Indonesia
NovelToon NovelToon
Wanita Yang Kubuat Cacat

Wanita Yang Kubuat Cacat

Status: sedang berlangsung
Genre:Orang Disabilitas / Cinta Seiring Waktu / Pernikahan Kilat
Popularitas:368.1k
Nilai: 5
Nama Author: Yutantia 10

"Salah satu kakinya diamputasi setelah ditabrak sebuah mobil 8 tahun silam. Sayangnya, mobil itu kabur, CCTV rusak." Kenan tersenyum getir, seolah hal itu sudah biasa terjadi jika pelakunya orang-orang berduit. "Ada saksi yang mengatakan jika yang menabrak Ilona adalah mobil sport warna merah, tapi..." Ia kembali terkekeh. "Beberapa hari kemudian, kesaksiannya berubah. Entahlah."

Mendengar itu, tubuh Elang seketika mengalami tremor. Jantungnya berdebar kencang, dan keringat dingin mulai membasahi tubuhnya.

Semoga saja ini hanya kebetulan. 8 tahun yang lalu, Elang menabrak seseorang saat dini hari, sepulang dari party kelulusan SMA bersama teman-temannya. Kondisinya setengah mabuk saat itu. Karena takut, di tambah kondisi jalanan yang sepi, ia langsung kabur.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yutantia 10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22

Ilona tersenyum kecut melihat Elang hanya diam, tak bisa memberi alasan. Ia Membuang nafas kasar, lalu melangkah pergi.

"Ilona tunggu!" Elang mengejar langkah Ilona, menarik lengannya agar berhenti berjalan. "Ilona please, ayo kembali."

Ilona menggeleng. "Maaf, aku gak bisa menerima bantuan kamu. Lang," ia menatap kedua mata Elang. "Aku gak suka dikasihani. Aku akan menabung, mengusahakan sendiri apa yang aku inginkan, jadi kamu tak perlu repot-repot."

"Aku tidak mengasihanimu."

"Lalu?"

"Aku...aku cuma ingin membantu, agar kamu bisa lebih nyaman saat bekerja nanti."

Ilona tersenyum simpul. "Jadi menurutmu, aku gak akan bisa bekerja dengan baik karena hanya punya satu kaki? Kalau memang begitu, untuk apa kamu ngajak aku kerjasama?" Ia kembali melangkah.

"Ilona, bukan begitu." Elang kembali menahan langkah Ilona. "Aku cuma ingin membuat kamu merasa lebih nyaman, lebih percaya diri, bukan meragukan kerja kamu. Tolong, jangan salah faham. Melakukan kebaikan, gak selalu harus ada alasannya kan?"

Ilona menarik lengannya yang dipegang Elang. Menghela nafas panjang, menatap laki-laki yang lebih tinggi darinya itu. "Makasih, udah sangat baik padaku. Tapi..." Ia mengatupkan kedua telapak tangan di dada. "Tolong, tolong jangan seperti ini." Ia menggeleng. "Tolong jangan terlalu baik padaku."

Aku takut Lang, aku takut jatuh cinta padamu.

Rencana pembuatan kaki prostetik baru gagal, keduanya kembali ke mobil.

"Apa kamu ingin ke suatu tempat?" tanya Elang sebelum menyalakan mesin mobil.

"Aku mau pulang saja."

"Ada film baru, kamu ingin menonton?"

Ilona menoleh pada Elang, tersenyum simpul. "Sekali lagi aku bilang, jangan terlalu baik padaku. Jangan pula, memberi perhatian lebih. Kita hanya teman, hanya rekan bisnis."

Elang mengangguk. Melihat situasi hati Ilona yang seperti kurang baik, ia tak mau membuat situasi semakin tidak nyaman di antara mereka berdua.

Mobil melaju menuju rumah Ilona. Sepanjang jalan, tak ada obrolan di antara keduanya. Elang beberapa kali menoleh ke arah Ilona, namun tak ada sepatah kata pun yang keluar dari bibirnya. Hanya suara radio yang memecah keheningan di dalam mobil.

Merasakan ada yang tidak kena, Elang meminggirkan mobil.

"Ada apa?" tanya Ilona.

"Kayaknya ban nya ada yang kempes. Tunggu bentar ya, aku cek dulu."

Elang keluar dari mobil, mengecek kondisi ban mobilnya. "Sialan!" Ia mendengus, mendapati salah satu ban mobil bagian belakang kempes.

"Gimana?" tanya Ilona saat Elang kembali.

"Bocor. Harus nyari tempat tambal ban dulu. Maaf ya."

"Kenapa minta maaf, emang kamu yang mengendalikan ban?" Ilona tersenyum.

"Tapi aku udah bikin kamu kurang nyaman jadinya."

Elang menjalankan mobilnya pelan sambil mengedarkan pandangan mencari tempat tambal ban. Untungnya tak terlalu jauh dari sana ada bengkel tambal ban. Tadinya sudah sempat worry, takut kalau dipaksa jalan, velg mobilnya rusak.

Sementara ban ditambal, keduanya menunggu di sebuah kursi panjang yang disediakan.

Melihat showcase berisi minuman, Elang segera menawarkan pada Ilona. "Mau air mineral atau minuman manis?"

"Air mineral saja."

Dua botol air mineral, diambil Elang dari dalam showcase, memberikan satu pada Ilona.

Sambil menunggu, keduanya membahas soal pekerjaan, soal rencana acara grand opening blossom florist yang tinggal beberapa hari lagi. Namun tiba-tiba.

BRAKKK

Terdengar suara benturan yang sangat keras, seperti sesuatu yang menabrak. Tampak beberapa orang berlari setelahnya. Dua pekerja bengkel yang sedang nganggur, ikut berlari keluar, ingin tahu juga apa yang terjadi.

"Ada tabrakan."

"Kecelakaan."

Seru beberapa orang yang berlari melewati bengkel.

Botol air mineral di tangan Ilona terjatuh, isinya tumpah karena posisi tidak tertutup. Tubuhnya mengalami tremor, wajahnya pucat pasi. Suara tadi begitu keras, mengingatkan ia pada peristiwa dini hari itu.

"Ilona, Ilona, kamu gak papa kan?" Elang panik melihat kondisi Ilona. Wajah gadis itu seperti tak dialiri darah sama sekali, pucat pasi. Keringat dingin membasahi keningnya. "Ilona." Ia menggenggam kedua tangan Ilona. "Kamu baik-baik saja?" Menggeser posisi duduk lebih dekat degan Ilona, memegang sebelah bahu gadis itu.

Ilona hanya diam, tubuhnya terasa lemas. "Lang..." Ia memegangi dada yang tiba-tiba sesak.

Elang yang bingung harus melakukan apa, menyerahkan air minumnya pada Ilona. "Minum dulu."

Air minum dari Elang kembali jatuh saat dipegang Ilona. Tangannya terlalu gemetar dan lemas. "Elang..." Ia merasakan kesadaran yang hampir hilang. Pandangannya berputar-putar.

"Ilona." Elang menarik tubuh lemas Ilona, mendekapnya erat.

"Lang..." Hanya kata itu yang terus keluar dari bibir Ilona. Lirih, nyaris tak terdengar.

"Gak usah takut, ada aku." Elang menduga, jika Ilona sedang melawan traumanya saat ini. Ia mendekap Ilona erat.

"Kasihan korbannya, meninggal di tempat," ujar pegawai bengkel yang baru kembali dari TKP. "Mana masih muda."

"Ilona, Ilona!" Elang panik saat tubuh Ilona lunglai, gadis itu kehilangan kesadarannya.

1
L i l y ⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈💦
Waktu yg akan membuktikan kesetiaan mereka berdua
L i l y ⁿʲᵘˢ⋆⃝🌈💦
Semangat Lang 💪💪💪
reza indrayana
Kalau sudah begini keadaan elang baru kamu menyadari dan menyesal Ilona.., MUNAFIK banget kamu ILona.. 😡😡😡
Seandainya kamu membuat pernyataan bukan hanya memaafkan tapi menerima dengan lapang dada & ikhlas.... mungkin elang masih bisa di bebaskan.. setidakny tidak lama tapi dengan sikapnu dn keluargamu yg tidak berpikir dengan gadis dn takdir jadinya begini dah... 🤦🏻‍♀️🤦‍♀️🤦🏻‍♀️🤦‍♀️
Kecewa denga HCinta yang tulus tapi kalah dengan ego masa lalu... 😭😭😭🤦🏻‍♀️🤦‍♀️🤦🏻‍♀️
reza indrayana
kalau sudah begini dengan keadaan elang baru menyesal.. menarik banget kamu ILonaa... 😡😡😡 seandainya kamu membuat pernyataan bukan hanya memaafka tapi menerima mungkin elang akan bebas...
males banget dengan sikapmu yang tidak sesuai dengan isi hatimu... 🤦🏻‍♀️🤦‍♀️🤦🏻‍♀️🤦‍♀️
reza indrayana
😷😷😷😭😭😭
Linda Gunawan
besok langsung 4 years letter ya kak. mau liat apa Ilona masih jomblo ato udah nikah🤭
Linda Gunawan
lha.. ntar kalo Elang bilang gitu kamunya diem aja. aduh.. begitulah cinta🤭
Diana Fitri.N
semangat kak semangat up nya 🥰
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
ya elah si ilona. mana mungkinlah berani si elang blg gitu. kamu dong yang harusnya membesarkan hatinya klo emang kamu tuh cinta dan bersedia menunggu nya
Bunda Idza
ternyata saling berharap, semoga harapan nya kelak jadi nyata.... bertemu kembali dengan versi terbaik masing-masing...🤲
Patrick Khan
eh ilona masih ngarep elang ternyata🤣🤣🤣ok ilona tunggu 4 thn kemudian ya😌😌
Patrick Khan
berasa ikut dalam sidang 😌😌ok lah dil 4thn 🔨🔨🔨palu udah di ketok ..q tunggu 4thn kemudiannya elang dan ilona😔😔
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
lahhh kan udah bilang lon 🤭 kamu saja yg enggak denger 😆 kirain kamu dah enggak ngarepin cinta nya elang 🤭 ternyata benar kan? masih ada sisa rasa yang sama, benci itu semu karena yang ada dalam hati hanya Cinta dan Rindu 😆
sikepang
ada kok elang ngucap gitu tapi cuman sebatas di bibir z. jalani z dulu hidup mu 4 thn ne ilona, banyak² bujuk penulisnya y biar dikasi kalian berjodoh 🙏
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
Aamiinnn...semoga kebahagiaan selalu hadir untuk ilona , karena dalam hidup yang di cari kan bahagia. ada atau enggak ada cinta, harus tetap bahagia. kalau tak ada yang hadir untuk mencintai yaa cintai diri sendiri dengan hebatt ...
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
cukup pandang2ngan saja, enggak boleh pegang2ngan. bukan muhrim 🤭 aku yakin! masih ada kebucinan yang megisi ruang hati 🤭 benci itu hanya semu , yang ada mah cinta 🤭
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
empat tahun tidak seberapa di bandingkan dengan penderitaan ilona selama 8 tahun, dari waktu ilona sekarattt, berjuang di ranjang rumah sakit, harus berjuang menerima keadaan dirinya yang cacat, nenghadapi pandangan masyarakat yang pasti ada sebagian yang meremehkan keadaan ilona, banyak hal yang di alami ilona selama 8tahun dan selama 8 tahun, elang hidup delam kesenangan dan kelimpahan. kalau saat ini elang harus merasakan dinginnya di balik jeruji besi selama 4 tahun itu mah masih ringannn. Dan elang pasti bisa melewati nya..karena setiap perbuatan emang harus di pertanggung jawabkan .
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ: nahhh....bikin jengkel kan? mana enggak mau jujur sedari awal...sakit tak berdarah. tapi cinta mengalahkan segalanya 😌
total 4 replies
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
karena selama persidangan elang menunjukkan sikap kooperatif dan enggak berbelit-belit dan saat di tanya menjawab dengan jujur, makanya elang mendapatkan keringanan 🤭 biasanya kan begitu? beda kalau elang selalu menutup2pi dan saat di tanya enggak jujur dan malah mempersulit jalan nya persidangan , pasti masa hukuman nya semakin berat 🤭 pokoknya baik, sopan, jujur , pasti bisa membantu masa tahanan 🤭
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
dag dig dug dag dig dug...jreng jreng 🤭 kira2 di jatuhin hukuman berapa tahun ya elang? apalagi sekrang ilona dah memaafkan, pasti elang mendapatkan keringanan 🤭
Nurul Hilmi
kurang Thor, satu lagi😄🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!