Indonesia
NovelToon NovelToon
PENGANTIN YANG DITUKAR

PENGANTIN YANG DITUKAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Mengubah Takdir
Popularitas:13.7k
Nilai: 5
Nama Author: blcak areng

H-3 pernikahan yang disusun dari keringatnya, Kalea Mahika mendapati kenyataan pahit. Reno, kekasih 8 tahunnya, menghamili Gisel, kakak kandungnya sendiri. Bukannya membela, orang tuanya justru memaksanya menyerahkan gaun, dekorasi, hingga calon suaminya demi menutup aib.

​Dianggap anak durhaka karena menolak, Mahika memutus hubungan total, menjual rumah impiannya, lalu pergi merantau.

​Di tanah rantau, Mahika bangkit menjadi pengusaha sukses dan bertemu Reagan Baskara, pria tegas yang menghargainya. Ketika mantan dan keluarganya kembali memohon maaf dalam kehancuran, Mahika hanya tersenyum dingin

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon blcak areng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PENGANTIN YANG DITUKAR

​

​Pukul satu siang lewat sepuluh menit. Di saat para tamu undangan di bawah tenda terpal biru mulai terpaku menatap layar ponsel masing-masing dengan mulut ternganga lebar, sebuah siaran langsung (live streaming) mendadak berdering serentak di notifikasi Instagram, TikTok, serta kanal YouTube resmi milik Mahika Atelier.

​Judul siaran langsung itu terlampau santai untuk ukuran sebuah konfrontasi publik:

"Ngobrol Siang Santai Sambil Lihat-Lihat Studio Baru."

​Di layar ponsel ribuan penonton termasuk para staf kantor pusat Aura Fashion, rekan kerja Reno, tetangga sekitar rumah Pak Bambang, hingga para kerabat yang tengah berdiri bingung di resepsi muncul sosok Kalea Mahika.

​Gadis itu sama sekali tidak tampak seperti orang yang tersakiti, depresi, atau kabur bersembunyi. Mahika justru duduk santai di atas sebuah kursi beludru abu-abu yang elegan. Ia mengenakan blus putih berpotongan rapi dengan rambut digelung longgar, tersenyum hangat ke arah kamera sambil menyeruput secangkir teh hijau hangat dari cangkir keramik miliknya.

"Halo semuanya... Selamat siang menjelang sore," sapa Mahika dengan nada suara yang begitu tenang, lembut, dan tanpa beban sedikit pun. "Wah, mendadak banyak banget ya yang gabung di live ini. Padahal saya tadinya cuma mau iseng tes sinyal sekaligus ngeliatin sudut-sudut kantor baru saya yang baru saja rampung."

​Kamera ponsel di tangan kameramen perlahan bergeser, memperlihatkan kemegahan interior studio Mahika Atelier di Dago Atas, Bandung. Terlihat rak-rak besi hitam minimalis yang dipenuhi gulungan kain sutra premium, pencahayaan hangat, serta manekin-manekin yang mengenakan gaun pengantin mewah berdesain super elegan. Suasana tempat itu terlihat sangat berkelas, jauh berbeda dari bayangan orang-orang yang mengira Mahika hidup merana sebagai pelarian.

"Banyak banget yang nanya di kolom komentar..." Mahika membaca sekilas layar ponselnya dengan senyum tipis yang amat manis. "...Mbak Mahika ke mana aja? Kok kabur dari pernikahan? Katanya emosional terus ninggalin kerjaan?."

​Mahika terkekeh pelan, meletakkan cangkir tehnya di atas meja kayu jati dengan anggun.

"Duh, kalau dibilang kabur dan emosional, rasanya agak kurang tepat ya,” ujar Mahika santai, menyandarkan punggungnya dengan tenang. "Saya bukan kabur. Saya sengaja menyingkir dengan elegan, karena saya sadar, bertahan di tempat yang penuh dengan kebohongan dan pengkhianatan cuma bakal buang-buang waktu saya yang berharga."

​Jedar! Kalimat itu meluncur begitu mulus, namun langsung menghantam telinga ribuan penonton seperti petir di siang bolong.

​Di bawah tenda resepsi samping rumah, Andri dan beberapa staf Aura Fashion yang berdiri tepat di depan ponsel langsung membelalakkan mata mereka.

"Perlu saya luruskan biar tidak ada fitnah berkepanjangan," lanjut Mahika, suaranya tetap terjaga dalam ritme yang tenang namun menusuk tajam. "Selama delapan tahun, saya membangun karier, mendedikasikan waktu, bahkan mendanai sebagian besar persiapan pernikahan saya sendiri dari hasil keringat saya di bidang desain. Tapi apa yang saya dapatkan di H-3 pernikahan? Saya memergoki calon suami saya, Reno Alamsyah, berselingkuh dan menghamili kakak kandung saya sendiri, Gisella Aurora."

​Bugh!

​Nama-nama itu disebut secara terang-terangan tanpa ragu sedikit pun. Di layar ponsel, Mahika bahkan tersenyum manis saat menyebut nama kakak kandung dan mantan tunangannya.

"Dan yang lebih luar biasa lagi..." Mahika tersenyum geli, menaikkan sebelah alisnya. "...keluarga saya bukannya menegur kesalahan mereka, malah meminta saya merelakan semuanya gaun, dekorasi, hingga calon suami saya demi menutupi aib keluarga dan membiarkan mereka hidup bahagia di atas penderitaan saya. Karena saya menolak jadi orang bodoh yang ketiga kalinya, saya dibilang anak durhaka lalu memilih keluar dari rumah dan mengundurkan diri secara terhormat dari Aura Fashion."

​Di seberang layar, suasana di resepsi mendadak berubah menjadi kuburan. Para tetangga yang tadinya berbisik-bisik menghakimi Mahika kini langsung menutup mulut mereka dengan tangan, menatap horor ke arah panggung pengantin.

​Reno Alamsyah di atas pelaminan sudah jatuh lemas terduduk di lantai panggung, jasnya basah oleh keringat dingin, sementara Gisella menjerit histeris sambil melempar buket bunga di tangannya karena panik luar biasa. Topeng yang mereka bangun runtuh seketika dalam waktu kurang dari lima menit.

​Kembali ke layar live streaming, Mahika tampak kembali menyeruput tehnya dengan santai.

"Jadi, cerita kalau saya kabur karena stres itu murni karangan dongeng indah dari seseorang yang panik karena kedoknya mau terbongkar," ucap Mahika ringan. "Oh ya, selamat menikmati resepsi 'intimate' sederhana di atas tanah kosong itu ya, buat pengantin baru. Semoga langgeng di atas pendaratan reruntuhan hidup orang lain."

​Mahika melambaikan tangan ke arah kamera dengan senyum paling menawan yang pernah ada. "Sekian ngobrol santainya hari ini. Saya mau lanjut kerja merancang koleksi gaun pengantin baru di Mahika Atelier. Bye-bye."

​Klik.

​Siaran langsung itu berakhir. Namun riaknya di dunia maya dan di dunia nyata meledak bagaikan bom atom.

​Di kolom komentar siaran langsung yang baru saja ditutup itu, ribuan komentar dukungan langsung membanjiri. Dan di antara lautan komentar tersebut, sebuah akun centang biru terverifikasi milik Aura (Bu Aura) turut meninggalkan jejak komentar yang langsung disorot oleh warganet.

​@aura.fashipn "Dari awal saya sudah tahu siapa manusia yang tulus bekerja dan siapa parasit berkedok karyawan teladan. Semangat, Mahika. Mahika Atelier akan jadi saksi kebangkitan perempuan hebat. Sampai ketemu di rapat direksi Senin besok untuk pemecatan tidak dengan hormat bagi yang bersangkutan."

​Komentar telak dari sang CEO Aura Fashion itu menjadi paku terakhir yang menutup peti mati karier Reno di Jakarta.

​Kembali ke tenda terpal biru di samping rumah, para tamu undangan satu per satu mulai berpamitan pulang sambil berbisik-bisik jijik melihat keluarga Pak Bambang. Acara pernikahan yang digadang-gadang sebagai penyelamat nama baik keluarga itu kini resmi berubah menjadi lelucon terbesar sekota.

​Di studio Dago Atas, Bandung, Mahika menutup aplikasinya, meletakkan ponsel di atas meja, lalu berdiri berjalan ke arah jendela kaca. Ia menatap langit sore Kota Bandung yang cerah.

​Badai itu telah dilepaskan. Dan Mahika tahu betul, di Jakarta sana, para pembuat kehancuran itu kini tengah bersiap memetik apa yang telah mereka tanam dengan begitu busuk.

1
sutiasih kasih
gmn rasanya... klean jdi gembel😅😅
mkanya jgn hobi jdi BENALU...
Ernaaaaa
makasih Thor
merry
jdi gelandangan dech klian
merry
bisa gk hdp tnp mahika dan kluarga mu reno dan untuk cari krj susah nama mu dh terkenal 🤭🤭🤭🤭
sutiasih kasih
smpe sana.... rumah udh di jual😂😂😂😂😂😂
hadueh ren.... org tuamu kaya... org berada... tpi kok km jdi laki mokondo🤔🤔🙄
Lee Mba Young
selamat menikmati jd gembel
Mundri Astuti
mang dah bener ma pas ya, si Reno ma keluarga si sel ..sel..
Mundri Astuti
owh ortunya Reno org ada toh, tapi ko anaknya dompleng mahika yak🤔
sutiasih kasih: knaoa mndompleng mahika yg dri kalangan biasa....
mmbingungkn🤔🤔🤔
total 2 replies
Lee Mba Young
tanpa harta selamat mnikmati
Mundri Astuti
mang bisa tuh anak kesayangannya bangun atap aja, jangan bangun rumah dah
sutiasih kasih
di bangun lgi dunk rumah yg sdh runtuh.....
jgn apa" morotin dwit mahika.... tpi mahika g punya hak tinggal di rmh itu...
msih ingat dunk bu maya.... saat mahika pergi... dgn tak punya hati ibu mmbuang barang" mahika yg ada di kamarnya..... anda itu ibu macam apa 🤔🤔🤔🤔🤔🤔🙄🙄
Tining Revi
bukanya mahika berhijab thor. kok "puji Tuhan"
merry
pdhl tdi mau bongkar ditmpt mrk resepsi dihotel tau ya mrk cm resepsi di tanah kosong dan mahika lewat live ig buat mrk maluu 🤭🤭🤭🤭se kanoha pd tau lhh
Mundri Astuti
sekali tepok ....jatuh semua .... gayanya mahika kereeennnn....Badas....😂😂😂
sutiasih kasih
tamatlah sudah riwayat para pmbohong & penghianat......
😂😂😂😂😂😂
Heni Setiyaningsih
Mahika,,,,,,, KEREN!! gk perlu teriak teriak cuma tunjukkan hasil dari kerja kamu, siapa itu Reno dan klrg toxic, hempaskan😂😂
Agunk Setyawan
bacanya deg"an banget🤣
Humay Uum
dtunggu bomy KK Thor 💪💪💪💪
falea sezi
kelamaan bertele tele 🤣
Heni Setiyaningsih
/Heart//Heart//Heart/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!