Indonesia
NovelToon NovelToon
Dua Pewaris Rahasia Keluarga Vasillo

Dua Pewaris Rahasia Keluarga Vasillo

Status: tamat
Genre:Mafia / Anak Genius / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:5M
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

🏆🥇 Juara 1, Yaww 2026 Periode 1, Kategori 2 💞 dan Juara Tema Kreatif.



Tasya tidak pernah memilih takdirnya. Dijual oleh keluarga pamannya demi menyelamatkan perusahaan yang hampir bangkrut, ia melarikan diri dari sebuah kamar hotel mewah, tanpa tahu bahwa pria asing yang ia tinggalkan malam itu adalah Alex Roman Vasillo, pewaris keluarga mafia paling berkuasa di Jerman.

Tujuh tahun berlalu, setelah dia melarikan diri dari Berlin menuju Indonesia, tanah kelahiran Kakeknya.

Tasya hidup tenang di Indonesia bersama dua anak kembarnya, Kenzo dan Kenzi, yang tak pernah tahu siapa ayah mereka sebenarnya.

Sampai suatu hari, di sebuah rumah sakit ternama di Jakarta yang berada di bawah naungan keluarga Vasillo, seorang bocah enam tahun dengan percaya diri memanggil seorang pria berjas mahal, pria itu Alex Roman Vasillo.

“Daddy!”

"Hah?!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 24

Mobil tua itu perlahan menghilang di ujung jalan kecil depan rumah. Begitu suara mesin mobil tak lagi terdengar, suasana rumah menjadi sunyi.

Tuan Rockhi masih duduk di kursinya di ruang tamu. Tatapannya lurus ke depan, namun pikirannya jelas sedang jauh mengembara.

Beberapa saat kemudian ia berkata pelan,

“Mirna … ambilkan ponselku di kamar.”

Bi Mirna yang sejak tadi membereskan meja makan langsung menoleh.

“Baik, Tuan.” Namun, sebelum beranjak pergi, ia terlihat ragu.

“Maaf Tuan … yang tadi cucu Tuan maksud … Tuan Alex itu … keluarga Vasillo?”

Tuan Rockhi menatapnya sebentar, lalu mengangguk pelan.

“Iya.”

Mata Bi Mirna langsung membesar. Mulutnya bahkan sedikit terbuka karena kaget.

“Ya Tuhan…” Ia menutup mulutnya dengan tangan. “Berarti … Nona Tasya belum tahu…?”

Rockhi menghela napas panjang.

“Belum.”

Bi Mirna menatap pria tua itu dengan wajah cemas.

“Apa Nona Tasya benar-benar tidak tahu penyebab orang tuanya meninggal … dan alasan Tuan harus tinggal di rumah kecil ini?”

Ruangan menjadi hening.

Beberapa detik kemudian Rockhi menjawab dengan suara berat.

“Saat itu Tasya masih kecil.”

Matanya terlihat redup.

“Ketika dia mulai beranjak remaja … dia punya mimpi yang besar.” Rockhi menatap ke arah jendela.

“Dia ingin sekolah tinggi … ingin hidup mandiri.”

“Makanya aku membiarkan dia diadopsi oleh paman dan bibinya.” Nada suaranya berubah dingin.

“Namun ternyata … dua orang itu tidak pantas disebut keluarga.”

Bi Mirna menggigit bibirnya pelan.

“Mereka malah menjual Tasya … kepada laki-laki tua.” Rockhi mengepalkan tangannya di atas sandaran kursi.

“Kalau saja malam itu Tasya tidak melarikan diri … dia tidak akan bertemu Alex.”

Bi Mirna menunduk.

Sebagai orang yang sudah belasan tahun bekerja bersama Tuan Rockhi, ia tahu terlalu banyak tentang masa lalu keluarga itu.

Bi Mirna akhirnya berkata pelan,

“Tuan … apakah semuanya akan terulang lagi?”

Rockhi tidak langsung menjawab. Ia hanya memejamkan matanya beberapa saat dan kemudian berkata lirih,

“Aku harap tidak.”

Beberapa detik kemudian Bi Mirna masuk ke kamar dan mengambil ponsel milik Rockhi. Ia kembali ke ruang tamu dan menyerahkannya.

“Ini, Tuan.”

Rockhi langsung mengambil ponsel itu. Tanpa ragu ia menekan sebuah nomor yang tampaknya sangat ia hafal. Beberapa detik kemudian seseorang menjawab di seberang sana. Suara Rockhi langsung berubah serius.

“Ini aku.”

Orang di sana langsung terdengar tegang.

[Iya, Tuan Rockhi?]

Rockhi menatap ke arah pintu rumah, ke arah jalan tempat mobil Tasya tadi pergi.

“Aku ingin kalian mulai bergerak, mulai hari ini … awasi cucuku.”

Suasana di seberang telepon langsung menjadi serius.

[Apakah ada ancaman, Tuan?]

Rockhi menjawab dengan suara berat.

“Lindungi Tasya, dan yang paling penting…”

Ia berhenti sejenak.

"Lindungi juga kedua cucuku.”

Beberapa detik kemudian orang itu menjawab tegas.

[Baik, Tuan.]

“Kami akan memastikan mereka aman.”

Panggilan pun terputus.

Rockhi menurunkan ponselnya perlahan, tatapannya berubah dingin.

Setelah perjalanan sekitar dua puluh menit, mobil tua itu akhirnya berhenti di depan sebuah taman kanak-kanak yang cukup besar.

Bangunannya berwarna cerah dengan halaman luas. Banyak anak-anak kecil sudah datang bersama orang tua mereka. Tasya memarkir mobilnya di pinggir halaman.

“Sudah sampai,” ucapnya lembut.

Kenzi langsung membuka pintu dan turun lebih dulu. Ia menatap sekeliling dengan rasa penasaran.

Sementara Kenzo turun dengan wajah datar, seolah tempat itu terlalu sederhana baginya. Seorang guru perempuan yang ramah segera mendekat.

“Selamat pagi.”

“Selamat pagi, Bu,” jawab Tasya sopan.

Guru itu tersenyum melihat kedua anak laki-laki itu.

“Ini murid baru ya?”

Tasya mengangguk.

“Iya, Bu. Ini Kenzo dan ini Kenzi.”

Kenzi langsung tersenyum manis.

“Selamat pagi, Bu Guru.”

Namun Kenzo hanya mengangguk kecil. Guru itu tertawa kecil melihat perbedaan sikap keduanya. Tasya lalu berjongkok di depan kedua anaknya.

“Dengar ya … Mommy harus bekerja hari ini. Jadi kalian harus jadi anak baik di sekolah.”

Kenzi langsung mengangguk.

“Baik!”

Kenzo menatap ibunya sebentar.

“Kalau gurunya baik.”

Tasya menahan senyum. Ia kemudian menoleh pada guru itu dan menyerahkan secarik kertas.

“Ini nomor WhatsApp saya. Kalau ada apa-apa, tolong segera hubungi saya.”

Guru itu menerima kertas tersebut dengan ramah.

“Tentu saja, tenang saja, mereka akan baik-baik di sini.”

Tasya menatap kedua anaknya sekali lagi sebelum berdiri.

“Mommy pergi dulu ya.”

Kenzi melambaikan tangan.

“Bye Mommy!”

Kenzo juga berkata singkat.

“Hati-hati.”

Tasya tersenyum kecil sebelum berbalik dan kembali menuju mobilnya.

Beberapa menit kemudian mobil tua itu kembali melaju meninggalkan sekolah. Tujuan berikutnya adalah kantor barunya.

Sekitar tiga puluh menit kemudian, mobil itu berhenti di depan sebuah gedung tinggi yang megah.

Gedung itu berdiri menjulang dengan dinding kaca biru yang memantulkan cahaya pagi.

Di bagian depan gedung terpampang tulisan besar, OCEAN BLUE GROUP. Perusahaan properti terbesar kedua di Indonesia.

Hanya satu perusahaan yang berada di atasnya, Vasillo Group. Tasya mematikan mesin mobil dan menatap gedung itu beberapa saat.

Ia menarik napas pelan.

“Semangat, Tasya.”

Ini adalah hari pertama ia bekerja.

Tanpa mengetahui satu hal, bahwa perusahaan tempatnya berdiri sekarang adalah perusahaan milik seseorang yang memiliki hubungan dengannya.

1
frida
good job Thor terus lah berkarya
echa purin
👍
Ari Sawitri
bukannya sdh 9bulan ya di bab sebelumnya kok prematur ?🤔🤔
Ari Sawitri
team keamanan tp bukan buat istri dan anak anaknya. begitu kejadian br ada team keamanan. ini orang kaya bener bukan sebenarnya 🤔🤭😅
Sri Wulandari
akhirnya karma sdh menantimu kini giliran qm & istrimu yg akan menanggung smua perbuatan mu d masa lalu Arlond siap² sj qm mendapatkan hukuman yg setimpal dg apa yg telah qm lakukan pd kakakmu sendiri Arland
Sri Wulandari
gara² ingin hidup lebih baik qm rela kehilangan cinta pertama mu & menikah dg Merlin & qm lebih memilih mencintainya dlm diam tp lihat sprti apa hidupmu skrng hanya d manfaatkan sj sm klrg istrimu bahkan anak yg d kandung istrimu bkn anakmu & keserakahan tlh menghancurkan hidup kalian smua
Sri Wulandari
senjata makan tuan karma lngsng d byr lewat putri mu dulu qm membunuh Arlan & istrinya skrng qm akan mengulangi lg perbuatan kalian itu & putrimu & calon bayinya jg merasakan akibat dr k jahatan kalian bahkan akibatnya bakal lebih fatal
Sri Wulandari
knp qm g mencoba mencari tau apa yg sbnrnya terjadi dg klrg mu Tasya karna smua saling berhubungan termasuk tentang k matian k dua orang tuamu jg dendam 2klrg hingga saat ini
Sri Wulandari
harusnya qm jg curiga & waspada dg sikap Arlond kakek Rockhi karna selama ini dia yg sllu berusaha keras menyakiti Tasya siapa tau dia jg terlibat dg Jessy
Sri Wulandari
semakin qm berusaha menjauhkan Alex dr Tasya hubungan mereka akan semakin dlm & terikat... Jessy
Sri Wulandari
harusnya kakek buyut takut dg keturunannya yg ini mereka bs sj menghancur perusahaan mu jg bs menstabilkan kembal begitu jg dg mommynya
Sri Wulandari
menghadapi orang sprti tuan Vasillo qm mmng harus bersikap tegas & berani klu tdk qm akan d tindas & d remehkan apalagi dendam antara klrg kalian yg blm bs d lupakan oleh sm² k dua klrg & qm skrng ibaratnya masuk k sarang harimau kembali g bs maju pun mati
Sri Wulandari
kasian Tasya g punya tempat yg aman utknya & twins....kakek Vasillo bs menerima twins tp tdk dg Tasya apalagi klu tau Tasya cucu kakek Rockhi
Sri Wulandari
seandainya dr awal kakek Rockhi mau menceritakan smua sm Tasya pasti g akan ada k salah pahaman sprti ini sedangkan Arlond dia sprti kompor meleduk yg siap membakar apa sj supaya smua lebih membara
Sri Wulandari
Alex sdh menduga klu kakek Rockhi pasti tdk akan tinggal diam membiarkan cucunya Tasya menikah dgnya....
mslh Alex semakin rumit yg satu perjodohan yg d tentukan kakek Vasillo yg satu pernikahannya dg Tasya akan d pisahkan oleh kakek Rockhi d tambah k datangan Arlond yg akan membawa mslh buat Tasya & twins😔
Sri Wulandari
kakek Vasilo datang makanya Tasya & twins d pulangkan k rumah kakek Rocki tp d sana justru tdk aman ada pamannya yg jahat dtng utk bls dendam smoga Alex bs melindungi Tasya & twins dr pamannya yg jahat & serakah itu....
klu kakek Vasilo aq rasa g akan mslh dg kehadiran Tasya & twins mungkin dia akan sangat bahagia karna ternyata dia memiliki 2 penerus .... marahnya mungkin hanya sementara karna penerusnya itu ternyata msh k turunan musuh bebuyutannya jd rumit tp.... kedatangan Arlond mungkin akan membuka rahasia penyebab dendam antara 2 klrg Vasilo & kakek Rockhi
Sri Wulandari
untung Tasya & twins sdh pindah k rumahnya Alex klu tdk dia pasti ketakutan lg melihat kedatangan pamannya yg hampir menjualnya dulu waktu d Berlin
Sri Wulandari
membuka hati utk daddy twins beri dia kesempatan sebenarnya Alex tdk sejahat seperti yg qm pikirkan dia hanya sedikit sombong & keras kepala sm sprti Kenzo....Alex bersikap keras karna dia punya banyak musuh yg siap menghancurkannya kpn sj makanya hidupnya g suka d usik siapapun apalagi dia pernah mengalami trauma kehilangan orang tua sprti qm makanya instingnya utk melindungi diri & klrg sangat kuat
Sri Wulandari
qm khan seorang peretas Tasya harusnya qm bs melacak Dion lewat perangkat elektronik yg dia gunakan atau melacak keberadaan mobilnya atau apalah yg bs d lacak lewat internet....lha ini qm sprti kehilangan kecerdasan mu....panik boleh tp bodoh jngn😔
Sri Wulandari
apakah itu suara Dion 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!