fadli hanyalah seorang penyihir rank E yang di anggap beban. puncak nya ia di hianati oleh rekan sendiri. ia di tinggalkan begitu saja di dalam sebuah dungeon rank A. namun terjadi keajaiban di mana fadli justru mendapatkan status. ia di berikan kekuatan oleh entitas misterius dan harus mencapai nya sendiri. bagaimana kisah fadli mencapai kekuatan baru itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hilman padli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dungeon rank D yang panjang #2
Setelah berhasil mendirikan tenda dan makan- makan. Mereka memutuskan untuk bersantai dahulu.
Gembi, "kalian beneran masih mau lanjut? Tidak mau keluar dulu?"
Helmi, "itu benar, karena kalau keluar duku jauh, kami lupa tidak bawa mobil,"
Gembi, "hahaha, masuk ke dungeon perlekapan besar yang di bawah paling kereta tambang, ini mobil gila kali,"
Helmi, "iya sih kami juga tau kalau struktur dungeon itu berbeda, ada yang besar, ada yang kecil, ada yang tinggi, ada yang pendek juga,"
Gembi, "diam!! Sebagai orang dari asosiasi hunter, saya perintahkan kalian keluar dahulu, ini dungeon yang sangat berbada. Ini dungeon anomali,"
Gea, "tapi kan dungeon memang selalu berbeda- beda, kenapa ini kamu sebut anomali?"
Gembi, "karena terlalu banyak moster, sedangkan batu kristal sangat sedikit, dungeon seperti ini belum pernah ada laporan nya,"
Fadli, "tidak ini sangat bagus. Karena batu sihir dari moster tidak akan di bagi dua dengan pihak asosiasi. makan nya kami justru senang, kalau kamu mau pulang pergilah sendiri,"
Helmi, "fadli aku rasa itu terlalu kejam. Sudahlah gembi kamu diam dulu di sini, tenang saja makanan masih banyak, soal nya fadli punya bok penyimpanan,"
Gembi," aku tau itu, tapi tetap saja makanan akan membusuk,"
Helmi, "tenang saja kami membawa makanan mentah, selain itu kami juga membawa kulkas nya sekalian,"
Fadli terseyum ia segera mengeluarkan kulkas di item bok nya. Melihat itu gembi sangat terkejut, karena yang ia tau item bok hanya bisa menaruh makanan dan senjata, tidak bisa menaruh batu kristal, tidak bisa menaruh makanan mentah di karenakan akan basi. Tapi saat dia melihat fadli membawa bersama kulkas nya ia bingung.
Helmi, "apa? Ini bukan kulkas listrik kok, lihat ini. Ini hanya kulkas penyimpanan saja. Lihat balok es ini, kalau balok es ini mencair semua makanan nya akan busuk, tapi ini masih aman,"
Fadli berbisik dalam hati nya, "(sebenar nya meski tidak di kasih kulkas akan tetap aman sih)"
Rapael, "itu benar sekali tuan, karena item bok tuan itu berbeda, ini resmi kekuatan tuan sendiri,"
Gembi, "baiklah aku akan tetap ada di sini,"
Helmi, "baguslah kalau begitu, citra dan clara segera masak nasi, lisa,lilia dan gea berjaga, yang lain bantu aku masak, lalu fadli..."
Fadli, "aku boleh sedikit masuk kan, ingin lihat di depan sana ada moster atau tidak,"
Helmi, "baiklah boleh, tapi dalam 1 jam harus sudah kembali,"
Fadli mengangguk dan segera pergi sendirian, "apa boleh aku ikut fadli?" tanya gembi tiba- tiba.
Helmi, "kami dari pihak asosiasi kan? kaku juga mengikuti kami masuk ke sini untuk mengawasi fadli kan? Kami sudah tau kok, tapi fadli bukan orang jahat. Silakan jika kamu mau mengikuti nya,"
Gembi, "terima kasih,"
Gembi langsung pergi mengikuti fadli dari belakang. Sementara itu,
Lisa, "apa pihak asosiasi mencurigai fadli?"
Helmi, "wajar saja kan mereka mencurigai nya. Apa lagi setelah keluar dari dungeon rank A dengan selamat, selain itu dia juga menyelamatkan para hunter rank A,"
Lisa, "aku harap fadli tidak dapat masalah,"
Citra, "tapi banyak serikat yang ingin merekrut kaka, untuk saat ini ada 17 serikat yang menawari aku masuk, mereka pikir dengan aku masuk ke serikat mereka kaka akan ikut begitu. Itu merepotkan loh"
Clara, "kasian sekali,"
Dila, "sekarang saat nya memasak...ayo bersenang- senang,"
Mereka pun memasak bersama. Sementara itu fadli sudah mengalahkan 16 moster di dungeon.
"banyak juga nih moster yang berdatangan. Tetapi kenapa ada moster rank c ya?" tanya fadli bingung.
Rapael, "itu wajar saja. Ini kan dungeon rank D. Tuan ada uang mengawasi kita, itu wanita yang bernama gembi,"
Fadli, "biarkan saja lah. sebagai ganti nya aku hanya akan menggunakan bola api untuk menyerang moster,"
Rapael, "tuan menyembunyikan kekuatan tuan kan?"
Fadli, "tentu saja, karena aku tidak mau mencolok,"
fadli pun melanjutkan perjalanan. Dia terus menghabisi para moster dengan sihir bola api milik nya.
Di sisi lain gembi yang dari tadi mengawasi mulai bingung. ia berbisik dalam hati nya, " dia hanya menggunakan sihir api, dan itu adalah sihir yang paling dasar, bola api. Tapi kenapa dia bisa melakukan sihir itu terus menerus. Apa karena tongkat sihir itu? Apa itu artefak. Atau ini resmi kekuatan nya sendiri. mau apa pun itu, tugas aku adalah mengawasi nya. Aku akan melaporkan semua yang terjadi di dungeon ini. Seluluh kelompok fadli akan aku laporkan semua nya, kekuatan dan bagaimana cara mereka bertarung."
1 jam berlalu fadli sudah kembali lagi ke cam utama. Ia duduk dan mulai makan bersama yang lain. Beberapa menit kemudian gembi juga datang, ia duduk dan ikut makan.
Mereka lalu mulai bebagi tugas, ada yang tidur ada juga yang berjaga.
10 jam kemudian, akhir nya kelompok fadli meneruskan perjalanan lagi.
Helmi, "fadli kemarin kamu menjelajah sampai ke mana?"
Fadli, "cukup jauh sih, tapi aku berhasil menambang 2 tas batu kristal, tas nya ada di depan sana aku tinggalkan,"
Helmi, "begitu ya, kemarin sampai mana!!"
Fadli, "ada yang aneh, kemarin aku behenti saat tidak ada jalam lagi,"
Dila, "hah.. Kalau begitu berati dungeon ini berakhir,"
Lisa, "aku rasa belum soal nya kita belum mengalahkan bos nya,"
Helmi, "sudah ketebak sih. Kenapa fadli kembali itu karena ada yang aneh, dan dia takut untuk melanjutkan sendirian,"
Mendengar itu fadli berpaling dan semua menganggap hal itu benar. Sementara fadli berbisik dalam hati nya, "aku tidak melanjutkan karena rapael meminta aku kembali dan mengajak kalian tau..."
Rapael, "habis nya tuan bahaya,"
Fadli, "aku tau,tapi meski banyak orang aku rasa bahaya nya akan tetap ada,"
Mereka pun lanjut berjalan sampai akhir nya tiba di tempat berhenti nya fadli dulu.
fadli, "di sini aku behenti,"
dila, "benar juga ya ini sudah habis. Tapi aku rasa aku mendengar suara air,"
Lisa, "aku juga dengar,"
Helmi, "hem.. coba hancurkan bisa tidak?"
Clara, "biar aku saja yang menghancurkan nya,"
Semua mundur sementara clara besiap.
"sihir air, : panah ari berturut- terurut,"kata nya.
Panah air melesat menghantam tembok dungeon itu berkali- kali sampai akhir nya jebol juga.
Helmi, "bagus clara"
Mereka lalu masuk ke dalam lagi dan terkejut saat melihat isi nya. Kenapa itu karena isi nya adalah hutan yang begitu luas. Dan kini mereka berada tepat di mata air terjun.
Fadli, "mau melompat ke bawah,"
Gembi, "ini aneh lebih baik kembali dan melapor,"
Fadli dan yang lain nya terseyum dan akhir nya melompat tidak mendengarkan perintah gembi.