Indonesia
NovelToon NovelToon
Dua Pewaris Rahasia Keluarga Vasillo

Dua Pewaris Rahasia Keluarga Vasillo

Status: tamat
Genre:Mafia / Anak Genius / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:5M
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

🏆🥇 Juara 1, Yaww 2026 Periode 1, Kategori 2 💞 dan Juara Tema Kreatif.



Tasya tidak pernah memilih takdirnya. Dijual oleh keluarga pamannya demi menyelamatkan perusahaan yang hampir bangkrut, ia melarikan diri dari sebuah kamar hotel mewah, tanpa tahu bahwa pria asing yang ia tinggalkan malam itu adalah Alex Roman Vasillo, pewaris keluarga mafia paling berkuasa di Jerman.

Tujuh tahun berlalu, setelah dia melarikan diri dari Berlin menuju Indonesia, tanah kelahiran Kakeknya.

Tasya hidup tenang di Indonesia bersama dua anak kembarnya, Kenzo dan Kenzi, yang tak pernah tahu siapa ayah mereka sebenarnya.

Sampai suatu hari, di sebuah rumah sakit ternama di Jakarta yang berada di bawah naungan keluarga Vasillo, seorang bocah enam tahun dengan percaya diri memanggil seorang pria berjas mahal, pria itu Alex Roman Vasillo.

“Daddy!”

"Hah?!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 19

Suasana lobi rumah sakit cukup ramai.

Beberapa pasien sedang mengantri di resepsionis, perawat berlalu-lalang, dan suara langkah kaki bergema pelan di lantai marmer yang mengkilap.

Di antara keramaian itu, Tasya terlihat mendorong kursi roda kakeknya menuju pintu keluar. Di pangkuan kakeknya ada tas kecil berisi obat-obatan.

Sementara, di tangan Tasya sendiri terdapat sebuah tas kecil berisi pakaian dan barang-barang pribadi.

Di belakang mereka, Kenzo dan Kenzi berjalan berdampingan. Kenzi terlihat ceria karena akhirnya boleh pulang, sementara Kenzo berjalan lebih tenang dengan mata yang terus mengamati sekitar. Tetapi, langkah Tasya tiba-tiba terhenti. Beberapa pria berbadan tegap berpakaian hitam berdiri menghadang mereka di tengah lobi.

Wajah mereka dingin dan Tasya langsung mengenali mereka. Di antara mereka berdiri Mario, pria itu melangkah sedikit ke depan.

“Nona Tasya,” sapanya dengan nada sopan.

Tasya menatapnya tajam.

“Ada apa lagi?”

Mario menarik napas sebentar sebelum menjawab.

“Saya datang karena perintah Tuan Alex.”

Tasya langsung mengernyit, Mario melanjutkan dengan hati-hati,

“Tuan Alex meminta saya membawa Kenzo dan Kenzi.”

“Ke mana?” tanya Tasya dingin.

“Ke tempat beliau.”

Kalimat itu membuat wajah Tasya langsung berubah.

“Apa?” Nada suaranya meninggi.

“Tidak!” Jawaban itu keluar tanpa ragu.

“Nona Tasya—” Mario mencoba menjelaskan.

Tetapi, Tasya sudah lebih dulu memotong.

“Tidak ada hubungan apa pun lagi antara saya dan Tuan Alex!” Suara Tasya terdengar keras di tengah lobi.

Beberapa orang bahkan mulai menoleh melihat mereka.

“Urusan kami sudah selesai!” Tasya menarik kedua anaknya mendekat ke sisinya.

“Jadi jangan ganggu anak-anak saya lagi!”

Tatapan matanya tajam penuh amarah, Mario terlihat sedikit serba salah.

“Nona Tasya, tolong mengerti. Saya hanya menjalankan perintah—”

“Perintah?” Tasya tertawa kecil namun sinis.

“Perintah macam apa ini?" Ia menunjuk kedua anaknya.

“Ini anak-anak saya. Tuan Alex tidak punya hak apapun atas mereka.”

Kenzo berdiri di depan ibunya sekarang. Tatapannya tajam menatap Mario dan para pengawal di sekitarnya. Sementara, Kenzi menggenggam tangan ibunya dengan bingung. Kakek Tasya yang duduk di kursi roda juga terlihat gelisah melihat situasi itu.

“Tasya…” gumam pria tua itu pelan, Tasya tidak mundur sedikit pun. Ia menatap Mario dengan tegas.

“Saya sudah cukup sabar kemarin, sekarang tolong minggir. Biarkan kami pergi!"

Mario terdiam beberapa detik, tatapannya terlihat berat. Ia tahu situasi ini akan menjadi sulit. Ia juga tahu Tasya bukan wanita yang mudah dipaksa.

Di ujung lobi rumah sakit, pintu lift perlahan terbuka. Suasana di lobi rumah sakit yang tadinya ramai tiba-tiba berubah tegang.

Beberapa pengawal Alex mulai melangkah mendekat. Tasya langsung berdiri di depan kedua anaknya. Tangannya terbentang lebar menghalangi mereka.

“Berhenti!” Suara Tasya menggema keras di dalam lobi.

“Kalian tidak bisa membawa anak-anakku!”

Beberapa orang yang berada di sekitar langsung berhenti dan menoleh ke arah mereka. Namun, para pengawal itu tetap bergerak maju. Kenzo langsung berdiri di depan Kenzi.

Ia meraih tangan adiknya erat.

“Kami tidak mau ikut kalian,” kata Kenzo dingin.

Kenzi juga menggeleng cepat.

“Aku mau ikut Mommy!”

Sementara itu Tasya masih berdiri menghalangi para pengawal, tatapannya penuh kemarahan. Mario yang melihat situasi semakin memanas akhirnya maju selangkah.

“Nona Tasya, dengarkan dulu.”

Namun, Tasya langsung memotong.

“Tidak ada yang perlu didengar! Pergi dari sini!”

Mario menarik napas panjang, dia tahu ini akan terjadi. Akhirnya, ia berkata dengan suara lebih serius.

“Tuan Alex menginginkan mereka.”

Tasya menatapnya tajam. “Untuk apa?”

Mario ragu sebentar tetapi akhirnya ia mengatakan kebenarannya.

“Karena mereka adalah anak-anaknya.” Kalimat itu membuat waktu seolah berhenti.

Wajah Tasya langsung pucat.

“A… apa?” Matanya melebar tidak percaya.

Namun, di sampingnya Kenzo justru tidak terlihat terlalu terkejut. Bocah itu hanya menyempitkan matanya sedikit. Seolah sesuatu yang ia duga akhirnya benar. Dalam pikirannya ia langsung mengingat kejadian kemarin. Saat Kenzi dirawat di rumah sakit. Saat Alex berbicara dengan dokter. Saat mereka berpisah sebentar. Kenzo menggertakkan giginya pelan.

'Jadi benar … Dia melakukan tes DNA.'

Sementara Tasya masih berdiri kaku.

“Itu tidak mungkin…” gumamnya. Namun, Mario tidak menjawab lagi. Beberapa pengawal mulai maju.

“Tuan Alex memerintahkan kami membawa mereka.”

Tasya langsung tersadar dari keterkejutannya. Ia berdiri lebih tegak di depan kedua anaknya.

“Jangan sentuh mereka!” Suara Tasya bergetar namun penuh keberanian.

“Tidak ada yang boleh membawa anak-anak saya!”

Namun, para pengawal tetap mencoba mendekat. Salah satu dari mereka bahkan mencoba menarik Kenzi. Tasya langsung menepis tangan pria itu.

“Jangan berani menyentuh anak saya!” Ia berusaha mendorong mereka menjauh.

Kenzo juga menarik Kenzi mundur ke belakang ibunya.

“Kami tidak akan ikut kalian!” katanya tegas.

Kenzi mulai terlihat ketakutan, dia memeluk lengan ibunya erat.

“Mommy…”

Namun, para pengawal itu tetap mencoba memaksa maju. Tasya terus berusaha menghalangi mereka. Ia berdiri seperti tembok di depan anak-anaknya. Sementara Mario yang melihat semua itu mulai merasa situasi benar-benar di luar kendali. Dan di saat keributan itu semakin menarik perhatian orang-orang di lobi. Sebuah suara dingin tiba-tiba terdengar dari belakang mereka.

“Cukup!”

1
frida
good job Thor terus lah berkarya
echa purin
👍
Ari Sawitri
bukannya sdh 9bulan ya di bab sebelumnya kok prematur ?🤔🤔
Ari Sawitri
team keamanan tp bukan buat istri dan anak anaknya. begitu kejadian br ada team keamanan. ini orang kaya bener bukan sebenarnya 🤔🤭😅
Sri Wulandari
akhirnya karma sdh menantimu kini giliran qm & istrimu yg akan menanggung smua perbuatan mu d masa lalu Arlond siap² sj qm mendapatkan hukuman yg setimpal dg apa yg telah qm lakukan pd kakakmu sendiri Arland
Sri Wulandari
gara² ingin hidup lebih baik qm rela kehilangan cinta pertama mu & menikah dg Merlin & qm lebih memilih mencintainya dlm diam tp lihat sprti apa hidupmu skrng hanya d manfaatkan sj sm klrg istrimu bahkan anak yg d kandung istrimu bkn anakmu & keserakahan tlh menghancurkan hidup kalian smua
Sri Wulandari
senjata makan tuan karma lngsng d byr lewat putri mu dulu qm membunuh Arlan & istrinya skrng qm akan mengulangi lg perbuatan kalian itu & putrimu & calon bayinya jg merasakan akibat dr k jahatan kalian bahkan akibatnya bakal lebih fatal
Sri Wulandari
knp qm g mencoba mencari tau apa yg sbnrnya terjadi dg klrg mu Tasya karna smua saling berhubungan termasuk tentang k matian k dua orang tuamu jg dendam 2klrg hingga saat ini
Sri Wulandari
harusnya qm jg curiga & waspada dg sikap Arlond kakek Rockhi karna selama ini dia yg sllu berusaha keras menyakiti Tasya siapa tau dia jg terlibat dg Jessy
Sri Wulandari
semakin qm berusaha menjauhkan Alex dr Tasya hubungan mereka akan semakin dlm & terikat... Jessy
Sri Wulandari
harusnya kakek buyut takut dg keturunannya yg ini mereka bs sj menghancur perusahaan mu jg bs menstabilkan kembal begitu jg dg mommynya
Sri Wulandari
menghadapi orang sprti tuan Vasillo qm mmng harus bersikap tegas & berani klu tdk qm akan d tindas & d remehkan apalagi dendam antara klrg kalian yg blm bs d lupakan oleh sm² k dua klrg & qm skrng ibaratnya masuk k sarang harimau kembali g bs maju pun mati
Sri Wulandari
kasian Tasya g punya tempat yg aman utknya & twins....kakek Vasillo bs menerima twins tp tdk dg Tasya apalagi klu tau Tasya cucu kakek Rockhi
Sri Wulandari
seandainya dr awal kakek Rockhi mau menceritakan smua sm Tasya pasti g akan ada k salah pahaman sprti ini sedangkan Arlond dia sprti kompor meleduk yg siap membakar apa sj supaya smua lebih membara
Sri Wulandari
Alex sdh menduga klu kakek Rockhi pasti tdk akan tinggal diam membiarkan cucunya Tasya menikah dgnya....
mslh Alex semakin rumit yg satu perjodohan yg d tentukan kakek Vasillo yg satu pernikahannya dg Tasya akan d pisahkan oleh kakek Rockhi d tambah k datangan Arlond yg akan membawa mslh buat Tasya & twins😔
Sri Wulandari
kakek Vasilo datang makanya Tasya & twins d pulangkan k rumah kakek Rocki tp d sana justru tdk aman ada pamannya yg jahat dtng utk bls dendam smoga Alex bs melindungi Tasya & twins dr pamannya yg jahat & serakah itu....
klu kakek Vasilo aq rasa g akan mslh dg kehadiran Tasya & twins mungkin dia akan sangat bahagia karna ternyata dia memiliki 2 penerus .... marahnya mungkin hanya sementara karna penerusnya itu ternyata msh k turunan musuh bebuyutannya jd rumit tp.... kedatangan Arlond mungkin akan membuka rahasia penyebab dendam antara 2 klrg Vasilo & kakek Rockhi
Sri Wulandari
untung Tasya & twins sdh pindah k rumahnya Alex klu tdk dia pasti ketakutan lg melihat kedatangan pamannya yg hampir menjualnya dulu waktu d Berlin
Sri Wulandari
membuka hati utk daddy twins beri dia kesempatan sebenarnya Alex tdk sejahat seperti yg qm pikirkan dia hanya sedikit sombong & keras kepala sm sprti Kenzo....Alex bersikap keras karna dia punya banyak musuh yg siap menghancurkannya kpn sj makanya hidupnya g suka d usik siapapun apalagi dia pernah mengalami trauma kehilangan orang tua sprti qm makanya instingnya utk melindungi diri & klrg sangat kuat
Sri Wulandari
qm khan seorang peretas Tasya harusnya qm bs melacak Dion lewat perangkat elektronik yg dia gunakan atau melacak keberadaan mobilnya atau apalah yg bs d lacak lewat internet....lha ini qm sprti kehilangan kecerdasan mu....panik boleh tp bodoh jngn😔
Sri Wulandari
apakah itu suara Dion 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!