Indonesia
NovelToon NovelToon
Biar Aku Yang Pergi

Biar Aku Yang Pergi

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Perjodohan / Mengubah Takdir
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Umar

Sejak awal, Arini tahu posisinya. Dia bukan pilihan pertama.

Dia hanya "rumah singgah" bagi Rayhan yang hatinya masih tertinggal di masa lalu, di pelukan Sahira.

Bertahun-tahun Arini bertahan, berharap Rayhan akan memilihnya.

Sampai suatu hari Sahira kembali, sakit, dan butuh Rayhan lebih dari siapapun.

Di persimpangan itu Arini dihadapkan dua pilihan: bertarung mempertahankan, atau pergi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22

Sebulan setelah pertemuan terakhir mereka hidup Rayhan berjalan monoton dan terus menerus bekerja, dia hanya pulang kerumahnya jika ingin istirahat.

Wajahnya selalu menyapu setiap sudut rumah yang sejak dulu dirawat Arini sepenuh hati, barang-barang peninggalan Arini sudah tidak ada lagi, wanita itu benar-benar mengambil semuanya termasuk perasaan yang mulai menghinggapi hati Rayhan yang baru dia sadari setelah semuanya sudah terlambat.

Dia memiliki kebiasaan baru yaitu setelah pulang bekerja, dia sayang di sebuah pusat perbelanjaan yang ternyata milik mendiang almarhum keluarga Arini yang dikelolah oleh ayahnya selama ini dan dikembalikan kepada Arini setelah mereka resmi bercerai.

Dia selalu melihat Arini dari kejauhan, melihat dia tertawa, melihat dia tersenyum begitu hidup dengan orang lain, hatinya menghangat tapi tak juga bisa mengisi kekosongan hatinya setelah Arini pergi.

Dia sudah mendapatkan dua apartemen miliknya dan menjualnya, dia kembali tinggal dirumah dimana dirinya dan Arini menjalani kehidupan mereka selama bertahun-tahun untuk tetap memastikan kehadiran Arini tidak hilang tanpa jejak.

"Maafkan aku Rin, karena baru sadar jika aku mencintai kamu, maafkan aku".

Sedangkan Arini tidak mencari pekerjaan lain, dia menjalankan bisnis keluarganya yang ditinggalkan untuknya untuk bisa tetap hidup setelah bercerai dari Rayhan.

Dia bukan tidak sadar dan tidak tahu jika selama ini lelaki itu selalu berkeliaran disekitarnya tanpa mendekat dan melihatnya hanya dari jarak jauh saja

"Andai sejak awal kamu memikirkan perasaanku sekali saja Ray, kita tidak akan berakhir seperti ini". Ucapnya dalam hati.

Saat berjalan-jalan melewati taman, dia melihat Sahira dengan lelaki lain yang entah siapa itu dan akhirnya mereka malah berpapasan.

Arini melipat tangannya dan menatap tidak perduli kearahnya berusaha berjalan tanpa mau menyapa sedangkan Sahira langsung mencekal tangannya berusaha menghentikan dirinya.

"Tunggu Arini!!". Ucapnya dengan penuh penekanan.

Arini hanya menghela nafas dan menatap dingin kearahnya tanpa minat.

"Ada apa?, saya banyak urusan". Ketusnya tidak peduli.

Sahira yang melihat sikap Arini yang seperti itu mengepalkan tangannya, dulu dia tidak mau kalah dari Arini karena sejak dulu Arini memiliki segalanya, apalagi kedua orangtua Rayhan begitu menyayanginya, entah apa kelebihan wanita yatim piatu itu dibandingkan dirinya.

"Kamu kembali bersama Rayhan kan?, kalian pasti sangat bahagia sekarang?". Tanyanya seolah dirinya tidak tahu jika mereka sudah bercerai.

"Tidak". Jawabnya singkat, padat dan jelas.

"loh Kenapa kalian tidak balikan?, bukannya sudah tidak ada penghalang yang menghalangi kamu kan?"".

"Tidak apa-apa, aku bukan orang yang suka memungut kembali barang yang telah aku buang, apalagi dia orang yang memang tidak layak untuk aku pertahankan!!". Jawabnya Dnegan santai.

Dia tidak peduli apa yang dikatakan Sahira karena dia tahu perempuan ini mencoba untuk mempermalukan dirinya entah apa tujuannya

Sahira menatap Arini terkejut, dia sangat tahu bahwa perempuan ini sangat mencintai Rayhan bahkan saat lelaki itu masih mengejarnya, dia rela tersakiti.

"Loh bukannya itu yang kamu inginkan?, Rayhan sudah aku kembalikan, kenapa kamu tidak mengambilnya kembali?, toh dulu kamu begitu mencintainya sampai rela tersakiti dan bertahan bersamanya?". Tanyanya dengan sok perhatian

Arini tertawa sarkas dan menatap Sahira dari atas sampai bawah, perempuan ini tidak berubah sama sekali selalu mengincar lelaki kaya untuk bisa dijadikan tumbal untuk gaya hidupnya.

Dia menggelengkan kepalanya karena merasa sangat lucu melihat tingkah Sahira yang sok perhatian padanya itu, dia malah jijik melihatny

"Aku bukan kamu Sahira yang suka mengambil barang orang baik yang sisa atau apapun itu asal bisa menunjang dirimu, semua yang telah aku buang tidak akan ku pungut kembali apalagi orang yang tidak pantas diberik kesempatan, jadi jika kamu mau silahkan kembali padanya, toh dia sudah kembali menjadi pewaris keluarganya".

Arini sengaja mengatakan hal itu untuk menguji wanita matre itu, dia tahu alasan wanita itu meninggalkan Rayhan jadi dia mencobanya.

Mata Sahira membulat sempurna, perkataan Arini yang begitu menggiurkan baginya membuatnya secara tidak sadar melengkungkan senyum liciknya karena mengetahui Rayhan telah kembali kepada keluarganya dan menjadi pewaris tunggal seperti impiannya dulu.

Melihat wajah Sahira yang berubah berbinar mendengar perkataannya, dia langsung tersenyum miring karena tahu maksudnya.

"Saya pergi dulu, silahkan kamu kembali melakukan hal biasa kamu lakukan itu, merebut milik orang lain dan melepaskannya saat mereka sudah tidak berguna dan juga tidak berharga, dan anda pak!!". Tunjuknya pada lelaki yang berada disamping Sahira itu

"lebih baik anda tinggalkan perempuan ini dan cari perempuan yang jauh lebih baik agar anda tidak bernasib seperti mantan suami saya yang dia hancurkan karena sikap matre nya itu, anda pasti akan kehabisan uang untuk membiayai gaya hidup wanita ini dan jangan sampai dia mengalihkan semua barang berharga anda menjadi atas namanya kemudian membuang anda seperti sampah!!".

Tanpa menunggu respon keduanya Arini melangkah dengan langkah penuh percaya diri, dia tidak mau berlama-lama berdekatan dengan perempuan seperti Sahira.

"Kurang ajar kamu Arini, jangan sembarangan bicara kamu!!". Bentaknya tapi tentu saja tidak didengar oleh Arini yang telah menjauh dari mereka.

Sedangkan lelaki yang berada disampingnya langsung mematung mendengar perkataan perempuan yang dihadang oleh kekasihnya itu, dia mengerutkan keningnya karena merasa apa yang dikatakan olehnya benar adanya.

Selama ini dia selalu menjadi orang yang selalu membelanjakan barang-barang mewah seperti keinginan Sahira, awalnya dia tidak keberatan tapi mendengar apa yang dikatakan wanita itu, ego nya terusik, dia menatap Sahira yang kini mengepalkan tangannya.

Dia pikir, wanita itu memang ingin menyenangkan dirinya seperti perkataannya selama ini kepadanya tapi ternyata itu memang sikapnya dan dia bukan orang yang pertama

"Ayo kita pulang saja, aku harus kembali kekantor". Ucapnya pelan dan penuh penekanan.

Sahira yang tadinya mengikuti langkah perginya Arumi langsung menatapnya tidak percaya, mereka baru masuk kedalam Mall untuk berbelanja tapi mereka langsung pulang karena insiden tadi.

"Mas jangan dengarkan wanita itu!!, dia marah dan tidak terima karena mantan suaminya terus menerus mengejar aku tapi tak pernah aku gubris sedangkan dia ditinggal oleh suaminya tapi dia masih dendam sama aku gara-gara itu".

Lelaki itu kembali menggelengkan kepalanya tak ingin membahas itu, dia berjalan lebih dulu karena tidak mau mendengar perdebatan yang dikatakan oleh Sahira, dia baru sadar jika apa yang dikatakan perempuan itu kenyataannya karena Sahira selalu meminta ini itu padanya tanpa peduli keuangannya.

"Mas". Teriak Sahira dengan panik.

Dia tidak menyangka jika menghentikan Arini untuk membuatnya malu malah menjadi petaka untuknya sekarang, dia harus mencari cara untuk bisa membuat lelaki itu kembali percaya padanya, dia harus mencari cara.

"Sialan kamu Arini, aku pasti membalasmu lagi jika kita bertemu nanti".

1
Titien Prawiro
Istri yang baik diremehkan, sekarang kamu baru tahu Rayhan, belum dinikahi sudah berani ambilalih apartement.
Titien Prawiro
Baru baca sdh nyesek hatiku, air mata tdk bisa ditahan, semangat Arini.
sunaryati jarum
Benar Rin, nafkah saja sampai bercerai tidak diberi tapi malah royal pada Sahira,cari kebaikan kamu sendiri Rin
sunaryati jarum
Astaga berarti selama enam taun itu Rayhan menumpang pada Arini, sungguh pria tidak tahu malu.Maka benar harta orang tua Rayhan sebagian diberikan Arini.
sunaryati jarum
🤣🤣🤣 awalnya saling mencintai yang laki pengkhianat pernikahan , perempuannya pelakor ,jadi bermusuhan karena beda tujuan
sunaryati jarum
🤣🤣🤣🤣 syukurin , kebanyakan pelakor baik di dunia halu atau nyata yg dicari uang dan kemewahan duniawi secara instan.Nikmati penyesalanmu Rayhan
sunaryati jarum
Woww Rayhan masih mengamankan dua apartemen , mobilnya sekalian. Belum satu Minggu Penyesalan sudah datang,serta bisa melihat perangai asli wanita yang kamu agungkan,tak tak tahunya parasit raksasa
sunaryati jarum
🤣🤣🤣🤣👋👋 Silahkan lanjutkan pertengkaran kalian di mobil.Rayhan firasat orang tua kok kamu abaikan, bagaimana? Eeenaaak,Ya
Lee Mba Young
lanjuttt
sunaryati jarum
Rayhan Sahira nanti di tempat baru cari mangsa yang lebih kaya darimu, walau jadi simpanan tidak jadi masalah asal bisa hidup mewah.Katma dan Penyedalan penyesalan kamu otw Rayhan.Up lagi Thoor /Pray//Pray/
Lee Mba Young
semoga di Pecat.. krn Kelakuan mereka yg mnjijikan.
semoga bos nya gk pilih kasih walau rayhan Salah ttp hrs di Pecat.
sunaryati jarum
Karena Viral saat kejadian di pengadilan , mempengaruhi citra perusahaan, seharusnya salah satu mengundurkan diri,jika tidak mau ya dipecat
sunaryati jarum
Sudah terlambat Rayhan ,dia mau kamu itu ya karena harta.Ingat pelakor itu hampir sama tujuannya ingin hidup enak secara instan.
Cerita ini bagus tidak bertele-tele ,tapi sayang upnya lama , hingga lupa alurnya.
Ummu Umar: maaf yah, akan di up setiap hari mulai kedepannya🙏
total 1 replies
sunaryati jarum
Sayang cerita bagus upnya tidak rutin
Ummu Umar: sabar yah, aku sedang menyelesaikan satu cerita dulu, aku akan up setiap hsri🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!