Indonesia
NovelToon NovelToon
Kaisar Langit Abadi

Kaisar Langit Abadi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Epik Petualangan / Action
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: Chen Xuan

Saat Dewa Turun ke Dunia

"Satu jari... cukup untuk memusnahkan satu kota."

Dalam sekejap, Kota Tai berubah menjadi lautan abu. Jutaan nyawa lenyap tanpa perlawanan. Di antara seluruh penduduk, hanya seorang anak kecil berusia tujuh tahun yang selamat—Li Tianxuan.

Sebelum menghilang, sosok dewa memasuki tubuhnya.

Sepuluh tahun kemudian, Li Tianxuan melangkah keluar dari Kota Tai yang telah tersegel oleh Formasi Kuno. Namun dunia di luar seolah tak pernah mengetahui kehancuran kota itu. Demi mengungkap kebenaran, ia menempuh jalan kultivasi yang dipenuhi darah, pengkhianatan, reruntuhan kuno, dan peperangan melawan para jenius dari sekte-sekte terkuat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chen Xuan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 — Kebangkitan Dari Kehancuran

Li Tianxuan mengangkat pedangnya.

Energi spiritual emas perlahan mengalir di sepanjang bilah pedang, memancarkan tekanan yang jauh berbeda dari sebelumnya.

Wushhhh!

Tubuhnya bergerak maju.

Satu langkah.

Tebasan pertama dilepaskan.

Wushhhh!

Tebasan kedua menyusul.

Li Tianxuan tidak berhenti.

Kakinya kembali melangkah di atas tanah, tubuhnya melayang ringan. Ia kemudian melompat ke udara dan memutar tubuhnya perlahan, seolah sedang menari di tengah kehampaan.

Namun di balik gerakan indah itu, tersembunyi niat membunuh yang mengerikan.

Tubuhnya terus berputar. Pedangnya mengikuti gerakan tubuhnya.

Hingga pada saat tertentu— Sebuah cahaya emas tiba-tiba muncul dari balik bayangannya.

Li Tianxuan membuka matanya.

"Tarian Pembunuh!"

Swussshhh!

Tebasan emas itu melesat dengan kecepatan luar biasa.

Tepat pada saat yang sama, Kadal Naga Kuno membuka mulutnya lebar-lebar, hendak melahap seluruh tubuh Li Tianxuan.

Jian Wushuang yang berada tidak jauh dari sana langsung tertegun.

Matanya membesar.

"Teknik pedang macam apa itu?"

Dia dapat merasakan dengan jelas bahwa energi spiritual yang terkandung dalam serangan Li Tianxuan sangat murni. Bahkan dibandingkan dengan energi spiritual miliknya sendiri, energi Li Tianxuan jauh lebih murni.

Padahal tingkat kultivasi mereka terpaut sangat jauh. Jian Wushuang menatap pemuda itu dengan tatapan rumit.

"Junior ini... sebenarnya monster macam apa?"

Namun bukan hanya Jian Wushuang yang terkejut.

Liu'er juga berdiri terpaku. Tatapannya sepenuhnya tertuju kepada Li Tianxuan.

Sejak kecil, Liu'er telah bertemu dengan banyak pemuda jenius. Ada yang memiliki latar belakang luar biasa, ada yang memiliki bakat mengerikan. Bahkan ada beberapa yang kekuatannya jauh melampaui Li Tianxuan saat ini.

Namun entah mengapa...

Tidak pernah ada seorang pun yang mampu membuat hatinya bergetar seperti ini.

Gerakan Li Tianxuan. Tatapan dinginnya. Bahkan cara pemuda itu menghadapi kematian. Semuanya terasa begitu berbeda.

"Dia..."

Liu'er menggigit bibirnya pelan.

"...terlalu memukau."

Swussshhh!

Tebasan emas akhirnya memasuki mulut Kadal Naga Kuno.

BOOM!

Serangan tersebut meledak di dalam tubuhnya.

KRAAAKKK!

Suara tulang yang retak dan daging yang terkoyak terdengar dari dalam tubuh raksasa itu.

"GRAAAAAARRRR!"

Kadal Naga Kuno mengeluarkan raungan mengerikan.

Aura Ranah Istana Langit Tingkat 9 Puncak meledak tanpa kendali.

BOOOOMMM!

Gelombang energi spiritual menyapu seluruh area. Tanah bergetar. Pepohonan tumbang.

Jian Wushuang dan Liu'er segera menggunakan energi spiritual mereka untuk bertahan.

Namun Li Tianxuan yang berada paling dekat dengan Kadal Naga Kuno menerima hantaman paling keras.

DUARRR!

Tubuhnya terlempar seperti anak panah.

BRAKK!

Sebuah pohon besar hancur ketika tubuhnya menghantamnya. Kemudian tubuhnya kembali terpental dan jatuh ke tanah.

"Tianxuan!"

Jian Wushuang berteriak. Dia segera berlari menuju Li Tianxuan.

Liu'er juga ingin mengejar, tetapi tubuhnya tiba-tiba berhenti.

Entah mengapa, melihat Li Tianxuan terlempar seperti itu membuat jantungnya seolah berhenti berdetak.

Tangannya mengepal.

"Tianxuan..."

Jian Wushuang akhirnya tiba di tempat Li Tianxuan berada.

Namun ketika melihat kondisinya— Wajah Jian Wushuang langsung berubah pucat.

Salah satu tangan Li Tianxuan telah terputus.

Darah mengalir deras dari lukanya. Kakinya juga patah akibat benturan keras. Bahkan beberapa tulang di tubuhnya terlihat menonjol keluar.

Jian Wushuang terdiam.

Tubuhnya gemetar.

"Ti... Tianxuan..."

Untuk pertama kalinya, dia benar-benar merasa takut. Bukan karena Kadal Naga Kuno. Melainkan karena pemuda yang baru saja dikenalnya itu.

Jian Wushuang perlahan berbalik.

Dia tidak sanggup melihat kondisi Li Tianxuan lebih lama lagi.

"Tidak mungkin..."

Namun tubuhnya sendiri akhirnya tidak mampu menahan tekanan.

Bruk!

Jian Wushuang jatuh berlutut.

Liu'er yang melihatnya segera berlari menghampiri.

"Apa yang terjadi?"

Bukannya mendapat jawaban, tubuh Jian Wushuang ambruk. Dia benar-benar tak sadarkan diri.

Liu'er menjadi semakin cemas.

Dia kemudian melewati Jian Wushuang dan melihat ke arah tempat Li Tianxuan terbaring.

Saat melihat kondisi Li Tianxuan—

Tubuh Liu'er membeku. Tangannya perlahan menutup mulut. Air mata mulai menggenang di sudut matanya.

"Bagaimana... bisa menjadi seperti ini?"

Pemuda yang baru saja membuat hatinya bergetar, kini terbaring dalam keadaan mengenaskan.

Untuk sesaat, Liu'er merasa seolah sesuatu yang sangat berharga dalam hidupnya telah direnggut.

Namun—

Tiba-tiba.

Wussshhh!

Cahaya keemasan muncul dari tubuh Li Tianxuan.

Liu'er tertegun.

"Apa yang terjadi?"

Tubuh Li Tianxuan perlahan melayang ke udara. Energi spiritual di sekitarnya mulai bergerak dengan liar.

Wussshhh!

Energi spiritual dari segala arah tersedot ke tubuh Li Tianxuan seperti pusaran. Luka di tubuhnya mulai berubah. Daging yang hancur perlahan tumbuh kembali. Tulang yang patah menyatu. Kaki yang sebelumnya remuk kembali terbentuk.

Bahkan tangan Li Tianxuan yang telah terputus—Mulai tumbuh kembali dari bahunya.

Darah berhenti mengalir.

Kulit.

Daging.

Tulang.

Semuanya terbentuk dengan kecepatan yang tidak masuk akal. Hanya dalam beberapa tarikan napas— Tubuh Li Tianxuan telah kembali sempurna.

Liu'er membeku.

"Ini..."

Bagaimana mungkin seseorang yang baru saja berada di ambang kematian...

Dapat pulih sepenuhnya?

Namun kejutan belum berakhir.

BOOOOMMM!

Energi spiritual yang sangat besar tiba-tiba meledak dari tubuh Li Tianxuan. Gelombang energi menyapu seluruh area.

Liu'er terpaksa mundur beberapa langkah.

"Apa yang terjadi?!"

Aura Li Tianxuan meningkat dengan cepat.

Ranah Inti Roh.. Tingkat Kedua!

Seorang pemuda yang baru saja mengalami luka hampir fatal... Tidak hanya pulih. Dia bahkan menerobos ranah!

Ini benar-benar di luar pemahaman Liu'er.

Tubuh Li Tianxuan perlahan turun. Kakinya kembali menyentuh tanah. Beberapa saat kemudian, kedua matanya terbuka.

Li Tianxuan melihat kedua tangannya. Kemudian ia melihat tubuhnya sendiri.

Tidak ada luka. Tidak ada rasa sakit. Semuanya telah kembali seperti semula.

Namun kali ini, Li Tianxuan tidak terlalu terkejut. Ia sudah mengetahui bahwa tubuhnya memiliki kemampuan regenerasi yang tidak biasa.

Ingatan tentang kejadian di Lautan Jiwa kembali muncul di benaknya. Suara Dewa itu.

Kesadarannya yang dihancurkan berkali-kali.

Dan kekuatan misterius yang membuatnya kembali pulih.

Tatapan Li Tianxuan menjadi serius.

"Apakah kekuatan ini berasal dari titik cahaya hitam itu?"

Ia kembali mengingat cahaya hitam misterius yang berada jauh di dalam Lautan Dantiannya.

"Jika benar... sebenarnya benda apa itu?

"Tianxuan..."

Suara lembut tiba-tiba terdengar.

Li Tianxuan tersadar dari lamunannya. Dia mengangkat kepala. Liu'er telah berdiri tepat di hadapannya.

"Apakah kau baik-baik saja?"

Li Tianxuan menatap wajah Liu'er. Untuk beberapa saat, dunia seakan berhenti.

Jarak mereka begitu dekat. Mata keduanya saling bertemu.

Jantung Li Tianxuan berdetak lebih cepat.

Deg!

Perasaan aneh kembali muncul di dalam hatinya. Perasaan yang belum pernah ia rasakan selama sepuluh tahun terakhir.

Di saat yang sama, Liu'er juga terdiam. Ketika melihat mata Li Tianxuan, pikirannya tiba-tiba menjadi kosong.

Dalam pikirannya muncul sebuah pemandangan. Seorang pemuda berdiri di bawah langit yang luas. Tubuhnya tegap.

Wajahnya tampan. Pemuda itu perlahan berbalik. Kemudian mengulurkan tangannya.

"Liu'er..."

Suara lembut terdengar.

"Apakah kau masih akan berdiri di sana selamanya?"

Liu'er tersenyum. Ia berlari menuju pemuda itu. Tangannya hampir menyentuh tangan pemuda tersebut—

"Liu'er."

Suara Li Tianxuan kembali terdengar.

"Liu'er."

"Ah..."

Liu'er tersadar.

Dia segera mengalihkan pandangan.

"Maaf..."

Li Tianxuan menggeleng pelan.

Meskipun dirinya juga sempat tenggelam dalam perasaan aneh tersebut, ia masih mampu mempertahankan ketenangannya.

"Aku baik-baik saja."

Li Tianxuan kemudian melihat sekeliling sebelum berkata dengan nada serius.

"Apa yang kau lihat barusan..." Dia berhenti sejenak. "Jangan ceritakan kepada siapa pun."

Liu'er menatapnya. Dia sebenarnya memiliki begitu banyak pertanyaan. Bagaimana tubuh Li Tianxuan bisa pulih? Apa kekuatan yang berada di dalam tubuhnya? Mengapa dia mampu menerobos setelah mengalami luka separah itu?

Namun pada akhirnya, Liu'er hanya mengangguk.

"Baik."

Tatapan mereka kembali bertemu.

Untuk sesaat, keduanya tidak mengatakan apa-apa.

Di kejauhan, suara raungan Kadal Naga Kuno kembali mengguncang hutan.

Namun kali ini— Tatapan Li Tianxuan telah berubah.

Ia menggenggam pedangnya erat.

"Kita belum selesai."

Matanya perlahan berubah dingin. Targetnya masih berdiri di hadapan mereka.

Kadal Naga Kuno!

1
Ilham Yono
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Slight/
Ilham Yono
cerdas..mengakui keunggulan lawan..
Ilham Yono
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Determined//Curse/
Ilham Yono
terbaik
Ilham Yono
hem/Proud//Proud//Proud//Chuckle/
Ilham Yono
hem/Facepalm/
Ilham Yono
/Determined//Determined//Determined//Determined/
Ilham Yono
good jobs
Ilham Yono
beuh orang sombong mah gosong
Ilham Yono
beuh☠️⚔️☠️⚔️☠️⚔️👻
Ilham Yono
hahaha..malah jadi pemicu terobosan /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ilham Yono
hahaha..malah jadi pemicu terobosan /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ilham Yono
banyak cakap..kemampuan senyap
Kadai Kecil
Lanjut lu woi thor/Curse/
Kadai Kecil
Kok habis /Curse/
Kadai Kecil
lanjut terus
Kadai Kecil
Tidak ada jeda nih
Kadai Kecil
semangat thor
Kadai Kecil
apa-apaan ini thor 🤣/Facepalm/
Kadai Kecil
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!