Indonesia
NovelToon NovelToon
Rayuan Sang Mafia

Rayuan Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / Tamat
Popularitas:114
Nilai: 5
Nama Author: alendra rivero

Dari utara Italia, Fiorella diculik dan dijual ke sebuah klub gelap di Rusia—dunia tempat para mafia, polisi korup, dan pengusaha berkuasa membeli tubuh perempuan seperti membeli barang. Gadis tujuh belas tahun yang dulu punya sejuta mimpi kini hanya punya satu: bertahan hidup.

Lalu ia dibeli oleh Burian, bos mafia Rusia yang dingin, kejam, dan tergila-gila padanya sejak pandangan pertama. Di tangan Burian, Fiorella menemukan neraka sekaligus gairah yang tak pernah ia mengerti—cinta dan kebencian yang saling membakar, membelenggu keduanya lebih erat daripada rantai mana pun.

Tapi pengkhianatan, darah, dan luka mengubah segalanya. Ketika Fiorella akhirnya lolos dari cengkeraman sang mafia, ia tak kembali sebagai korban. Ia kembali sebagai Sang Ratu Putih—dan kali ini, dialah yang datang untuk menagih setiap utang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon alendra rivero, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 3

JUDUL: DEBUT FIORELLA SEBAGAI SERIGALA MALAM.

Fiorella

Setelah Sonya merias kami semua, kami disuruh berbaris di balik tirai merah. Kakiku gemetar seolah kami berdiri di dalam lemari pendingin. Gadis-gadis lain sama, bahkan lebih parah dariku.

Kami semua masih suci, tanpa pengetahuan sedikit pun soal seks, dan hari ini kami harus menyerahkan tubuh kami pada lelaki-lelaki asing. Itu jauh dari yang kami impikan untuk kali pertama, tapi mereka tak memberi kami pilihan lain.

"Katia, kau keluar duluan. Para lelaki suka gadis cantik dan menggemaskan, apalagi kalau baru tiga belas tahun," ujar Sonya.

Mendengar ucapan Sonya, aku merasa mual. Bagaimana mereka bisa melakukan ini tanpa sedikit pun rasa bersalah? Bagi mereka yang penting cuma uang, tak ada yang lain.

Katia langsung menangis. Bagaimana mungkin tidak? Ia hanya bocah kecil berumur tiga belas tahun.

Tapi semuanya berubah ketika mereka menunjukkan foto keluarga kami. Mereka mengawasi keluarga kami dan berniat memanfaatkannya agar kami melakukan apa pun yang mereka mau. Begitu pula denganku.

"Fiorella sayang, bersikaplah baik. Kalau tidak, ibu tercintamu akan berakhir dengan peluru di kening dan tergeletak di dalam selokan," ancam Sonya.

Melihat foto ibuku, aku hanya mengangguk. Kurasakan pipiku basah oleh air mata yang mengalir turun.

Mengapa? Mengapa ini terjadi pada kami?

Aku bertanya sambil menengadah, berhenti percaya pada Tuhan.

DI AULA KLUB.

"Selamat malam, Burian. Suatu kehormatan menyambutmu di sini," sapa Vladimir.

"Kehormatan bagiku juga. Kecantikan macam apa yang kaupunya untukku? Ingat saja, aku tak suka melakukannya dengan anak di bawah umur. Jangan yang di bawah delapan belas tahun."

"Nah, itu masalahnya, kawan. Aku punya tiga gadis yang siap debut, tapi ketiganya baru tujuh belas tahun. Lihat foto ini, benar-benar perempuan yang jelita. Namanya Tais, gadis Brasil, permata sejati. Lalu ini Magdalena, dari Amerika, gadis yang sangat cantik. Dan terakhir Fiorella, gadis Italia yang menawan."

"Aku mau ketiganya. Tapi kau tahu, aku mau jaminan. Aku tak mau ambil risiko tertular penyakit apa pun."

"Tentu saja. Ini, hasil pemeriksaan medisnya. Para gadis dalam kondisi prima, sangat sehat."

"Bagus. Kalau begitu, kirim ketiga gadis itu ke mejaku. Aku juga mau wiski terbaik dan hidangan yang paling enak."

"Baik. Pesananmu akan segera diantar. Nikmatilah."

"Ah, hampir lupa. Kirim juga empat gadis lagi. Aku datang bersama anak buahku, malam ini mereka tamuku. Perlakukan mereka seperti pelanggan."

"Tentu saja. Akan kukirim beberapa gadis cantik supaya mereka sendiri yang memilih tipe perempuan yang paling mereka sukai."

Burian

Begitu tiba di klub Vladimir, kami disambut Gloria, salah satu asistennya. Gloria mengantar kami ke meja, lalu Vladimir datang menunjukkan katalog gadis-gadis.

Aku mengernyit melihat tiap wajah, semuanya terlalu muda, dan aku tak suka tidur dengan yang di bawah umur. Lalu ia menyodorkan foto beberapa gadis lagi. Masih terlalu muda, tapi ada satu yang benar-benar menyita perhatianku.

Rambutnya pirang, mata terang, wajah polos, bibir merah muda. Untuk gadis tujuh belas tahun, tubuhnya sudah terbentuk dengan lekuk yang menggoda. Bisa kubilang gadis itu membuatku tergila-gila. Ia cantik dan bisa meredakan hasratku.

DI BALIK TIRAI.

"Fiorella, Tais, Magdalena, kalian bertiga ke meja sepuluh. Hati-hati, jangan sekali-kali membuat Burian tersinggung, kecuali kalian ingin mati," kata Vladimir. "Ini debut kalian. Ingat baik-baik yang akan kukatakan, karena hanya kukatakan sekali. Bersikaplah manis dan penuh kasih, jaga kelakuan, dan turuti semua kemauan Burian."

"Duduk juga di pangkuannya, dan minum bersamanya. Dia pelanggan yang sangat penting. Kalau beruntung, dia akan membawa salah satu dari kalian dan memberi kalian segala yang tak pernah kalian impikan," tambah Sonya.

Fiorella

Usai mendengar wejangan Sonya, ia sendiri yang mengantar kami ke meja sepuluh terkutuk itu. Meja itu salah satu yang paling mewah di sana.

Aku ketakutan melihat begitu banyak lelaki. Hal pertama yang kupinta adalah agar aku tak harus tidur dengan mereka semua. Itu akan mengerikan. Lebih baik aku mati daripada harus melewati semua lelaki itu.

Tapi tampaknya Sonya menangkap ketakutanku dan kembali mengancam.

"Ingat, kalau kau berbuat bodoh, orang tuamu yang akan membayarnya dengan nyawa."

Setelah membisikkan kata-kata itu, Sonya pergi. Lalu salah satu lelaki menarik lenganku hingga aku jatuh ke pangkuannya.

"Jangan takut, cantik. Aku takkan memakanmu. Aku hanya akan menikmatimu, dan kau menikmatiku," bisik Burian.

Mendengar ucapan itu, aku memberinya senyum palsu. Lelaki tak tahu malu dan bejat.

Tapi karena hari ini aku harus menjelma jalang, sebab nyawa keluargaku bergantung padanya, aku akan berusaha tak membuat kesalahan yang bisa berakibat fatal.

Kupeluk lelaki itu. Ia minum, sementara aku tetap duduk di pangkuannya, satu tanganku membelai dadanya sambil tersenyum.

Aku membenci diriku sendiri, dan yang kupikirkan hanyalah keselamatan kedua orang tuaku.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!