Indonesia
NovelToon NovelToon
Teknisi Rendahan Sebenarnya Dewa Perang

Teknisi Rendahan Sebenarnya Dewa Perang

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / CEO / Dikelilingi wanita cantik / Tamat
Popularitas:179.9k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Pria yang selama ini mereka remehkan adalah Dewa Perang yang mampu menghancurkan kerajaan dalam semalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

"Berikan padaku nama-nama staf yang mendadak absen hari ini," pinta Devan kepada manajer proyek yang masih berdiri canggung di ruangan itu.

​Manajer itu buru-buru membolak-balik catatannya. "Ada dua orang, Tuan Devan. Budi dari bagian logistik dan Toni dari pengawas lapangan."

​Devan mengangguk pelan, jari-jarinya mengetuk layar ponselnya dengan santai.

​Ting!

​[Pencarian Target Aktif. Mencocokkan data wajah dan pelacakan sinyal seluler GPS.]

[Target Budi dan Toni ditemukan di VVIP Lounge, Klub Malam Nebula. Sedang menunggu transfer dana pembayaran sabotase.]

​Devan menyimpan kembali ponselnya ke dalam saku jas. Ia menatap Clarissa yang sedang memperhatikannya dengan penuh harap.

​"Beri aku waktu empat puluh lima menit, Bos. Aku akan membawa tikus-tikus itu langsung ke kantor Dewan Tata Kota," ucap Devan sambil berjalan menuju pintu. "Kamu bisa menyusulku ke sana sekarang."

​Clarissa tersenyum percaya diri, aura kepemimpinannya kembali menyala terang. "Baiklah. Aku akan menyiapkan tim legal kita untuk menemuimu di sana."

​VVIP Lounge, Klub Malam Nebula

​Siang hari bolong, klub malam itu belum beroperasi untuk umum. Namun, di salah satu ruangan VVIP yang remang-remang, Budi dan Toni sedang bersulang dengan gelas berisi minuman keras mahal.

​"Rencana yang sempurna! Bos Riko mungkin sudah di penjara, tapi saingan perusahaan yang menyewa kita ini membayar jauh lebih besar hanya untuk menyebarkan rumor limbah itu!" tawa Toni puas.

​Budi mengangguk antusias. "Begitu uangnya cair siang ini, kita langsung kabur ke luar pulau!"

​Ceklek.

​Pintu ruangan VVIP itu mendadak terbuka, memotong tawa mereka berdua. Sesosok pria jangkung berjas hitam rapi melangkah masuk dengan santai, menutup pintu kembali, lalu menguncinya dari dalam.

​Tawa di wajah Budi dan Toni seketika membeku. Mereka berdua tahu betul siapa pria di depannya ini. Pria yang telah menghancurkan Riko, mantan atasan mereka.

​"D-Devan? B-bagaimana kau bisa tahu kami ada di sini?" gagap Budi sambil mundur hingga punggungnya menabrak sofa.

Devan tidak menjawab. Ia berjalan mendekati meja kaca mereka, mengambil sebotol minuman keras yang belum terbuka, dan menimbangnya pelan di tangan kanannya.

"Kalian merayakan pengkhianatan terlalu dini," ucap Devan dengan suara bariton yang sangat tenang, namun entah mengapa membuat bulu kuduk kedua pengkhianat itu berdiri.

"K-kami tidak tahu apa-apa! K-kami cuma bolos kerja!" kilah Toni, mencoba bersikap berani meskipun kakinya gemetar.

Brak!

Devan menghantamkan botol kaca tebal itu ke atas meja marmer hingga hancur berkeping-keping. Pecahan kaca dan cairan alkohol memercik mengenai wajah Budi dan Toni, membuat mereka menjerit ketakutan dan berlutut di lantai.

Devan berjongkok di depan mereka, tatapannya sedingin es.

"Aku orang yang sangat sibuk, jadi aku akan memberikan kalian dua pilihan," bisik Devan pelan. "Pilihan pertama, kalian ikut aku ke kantor Tata Kota sekarang juga, dan mengakui semua fitnah kalian di depan komite."

Devan mengambil salah satu pecahan kaca botol yang tajam, memutarnya di sela-sela jarinya dengan sangat lihai.

"Pilihan kedua, kalian minum semua pecahan kaca di lantai ini sampai habis, lalu aku sendiri yang akan mengubur kalian di bawah fondasi apartemen yang kalian sabotase."

Budi dan Toni saling berpandangan dengan wajah seputih kertas. Tanpa perlu berpikir dua kali, mereka langsung bersujud di depan kaki Devan.

"A-ampun! Kami pilih nomor satu! Kami akan mengaku, kami bersumpah!" tangis mereka bersamaan.

1
ZAHRANI
ngapain di ulang😏
ZAHRANI
bukannya 5%,harusnya kan jadi 15%,kok 20%,darimana itu thor,jangan korupsi😏
Hendra Irawan
kerennnn 👍
echa purin
👍👍👍👍
Agang Junior
mirip cerita "Dikira satpam rendahan rupamya mantan raja tentara" di novel satunya
Achmad Rozy
cepet banget menguasai ilmu naga itu 🤭
MAWI
assseeeeek
MAWI
mantaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaap
Mr T
👍
Aisyah Suyuti
good
Tatan Utari
iya lieur yg nyetir bisa gantian, kapan tukeran nya
yohana imetriuli
wah Thor.. td mo pulang si depan yg nyetir, lha ini kok si Clarisa yg nyetir... kapan tukerannya thorr 😄😄😄🤭
yohana imetriuli: devan mksud ku ikii
total 1 replies
Retno Palupi
bingung saya, yg setor dr kantor Devan, d jln kok jd Clarissa yg nyetir 🤭
Azzura Salma
agak risi sma panggilanx devan ke istrix kok bos terus,,sedangkan clarissa udh mulai mesra. kdg sayang kdg suamiku.
Indra
Rejeki nomplok nih
JJ opa
Dewa perang di lawan🤣🤣🤣
Musa Lamovic
maw komen bab yg pendek eh sdh ada yg nulis tuh
kiyoe: hehehe awalan merintis kak maaf
total 1 replies
Tiara Bella
aku mampir Thor salam kenal 😍😍
kiyoe: salam kenal kembali kak Tiara Bella terimakasih sudah mampir hihi🤭
total 1 replies
Muezza UnU
good
Ria Gazali Dapson
siap² siska n riko , jdi ob🤣😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!