Indonesia
NovelToon NovelToon
Endless Hunter

Endless Hunter

Status: tamat
Genre:Dunia Masa Depan / Mata-mata/Agen / Anime / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Epik Petualangan / Enemy to Lovers / Tamat
Popularitas:11.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ryan Adriansyah

Dalam dunia futuristik Mechroid, Vixeon Knight, buronan nomor 1 dengan julukan "Knightfall," mengemban misi yang penuh intrik dan bahaya setelah mengalami amnesia yang merusak memori identitasnya. Dengan tangan kirinya yang kini menjadi ciptaan cyborg, Vixeon bersama sahabat setianya, Hatari, dan perakit tangan, Zara, melibatkan diri dalam perburuan kebenaran.

Penuh dengan tantangan, Vixeon harus melawan mafia, faksi-faksi gelap, dan pembunuh bayaran yang tak kenal ampun, semuanya sementara dikejar oleh pemburu buronan tanpa batas. Dalam upaya untuk mengingat identitasnya, Vixeon mendapati dirinya terjebak dalam kisah petualangan yang melibatkan misteri kelam masa lalu dan bahaya yang mengintai di setiap sudut dunia futuristik yang berlapis-lapis.

"Inilah kisah Vixeon Knight, yang tak hanya mencari kebenaran dirinya yang hilang, tetapi juga harus bertahan hidup di tengah konspirasi dan ketidakpastian, di mana masa lalu yang gelap mungkin menjadi kunci jawaban."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ryan Adriansyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

2.12 : Knight

Specter, yang kini penuh luka dan terdesak, mulai merasa kekalahan yang tak terhindarkan. Tubuhnya yang lelah dan terluka membuktikan betapa sengitnya pertarungan melawan Dark Slayer dan Phantom. Dengan perlahan tapi pasti, Specter jatuh ke tanah, menyerah pada kekuatan gabungan lawannya yang lebih tangguh. Cahaya terakhir dalam pertarungan itu tampak memudar dari matanya yang penuh kelelahan.

Meskipun Specter sudah kalah dan tubuhnya penuh luka, senyuman mengejek masih terukir di wajahnya. Dengan suara yang terengah-engah, ia berkata, "Kalian mungkin menang kali ini, tetapi ingatlah, dunia ini penuh dengan kebusukan. Kekalahan ini hanyalah awal dari kekacauan yang akan datang."

Senyuman Specter yang terselip di antara rasa sakit dan kekalahan memberikan nuansa misteri, seolah-olah dia tahu sesuatu yang lain yang belum terungkap.

Dark Slayer menodongkan pedangnya dengan tajam ke arah dahi Specter, menahan rasa sakit dari luka-luka pertempuran sekaligus menanggapi sindiran terakhir Specter. Dengan suara tegas, ia menyatakan, "Kami tidak akan terpengaruh oleh ancamanmu. Kita akan menjaga keseimbangan, tidak peduli seberapa gelap dunia ini."

Pedangnya bergetar di udara, menciptakan aura tegang di antara mereka. Specter, meskipun lemah, tetap memandang tajam ke mata Dark Slayer, seakan-akan menyimpan rahasia yang belum terungkap.

Blossom dan Iris mendekati Dark Slayer dan Phantom, membawa Nightline yang masih kewalahan setelah pertarungan. Nightline yang semula sombong, kini terlihat lebih tenang, meski masih menyimpan kekakuan di wajahnya. Mereka berempat bersiap untuk menghadapi tahapan selanjutnya dalam konfrontasi mereka dengan faksi Blackjack.

Specter menyipitkan matanya dengan heran, melihat Nightline yang kalah melawan Blossom dan Iris. Ekspresi keterkejutan melintas sejenak di wajah Specter, namun ia segera meredamnya dengan cengiran sombong.

"Sejak kapan kau jadi begitu lemah, Nightline? Sepertinya kita perlu melakukan evaluasi performa," sindir Specter dengan nada merendahkan. Nightline, meskipun terlihat kalah, masih menyimpan sikap yang dingin, seakan-akan pertarungan ini hanyalah bagian dari rencana lebih besar.

Blossom dan Iris mendorong Nightline mendekati Specter, membentuk satu barisan penuh dengan Specter yang telah kalah. Nightline, meskipun terdorong, masih mempertahankan sikap angkuhnya.

Specter menyipitkan mata, melihat Nightline dengan tajam. "Jangan pikir kau bisa lolos begitu saja. Aku punya urusan tertentu denganmu," ujar Specter, suaranya penuh dengan ancaman yang tak tertandingi. Nightline hanya tersenyum, seolah-olah menyimpan kartu truf yang masih belum terungkap.

Keempat Agent Blackjack dengan serius mengawasi Nightline dan Specter sambil menelpon ketua mereka untuk memberikan laporan. Mereka berdiri dengan sikap siaga, siap menghadapi situasi apapun yang mungkin terjadi.

Agent Phantom dengan nada sinis berkata, "Jadi, Specter dan Nightline, sepertinya kalian tidak sehebat yang dibicarakan, huh?"

Blossom menambahkan, "Mungkin kita seharusnya mengajak mereka berdua ke sesi pelatihan ekstra setelah ini."

Iris tertawa kecil, "Siapa yang menyangka, musuh kita malah bisa diatasi oleh dua perempuan ini."

Dark Slayer, yang biasanya lebih serius, hanya menyampaikan, "Kita harus tetap waspada. Masih banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan."

Blossom merasakan getaran aneh di lingkungan sekitarnya. Ia merenung sejenak dan berkata, "Ada yang tidak beres. Sesuatu terasa aneh..."

Iris menatap Blossom dengan tajam, "Apa yang kau rasakan?"

Blossom menggeleng, "Aku tidak yakin. Tapi ini terasa seperti..."

Sebelum Blossom bisa menyelesaikan kalimatnya, suasana tiba-tiba berubah. Terdengar suara langkah berat mendekat dari kegelapan.

Blossom melihat sekeliling dengan cermat, mencari sumber suara yang menghantui perasaannya. Langit malam yang tadinya cerah mulai dipenuhi oleh bayangan-bayangan yang bergerak. Hatinya berdegup kencang, dan ia segera mempersiapkan senjatanya, bersiap untuk menghadapi ancaman yang mungkin akan muncul.

Bayangan-bayangan yang muncul di langit malam membuat Blossom merasa seperti pernah melihatnya sebelumnya. Mereka menimbulkan ingatan yang samar, mengundang rasa penasaran dan ketidakpastian di benaknya. Hatinya berdegup lebih kencang, mencoba mengingat kapan dan di mana ia pernah merasakan kehadiran bayangan seperti itu sebelumnya.

...[BRUGGGGGG]...

Lelaki misterius itu muncul di tengah-tengah pertarungan, menarik perhatian semua orang. Dengan langkah mantap, ia berbicara, "Sedikit kacau di sini, bukan?" Suara tegasnya menciptakan keheningan sesaat di antara mereka yang berada di lokasi tersebut.

Rambut biru muda yang menyentuh pundaknya bergoyang perlahan oleh angin. Mata biru tajamnya memantulkan kilatan sinar neon di sekitarnya. Setelan putih berwarna cyber yang dipakainya memberikan kesan futuristik. Namun, sorotan terbesar adalah tangan kirinya yang berubah menjadi cyborg, memberinya aura yang tak dapat diabaikan. Ia berdiri di tengah pertarungan, melibatkan diri dengan situasi yang semakin memanas.

Dengan tenang dan penuh misteri, sosok itu berbalik menghadap keempat Agent Blackjack dan buronan yang masih tergeletak. Wajahnya terungkap dalam sorotan neon kota yang bergemuruh. Tidak ada senyum di bibirnya, hanya keputusan dingin di matanya yang memancarkan tekad. Vixeon Knight, yang dikenal sebagai Knightfall, kini hadir dalam pertarungan ini, siap mengubah dinamika situasi dengan kehadirannya yang tak terduga.

Dalam sekejap, keempat Agent Blackjack tersentak kaget oleh kehadiran Knightfall. Mereka segera bersiap, merapatkan barisan, dan menarik senjata mereka. Wajah mereka mencerminkan campuran antara kebingungan dan ketidakpercayaan, menyadari bahwa situasi telah berubah secara drastis dengan munculnya Vixeon Knight.

Knightfall hanya berdiri tenang, tangan cyber nya bersiap untuk aksi. Senyuman misterius terukir di wajahnya, seolah-olah menantang keempat Agent untuk bertarung. Atmosfir di sekitar mereka kini tegang, menandakan bahwa pertempuran baru saja mencapai puncaknya dengan kehadiran Vixeon Knight di medan yang sudah ramai ini.

Vixeon Knight mengangkat tangan kirinya, dan seketika gelombang elektromagnetik yang kuat memancar dari telapak tangannya. Energi ini seperti gelombang tak terlihat yang memengaruhi sistem elektronik di sekitarnya. Keempat Agent Blackjack merasakan guncangan yang mematikan, sistem peralatan mereka mulai glitch, dan komunikasi terhenti.

Sementara itu, Vixeon Knight tetap tenang, melihat dampak dari kekuatan elektromagnetik yang dia pancarkan. Mereka berempat terdiam, sementara Knightfall terus mengamati reaksi mereka dengan wajah yang tidak mengalami perubahan.

Situasi semakin rumit dan penuh ketegangan dengan kehadiran Vixeon yang kini berubah menjadi mode Knightfall di tengah pertempuran yang semakin rumit.

Vixeon Knight menggenggam tangan kirinya, dan dengan gerakan yang lancar, ia mengubahnya kembali menjadi pedang cyber yang memancarkan cahaya biru futuristik. Saber di tangan kirinya berbaur dengan sinar pedang cyber, menciptakan dua senjata yang memancarkan kekuatan yang mencekam.

Keempat Agent Blackjack yang masih terpaku oleh gelombang elektromagnetik melihat perubahan ini dengan keterkejutan. Pedang cyber dan Saber Vixeon Knight kini menjadi ancaman ganda, memperumit situasi mereka yang sudah sulit. Raut wajah Knightfall tidak menunjukkan keraguan sedikit pun, dan ia tampak siap melanjutkan pertarungan.

"Dalam keadaan yang serba sulit seperti ini, kalian tetap tak bisa melupakan satu hal: aku tak pernah bisa diprediksi," ujar Vixeon dengan nada menantang. Senyum sebentar terlintas di wajahnya yang penuh misteri, mencerminkan kepercayaan diri yang mendalam dalam setiap langkahnya.

...----------------...

1
Z Uli
end kah
Z Uli
kemana aja thor
VKnight: hehe, hiatus setahun doank ga ngaruh
total 1 replies
Aegis
numpang jejak dulu, ini menarik.
VKnight: gas trus sampai tamat 👊
total 1 replies
🧭 Wong Deso
semangat
Filan
Bagus bang. Menarik.
VKnight: Terus ikuti ceritanya ya! banyak plot twist menarik sampai kedepannya!
total 1 replies
Ayanagi Souma
tidaakkk karakter mereka bahkan ikut puitis
Ayanagi Souma
bang saran aja, puitisnya digunain disaat menjelaskan background aja kalo ekspresi bisa lebih dipadatkan katanya. Kalo terlalu puitis, metamorforanya bikin susah imajinasi gambarin. Alurnya semakin lambat, padahal bisa jadi tiga episode jadi satu episode nilainya. Saran aja hehe. Tapi saya salut sama bahasa majasnya. Kembangkan lagi kawan. Saya juga minta untuk kritikannya
Ayanagi Souma
menjentikkan?
VKnight: Bukannya sama ya? hehe
total 1 replies
Ayanagi Souma
Bang, Abang bagusnya jadi penulis drama. Metamorforanya kebanyakan, bikin pusing baca aksinya. Ntaps/Good/
Ayanagi Souma
kenyataan selalu tidak sesuai dengan rencana :v
Ayanagi Souma
Cerita dan gaya bahasanya keren. Banyak pakai perumpamaan. Juga pakai gambar ilustrasi karakter agar mudah dibayangkan.
VKnight: Wakarimashita🙌
total 3 replies
🧭 Wong Deso
ini bagusnya kalau di bikin komik
VKnight: Emang bagusnya dibikin komik, cuman belom ada partner yang bisa bikin komiknya 🥲
total 1 replies
🧭 Wong Deso
semoga author terfavorit selanjutnya kita, dan selanjutnya karya kita yang berada di list populer ya kak
🧭 Wong Deso: Amin, semoga harapan masih ada dan membuat kita bertahan di platform ini.
total 2 replies
🧭 Wong Deso
setuju
🧭 Wong Deso
saya mampir thor, yuk saling mendukung 👍🏽
VKnight: Siap, jangan lupa cek karya author yg lain ya😁
total 1 replies
V.MaryGrace
kalo di jadiin karakter game bagus sihhh inii
VKnight: Haha, semoga aja diadaptasi beneran/Smirk/
total 1 replies
V.MaryGrace
selamat tambah tua yaa thorr
VKnight: Hahaha makasih, lucu banget /Scream/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!