawab Elena seraya menganggukkan kepalanya.

Melihat anggukan itu, Evan menghembuskan nafas lega. Ia menatap Elena dari balik buku catatan yang dipegang di tangannya.

Maafkan aku, Elena. Aku bukan tidak ingin mengatakan kepadamu, tetapi untuk saat ini lebih baik kamu menenangkan dirimu dulu.

Aku ingin kamu bisa mengingatku dengan dirimu sendiri...

1
Jhein Tayu
pergi yg jauh elena,biar angga mkn kacau
Ila Latifah
elena kan ga akan datang, angga. jadi kamu zonk
Jhein Tayu
geram dgn angga..plis bcanya penasaran cma 1 bap🙏
Nani heri Upitarini
jadikn elena kuat,paling TDK bisa melindungi dirix,biar TDK tertindas SM suamix...
Ma Em
Elena jgn takut elena hrs tegas dan berani melawan jika itu elena benar , jgn cuma nangis lawan ketidak Adilan untukmu Elena kalau elena takut Angga makin menjadi jadi .
Ma Em
Elena makanya kamu hrs kuat dan lawan Angga juga si pelakor Cindy jgn biarkan mereka menang , Elena hrs tegas jgn takut jgn menangis Elena hrs berani 💪💪💪
sunaryati jarum
Jika benar Angga belum pernah menyentuh Cyndi,lantas anak siapa? Berarti Cyndi menjebak Angga saat sudah hamil Berarti perkataan dr Evan dan Elena benar , jika anak yang dikandung Cyndi bukan anak Angga.Pasti sangat menyesal Angga telah menikahi Cyndi,tapi kok di depan Elena selalu memberi perhatian
Ma Em
Dasar pelakor tdk tau diri sdh rebut suami orang sekarang malah mau menguasai , bkn Elena yg bercerai dgn Angga tapi kamu Cindy yg akan diceraikan Angga .
Ratih Tupperware Denpasar
si jalqng pengen merasakqn keperkasaan angga berarti angga sebenernya belum pernah nyentuh dia. trus anak siapa ug dia kandung? jamgan2 anak pak tofan? kalo bener itu gala bener2 gila
Jhein Tayu
up bnyk2 dong
Ma Em
Ayo bangkit Elena jgn lemah Elena hrs tegar dan berani lawan Angga jgn mau diperlakukan semau Angga , Angga bkn mencintaimu Elena Angga hanya terobsesi dgn Elena , kalau Angga benar2 mencintai Elena Angga tdk mungkin selingkuh dgn Cindy jadi Angga anggap Elena bkn istri yg hrs dihormati dicintai dan disayang tapi menganggap Elena seperti barang yg sdh dikuasai tdk boleh disentuh orang lain .
Ana Martino
sorry Thor, aku hapus dr daftar ku. takut cerita km aku kasi ⭐ satu
sunaryati jarum
Cerai saja Elena
cinta semu 2
percuma saja terima saja takdir u Elena 🤣🤣🤣🤣 poligami
cinta semu 2
ancam dgn melukai diri sendiri 🤣🤣🤣🤣biar Angga TDK mendekati u Elena,,kocak ya...habis greget dari awal g ada jln keluar ny ...🤣🤣
Bella syaf
sedih ya jadi Elena, suami baik dan cinta tp nyakitin. sakitnya malah lebih nyesek drpd suami kasar
Herdian Arya
minggat saja elena, jangan sok kuat dan pintar
Lisa Maisa
Ternyata si cindy dikasih obat tidur sm Angga😄
sunaryati jarum
Tendang saja burungnya , jangan kalah sama manusia egois.Kamu manusia bukan barang yang tidak punya perasaan.
Sri Murtini
Knp angga sangat egois ,kawatir Elena lepas darinya. Gimana klu tau anak yg dikandung cindy bukan anaknya. krn angga dijebak. tunjukkan hal tsb biar terbukasemuanya🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!