Indonesia
NovelToon NovelToon
Istriku CEO Terkaya: Pengawal Rahasia Sang Ratu

Istriku CEO Terkaya: Pengawal Rahasia Sang Ratu

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / CEO
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: aldolado

Maya Maheswari adalah CEO muda, anggun, dan dingin yang memimpin konglomerat terbesar di Indonesia. Sementara Leo, suami yang dinikahinya lewat perjanjian kontrak, hanyalah mantan prajurit berpenampilan santai yang bekerja sebagai pengawal pribadinya. Dianggap sebelah mata oleh keluarga besar Maheswari, Leo selalu diam dan berdiri tegap satu langkah di belakang sang istri.

Namun, di balik sikap tenangnya, Leo menyimpan identitas rahasia sebagai pendiri jaringan keamanan dan intelijen global yang memegang kendali atas data rahasia para elite dunia. Saat intrik pengkhianatan dari dalam perusahaan mulai mengancam nyawa dan takhta Maya, Leo perlahan membuka topengnya. Demi melindungi wanita yang dicintainya, sang pengawal siap mematahkan setiap konspirasi membuktikan pada dunia siapa penguasa sebenarnya di balik bayangan Sang Ratu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aldolado, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

lanjut bab 18

Kehangatan dari genggaman tangan Leo bertolak belakang dengan situasi kritis yang sedang mereka hadapi. Maya menatap jemari suaminya yang melingkupi jarinya dengan begitu protektif. Di tengah ancaman hilangnya aset bernilai triliunan rupiah, sentuhan singkat itu bertindak bagaikan penambat yang menahan kepanikannya agar tidak meluap.

Lalu apa rencana kita?" tanya Maya, suaranya kini kembali membaja meski deru dadanya belum sepenuhnya mereda. "Kita tidak bisa membiarkan mereka membawa pergi drive penyimpanan itu."

Rencananya sederhana," jawab Leo seraya melepaskan genggaman tangannya pelan-pelan. Ia meraih sebuah sarung tangan taktis berbahan kevlar dari bawah jok pengemudi dan mengenakannya dengan cepat. "Saya akan menghentikan proses pemindahan itu dari dalam. Tim saya sudah menutup jalur keluar kompleks dari sisi utara dan selatan."

Maya membelalakkan mata saat menyadari implikasi dari perkataan suaminya. "Kamu mau masuk ke sana sendirian?! Ada empat pria bersenjata di dalam, Leo!"

Leo menoleh, membalas tatapan cemas Maya dengan sebuah senyuman tipis yang sangat tenang sebuah ekspresi percaya diri yang hanya dimiliki oleh seorang profesional tingkat tinggi.

"Mereka hanya tentara sewaan yang bekerja demi uang harian, Maya," sahut Leo halus, suaranya begitu meyakinkan. "Sementara saya bertarung untuk memastikan istri saya bisa pulang dengan selamat dan membawa kembali haknya. Ada perbedaan besar dalam tingkat dedikasi di sana."

Maya mengatupkan bibirnya rapat-rapat. Logika CEO-nya menyuruhnya untuk bertindak rasional dan menunggu bantuan resmi, tetapi nalurinya serta jejak kehebatan Leo yang ia saksikan sendiri di basement Maheswari Tower memintanya untuk mempercayai pria di sampingnya ini sepenuhnya.

Leo meraih sebuah tombol di konsol tengah SUV. KLIK. Suara penguncian sistemik bergema di dalam kabin.

Dengar instruksi saya, Maya," kata Leo seraya menatap lurus ke dalam iris kecokelatan istrinya. "Mobil ini dilapisi pelindung balistik tingkat empat. Kaca dan bodinya sanggup menahan tembakan kaliber berat. Tetap berada di kursi ini, jangan buka pintu untuk siapa pun sampai saya sendiri yang mengetuk kaca jendela ini."

Leo..." Maya memanggil pelan, jemarinya secara refleks meraih ujung lengan kemeja putih Leo yang tergulung. Ada rasa takut asing yang merayapi dadanya bukan takut akan keselamatan dirinya sendiri, melainkan takut terjadi sesuatu pada pria yang kini menjadi pelindungnya.

Leo menghentikan pergerakannya. Ia menatap tangan Maya yang menahan lengannya, lalu beralih menatap wajah cantik istrinya yang memancarkan rasa khawatir yang tulus. Sorot mata Leo melunak seketika.

Saya akan kembali dalam waktu kurang dari lima belas menit," bisik Leo rendah namun sarat akan janji. "Tugas Sang Ratu adalah menunggu di dalam benteng, sementara sang pengawal meratakan ancaman di luar."

Dengan satu gerakan lembut namun pasti, Leo melepaskan cengkeraman tangan Maya, membukakan pintu pengemudi, lalu melangkah keluar ke udara hangat Cikarang yang menyengat. Pintu SUV tertutup kembali dengan dentuman tebal yang kedap suara.

Dari balik kaca gelap kendaraan taktis tersebut, Maya menyaksikan transformasi suaminya secara utuh.

Aura hangat yang baru saja diperlihatkan Leo di dalam mobil menguap tanpa bekas. Pria itu bergerak menembus semak-semak di balik naungan pohon dengan kelincahan yang rasanya mustahil dimiliki oleh tubuh berotot tegap seperti miliknya. Tanpa menimbulkan suara gesekan daun sedikit pun, Leo mendekati dinding beton setinggi tiga meter yang membatasi area belakang fasilitas riset.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!