Indonesia
NovelToon NovelToon
Istriku CEO Terkaya: Pengawal Rahasia Sang Ratu

Istriku CEO Terkaya: Pengawal Rahasia Sang Ratu

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / CEO
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: aldolado

Maya Maheswari adalah CEO muda, anggun, dan dingin yang memimpin konglomerat terbesar di Indonesia. Sementara Leo, suami yang dinikahinya lewat perjanjian kontrak, hanyalah mantan prajurit berpenampilan santai yang bekerja sebagai pengawal pribadinya. Dianggap sebelah mata oleh keluarga besar Maheswari, Leo selalu diam dan berdiri tegap satu langkah di belakang sang istri.

Namun, di balik sikap tenangnya, Leo menyimpan identitas rahasia sebagai pendiri jaringan keamanan dan intelijen global yang memegang kendali atas data rahasia para elite dunia. Saat intrik pengkhianatan dari dalam perusahaan mulai mengancam nyawa dan takhta Maya, Leo perlahan membuka topengnya. Demi melindungi wanita yang dicintainya, sang pengawal siap mematahkan setiap konspirasi membuktikan pada dunia siapa penguasa sebenarnya di balik bayangan Sang Ratu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aldolado, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

lanjut bab 22

Maya menatap layar ponsel terenkripsi yang kini meredup di konsol tengah. Kata-kata Leo bergaung di kepala, menegaskan bahwa pertempuran ini belum benar-benar usai. Hendra hanyalah pion yang dikorbankan, sementara kepala dari ular yang sebenarnya sedang bersiap melarikan diri ke perairan internasional.

"Berapa banyak waktu yang kita punya?" tanya Maya, suaranya kembali mengeras dengan ketegasan khas seorang pemimpin Maheswari Group.

"Kurang dari tiga puluh menit jika kita ingin memotong jalur mereka sebelum kapal berlayar," jawab Leo seraya menekan pedal gas lebih dalam.

SUV taktis berkecepatan tinggi itu melesat membelah Jalur Tol Tol Wiyoto Wiyono menuju arah Pelabuhan Tanjung Priok. Jarum spedometer bergerak menembus angka seratus empat puluh kilometer per jam, menyalip barisan truk kontainer dan kendaraan publik dengan manuver yang amat presisi.

Di dalam kabin, Leo meraih radio komando dan menekan tombol pemancar. "Ghost-1, siapkan tim perimeter di Dermaga 3. Tutup semua akses keluar darat. Jangan biarkan ada satu pun kendaraan komando Helios yang meninggalkan area peti kemas."

"Diterima, Komandan. Dua tim taktis sudah berada di posisi penembak tersembunyi. Namun, Vanguard memiliki setidaknya delapan personel bersenjata di area dermaga," sahut suara dari balik radio.

"Tahan posisi sampai saya tiba di lokasi," perintah Leo singkat sebelum mematikan sambungan.

Maya melirik koper pelindung berlapis titanium yang tergeletak di jok belakang aset berharga berisi source code Nusantara AI yang baru saja mereka selamatkan dari Cikarang. Lalu pandangannya beralih pada Leo. Kemeja putih pria itu tampak sedikit berdebu di bagian siku, tetapi raut wajah suaminya itu sama sekali tidak menunjukkan jejak kelelahan. Yang ada hanyalah konsentrasi penuh dari seorang komandan lapangan yang sedang menghitung mundur waktu serangan.

"Leo," panggil Maya pelan di tengah deru mesin V8 yang meraung halus.

"Ya, Maya?"

"Di Dermaga 3 nanti... ini bukan lagi sekadar mempertahankan aset Maheswari Group, kan?"

Leo melirik sekilas ke arah istrinya melalui kaca spion dalam. "Ini adalah penuntasan, Maya. Jika kita membiarkan Vanguard lolos membawa dokumen itu, Helios akan terus menjadi ancaman bayangan yang mengintai hidupmu. Saya tidak akan membiarkan kamu menghabiskan sisa hidupmu dengan menengok ke belakang karena rasa takut."

Maya merapatkan jemarinya. Kehangatan menyeruak di balik dadanya. Pria di sampingnya ini tidak hanya bertarung untuk menyelamatkan perusahaannya, tetapi juga bertarung demi memberikan ketenangan hidup yang selama ini direnggut darinya.

Pukul 15.45 WIB, bau khas udara laut dan deretan menara derek peti kemas mulai terlihat di ufuk depan. SUV hitam itu meluncur keluar dari pintu tol pelabuhan, memotong jalur perkantoran pelabuhan, dan menyusup masuk ke kawasan kargo terlarang di Dermaga 3.

Leo mematikan lampu utama kendaraan dan memelankan laju mobil saat memasuki lorong di antara tumpukan peti kemas raksasa. Kaca mobil yang dilapisi film gelap membuat pergerakan mereka menyatu sempurna dengan bayangan kontainer.

Di ujung lorong, sebuah kapal kargo sedang menyalakan mesin utamanya. Cerobong kapalnya menghembuskan asap hitam tebal ke udara siang. Di samping dermaga, sebuah pos komando berupa kontainer modifikasi tampak dijaga oleh beberapa pria berrompi taktis serba hitam.

"Vanguard ada di dalam kontainer utama itu," bisik Leo seraya menghentikan SUV di balik ceruk tumpukan peti kemas yang terlindung.

Ia mematikan mesin total, lalu merogoh bagian bawah dasbor dan mengeluarkan sebuah koper taktis berukuran lebih kecil. Saat koper itu dibuka, terhampar dua unit pistol semi-otomatis lengkap dengan peredam suara dan beberapa magasin cadangan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!