Indonesia
NovelToon NovelToon
Mengandung Anak Selingkuhan Suamiku

Mengandung Anak Selingkuhan Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Balas Dendam / Penyesalan Keluarga
Popularitas:124.1k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Setelah dua kali mengalami keguguran membuat Vivienne Laurent rela mempertaruhkan segalanya demi satu harapan terakhir. Atas permintaan suaminya, Dominic Ashcroft, ia menjalani program bayi tabung.

Namun, kebahagiaan itu runtuh seketika ketika sebuah pesan datang dari Killian Prescott, pria yang selama ini menjadi musuh abadinya.

"Bayi yang kau kandung bukan berasal dari sel telurmu. Dominic telah menukarnya dengan sel telur Giselle Moreau—selingkuhannya."

Vivienne menolak mempercayainya. Hingga satu demi satu bukti mengungkap kenyataan yang jauh lebih kejam: rahimnya telah dijadikan alat untuk mengandung anak hasil pengkhianatan suaminya.

Akankah Vivienne mempertahankan bayi yang tumbuh di dalam rahimnya atau menggugurkannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23

Ruangan itu terasa sunyi. Dokter Malcom duduk dengan wajah pucat di hadapan Killian. Kedua tangannya saling menggenggam erat di atas paha. Sesekali matanya bergerak ke arah pintu, seolah berharap seseorang datang menyelamatkannya.

Killian justru terlihat tenang. Ia tidak perlu terburu-buru. Rahasia yang selama ini disimpan Malcom sudah diketahui olehnya. Ia hanya membutuhkan satu hal. Kepastian.

Killian membuka sebuah map dan mengeluarkan beberapa lembar dokumen.

"Dokter Malcom," ujar Killian sambil meletakkan dokumen itu di atas meja, "saya tidak akan bertanya apakah sel telur Vivienne digunakan atau tidak."

Malcom mengangkat wajah.

Killian menatapnya tajam. "Saya sudah tahu jawabannya."

Mulut Malcom terbuka, tetapi tidak bersuara. Pria paruh baya itu terkejut.

"Saya juga sudah tahu siapa pemilik sel telur yang digunakan dalam proses tersebut," lanjut Killian dengan tenang.

Wajah Malcom semakin pucat.

Killian menyandarkan tubuhnya ke kursi. "Saya hanya ingin mendengar pengakuannya dari mulut Anda sendiri."

Malcom mengusap wajahnya. "Saya tidak mengerti apa yang Anda maksud."

Alex yang berdiri di samping Killian langsung mendengus.

"Masih mau berpura-pura?" ujar Alex sambil menyilangkan tangan di dada. "Padahal wajahmu sudah menjawab semuanya."

Malcom menundukkan kepala.

Killian mengambil ponselnya. "Apakah Dominic yang meminta Anda mengubah proses bayi tabung Vivienne dan menggunakan sel telur Giselle Moreau?"

Malcom tidak menjawab.

Killian mengetuk meja dengan jarinya. Tatapannya semakin tajam. "Saya tidak membutuhkan penjelasan panjang. Cukup jawab iya atau tidak."

Malcom memejamkan mata. Beberapa detik kemudian, bahunya turun. "Iya," jawabnya lirih.

Alex langsung menatap Killian.

Killian sendiri hanya mengembuskan napas panjang. Akhirnya ia mendapatkan jawaban yang dibutuhkannya.

"Jadi benar Dominic yang meminta Anda melakukan itu?" tanya Killian.

Malcom mengangguk. "Iya."

"Apakah Vivienne mengetahui perubahan tersebut?"

Malcom menggeleng. "Tidak."

"Apakah dia pernah diberi tahu bahwa sel telur yang digunakan bukan miliknya?"

"Tidak."

Killian kembali bersandar.

Malcom menelan ludah.

"Dan bayi yang sekarang berada di dalam kandungan Nyonya Vivienne, bayi itu berasal dari embrio yang menggunakan sel telur Giselle."

Killian mengangguk pelan. Ia tidak bertanya lebih jauh. Bukan karena tidak ingin tahu. Melainkan karena semuanya sudah cukup jelas.

Di tempat lain, Vivienne sedang duduk bersama Estelle di sebuah kafe yang cukup tenang. Tangannya sesekali mengusap perutnya yang semakin membesar, sementara secangkir teh hangat berada di atas meja.

Estelle yang sejak tadi memegang ponsel tiba-tiba melihat sebuah pesan masuk. Matanya langsung bergerak membaca nama pengirimnya.

Pesan itu berasal dari Killian.

Tanpa berkata apa-apa, Estelle menyerahkan ponselnya kepada Vivienne.

Vivienne menerima ponsel tersebut. Matanya bergerak perlahan membaca isi pesan itu.

Killian: [Malcom mengaku. Dominic memang meminta pergantian sel telur. Dia juga mengakui bahwa Vivienne tidak pernah diberi tahu.]

Vivienne terdiam. Ia membaca pesan tersebut sekali lagi. Tidak ada perubahan berarti pada wajahnya. Tidak ada kepanikan. Tidak ada tangisan. Hanya jemarinya yang perlahan menggenggam ponsel itu lebih erat.

Setelah selesai membaca, Vivienne mengembalikan ponsel tersebut kepada Estelle.

"Sudah pasti," ujar Vivienne tenang.

Estelle menatap wajah sahabatnya dengan saksama. Ia sudah menduga Vivienne akan terluka setelah mendapatkan kepastian itu, tetapi reaksi perempuan tersebut justru jauh lebih tenang dari perkiraannya.

"Kamu tidak sedih?" tanya Estelle pelan.

Vivienne menunduk. Tangannya kembali mengusap perutnya. "Sedih karena apa?" tanya Vivienne balik.

Estelle terdiam. Jelas semua wanita jika berada di posisi Vivienne akan merasakan kesedihan.

Vivienne mengelus perutnya dengan gerakan lembut. Beberapa detik kemudian, ia tersenyum tipis. "Siapa pun pemilik sel telur bayi ini, aku tidak peduli," ujar Vivienne dengan suara pelan.

Jarinya berhenti di satu sisi perutnya ketika ia merasakan gerakan kecil dari dalam. "Aku yang mengandungnya."

Suara Vivienne terdengar semakin lembut. Matanya mulai berkaca-kaca, tetapi ia tidak membiarkan air mata itu jatuh.

"Aku yang merasakan dia bergerak untuk pertama kalinya." Senyum kecil muncul di bibirnya. "Aku yang setiap hari berbicara dengannya."

Tangan Vivienne kembali mengusap perutnya dengan penuh kasih. Vivienne mengangkat wajah dan menatap Estelle dengan sorot mata yang mantap.

"Dan aku yang akan melahirkannya. Jadi, bagiku, dia anakku."

Estelle tidak langsung menjawab. Dadanya terasa sesak melihat keteguhan sahabatnya.

Perempuan itu kemudian meraih tangan Vivienne dan menggenggamnya erat. "Kalau begitu, apa yang akan kamu lakukan setelah ini?" tanya Estelle.

Senyum Vivienne perlahan muncul. Namun, kali ini bukan senyum lembut yang biasa ia tunjukkan kepada Dominic. Ada sesuatu yang berbeda. Senyum itu tenang, tetapi menyimpan keteguhan.

"Menunggu," jawab Vivienne singkat.

Estelle mengangkat alis. "Menunggu?"

Vivienne mengangguk pelan. "Aku belum mau menghancurkannya sekarang," ujar Vivienne.

Vivienne mengambil ponselnya lalu meletakkannya di atas meja.

Estelle perlahan memahami maksud sahabatnya. "Kamu mau membuatnya menderita lebih lama?" tanya Estelle dengan suara rendah.

Vivienne mengangguk. Tatapan ia berubah dingin. "Dia sudah menyiapkan kebohongan ini selama bertahun-tahun. Jadi, aku juga ingin menggunakan waktu yang ada untuk membongkar semuanya."

Estelle terkekeh kecil sambil menggelengkan kepala. Ia menahan tawanya. Ia tahu sahabatnya sedang terluka, tetapi cara Vivienne menghadapi pengkhianatan itu justru membuatnya semakin kagum.

"Jadi, setelah pengakuan dari dokter itu kita dapat, apa langkahmu?" tanya Estelle.

Vivienne mengambil napas panjang. "Pertama, aku akan memastikan semua bukti tentang Dominic tersimpan dengan aman," jawabnya.

Estelle mengangguk. "Setelah itu?"

Vivienne menatap sahabatnya. "Aku akan membuatnya membusuk di penjara setelah kehilangan satu per satu hal yang paling dia banggakan."

1
Ayuk Witanto
ternyata keguguran Viviane adalah rencana Giselle dan dominic
Ayuk Witanto
mimpi saja ..harta orang lain kok mau di rampas
Ayuk Witanto
ngapain di bantu dia aja udah ngabisin duit perusahaan
Ayuk Witanto
telp saja
Nurul Aeni
dasar klrg nya dominic numpang hidup doank sama Vivi,,tp gak bersyukur dasar klrg lintah.ayooo Vivi hancurkan klrg suami mu🤣🤣
Ummee
ku kira dominic gk bakal berani muncul di hadapan Vivienne, ternyata nyali mu besar juga ya dominic setelah apa yg kau lakukan pada Vivienne.
gmn kira² reaksi Arabella ketika tau kebusukan papanya dulu ketika masih menjadi suami mommy nya?
neni nuraeni
lnjutt
Kar Genjreng
mungkin tekad kalian berharap berhasil kemungkinan orang orang Kilian juga sudah di persiapkan suatu saat akan terjadi apa apa,,,,makanya jangan bangga dulu segala sesuatu yang sangat tidak,,,
niat baik jalannya terjal ko ga bercermin dari pengalaman terdahulu ,,,kalian belum tau apa i di persiapkan oleh Killian karena ulah kalian hampir saja Viviane tidak bisa
punya Anak beruntung ada tabib baik,,,,
semua rahasia Tuhan,,
Kar Genjreng
sudah keluar dari buih bukannya sadar malah menjadi gila pasangan menggila,,,,
memang itu darah daging kalian. tetapi
untuk mengeluarkan Anak itu butuh nyawa yang di perjuangkan. ,,, ternyata kalian berdua sudah niat membusuk isi
otaknya juga kerdil,,,, tidak semudah itu Ferguson,,, Killian dan keluarga besarnya ada di belakang kalian berdua sudah tidak
ada daya upaya,,,tapi entahlah ya gan,,,
Oma Gavin
nah sekarang ketemu kalian dominic kamu pengecut ingin memiliki arra seluruh padahal setelah nanti arra tau kebenarannya justru akan membenci mu karena kamu ngga jujur sama arra, seharusnya kamu dan giselle datang berkunjung secara resmi ungkapkan seluruh masalah mu yg tidak akan pernah punya anak lagi kedepannya mungkin vivienne masih mau berbagi arra dgn ikhlas, ini killian blm tau saat tau habis kamu dominic
V3
karma buat mereka berdua ,,,,, JD PD mandul semuanya 🤣🤔🤣🤔
kini mlh mereka sdh punya niat jahat untuk merebut Ara dr Vivi 😡
V3
ujug-ujug Dominic sdh keluar dari penjara donk 🤣
kondisi mereka berdua apakah akan lumpuh ❓🤔
V3
apakah Estelle jg sdh punya Bayi ❓🤔
V3
langsung 5 tahun ja 🤣🤣
pasti kak othor nya gak mo terlalu capek ngurusin msh Bayi nya ,,,, mknya di buat lngsung besar 🤣🤣
V3
aku HBS searching di Mbah Google ada nama bayi kembar laki-laki ,,,
Aldway ( Perang yang Mulia )
Aldwin ( Seorang teman yang Baik )
Ita rahmawati
pokoknya maju terus vivienne
V3
kira-kira Estelle sakit apa yaaa ❓❓
V3
kak othor maaf nih ,,, knp nama Dd bayi kembarnya TDK mirip ,,, jauh bgt beda nya Raphael dan Max 🤦🤦🤦
harusnya nama bayi kembar itu di buat miriiip ,, maaf nih spt nma bayi kembar di Indonesia yg mirip semuanya namanya ,, misal nya di Indonesia bayi kembar laki-laki Tono dan Toni ,,, bgtu kak
tp kalau bayi kembar di LN apa yaaa nama nya yg mirip ❓🤔
🌸 Sunshine 🌸: 😅😅😅 tidak apa-apa. Lebih ke arti nama yang memiliki sesuatu yang baik
total 1 replies
Ita rahmawati
tinggal jujur aja loh dok 😂
Ita rahmawati
GK salah juga si Dominic,,diakan cuma manfaatin kesempatan yg ada 😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!