Indonesia
NovelToon NovelToon
Jodoh Lima Langkah Dari Rumah

Jodoh Lima Langkah Dari Rumah

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Kantor / CEO / Dijodohkan Orang Tua / Office Romance / Romansa / Tamat
Popularitas:203.1k
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

Bagi Nadin, bekerja di perusahaan besar itu impian. Sampai dia sadar, bosnya ternyata anak tetangga sendiri! Marvin Alexander, dingin, perfeksionis, dan dulu sering jadi korban keisengannya.

Suatu hari tumpahan kopi bikin seluruh kantor geger, dan sejak itu hubungan mereka beku. Eh, belum selesai drama kantor, orang tua malah menjodohkan mereka berdua!
Nadin mau nolak, tapi gimana kalau ternyata bos jutek itu diam-diam suka sama dia?

Pernikahan rahasia, cemburu di tempat kerja, dan tetangga yang hobi ikut campur,
siapa sangka cinta bisa sechaotic ini.

Yuk, simak kisah mereka di sini!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. Pusing bikin mual.

Sebulan berlalu sejak malam pesta itu, semuanya tak begitu tenang, hanya saja Nadin lebih terbuka pada cintanya. Sejak saat itu, kehidupan rumah tangga Marvin dan Nadin berjalan damai, meski tetap penuh bumbu kecil, kadang romantis, kadang seperti dua anak kecil yang tak mau kalah.

Namun pagi itu berbeda. Udara sejuk menembus celah tirai besar di kamar mereka. Sinar matahari menelusup lembut ke dinding putih gading, membuat suasana kamar terasa hangat dan tenang.

Marvin baru saja mengenakan dasinya di depan cermin, siap berangkat ke kantor, saat mendengar suara lirih di balik selimut.

“Marvin …”

Nada itu pelan, lemah, hampir tak terdengar. Marvin sontak berbalik.

Nadin duduk di tepi ranjang, tubuhnya membungkuk, satu tangan menekan dada sementara tangan lain menutupi mulut. Wajahnya pucat.

“Nadin?” Marvin segera menghampiri. “Hei, kamu kenapa?”

Nadin mencoba bicara, tapi hanya sempat menggeleng pelan sebelum kembali menunduk. Seketika suara muntah kecil terdengar. Marvin panik, cepat-cepat memegang bahunya.

“Astaga, kamu pusing? Mual ya?”

“Iya … entah kenapa tiba-tiba … kepala muter … perut nggak enak…”

Marvin segera berlutut di depannya, menahan tubuh Nadin yang hampir terjatuh. Dia menarik napas cepat, wajahnya penuh kekhawatiran. Biasanya setiap pagi Nadin cerewet tetapi hari ini tubuhnya begitu lesu dan lemah.

“Kamu duduk aja dulu, aku ambil air, ya?”

Dia bergegas ke dapur, namun baru lima langkah sudah kembali karena tak tenang. Segelas air di tangan hampir tumpah saat ia melihat Nadin masih berusaha berdiri dengan tangan gemetar.

“Hei, hei, jangan bangun dulu!”

“Aku cuma mau ke kamar mandi…”

“Aku gendong aja.”

“Marvin ... aku bisa sendiri...”

Belum sempat protesnya selesai, Marvin sudah mengangkat tubuhnya. Nadin hanya bisa memukul pelan dada suaminya.

“Kamu tuh...”

“Diam, ya. Aku nggak mau lihat kamu jatuh.”

Langkah Marvin mantap, tapi matanya jelas menyiratkan panik yang tak bisa disembunyikan. Ia menurunkan Nadin perlahan di depan wastafel. Setelah Nadin mencuci muka dan menggosok gigi, wajahnya sedikit lebih segar, tapi rona pucat belum hilang.

“Masih pusing?”

“Sedikit.”

Marvin menyentuh keningnya dengan punggung tangan. “Nggak panas sih…”

Ia menatapnya lama. “Tapi kamu kelihatan beda.”

“Beda apanya?”

“Mukamu, biasanya kalau aku mau ke kantor kamu ngedumel. Sekarang malah diem.”

Nadin terkekeh lemah. “Kalau aku diem aja bisa bikin kamu khawatir gini, aku diem terus deh.”

Marvin mendengus kecil, tapi tatapannya tak lepas dari wajah istrinya.

“Kamu udah sarapan?”

“Belum, tadi aku malah pengin muntah waktu cium bau nasi goreng.”

Marvin langsung terdiam. Alisnya terangkat pelan, ada kilat kesadaran yang muncul di matanya.

“Bau nasi goreng bikin kamu mual?”

“Iya, kenapa? Biasanya enak sih … tapi tadi aneh banget…”

Keheningan singkat. Marvin menatap Nadin dari kepala sampai kaki, lalu tatapannya menajam namun disertai senyum samar.

“Nadin…”

“Apa?”

“Kamu … telat nggak?”

Nadin menatapnya bingung.

“Telat?”

“Ya, kamu tahu maksudku.”

Pipinya langsung merona. “Marvin! Jangan ngomong sembarangan deh!”

“Aku serius, Nad. Kamu mual, pusing, sensitif sama bau, terus tadi malam kamu ngantuk lebih cepat dari biasanya.”

Nadin menelan ludah. Ia menunduk, tangan memegang perutnya tanpa sadar.

“Jangan-jangan…”

Marvin tersenyum kecil, matanya melembut tapi sarat harapan.

“Mungkin … doa orang tua kita didengar lebih cepat dari yang kita kira.”

“Kamu yakin?”

“Aku nggak yakin, tapi aku berharap.”

Nadin diam beberapa detik, lalu tertawa gugup.

“Kalau benar, kamu bakal panik duluan atau bahagia duluan?”

“Dua-duanya, panik karena takut kamu kecapekan, bahagia karena … aku akan jadi ayah.”

Marvin menarik napas panjang, lalu menatapnya dalam-dalam.

“Ayo, kita ke dokter hari ini. Aku batalin semua meeting.”

“Marvin, kamu nggak perlu...”

“Aku perlu, karena kalau benar aku bakal jadi ayah, aku mau tahu lebih dulu dari siapa pun.”

Nadin terdiam, di antara pusing dan mual yang masih menempel di tubuhnya, ada hangat yang aneh di dadanya rasa yang sulit dijelaskan.

1
Ika Yanti Unyil
ceritanya asyik thor tapi ada beberapa yg terlalu to the point dan ada beberapa bab yg terlalu bertele2.dengan misteri dari balik kata2 yang kadang harus mikir dulu baru paham ap maksudnya.
terus semangat berkarya thor ❤️ ❤️ ❤️ ❤️
Hari Saktiawan
sudah setahun lebih update nya lama banget
Euis Junaeni
ceritanya seru, alur ceritanya bagus mudah di mengerti. semangat buat penulisnya.
Ima Kristina
Next
Ima Kristina
Wah mas suami Marvin punya saingan nich tapi tenang saja kamu pemenangnya kan sudah sah
Ima Kristina
Aku juga penasaran saat Nadin bar bar pasti seru
Ima Kristina
Next
Ima Kristina
Aulia ulat bulu mulai beraksi
Ima Kristina
Ternyata Marvin sudah naksir Nadin sejak lama
Ima Kristina
Kok langsung nikah saja berantemnya kok cuman sebentar ya Thor kurang seru
Ima Kristina
Sepertinya Marvin ada rasa sama Nadin tapi gengsi 🤭
Ima Kristina
Wah seru nich awalnya suka berantem lama lama bucin
Mama lilik Lilik
bagus ceritanya, terimakasih KK author 🙏
Neni Karyani
mantapp ceritanya
Bunda SalVa
ditunggu bab selanjutnya Kak 🤗🤗
mimief
cieeeeee Marvin
yg dream nya become true 😜🤣🤣
mimief
ya Allah...
lucu bgt si mereka
mimief
kaya ngasih bahan gosip dengan sukarela yaa🤣🤣🤣
Komsiyah Komsiyah
kok ayahnya Nadin namanya ganti dari Dimas ka damar yg bener yg mana ini
Ryan Dynaz
terbaik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!