Indonesia
NovelToon NovelToon
Genius Yang Disembunyikan

Genius Yang Disembunyikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Fantasi / Balas Dendam
Popularitas:6.7k
Nilai: 5
Nama Author: Dwinanda

Yun Luofeng dikenal sebagai sampah Klan Yun—tak bisa berkultivasi, tergila-gila pada Putra Mahkota, bahkan menjadi bahan tertawaan seluruh Kota Kekaisaran.

Namun setelah sebuah percobaan bunuh diri, Yun Luofeng yang lama telah tiada.

Kini, di dalam tubuhnya hidup seorang genius medis dari dunia lain, membawa Kitab Dewa Medis dan rahasia yang mampu mengguncang Benua Longxiao.

Mereka bilang dia sampah? Dia akan menjadi kultivator yang membuat para genius menundukkan kepala.

Mereka menghina keluarganya? Dia akan membuat mereka membayar.

Dan Putra Mahkota yang membuangnya?

Maaf, bahkan untuk menjadi pelayannya pun belum tentu memenuhi syarat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwinanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 — Identitas Sang Tabib Misterius

“Yang Mulia tidak perlu khawatir. Aku benar-benar baik-baik saja.”

Mu Wushuang tersenyum lembut sambil menundukkan kepala. “Aku hanya tidak tidur semalam karena memikirkan calon suami yang cocok untuk Yun Luofeng. Aku takut dia memiliki standar terlalu tinggi dan menolak orang yang kupilih.”

Tentu saja dia tidak mungkin mengatakan bahwa Kediaman Perdana Menteri sedang kacau karena kehilangan empat puluh lima juta tael.

Ekspresi Gao Ling langsung menggelap.

“Dia berani menolak?”

Nada suaranya dipenuhi penghinaan.

“Dengan kondisinya, ada laki-laki yang bersedia menikahinya saja sudah merupakan keberuntungan. Wushuang, pilih siapa pun yang menurutmu cocok. Setelah itu aku akan meminta Ayah Kaisar mengeluarkan titah pernikahan. Mau atau tidak, dia tetap harus menerimanya.”

Mu Wushuang tersenyum semakin manis.

“Kalau begitu, terima kasih, Yang Mulia.”

Namun di balik senyuman itu tersembunyi niat yang sama sekali tidak baik.

Dia tidak sedang mencari pasangan terbaik untuk Yun Luofeng.

Dia sedang mencari pernikahan yang cukup buruk untuk membuat perempuan itu menderita.

Sementara mereka berbicara, Gao Ling memberi isyarat kepada beberapa pejabat yang berdiri di sekitar Paviliun Medis.

Salah satunya segera maju.

Dia adalah Lin Ying, kepala Klan Lin, salah satu dari empat keluarga besar Kota Kekaisaran.

“Jenderal Yun,” katanya sambil tersenyum mengejek, “Ramuan Pengumpul Energi hanya akan terbuang jika diberikan kepada Yun Luofeng. Bukankah lebih baik Anda menyerah dan membiarkannya jatuh ke tangan orang yang benar-benar bisa memanfaatkannya?”

Wajah Yun Luo langsung berubah.

“Siapa yang kau sebut sampah?”

Tekanan kuat keluar dari tubuhnya.

“Cucuku lebih hebat daripada yang kalian bayangkan. Kalau ada yang masih berani menyebutnya sampah di depanku, jangan salahkan aku kalau kulempar keluar dari sini!”

Lin Ying sempat mundur setengah langkah.

Namun keberadaan Gao Ling di belakangnya membuat keberaniannya kembali.

“Jenderal Yun terlalu emosional. Seluruh Longyuan tahu siapa para genius sebenarnya. Putra Mahkota adalah genius nomor satu, sedangkan Nona Mu Wushuang tidak jauh di belakang. Selain mereka, siapa lagi yang layak disebut luar biasa?”

Kemarahan Yun Luo nyaris meledak.

Namun sebelum dia sempat membalas, suara perempuan terdengar dari belakang.

“Bukankah aku sudah mengatakan aku tidak membutuhkan ramuan itu?”

Yun Luo membeku.

Dia berbalik dan melihat Yun Luofeng berjalan mendekat.

“Feng’er? Kenapa kau ke sini?”

“Membeli tanaman obat.”

Jawabannya singkat dan santai.

Lin Ying langsung tertawa.

“Lihat? Bahkan cucumu sendiri tahu ramuan itu hanya akan terbuang padanya.”

Yun Luofeng bahkan tidak meliriknya.

Sebelum suasana semakin memanas, suara lembut dan menggoda terdengar dari arah pintu Paviliun Medis.

“Kenapa pagi-pagi sudah ramai begini?”

Fang Ya berjalan keluar.

Hampir seluruh pria di sekitar tanpa sadar memandangnya. Cara berjalan, senyum, bahkan gerakan kecil tangannya seolah sengaja dibuat untuk menarik perhatian.

Lin Ying langsung menunjuk Yun Luofeng.

“Nona Fang Ya, gadis ini datang untuk mengincar Ramuan Pengumpul Energi. Sebaiknya Paviliun Medis mengusirnya agar tidak mengganggu pelanggan lain.”

Fang Ya mengangkat alis.

“Paviliun Medis tidak pernah mengusir orang yang datang sebagai pelanggan.”

Tatapannya berpindah kepada Yun Luofeng, lalu senyum samar muncul.

“Apalagi kalau pelanggan itu secantik ini.”

Wajah Mu Wushuang sedikit mengeras.

Namun Fang Ya sama sekali tidak memperhatikannya.

Dia mendekati Yun Luofeng dan tanpa malu-malu menarik napas kecil di dekatnya.

“Harumnya masih sama…”

Yun Luofeng menyipitkan mata.

Fang Ya kemudian tersenyum.

“Katanya ingin membeli tanaman obat? Masuklah bersamaku.”

Yun Luofeng mengangguk, tetapi sebelum masuk, dia berhenti di samping kakeknya.

“Ramuan Pengumpul Energi dijual seharga dua puluh juta tael. Kalau Kakek membelinya, kita akan rugi besar.”

“Rugi besar?” Gao Ling mendengar ucapan itu dan langsung mencibir. “Yun Luofeng, ketidaktahuanmu semakin parah. Bahkan jika ramuan itu dijual tiga puluh juta, tetap akan ada orang yang berebut. Hanya orang bodoh yang menganggapnya terlalu mahal.”

Yun Luofeng mengabaikannya.

Dia menatap Yun Luo.

“Pulang saja dulu. Nanti aku akan menjelaskan sesuatu yang menarik.”

Setelah itu dia berjalan masuk bersama Fang Ya.

Sebelum mengikuti, Fang Ya sempat melirik Gao Ling.

Tatapan itu seolah sedang melihat orang paling bodoh di tempat tersebut.

Yun Luo menoleh kepada Putra Mahkota.

“Yang Mulia, aku tahu siapa yang membuat para pejabat tidak berani meminjamkan uang kepadaku.”

Wajahnya gelap.

“Selama ini aku menahan diri demi menjaga hubungan dengan keluarga kekaisaran. Tapi kalau kalian terus menghina cucuku, suatu hari nanti kalian akan menyesal.”

Gao Ling hanya tertawa dingin.

Menyesal telah meninggalkan Yun Luofeng?

Mustahil.

---

Di dalam Paviliun Medis, Yun Luofeng menyerahkan selembar daftar.

“Ini tanaman obat yang kubutuhkan.”

Fang Ya menerimanya, tetapi tidak segera memanggil pelayan.

Sebaliknya, senyum penuh arti muncul di wajahnya.

“Tidak perlu membayar. Kali ini semuanya diberikan gratis.”

Yun Luofeng langsung menatapnya.

“Kenapa?”

“Kau sudah membantu Paviliun Medis menghasilkan keuntungan besar. Memberikan sedikit tanaman obat bukan masalah.”

Mata Yun Luofeng sedikit menyipit.

“Menarik.”

Fang Ya tertawa kecil.

“Nona Yun, kita sama-sama bukan anak kecil. Tidak perlu terus berpura-pura.”

Dia mendekat satu langkah.

“Perempuan bercadar yang datang menjual Ramuan Pengumpul Energi kemarin adalah kau.”

Yun Luofeng tidak langsung menjawab.

Fang Ya menunjuk hidungnya sendiri.

“Wajah bisa ditutupi. Pakaian bisa diganti. Tapi aroma tubuh seseorang jauh lebih sulit disembunyikan. Kebetulan aku memiliki penciuman yang sangat tajam.”

Yun Luofeng akhirnya tersenyum.

“Ternyata Nona Fang Ya memiliki hidung seperti anjing.”

Fang Ya tidak marah.

Sebaliknya, dia tertawa semakin keras.

“Kalau begitu anggap saja pujian.”

Karena penyamarannya sudah terbongkar, Yun Luofeng tidak merasa perlu terus menyangkal.

Namun Fang Ya kemudian bertanya sesuatu yang membuat perhatiannya berubah.

“Aku masih punya satu pertanyaan. Jawaban tentang Racun Man Luo beberapa waktu lalu… kau yang menulisnya?”

Yun Luofeng mengangkat alis.

“Bagaimana kau mengetahuinya?”

Wajah Fang Ya langsung berubah penuh kegembiraan.

“Jadi benar!”

Dia segera menarik tangan Yun Luofeng.

“Ayo ikut denganku. Tetua Rong sudah mencari orang yang menulis jawaban itu selama berhari-hari.”

“Tetua Rong?”

Yun Luofeng sedikit terkejut.

Dia pernah mendengar watak orang tua tersebut. Bahkan bangsawan dan anggota keluarga kekaisaran belum tentu diterima olehnya.

“Apa urusannya denganku?”

“Nanti kau akan tahu.”

---

Di ruangan dalam, Tetua Rong sedang berbicara dengan seorang pria paruh baya bernama Mu Rong.

“Kita hanya tahu tabib itu perempuan muda berpakaian putih,” kata Mu Rong. “Dengan petunjuk sesedikit itu, mencari seseorang di seluruh kota hampir mustahil.”

“Kalau begitu cari sampai ketemu!”

Tetua Rong menghantam sandaran kursi.

“Kerahkan seluruh jaringan Paviliun Medis kalau perlu!”

Bagi orang lain, jawaban atas Racun Man Luo mungkin hanya menunjukkan kemampuan medis.

Namun bagi Tetua Rong, tabib misterius itu mungkin berkaitan dengan masa depan Paviliun Medis.

Ketukan terdengar.

“Masuk.”

Suara Fang Ya segera menyusul.

“Tetua Rong, orang yang Anda cari sudah ditemukan.”

Tangan Tetua Rong gemetar.

Dia langsung berdiri.

“Cepat bawa masuk!”

Pintu terbuka.

Fang Ya masuk lebih dulu, disusul seorang gadis berpakaian putih.

Mu Rong langsung membelalakkan mata.

“Yun Luofeng?”

Nama itu terlalu terkenal untuk tidak dikenalnya.

Sampah nomor satu Kota Kekaisaran.

Gadis yang tidak bisa berkultivasi.

Perempuan yang dahulu mengejar Putra Mahkota sampai kehilangan harga diri.

Namun Yun Luofeng yang berdiri di hadapannya sekarang sama sekali tidak cocok dengan semua rumor tersebut.

Tatapannya tenang dan tajam. Auranya malas, tetapi dipenuhi keyakinan yang sulit diabaikan.

Tetua Rong menatapnya cukup lama.

“Kau yang memecahkan Racun Man Luo?”

Yun Luofeng tersenyum tipis.

“Kalau memang begitu… lalu kenapa?”

......................

Bersambung...

1
Nonik Anda Swl
next please 🙏hadeh lagi seru-seru nya, tahu- tahu habis
Pelangi Jingga
semangat tor 💪
Pelangi Jingga: siap tor
total 2 replies
Arix Zhufa
up
Murni Dewita
double up thor dan tetap semangat
Dwinanda: Asiiaap🫡.... mksi kak stay tun ya🫶
total 1 replies
Arix Zhufa
up
Pelangi Jingga
kurang bnyk up nya tor 😂😂
Pelangi Jingga: semangat tor💪😍
total 2 replies
Pelangi SUCI
Bacaan yang menarik, semoga tamat sampai akhir 👍
Pelangi SUCI
Mantap Thor, saling dukung yuk karyaku RUANG SAKRAL SANG BELADIRI 💪
Dwinanda: "Terima kasih banyak, Kak! Siap, meluncur ke Ruang Sakral Bela Diri. Sukses terus ya buat karyanya/Pray/🫶
total 1 replies
Quinza Azalea
next
Arix Zhufa
cerita nya bagus,alur nya tidak ber tele tele,bahasa mudah di pahami. Semangat thor 😍
Dwinanda: Terimakasih kak😊.... sehat selalu dan bnyak rezekinya🫶🙏
total 1 replies
Arix Zhufa
Ternyata Yun xiao menyamar
Arix Zhufa
kasihan klan Mu 😄
Arix Zhufa
apakah ini jodoh nya??
Arix Zhufa
wanita dari zaman modern dilawan
Dwinanda
"Halo! Selamat datang di ceritaku. Semoga betah membaca sampai bab akhir ya😊🫶
Arix Zhufa
cerita nya menarik
Dwinanda: Makasih ka😊....stay tun ya🫶
total 1 replies
Arix Zhufa
suka sekali sm kakek jendral
Arix Zhufa
mampir thor
Dwinanda: Makasih udah mampir, Kak! Happy reading, ya! Jangan lupa tambahkan ke rak buku kamu. 🥰
total 1 replies
Murni Dewita
👣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!