Indonesia
NovelToon NovelToon
Di Cerai Suami, Di Nikahi Tuan Muda

Di Cerai Suami, Di Nikahi Tuan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / CEO
Popularitas:15.1k
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Dilara di cerai oleh Kevin karena wanita yang di cintai Kevin kembali.

Setelahnya Dilara melamar menjadi seorang baby sitter, dan di terima pada salah satu keluarga kaya. Dilara memang seorang sarjana, namun dia butuh pergi cepat dari rumah Kevin dan juga butuh tempat tinggal baru. intinya dia ingin lepas dari Kevin dan memulai hidup barunya.

namun, ternyata di rumah itu ada seorang tuan muda bernama Elian yang selalu membuat Dilara kesal dengan sikap dinginnya. lalu apakah pada akhirnya mereka akan saling suka? apa keluarganya akan setuju dengan hubungan mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dilara 17

Namun, di sudut kota yang lain, malam tak mengizinkan Kevin menikmati ketenangan yang sama.

Lampu gantung di ruang tamu rumah Kevin berpendar redup. Di atas sofa, Asha duduk meringkuk, jemarinya terus meremas tisu basah yang sudah hancur. Wajahnya yang biasa dipoles sempurna kini sembab oleh air mata.

"Kev..." panggil Asha lirih, suaranya bergetar memecah kesunyian.

"Kamu dari tadi cuma bolak-balik pegang ponsel. Kamu... kamu masih mikirin Dilara? Kenapa kamu tidak menghargai aku? Toh dia itu juga bukan istri kamu lagi. Dia sudah kamu talak, lebih baik sekarang fokus dengan perceraian kamu dan persiapan pernikahan kita..."

Kevin menghentikan langkahnya di tengah ruangan. Rambutnya berantakan, dua kancing teratas kemejanya sudah terbuka. Rasa bersalah menghimpit dadanya dari dua arah berbeda, penyesalan mendalam pada Dilara yang melangkah pergi, serta rasa tanggung jawab pada Asha yang terlanjur melepaskan segalanya demi dirinya.

"Asha, tolong," bisik Kevin parau, memijat pelipisnya.

"Pikiranku mau pecah. Ibu tadi telepon sambil menangis, Papa marah besar... Dilara benar-benar hilang tanpa jejak. Bagaimana aku bisa tenang?"

Asha bangkit berdiri, matanya menatap Kevin dengan binar keputusasaan. "Lalu aku bagaimana, Kevin?! Aku di sini! Aku meninggalkan karierku di luar negeri dan kembali untukmu! Kamu yang bilang pernikahanmu dengan Dilara cuma formalitas tanpa cinta! Kenapa sekarang setelah dia pergi, seolah-olah aku yang jadi penjahat di mata keluargamu... dan di matamu?"

"Aku tidak pernah menganggapmu penjahat, Asha!" potong Kevin tegas, namun nada suaranya goyah. Ia melangkah mendekat, memegang kedua bahu Asha seraya menatap mata wanita itu dengan sorot bersalah.

"Tapi cara kita salah... Aku menyakiti wanita yang sama sekali tidak punya salah padaku, pada kita. Tolong beri aku waktu, Asha. Aku harus memastikan Dilara aman. Hanya itu satu-satunya agar aku tak terlalu merasa bersalah kepada Dilara..."

"Kamu mau cari dia?" tangis Asha kembali pecah, tangannya meremas lengan kemeja Kevin.

"Kalau kamu temukan dia, kamu mau tinggalkan aku dan kembali lagi pada dia?"

Kevin membisu. Ia tak bisa memberikan jawaban yang diinginkan Asha. Dengan helaan napas berat, Kevin melepaskan pegangan tangannya di bahu Asha pelan-pelan.

"Aku antar pulang ya. Kamu butuh istirahat. Jangan sampai kamu sakit dan membuat kedua orang tua kamu khawatir lagi..."

"Baiklah! Tapi kamu harus janji tak akan pernah kembali pada wanita itu kalau kamu tahu dimana dia... Kamu harus segera nikah sama aku!"

Kevin tidak menjawab ucapan Asha. Dia menarik tangan Asha lembut ke dalam mobil dan mengantarkan ke rumahnya. Sedangkan Kevin langsung pamit dan tidak mampir. Tiga puluh menit kemudian, deru mesin mobil Kevin berhenti di depan sebuah rumah minimalis di kawasan Jakarta Selatan. Tanpa ragu, ia melangkah cepat dan mengetuk pintu kayu itu secara beruntun.

TOOOKKK

TOOOKKK

"Nisa! Nisa, buka pintunya!" panggil Kevin setengah berteriak.

Tak lama, pintu terbuka. Nisa, sahabat karib Dilara sejak bangku kuliah berdiri di ambang pintu. Mengenakan kaos santai dan celana panjang, wajah Nisa yang semula biasa saja seketika berubah kaku dan dingin saat menyadari siapa yang berdiri di depannya. Rasa kesal dan kecewa kepada pria yang sudah membuat sahabatnya sakit hati. Bahkan Nisa tahu seberapa besar perjuangan dan juga pengorbanan Dilara dalam pernikahan dingin mereka. Bahkan di saat Kevin meminta bercerai karena wanita yang di cintainya kembali, Dilara tak memperbolehkannya untuk mengumpat Kevin.

"Mau apa kamu ke sini, Vin?" tanya Nisa tanpa nada ramah sedikit pun, tangannya bersedekap di dada.

"Nisa, tolong... aku mohon," suara Kevin melunak, matanya memancarkan rasa frustrasi yang mendalam.

"Kasih tahu aku Dilara ada di mana. Dia tidak bisa dihubungi sama sekali. Nomor aku di blok... Tolong, Nis, aku tahu kamu pasti tahu dia di mana."

Nisa menyunggingkan senyum sinis yang menyakitkan. "Oh, sekarang kamu kelabakan cari Dilara?"

"Mau apa lagi sih kamu cari Dilara, Vin? Bukannya kamu sudah dengan amat jelas ingin bercerai dari dia, demi wanita yang kamu cintai. Bahkan kamu juga dengan sadar sudah menjatuhkan talak pada Dilara. Jadi kamu maunya apa lagi?"

"Nis, ini tidak seperti yang kamu bayangkan!" sela Kevin cepat, mengambil langkah maju.

"Ada banyak hal yang rumit antara aku, Dilara, dan Asha. Keputusanku malam itu terburu-buru, aku lepas kendali! Aku cuma mau bicara sama Dilara secara baik-baik. Aku mau minta maaf!"

"Minta maaf?" Nisa tertawa sumbang, menatap Kevin dengan tatapan tajam yang penuh amarah.

"Kamu pikir maaf bisa menyembuhkan hati yang kamu hancurkan berantakan, Vin? Dilara itu kurang apa? Satu tahun dia melayani kamu, sabar menghadapi dinginnya kamu, mengalah demi bayang-bayang masa lalumu! Dan begitu wanita itu kembali, kamu buang Dilara begitu saja? Apa kurangnya dia sebagai wanita dan istrumu? Bahkan Dilara jauh segalanya di bandingkan dengan cintamu itu. Tapi mau gimana ya, kalau kata Dilara, cinta tak bisa di paksa yang penting sudah berusaha memberikan yang terbaik,"

"Aku tahu aku salah, Nisa!" bentak Kevin frustrasi, air mata penyesalan akhirnya menetes di pipinya.

"Aku tahu aku brengsek! Tapi tolong... setidaknya biarkan aku memastikan dia tinggal di tempat yang aman. Ibu sampai sakit mikirin Dilara. Aku mohon, Nis..."

Nisa menatap Kevin yang kini tertunduk dengan dada kempas-kempis. Rasa iba sempat terlintas tipis, namun bayangan penderitaan Dilara jauh lebih besar.

"Aku tidak akan pernah kasih tahu kamu di mana Dilara berada," tegas Nisa dengan suara pelan namun menancap kuat.

"Dilara sudah ikhlas. Dia sedang berusaha menata hidupnya kembali dari nol, tanpa bayang-bayang kamu dan wanita itu. Kalau kamu memang punya sedikit saja rasa kemanusiaan tersisa, berhenti cari dia. Biarkan dia tenang."

"Nisa, tolonglah..."

"Pulang, Kevin!" potong Nisa keras seraya menunjuk ke arah jalan.

"Kembali ke wanita pilihanmu itu. Jangan jadi laki-laki egois yang mau menguasai semuanya tapi menyakiti semua orang. Pergi sebelum aku panggil sekuriti!"

BLLLAM!

Nisa memutus percakapan dengan membanting pintu tepat di depan wajah Kevin.

Kevin terpaku di depan pintu yang tertutup rapat. Ia menyandarkan keningnya pada permukaan kayu yang dingin, memejamkan mata rapat-rapat saat penyesalan yang terlambat kini balik mencengkeram dadanya tanpa ampun. Entah apa yang sebenarnya dia rasakan. Hanya saja dia merasa kehilangan Dilara. Apalagi Dilara pergi tanpa membawa apapun darinya. Dia khawatir kalau Dilara di luar sana bertemu dengan orang jahat.

1
𝐃ITA💋𝐀𝐍𝐍𝐈𝐕⑤🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
ditunggu kelanjutan nya kak❣️
𝐃ITA💋𝐀𝐍𝐍𝐈𝐕⑤🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
udah aku kasi 10 ☕☕☕ ya kak😎
Rarik Srihastuty
batalin aja dah Kevin, kamu menduda aja.mungjin suatu saat km dapat jodoh lain dari author. daripada nikah sama asha makan hati, lebih baik kamu larut dalam penyesalan dan memperbaiki diri menjadi lebih baik
nely_48
ak loh curiga klau Asha lg hamidun, makanya maksa kevin untuk cpet² menikahinya, trs soal mahar yg fantastis itu adalah langkah aman untuk nguras habis harta kevin
nely_48
jantungan ga tuh s kevin pas baca daftar mahar yg d minta ibu nya Asha,,, lagian calon ibu mertua searogan itu main bentak n nekan kevin,, tah kev km mikir lah d situ,, ortu kandung km az menyayangi km dgn tulus n ga pernah berkata kasar apalagi nada tinggi loh,,, gila az kevin mau masuk k keluarga toxic
Ambu Rinddiany Thea
belum apa2 udh d teror kaya ma depkolektor s kevin mah , apalagi ntar udh nikah amsiong ga tuh
Lee Mba Young
semoga ortu Kevin lbih Tegas lagi. cabut saja semua fasilitas kl mau nikah megah suruh usaha sendiri tanpa bantuan ortu nya. yakin Asha masih mau 🤣.
Oma Gavin
semoga ortu nya Kevin menolak punya menantu asha dan pernikahan batal cabut semua fasilitas dan jabatan di perusahaan aku jamin asha kabor setelah tau kevin kere
Fitria Syafei
rasaiin kau Kevin mentok kesana kemari . pilih ntuh si ratu lebah Asha yg lebih menarik dari Dilara 😏 KK cantik kereen 😍 terimakasih 😍
Talnis Marsy
Kevin ....KLO kamu sampai nurutin Asha..otak kamu kemakan ayam bearti....
ryuka
kevin kevin.. kamu bodoh bgt sih klo masih mau lanjutt
Oma Gavin
rasakan kamu kevin cuma diporotin asha saja sama keluarga nya semoga ortu mu menolak mentah" dan pernikahan batal terbongkar manipulasi asha tentang sakitnya
Mundri Astuti
oi Kevin blegug...dah liat kan babang tamvan elian...calonnya dilara tuh kerennn kan 😄.

nikmatin harimu sama lampir pilihanmu 😛
nely_48
turuti az sih kev apa yg d inginkan Asha, kan semua jg keinginan mu mau bahagia bersama Asha mu itu
nely_48
thank's elian km udh melindungi n membela dilara d depan mata kevin
Fitria Syafei
hadeh Kevin..Kevin...ngaca..deh terlambat tauu dan kemana ajee baru nyadar kalau Dirara jauh berbeda dari nenek sihir ntuh 😏 KK cantik mantaf 🥰 terimakasih 🥰
Masha 235
harusnya jgn adik prempuan Thor...saudara prempuan gt,itu bisa merujuk adik/KK prempuan..
𝐃ITA💋𝐀𝐍𝐍𝐈𝐕⑤🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
Udah aku kopi manis ☕ kak.. 😎
❥␠⃝ ͭ🍁Amalia💋❣️
nama nya kebalik balik kak
Ambu Rinddiany Thea
aneh pikiran s kevin mah nyasar kamana karep , tau klo liat s elian ganteng membahanaaaaa hahhahaha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!