Pernikahan yang didasari cinta belum tentu selamanya akan abadi. Akan ada badai yang akan menghampiri, apakah sang nahkoda bisa mengatasinya atau tidak tergantung kesiapan diri.
Begitu juga dengan rumah tangga Ima, kebahagian yang ia nikmati hancur lebur saat suaminya punya Wanita lain dan lebih menyakitkan mertuanya ikut andil atas pengkhianatan putranya.
Ima yang sakit hati bertekad dalam hati akan membalas semua pengkhianatan suami dan mertuanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 24
Setelah pak RT pulang, Aldi tak langsung menemui Tina. Ia duduk termenung seorang diri di sofa dengan perasaan campur aduk. Hidupnya terasa hancur saat musibah datang silih berganti. Dulu sebelum Tina datang rumah tangganya baik - baik saja, semenjak wanita itu hadir hidupnya sedikit demi sedikit mulai hancur.
"Apa yang mesti aku lakukan?" Aldi menjambak rambutnya sendiri dengan kedua tanganya karna pusing memikirkan urusan pelik rumah tangganya.
"Ima, kemana ya kok jam segini belum pulang." gumam Aldi teringat istri pertamanya. Jam sudah menunjukkan jam sepuluh malam tapi tak ada tanda - tanda istrinya pertamanya itu muncul. Ponselnya pun tak bisa di hubungi.
"Ima kamu kemana? Kenapa ga bisa di hubungi?" gumam Aldi, ada nyeri terasa di sudut hatinya. Ia merasa ada sesuatu yang hilang dari dirinya.
Aldi jalan bolak balik seperti orang gila sambil memperhatikan pintu, berharap istri pertamanya muncu. Ia merasa enggan untuk kembali kekamar Tina, pasti saat melihat istri keduanya itu ia bakal emosi. Bisa - bisa bakal terjadi keributan besar. Ia sangat butuh Ima untuk mendinginkan kepalanya.
"Mas." panggil Tina yang datang menyusul Aldi yang tak kunjung kembali sedari tadi.
"Hmm...."
"Pak RTnya udah pulang? Ada apa?" tanya Tina manja. Aldi menatap nyalang istri keduanya itu membuat Tina takut.
"Kamu mau jujur atau tidak?" tanya Aldi berusaha menahan amarah yang siap meledak.
"Jujur apa, mas?" tanya Tina nampak gugup.
"Kamu pasti tau maksud kedatangan pak RT!"
"Mana aku tau mas, kan aku tadi di kamar." Jantung Tina berpacu lebih cepat dan wajahnya juga memucat saking takutnya.
"Tinaaa... ga usah pura - pura kamu. Aku sungguh menyesal menikahi kamu. Dasar perempuan murahan." ucap Aldi penuh kebencian, rasa cintanya yang menggebu - gebu hilang begitu saja.
"Mas, itu semua bohong. Aku di fitnah, ada orang yang tidak suka dengan pernikahan kita." bela Tina berusaha menarik simpati suaminya. Air mata tak lupa ia tumpahkan agar suaminya merasa iba.
"Tina, ga usah bohong kamu. Buktinya sudah jelas, kamu ga bisa mengelak lagi."
"Bukan seperti itu mas, mas harus percaya aku." Tina mulai merasa ketakutan jika Aldi akan membuangnya. Ia sangat mencintai Aldi terlepas mau Aldi itu kaya atau tidak.
"Dasar jalang, kemas barang mu dan pergi dari sini." tegas Aldi.
"Ga aku ga mau mas, aku ga pergi. Aku sangat mencintai kamu mas, tolong jangan usir aku." mohon Tina berurai air mata.
"Cinta kamu bilang, kalau cinta itu tak mungkin kamu selingkuh diluar sana, dasar sampah." sindir Aldi dengan wajah menyeramkan.
"Kalau aku sampah kamu juga sampah, mas." jawab Tina tak mau kalah.
"Aku beda sama kamu."
"Beda apanya? Kamu itu juga selingkuh dari Ima, kamu juga bilang cinta aku. Jadi sama sajakan."balas Tina sambil menghapus air matanya dan sudut bibirnya nampak sekilas senyum yang mengerikan.
"Diam kamu, aku melakukan itu juga karna terus kamu goda. Kucing mana yang bakal menolak saat di kasih lauk?"
"Kalau kamu lelaki setia tak akan mudah tergoda tapi hanya dengan sedikit mengangkang saja kamu sudah klepek - klepek." sindir Tina. Keduanya saling sindir tak ada yang mau mengalah hingga sebuah tamparan mendarat di pipi Tina. Aldi tak bisa menahan emosinya hingga tanganya melayang.
"Tega kamu, liat saja nanti kamu bakal hancur. " Tina memegangi pipinya yang terasa panas. Sementara itu Aldi termenung tak percaya apa yang baru saja ia lakukan. Lelaki itu terduduk di sofa sambil menatap tangnya, sementara itu Tina berlari masuk ke dalam kamar dengan beurai air mata.
$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$
Assalamualaikum kk terimakasih supportnya dan jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta vote yang banyak biar thor semakin semangat untuk melanjutkannya bab berikutnya 😘🙏🙏