Indonesia
NovelToon NovelToon
My Love, My Obsession , Is Only For Him.

My Love, My Obsession , Is Only For Him.

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Romantis / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:38.5k
Nilai: 5
Nama Author: taya kim

Arabella Veronica gadis yatim piatu yang hidup di panti asuhan, mengalami kesalahpahaman dengan seorang pria kaya .

Tanpa Arabella sadari bahwa dirinya sudah diklaim menjadi milik Bryan Dominic, seorang pria miliarder yang tampak sangat dingin.

mau tau apa yang terjadi di antara keduanya ...
lanjut ...

-Ꮏαᷜᥡͥαᷟ ༀ-


selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon taya kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab ²²

Arabella berjalan didampingi oleh Lusi dan Lala ke taman buatan yang ada di paviliun milik Louis Richard. Sebenarnya Arabella merasa sangat penasaran tentang seberapa besar kediaman milik daddy angkatnya.

Semenjak kejadian tadi malam tidak ada satu pun dari Louis, Bryan, Henry dan Bianca memberitahu perihal identitas asli Arabella yang ternyata anak kandung Louis, adik sepupu Henry dan Bianca.

Bagi mereka berempat saat ini kondisi mental Arabella harus dijaga dengan baik. Terlebih lagi mereka belum tau apa yang terjadi sebenarnya dengan Arabella.

Sehebat apapun Louis, Bryan dan Henry bahkan Lexci yang tidak lain adalah Jendral kedua keluarga Lu juga tidak bisa menemukan apa yang sebenarnya mereka inginkan.

Seakan-akan semua itu tidak pernah terjadi atau memang benar terjadi tapi disembunyikan oleh seseorang yang lebih kuat dibandingkan mereka.

" dimana Arabella ? "

" bukan nya ada disamping mu "

" kau daddy nya seharusnya kau tau "

" iya, aku daddy nya tapi dia berada disamping mu tadi "

" jangan-jangan ini ulah mu Hen "

" kau gila , aku belum bertindak sudah kau tuduh , dasar gila "

" kita berpencar cari Ara sekarang "

" tidak perlu Bryan , lihat ini "

" kau pasang alat pelacak di badannya , dasar daddy posesif "

" aku akan lebih posesif lagi, jika putri benar-benar jatuh dalam pelukan mu "

Bryan menatap tajam kearah Louis, sedangkan Louis hanya bersikap biasa sambil melihat I Pad nya, Henry menatap tajam kearah Bryan dan Louis secara bergantian.

Tampa disadari ketiga pria beda karakter itu menghela nafas panjang lalu tertawa terbahak-bahak seakan menertawakan diri sendiri yang mendadak bertingkah bodoh dan konyol perihal Arabella.

Tiba-tiba tawa mereka bertiga terhenti saat terdengar suara ketukan pintu.

' tok .. Tok .. Tok .. '

" masuk "

" maaf mengganggu tuan , nona muda Arabella sekarang berada di taman buatan "

" taman buatan .. Taman sebelah mana ? "

" kalau tidak salah sebelah kiri tuan "

Mendengar jawaban dari salah satu pembantu rumah tangganya membuat Louis melesat lari yang diikuti oleh Bryan dan Henry , kedua pria itu berlari mengejar Louis dan langsung bertanya .

" ada apa dengan taman buatan sebelah kiri ? "

" semua peliharaan ku dulu ada disana "

" peliharaan .. Kau gila ... "

Teriak Bryan dengan wajah terkejutnya, Kali ini Bryan berlari dengan sekuat tenaga.

Arabella yang berjalan pelan dengan tongkat nya tidak menyadari kalau saat ini dirinya sudah berada ditengah-tengah jaguar berwarna hitam pekat.

Lusi dan Lala yang sedang menyiapkan makanan mencari nona mudanya yang hilang tidak tau kemana , kedua pengawalnya yang baru kembali membawa buah stroberi juga ikut panik saat nona mudanya tidak ada ditempat.

" kemana nona muda ? "

" tadi nona muda menyuruhku mengambil buah stroberi "

" tidak ada waktu lagi kita harus berpencar dan mencari nona muda. Kalau tuan besar tau habislah kita semua "

Lusi menginstruksikan arah mana yang akan dituju keempatnya. mereka berempat berpisah mencari nona muda Arabella, keempatnya mencari dengan wajah yang sangat panik.

Disisi Arabella yang sama sekali tidak tau bahwa dirinya dalam bahaya masih terus berjalan , hingga kaki nya tersandung sesuatu yang lembut dan berbulu.

Arabella duduk di atas rumput yang masih hijau, Arabella tampak meraba-raba apa yang membuatnya tersandung tadi. Saat tangan nya tidak sengaja menyentuh sesuatu yang terasa halus dengan cepat langsung dielus oleh telapak tangan.

# apa ini , mengapa terasa sangat lembut , seperti bulu kucing tapi mengapa sangat besar , hewan apa ini , ini ... #

Arabella berkata dalam hati sambil terus meraba apa yang dipegang oleh gadis tunanetra itu.

Arabella mendadak terdiam di tempat, wajah cantiknya mendadak pucat pasi, jantungnya berdetak dengan sangat kuat, tubuhnya gemetar dan panas dingin, kedua kakinya terasa kaku dan susah untuk digerakan.

Raut wajahnya terlihat sangat terkejut, ingin rasanya Arabella berteriak akan tetapi suaranya tidak bisa dirinya keluarkan. Arabella yang yang tidak bisa melihat apa-apa merasa dirinya akan mati detik ini juga.

# Bryan aku takut, Bryan tolong aku , Bryan cepat datang #

Batin Arabella berteriak dengan sangat kuat , butiran bening airmata mengalir sangat deras membasahi pipi gadis itu.

Jaguar-jaguar hitam semakin banyak datang kearah Arabella, seekor hewan buas yang sempat diraba Arabella bergerak dan berjalan pelan kearah depan Arabella tanpa gadis itu sadari.

Arabella berusaha bergerak hingga membuat tangannya tidak sengaja terluka terkena batu-batu kecil di dekatnya. Darah segar mengalir dari cela luka Arabella. Seekor hewan buas yang tidak lain raja hutan mengendus aroma darah yang menetes.

Mata tajam raja hutan itu menatap kearah Arabella seakan-akan mengenali siapa Arabella. Para jaguar yang sudah hampir dekat kearah Arabella reflek berhenti dan duduk mengelilingi gadis tunanetra itu.

Sementara Louis, Bryan dan Henry telah sampai di taman buatan dimana Arabella berada.

" setidaknya aku memberi sedikit peringatan kepada kalian, peliharaan tidak memandang bulu, jadi hati-hati "

" jika sesuatu terjadi pada Arabella , aku akan membawanya pergi dari sini "

" enak saja kau berbicara, dia putri ku "

Bryan, Henry dan Louis berjalan dengan penuh hati-hati, mantan ketua dunia bawah tanah, bos perusahan besar dan ternama , seorang jendral Muda pertama yang dihormati dan ditakuti berjalan dengan menggunakan insting masing-masing.

Semakin dalam ketiga pria tersebut masuk semakin kuat insting ketiga, hingga ketiga pria itu berhenti dan saling menatap satu sama lain saat mendengar suara tawa milik seorang gadis yang tidak asing di telinga ketiganya.

Ketiganya dengan cepat mencari arah sumber suara hingga mata ketiga pria itu tertuju kepada satu orang gadis muda sedang bermain dengan satu ekor raja hutan dan duapuluh ekor lebih jaguar hitam.

Gadis itu adalah Arabella, dimana Arabella mendadak terasa nyaman saat raja hutan memberikan kepalanya kearah tangan Arabella seakan-akan meminta agar Arabella memegang kepalanya.

Arabella yang merasa nyaman dengan sendirinya merefleksikan tubuhnya yang tadinya gemetar mendadak santai dan rileks.

Arabella yang masih asyik bermain tidak tau kalau Louis, Bryan dan Henry sudah tiba disana dengan wajah terkejut, ketiganya berlari seperti orang bodoh dan ketakutan jika hidup Arabella terancam.

Tapi nyatanya Arabella merasa bahagia bermain dengan hewan-hewan buas milik daddy nya.

" bagaimana bisa semuanya merasa nyaman berada di dekat putri ku "

" jangan tanya aku, tanya Henry saja , Setidaknya pria itu pasti pernah berada di situasi Arabella "

" Arabella pernah tidur didalam kandang raja hutan, saat itu usianya dua tahun , semua kediaman jendral panik mencarinya kesana kemari , jika saja waktu itu bukan jam makan raja hutan mungkin Ara akan tidur disana semalaman "

" kenapa kau tidak bilang dari tadi "

" kau tidak bertanya "

" sialan kau Hen, kalau kau bilang aku pasti tidak akan khawatir "

" kau tidak tanya "

" sialan ... "

Suasana kembali diam diantara ketiga pria tersebut. Yang terdengar suara ketawa bahagia Arabella. Dimana jaguar-jaguar itu membawa buah yang hewan itu dapatkan. Seperti tau kalau majikan nya tidak bisa melihat para jaguar memberikan langsung ketangan Arabella.

" Aku Arabella Veronica Richard , aku adalah putri dari Louis Richard dan sepupu dari Bianca Rosemary Sanders "

Arabella memperkenalkan dirinya dengan sangat lantang, membuat Louis tersenyum, sedangkan Bryan dan henry hanya diam menatap Arabella. Seakan-akan paham para hewan buas itu bersuara.

" bisakah kalian menemani saat ini, aku kesepian tidak ada teman, tidak ada yang menyukai ku, maukah kalian menjadi teman ku , tugas kalian menjemputku diam-diam , jangan sampai daddy dan yang lain nya tau, jika tau kalian akan di potong "

Mendengar percakapan Arabella kepada hewan buas itu membuat Louis , Bryan dan Henry merasa sesdih dan sedikit lucu.

Sedih karena Arabella merasa tidak memiliki siapa-siapa padahal ada mereka yang akan melakukan apa saja jika Arabella memerintah , lucu karena cara gadis itu berkata seakan-akan semua nya mengerti terlebih lagi dengar kata potong.

" kita pantau saja dari sini , jangan mengusik kesenangan nya "

1
irfans barhamwosgan
Luar biasa
Be Saranga
Buruk
phœñìxᴷᴵᴹༀ
sabar ya ...
aku usahakan akan selalu update tiap hari.
semoga aku selalu sehat .
amin.
{♠️𐔣α𝒇 ιᷜͷͥαᷟༀ♠️}🐍
semangat 👍👍👍
Panqueques24
Gemesin banget karakternya!
phœñìxᴷᴵᴹༀ: terima kasih.
total 1 replies
Devan Wijaya
Habis-habisan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!