Indonesia
NovelToon NovelToon
Twince LA

Twince LA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Ketos / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:99.8k
Nilai: 5
Nama Author: nd.taryy

Ini adalah sequel dari novel Hadirnya orang ketiga. Yang menceritakan tentang kisah cinta anak kembar dari Nadin Wijaya & Ardiansyah Wijaya.


Latikha dan Latisha yang memang kembar, kembar identik tetapi mereka semua bisa membedakan yang mana yang Tikha dan yang mana yang Tisha karena perbedaan sifat dan juga penampilan, Tikha yang terkesan anggun sedangkan Tisha adalah wanita tomboy satu-satunya yang berada di Keluarga Ardi Wijaya, nampun siapa sangka hal tersebut mampu membuat siapapun tertarik kepadanya. Begitupun dengan seorang Gema anak dari kisah masa lalunya yang sangat di hindari malah menjadi sangat menyukai Latisha si tomboy cantik yang masih setia dengan cinta masa kecilnya.
“Inget ya, jadi laki-laki itu jangan cengeng” ucap Tisha kecil kepada pria masa lalunya.
Berbeda halnya dengan Tikha yang memang dirinya tidak memiliki pria masa lalu tetapi dirinya memiliki pria idaman hatinya.



Cover by : @omii_grapich

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nd.taryy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pasangan Harmonis

"Cie... Selamat untuk Ka Ardan dan juga Ka Kia" teriak semua siswa dan siswi SMA SATYA dengan ponsel yang masih merekam kejadian hari ini.

"Selamaaat" teriak Reysha, Rea, Tikha dan juga Tisha.

Kia merasa terkejut ketika melihat kini dirinya di kelilingi oleh siswa dan siswi SMA SATYA "malu" ucapnya sambil menyembunyikan kepalanya di dada bidang Ardan.

Ardan yang melihat tingkah lucu yang kini menjadi kekasihnya pun terkekeh dan mengusap kepala sang kekasih "engga usah malu" bisiknya.

"Sosweet" lagi-lagi teriakan dari siswa dan siswi SMA SATYA secara kompak.

Kia menjadi semakin malu di buatnya, lihatlah wajah Kia kini sudah memerah bagaikan kepiting rebus.

^^^Kalandra Elvano^^^

^^^Om, siapkan pesta kecil-kecilan untuk Ardan dan juga Kia besok^^^

***

"Elo engga mau kaya gitu juga, Gem?" tanya Reno.

"Belum waktunya" jawab Gema dengan tangan yang di masukkan ke dalam saku celananya.

Memang Gema dan kedua temannya melihat apa yang dilakukan Ardan kepada Kia. Gema tak merusak suasana bahagia tersebut, Gema tak memiliki masalah pada keduanya, jadi untuk apa Gema merusak suasana bahagia ini.

***

"Tuan Ardi" panggil Nicholas.

"Ya, Nicholas" jawab Ardi.

"Tuan muda Kalan mengirimkan pesan kepada saya, bahwa saya di perintahkan untuk menyiapkan pesta kecil-kecilan untuk tuan muda Ardan dan juga nona Kia"

"Kia?"

"Siapa Kia?" lanjut Ardi.

"Saya belum tahu betul tentang Kia, Tuan. Yang saya tahu dari mata-mata yang saya kirimkan, bahwa Tuan Muda Ardan sudah berhubungan dengan nona Kia, hari ini"

Ardi menganggukkan kepalanya "cari tahu tentang Kia, saya tunggu satu jam lagi"

"Baik tuan" setelah mengatakan itu, Nicholas langsung mencari tahu tentang Kia dan Ardi masuk kedalam rumahnya.

"Daddy" panggil anak bungsunya.

"Hay boy, kamu sedang apa?"

"Sedang menonton, dad"

"Baiklah, apakah semua tugas mu sudah selesai di kerjakan?"

"Sudah dad"

"Dimana mommy?"

"Dikamar dad, tadi bilangnya mau mandi dulu"

"Baiklah daddy akan ke kamar, selamat bersantai boy"

"Oke dad"

Begitulah cara Ardi memperlakukan anak-anaknya, tidak begitu di manjakan dan tidak begitu di tekan, biarlah mereka jadi diri mereka dan memilih hidupnya ingin menjadi apa, begitu pun dengan si sulung. Ardi tidak pernah membeda-bedakan anak-anaknya, Ardi selalu memberikan pengertian bahwa perusahaan yang sudah di bangun dengan susah payah itu harus memiliki pengganti dirinya, dan keempat anaknya hanya menganggukkan kepalanya. Tetapi sepertinya Kalan yang akan mengikuti keinginannya, karena sejak kecil Kalan sangat senang jika diajak ke perusahaan dan sedikit demi sedikit Kalan belajar tentang bisnis.

Ardi sempat tersenyum ketika melihat respon Kalan yang sangat cepat tanggap perihal bisnis, Ardi memang melihat potensi yang dimiliki dalam diri si sulung yang sangatlah kompeten dalam berbicara dan itu membuat Ardi semakin yakin bahwa Kalan memang layak untuk di jadikan penerus dirinya.

Berbeda dengan si bungsu yang terlihat lebih menguasai sains atau semua tentang ke dokteran, sepertinya Nathan lebih tertarik dengan dunia ke dokteran di bandingkan dunia Bisnis. Untung saja, perusahaan WJY GROUP memiliki beberapa cabang rumah sakit, jadi tidak perlu begitu mengkhawatirkan si bungsu jika lebih memilih terjun ke dunia ke dokteran. Biarlah mereka memilih jalan hidupnya masing-masing.

Bagaimana dengan si kembar? Ardi memang sempat bingung dengan si kembar yang masih belum menampakkan ketertarikannya dengan bisnis, tetapi jika untuk Tikha sepertinya memang dirinya sudah meyakinkan bahwa Tikha memang benar-benar tidak tertarik dengan dunia bisnis berbeda halnya dengan Tisha yang selalu bertanya-tanya kepada sang kakak mengenai bisnis. Biarlah waktu yang menjawabnya.

"Sayang" panggil daddy. Sampai sekarang memang panggilan mereka belum berubah jika mereka sedang berdua, tetap dengan panggilan sayang mereka yaitu "sayang dan mas".

"Iya mas"

"Wanginya" puji sang suami ketika memeluk sang istri yang baru saja keluar dari walk in closet.

"Pasti lelah" ucap sang istri sambil mengusap punggung sang suami.

Sosweet sekali pasutri ini, masih saja terlihat awet muda dan semakin romantis dengan menambahnya umur mereka.

"Hem" jawab Ardi sambil menelusukkan kepalanya di dada sang istri, tempat ternyaman bagi Ardi.

"Mas mandi dulu ya, abis itu mas istirahat, nanti aku panggil saat waktunya makan malam"

"5 menit lagi sayang"

"Baiklah" putus Adin, dan kembali mengusap punggung sang suami dengan lembut. Senyum Adin tak pernah luntur dari wajahnya, inilah sisi lain dari Ardi, dibalik dirinya yang selalu dingin setiap kali bertemu dengan orang lain, tetapi selalu lembut kepada keluarganya, apalagi kepada dirinya yang tak pernah berubah dari dulu ketika mereka masih remaja.

Sungguh indah jalan hidup yang di jalani oleh Adin, walaupun awalnya sangat menyakitkan tetapi Tuhan memberikan pria yang lebih baik lagi dari sebelumnya.

"Aku sayang kamu" kata itu yang selalu Adin dengar setiap kali mereka sedang berdua seperti saat ini.

"Aku juga sayang kamu, mas" lihatlah walaupun mereka sudah berumur tetapi rasa sayang dan cinta mereka tak pernah pudar di makan waktu, malah semakin menguat seiring berjalannya waktu.

Cup.. Cium Ardi kepada kening Adin.

"Aku mandi dulu ya sayang, jika Nicholas sudah tiba, tolong suruh tunggu aku di ruang kerjaku saja"

"Baik mas" jawab Adin. Setelah mendapatkan jawaban dari sang istri, Ardi pun masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket. Melihat suami masuk kedalam kamar mandi, Adin pun berjalan ke Walk in closet untuk mengambil pakaian untuk sang suami dan setelah itu dirinya keluar dari kamar untuk menemani si bungsu menonton.

"Hay sayang" panggil Adin kepada si bungsu.

"Hay mom" jawab si bungsu dan langsung tidur dalam pangkuan sang mommy, memang itu adalah kebiasaan si bungsu yang selalu ingin tidur dalam pangkuan sang mommy jika sang daddy tidak ada, karena sampai sekarang pun sang daddy belum bisa berbagi sang istri.

Adin mengusap-ngusap lembut rambut Nathan "apa kamu merasa kesepian tidak ada kakak-kakak kamu, nak?"

Nathan pun menganggukkan kepalanya "mereka kapan pulang sih mom?"

Adin tersenyum mendengar pengakuan dari Nathan, walaupun mereka berempat sering bertengkar, tetapi pertengkaran itu yang membuat mereka saling merindu dan selalu menumpahkan rasa sayangnya, memang baik Ardi dan juga Adin selalu mengajarkan kepada anak-anaknya untuk saling menyanyangi satu sama lain, jangan saling menyakiti, karena jika bukan keluarga siapa lagi yang akan bersama mereka. Maka dari itu keempat anaknya selalu tampak menyayangi walaupun mereka sering bertengkar.

Setelah keluar dari kamar mandi, Ardi tersenyum ketika melihat sudah ada pakaian di atas tempat tidurnya, Ardi pun memakai pakaiannya dan mengambil ponselnya untuk menghubungi sang adik ipar, siapa lagi kalau bukan Rijal Putra, adik ipar satu-satunya yang di miliki oleh Ardi.

1
Ujungaspal Oke
bagus Alur Ceritanya dan mudah dan gampang Dipahami
Lilis Humaeroh
Lucu banget sailendra 😂
Lilis Humaeroh
Penasaran banget sama cerita mereka
adara
ya ampun kak nanggung amat ceritanya🥲 tapi gak papa semangat ka di tunggu cerita bang kalan di awal tahun 😁😁
Mohamad Mastoni
lanjut thor
adara
Alhamdulillah kirain s Devan bakal buat masalah di pesta twince karena dia gak terima sodara kembarnya di bawa pergi ke luar negeri. walaupun yg salah adalah si dafa
adara
apa yg bakal di lakuin s devan di pesta twince moga aja dia gak bikin masalah
Kartinialfaro Mira
akhir nya babang gema dateng juga...mengikhlaskan seseorang untuk orang lain itu memang berat..tapi gema pria kuat..semangat bang gema
adara
alhamdulillah sepertinya hubungan kalan dan gema sudah lebih baik terbukti dengan kehadiran gema di pesta ultah twince
Lilis Humaeroh
Nangis banget
Lilis Humaeroh
Pas banget lagi dengerin lagu belum siap kehilangan, jadi nyesek banget
Lilis Humaeroh
Bikin penasaran
Lilis Humaeroh
Bikin penasaran
Lilis Humaeroh
Degdegan
adara
siapa dia apa dia gema yg hadir di acara ultah twince atas undangan dari kalan🤔🤔 jadi penasaran😫
Kartinialfaro Mira
hayoo ibu babang erlan apa babang gemma yaa..??udah lama juga ga denger kabar gema
adara
gema nya kmana nih ka dah lma bkm keliatan lgi
Mohamad Mastoni
kaya nya udah mau tamat ya kak?
adara
gak sabar liat pesta twince nanti. kira" ada kejutan apa ya🤔🤔
adara
om" juga gak papa kli ardan yg penting ara nya suka🤭🤭blm tentu juga miko jodohnya ara kan dianya msh kecil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!