Temmy Lynn, seorang dokter cantik super jenius tapi sangat plenger, ceplas ceplos dan omongannya kadang sepedas seblak level 100. dia bisa menyembuhkan segala macam penyakit tanpa terkecuali. Dia hanya peduli dengan uang, baginya itu sangat realistis.
Kailendra Adyaksa, tuan muda dingin yang mengalami kelumpuhan setelah kecelakaan mobil yang dialaminya dua tahun yang lalu. Dia menolak semua pengobatan dan orang-orang yang mencoba mendekat termasuk orang tuanya. Apa yang terjadi jika kedua manusia beda karakter ini bertemu? Yuk kepoin keseruan mereka di sini guys..!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jaeyunie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 24
2 hari setelah kejadian penyerangan Kai suasana di kediaman Kai tenang dan damai. Elandra juga sibuk dengan pekerjaannya menggantikan Kai. Tadinya dia mau langsung mengalihkan saham dan menyerahkan lagi kedudukannya sebagai CEO kepada Kai, namun ayahnya melarang karena akan menimbulkan kecurigaan. Prayoga dan Monica sendiri curiga bahwa Rahayu sudah mengetahui kalau mereka berada di pihak Kai.
Eland tampak serius bekerja sebagai CEO baru menggantikan kakaknya, padahal di dalam hati kecilnya ia sudah sangat ingin kabur.
"Gimana hari pertama kamu kerja, Land?" Tanya Rahayu.
"Lumayan Oma, Aku yakin bisa lebih sukses dari cucu Oma itu" ucap Eland seolah meremehkan Kai.
"Oma tidak pernah menganggap dia sebagai cucu, kalau saja bukan karena nasibnya yang selalu beruntung, sudah lama Oma menyingkirkannya"
"Tapi ternyata orang yang Oma singkirkan justru yang membuat Adiyaksa grup bangkit dari keterpurukan sekaligus orang yang Oma manfaatkan otaknya selama ini. hah.. Oma kejam sekali. hahaha..."
"Itu kewajiban dia sudah dibesarkan di keluarga Adiyaksa selama ini dengan baik, dia harus tahu balas budi" jawab Rahayu.
"Hah.. Ternyata posisiku tidak aman, siapa tahu suatu saat kalau aku tidak berhasil mewujudkan keinginan nenek, aku juga akan dibuang"
"Kamu ngomong apa sih El? Tentu saja tidak, kamu adalah cucu kesayangan Oma, lahir dari seorang wanita terhormat yang sebanding dengan keluarga Adiyaksa"
Elandra sangat geram mendengar ucapan nenek lampir satu ini. 'dasar mak lampir durjana, gak sadar dia juga anak yatim piatu dari panti' rutuknya dalam hati.
"Sudahlah Oma, aku akan melanjutkan pekerjaanku, lebih baik Oma belanja, atau jalan-jalan wisata ke gunung Kawi atau kemana kek, pengajian nek, siapa tau nenek insyaf, jangan cerewet di sini" usir Elandra.
"Ya sudah Oma pergi dulu ya, semoga semuanya lancar, semangat El" Rahayu langsung meninggalkan ruangan Elandra.
Wanita tua itu berjalan angkuh di sepanjang lorong perusahaan. semua yang bertemu dengannya tunduk memberi hormat. Memang dari awal menikah, kehidupan seperti ini lah yang dia inginkan.
"Kemana kita nyonya?" tanya sang supir
"Kita ke rumah mbah Joko pa, sepertinya biasa lihat sekeliling, pastikan tidak ada yang mengikuti kita" ujar Rahayu
"Baik nyonya laksanakan" Jawab sang sopir.
"Lihat saja, kalian pasti akan masuk berita besok, nikmati saat saat terakhir kalian" ujar Rahayu dalam hati.
Sementara itu di kediaman Kai..
Seperti biasanya Lynn melakukan terapi terhadap Kai sebelum jam makan siang. Perkembangan Kai sendiri sangat signifikan. Sekarang ia sudah bisa berjalan sedikit demi sedikit namun ia masih merahasiakannya.
"Selamat tuan muda, kaki anda sudah bisa diajak berjalan, sepertinya tugas saya sebentar lagi beres.. Oh my money, just come to mommy" ucap Lynn tidak bisa menahan bahagianya.
"Bisakah kau tidak membahas masalah uang sebentar saja?" tanya Kai.
"Tentu saja... tidak bisa, kecuali kau memberiku uang. Hahaha"
"Menikah denganku my, semua hartaku akan menjadi milikmu"
"Ah aku tidak berniat menikah, punya pasangan itu merepotkan, aku hanya tertarik mengumpulkan uang sebanyak banyaknya, hehehe..." jawab Lynn enteng.
Sebenarnya dari tadi perasaan Lynn tidak enak, ia yakin akan terjadi sesuatu, tapi entahlah apa itu. Setelah selesai dengan Kai, Lynn langsung ke kamarnya, ia langsung memusatkan fikiran dan melalukan meditasi. Tidak ada orang yang tahu kalau Lynn bisa melihat masa, ia menutup rahasianya dengan rapi dihadapan siapa pun.