Indonesia
NovelToon NovelToon
SISTEM PIJATAN PENAKLUK RATU IBLIS

SISTEM PIJATAN PENAKLUK RATU IBLIS

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Penyelamat / Romansa Fantasi
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: Cherlly

Setelah dipecat secara tidak hormat dari istana akibat fitnah keji, Arya harus menghadapi kenyataan pahit sebagai tukang pijit yang kehilangan mata pencaharian utamanya. Namun, nasibnya berputar drastis saat ia tak sengaja menemukan seorang wanita dengan luka parah di tengah hutan gelap yang ternyata adalah Vanya, sang Ratu Iblis paling ditakuti. Sentuhan pijatan pertamanya pada tubuh wanita itu bukan hanya menahan pendarahan, melainkan memicu aktifnya Sistem Pijatan Penakluk Ratu Iblis yang mengubah hubungan mereka dari mangsa dan predator menjadi ikatan absurd penuh intrik di tengah kejaran pasukan kerajaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cherlly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 19

Tap... tap... tap...

Suara derap sepatu bot mereka menggema di jalan setapak yang mulai memasuki wilayah perbatasan kerajaan sebelah.

Arya berjalan di samping Vanya sambil merapikan tas usang yang tersampir di pundaknya.

"Sebentar lagi kita akan sampai di pos pemeriksaan perbatasan, jadi pasang ekspresi biasa saja," bisik Arya mengingatkan.

Vanya mendengus dingin dengan wajah ditutupi kain tudung jubah kumuh berwarna gelap.

"Kenapa aku harus menutupi wajahku seperti buronan rendahan begini?" protes Vanya kesal.

"Karena kalau wajah ratu iblis yang cantik dan menyeramkan ini kelihatan, kita berdua langsung jadi target panah prajurit," jawab Arya santai.

Vanya mendelik tajam ke arah Arya meskipun wajahnya tertutup kain penutup.

"Awas ya, kalau penyamaran ini gagal, kuremukkan kepala mu," ancam Vanya pelan.

Mereka berdua terus melangkah mendekati pos pemeriksaan perbatasan yang dijaga ketat oleh puluhan prajurit bersenjata tombak.

Suasana di gerbang perbatasan tampak sangat sibuk dengan antrean panjang para pedagang dan pelintas jalan.

"Setiap orang harus menunjukkan surat izin melintas!" teriak komandan penjaga gerbang dengan suara menggelegar.

Arya menelan ludahnya mentah-mentah saat melihat pemeriksaan barang bawaan yang dilakukan sangat teliti.

"Gawat, kita tidak punya surat izin melintas sama sekali," bisik Arya cemas.

Vanya menyeringai kecil di balik jubahnya, bersiap mengangkat tangan untuk menghancurkan pos penjagaan itu.

"Sudah kubilang, lebih baik kita ratakan saja tempat ini daripada mengantre seperti orang bodoh," usul Vanya berbahaya.

"Jangan gila, kalau kamu ngamuk di sini, seluruh pasukan perbatasan bakal datang mengepung kita," cegah Arya cepat.

[Peringatan Sistem: Deteksi pos pemeriksaan militer di depan.]

[Gunakan skill baru Host: Pijatan Anti-Deteksi untuk mengaburkan aura dan lolos tanpa curiga.]

Suara dengungan khas sistem itu mendadak berputar kencang di dalam kepala Arya.

"Oh iya, aku kan baru dapat skill baru dari sistem kemarin," batin Arya teringat.

Arya langsung berhenti sejenak lalu memegang pundak Vanya dengan sigap.

"Hei, apa yang kamu lakukan di tengah antrean ini?!" kaget Vanya protes saat Arya menyentuhnya.

"Diam sebentar, aku mau aktifkan skill pijatan anti-deteksi supaya kita nggak kelihatan mencurigakan," jawab Arya fokus.

Arya menyalurkan energi sistem melalui telapak tangannya ke titik saraf di bahu Vanya.

Sss... shh...

Cahaya biru samar menyelimuti tubuh mereka berdua dalam sekejap mata.

[Skill Pijatan Anti-Deteksi berhasil diaktifkan!]

[Kehadiran Host dan Target kini tersamarkan dari pandangan mata biasa dan sensor sihir.]

Suara dengungan sistem itu berhenti seiring munculnya sensasi ringan di tubuh mereka.

Vanya mengerjap kaget saat merasakan aura iblisnya tertutup rapat tanpa sisa sama sekali.

"Aura ku... mendadak lenyap begitu saja? Mantra sihir apa yang kamu gunakan?" tanya Vanya takjub.

"Itu rahasia dapur tukang pijit keliling," jawab Arya tersenyum bangga.

Mereka kembali melangkah maju mengikuti antrean pelintas jalan yang hendak diperiksa prajurit.

Giliran mereka berdua tiba di hadapan komandan penjaga pos gerbang.

"Mana surat izin melintas kalian?!" bentak prajurit penjaga galak.

Arya tersenyum ramah tanpa menunjukkan rasa takut sedikit pun di wajahnya.

"Maaf, Komandan, surat izin kami tertinggal di gerobak barang depan," ucap Arya berbohong dengan tenang.

Prajurit penjaga itu menatap Arya dan Vanya dari atas sampai bawah dengan kening berkerut.

Namun berkat skill sistem, pandangan prajurit itu seolah kabur dan mengabaikan kehadiran mereka berdua begitu saja.

"Ah, sudahlah, cepat lewat sana, jangan menghalangi antrean orang lain!" usir prajurit itu melambaikan tangan.

Arya menghela napas panjang dalam hati, merasa bebannya terangkat separuh.

"Silakan lewat, Yang Mulia Ratu," bisik Arya mengejek kecil pada Vanya.

Vanya mendengus pelan, lalu melangkah melewati gerbang perbatasan dengan anggun.

Mereka akhirnya berhasil melangkah masuk ke wilayah kerajaan sebelah tanpa hambatan berarti.

"Tidak kusangka trik rendahan itu benar-benar berhasil melewati pos militer," puji Vanya setengah mengakui.

"Jangan sebut itu trik rendahan, itu adalah keahlian profesional seorang tukang pijit bersistem," balas Arya bangkang.

Mereka berjalan menyusuri jalanan kota perbatasan yang ramai dengan berbagai macam aktivitas warga asing.

Suasana kota baru itu terasa sangat berbeda dari wilayah kerajaan asal mereka sebelumnya.

Gedung-gedung bergaya klasik berdiri megah di sepanjang jalan utama yang bersih dan tertata rapi.

"Kita mau cari tempat tinggal di sebelah mana di kota besar ini?" tanya Vanya mengamati sekitar.

"Kita cari penginapan murah di sudut kota, lalu menyamar sebagai warga biasa," jawab Arya tegas.

Vanya melipat tangannya di balik jubah, mengikuti langkah kaki Arya tanpa banyak protes lagi.

"Baiklah, tapi kalau penginapannya kotor seperti kontrakan kemarin, aku bakal bakar tempat itu," ancam Vanya dingin.

Arya tertawa kecil mendengar ancaman setengah serius dari sang Ratu Iblis.

Mereka terus melangkah menembus keramaian kota perbatasan, memulai babak baru pelarian mereka.

1
gofur
mantap kaka karya kamu🥰
Anton barly
💟💟💟💟
Shinta geol
🥰🥰🥰🥰🥰
nurul khusna
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘
Antoni gergio
💞💓💗💖💝
samuel df
😍🤩🤩🤩🤩
Jangkar pion
iblis yg cantik😘
yudi permana
🌟🌟🌟🌟🌟🌟
nabila
🤩🌹😘😍🥰
putri andini
😍🥰
asyifa fauziah
🌹😘🥰😘
setiawan
pijatan yang mematikan sang ratu
yani
keren kaka semangat berkarya🥰
sasa
💞💕💞💞💞💞💞
fitri
🥰😘🥰😘🥰🤩🤩
pricilia
🌹🌹🌹🌹🌹
Angel
🌟🥳🤠
clara
hebatkaka
Yono Haryono
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!