Indonesia
NovelToon NovelToon
Sistem Om Level Dewa

Sistem Om Level Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:6.7k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Hidup tenang Bayu sebagai karyawan sekaligus selebgram hancur seketika saat ia harus mengasuh enam keponakan perempuannya yang super aktif. Namun, kemunculan "Sistem Om Level Dewa" mengubah segalanya dengan menjanjikan kekayaan tak terbatas asalkan ia berhasil membuat para keponakannya bahagia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

Brumm.

Mobil Alphard putih melaju memasuki halaman luas mansion Pondok Indah saat langit mulai gelap.

Bayu sengaja memarkir mobilnya sedikit jauh dari pintu utama agar bisa menikmati udara malam.

Langkah kakinya terasa sangat ringan dan wajahnya tidak berhenti menyunggingkan senyuman.

"Negosiasi hari ini benar-benar luar biasa berkat bantuan Alya."

"Klien pertama sudah di tangan dan nilai kontraknya melampaui target awalku."

Cklek.

Bayu membuka pintu utama mansion dan langsung disambut oleh udara sejuk dari pendingin ruangan.

"Om Bayu sudah pulang!" teriak Rara yang sedang menonton televisi raksasa di ruang tengah.

Rara langsung berlari dengan kaki kecilnya dan menabrak lutut Bayu dengan sangat keras.

Bruk.

"Aduh Rara, pelan-pelan sedikit nanti kamu bisa terjatuh," tegur Bayu sambil menggendong keponakan bungsunya itu.

Sinta, Kania, dan Bella ikut berjalan menghampiri Bayu dari arah dapur.

Mereka bertiga terlihat sedang memegang piring berisi potongan buah apel.

"Om Bayu kelihatan sangat senang hari ini, apakah kencan Om dengan Tante Alya berjalan lancar?" goda Sinta sambil tersenyum jahil.

"Ini bukan kencan Sinta, kami berdua baru saja menyelesaikan pertemuan bisnis dengan klien penting."

Bayu mendudukkan Rara di atas sofa empuk dan menatap seluruh keponakannya dengan wajah bangga.

"Hari ini agensi Om berhasil mendapatkan kontrak iklan sebesar tiga ratus lima puluh juta rupiah!"

Mata Sinta langsung membelalak lebar mendengar angka fantastis yang diucapkan pamannya itu.

"Tiga ratus lima puluh juta? Uang sebanyak itu mau dipakai untuk membeli apa Om?"

"Tentu saja untuk membesarkan perusahaan dan juga membahagiakan kalian semua."

"Malam ini kita tidak akan makan masakan rumah, Om akan memesan semua makanan paling mahal yang kalian mau."

Sorakan gembira langsung meledak di ruang tengah mansion mewah tersebut.

"Horeee! Kania mau makan pizza ukuran raksasa yang pinggirannya ada sosisnya Om!"

"Bella mau ayam goreng krispi dan es krim rasa stroberi yang paling besar!"

"Rara mau kue cokelat manis yang ada hiasan buah ceri di atasnya!"

Bayu tertawa lepas mendengar pesanan beruntun dari para keponakannya yang sangat antusias itu.

"Siap laksanakan para tuan putri, Om akan memesan semuanya lewat aplikasi sekarang juga."

Bayu mengambil ponselnya dan mulai memesan puluhan kotak makanan tanpa melihat harganya sama sekali.

Bagi Bayu melihat senyuman lebar di wajah keponakannya jauh lebih berharga daripada nominal uang di saldo rekeningnya.

Satu jam kemudian, bel pintu mansion berbunyi nyaring.

Ting tong.

Dua orang pengantar makanan berdiri di depan pintu dengan membawa tumpukan kotak yang sangat tinggi.

Mereka berdua sampai harus dibantu oleh Bayu untuk membawa semua makanan itu ke meja makan.

"Terima kasih banyak Mas, ini ada sedikit uang tip untuk kalian berdua membelikan susu anak di rumah."

Bayu menyerahkan dua lembar uang seratus ribuan kepada masing-masing pengantar makanan tersebut.

Kedua pria itu membungkuk berkali-kali dengan wajah yang sangat bahagia dan bersyukur.

"Terima kasih banyak Bos, semoga rezekinya semakin lancar dan sehat selalu!"

Setelah menutup pintu, Bayu segera bergabung dengan keponakannya di ruang makan.

Aroma harum dari keju meleleh dan ayam goreng langsung membuat perut mereka semua keroncongan.

Nyam nyam nyam.

Suara kunyahan bahagia memenuhi ruang makan tersebut selama hampir setengah jam penuh.

"Pelan-pelan makannya Cika, saus tomatnya sampai menempel di hidungmu begitu," ucap Bayu sambil mengelap wajah Cika dengan tisu.

"Pizzanya sangat enak Om, keju di dalamnya bisa ditarik sampai panjang sekali," balas Cika dengan mulut penuh.

Bayu menatap mereka satu per satu dengan perasaan sayang yang teramat dalam.

Kehidupan yang dulu penuh penderitaan dan kekurangan kini telah berubah menjadi surga dunia.

[Ding!]

[Tingkat kebahagiaan keenam keponakan telah mencapai batas optimal untuk hari ini.]

[Poin Kasih Sayang Keponakan bertambah 15 Poin!]

[Total Poin Kasih Sayang saat ini: 75/100 Poin!]

Suara mekanis sistem bergema di dalam kepala Bayu memecah keheningan batinnya.

Bayu menelan makanannya dengan cepat saat melihat layar biru transparan muncul di depan matanya.

[Selamat! Karena Poin Kasih Sayang telah melewati angka tujuh puluh, Fitur Toko Rahasia kini resmi dibuka!]

[Tuan sekarang dapat menukarkan sejumlah uang tunai dengan item khusus dari dimensi sistem.]

"Toko Rahasia? Akhirnya fitur yang aku tunggu-tunggu sejak awal muncul juga," batin Bayu dengan sangat penasaran.

"Sistem, coba buka katalog Toko Rahasia itu sekarang, aku ingin melihat barang apa saja yang kau jual."

Layar biru itu berkedip sejenak dan menampilkan deretan gambar barang yang bentuknya sangat aneh dan tidak biasa.

Bayu membaca deskripsi barang-barang tersebut dengan mata menyipit.

[1. Kapsul Kesehatan Prima - Harga: Rp 100.000.000 / butir.]

[Fungsi: Menyembuhkan segala penyakit ringan hingga menengah dan menjaga kekebalan tubuh selama satu tahun penuh.]

[2. Kacamata Pendeteksi Kebohongan - Harga: Rp 500.000.000.]

[Fungsi: Memungkinkan Tuan melihat aura warna merah pada seseorang yang sedang berbohong secara langsung.]

[3. Parfum Pemikat Simpati - Harga: Rp 250.000.000 / botol.]

[Fungsi: Membuat lawan bicara merasa lebih nyaman, percaya, dan mudah menyetujui tawaran Tuan selama tiga jam.]

Bayu menelan ludah melihat harga barang-barang tersebut yang setara dengan harga mobil mewah.

"Gila, kau benar-benar perampok berkedok sistem ya, harga satu butir obat saja sampai seratus juta."

[Harga yang ditetapkan sistem sangat sepadan dengan khasiat item yang berasal dari luar dunia ini.]

[Apakah Tuan ingin melakukan pembelian perdana hari ini?]

Bayu menatap Rara yang beberapa hari lalu sempat batuk-batuk kecil karena terlalu banyak makan es krim.

Kesehatan keenam keponakannya adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar dengan uang seberapa pun banyaknya.

"Sistem, aku beli enam butir Kapsul Kesehatan Prima sekarang juga."

"Potong saja langsung dari saldo rekening utamaku."

[Transaksi Diproses...]

[Pembelian enam butir Kapsul Kesehatan Prima berhasil, saldo Tuan telah dipotong sebesar Rp 600.000.000.]

Cling.

Sebuah botol kaca kecil berwarna putih tiba-tiba muncul di dalam saku celana Bayu.

Bayu merogoh sakunya dan menggenggam botol kaca yang terasa dingin di telapak tangannya itu.

"Anak-anak, setelah selesai makan kalian harus meminum vitamin dari Om ya agar tubuh kalian selalu sehat."

"Rara tidak suka minum obat Om, rasanya pasti pahit seperti jamu," tolak Rara langsung sambil menggelengkan kepala.

"Ini bukan obat pahit Rara, ini vitamin rasa permen manis yang Om beli di toko impor khusus."

Bayu mengeluarkan enam butir kapsul yang berwarna merah muda cerah dari dalam botol tersebut.

1
Adelina Lin
thor,gimana ibunya anak anaknya gk diceritakan lagi
kiyoe: heheh iyaa nanti muncul kok kak ibu dari keenam anak² itu 🙏
total 1 replies
Wega Luna
yu, ponakan2 mu itu bisa dibuat model juga🤣🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
apa gunanya sistem kalo tidak memberi peringatan, jangan sampai lah terjebak terlalu jauh ,semoga ketahuan,
Adelina Lin: thor jangan sampai rencana busuknya si vanya terlaksana, kasihan bayu dan keponakannya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!