Di dunia yang lebih modern ini segalanya telah berkembang termasuk dalam hal game. Banyak orang yang menyukai game sehingga dimunculkan game mmorpg yang penuh dengan fantasi yang sama percis seperti kehidupan nyata.
Namun tiba-tiba kecelakaan terjadi padanya saat ia sedang bermain game. Bagaimana cerita selanjutnya???
**
MAAF INI ADALAH NOVEL PERTAMA SAYA BILA ADA KATA YANG SALAH MOHON BIMBINGANNYA!!! TERIMA KASIH
note: update 3 hari sekali
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rifki Galvatron, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch 23: Commotion
Setibanya di restoran, zero langsung menghampiri pelayan yang ada di sana untuk menanyakan rempah-rempah yang zero butuhkan.
''pelayan, apa di restoran ini menjual rempah-rempah untuk bahan makanan'' Kata zero
Mendengar ia di panggil pelayan itu segera menoleh ke arah zero. Ia merasa terkejut dengan aura yang di pancarkan oleh zero, walaupun zero menyembunyikan tittle rising star nya karena status spirit dan frame nya yang lumayan banyak membuat pelayan itu langsung merasa rendah seperti ia sedang melihat pahlawan di depannya.
''aahhh iyaa disini saya, apakah yang tuan butuh hanya rempah-rempah saja dan tidak mau makan disini'' Ucap pelayanan itu dengan tertunduk dan nada bicara yang rendah karena merasa takut oleh kehadiran zero
''tidak perlu gugup begitu, santai saja dengan aku disini. Lagian aku tidak akan membuat masalah di restoran ini hanya untuk membeli bahan-bahan saja'' Ucap zero menenangkan pelayan itu
''iyaa maaf tuan atas ketidaknyamanan nya, anda bisa membeli bahan-bahan di sebelah sana tuan. Anda bisa mencari bahan-bahan yang anda butuhkan di sana'' Ucap pelayanan itu sambil menunjuk sebuah tempat yang menjual bahan-bahan disana.
'' oke terima kasih'' Kata zero sambil tersenyum
Zero pun segera menghampiri tempat yang di tunjukan oleh pelayan tersebut.
Lalu penjaga tempat itu yang ternyata seorang wanita bertanya kepada zero sambil tersenyum ke arahnya, '' selamat datang. Apakah ada yang bisa saya bantu''
''angkat tangan, ini perampok dan jongkok letakan tanganmu di pundak dan jangan mencoba berpikir melarikan diri bila anda tidak ingin merasakan pedangku ini'' Kata zero dengan serius sambil mengacungkan pedangnya ke arah wanita itu.
Sementara zero sedang membeli bahan-bahan untuk petualangan selanjutnya, disisi lain di tempat izuna sekarang ia sedang berkeliling kota itu. Suasana disana cukup ramai banyak orang yang berlalu lalang. Itu membuat hati izuna sedikit bahagia karena ia jarang memasuki pedesaan apalagi perkotaan seperti ini. Itu hanya ada dalam mimpinya saja, jadi ia menikmati setiap langkah di kota tersebut.
''wahh sebaiknya aku berterimakasih kepada zero karena sudah membawaku kesini'' Gumam izuna
''tapi, apa yaa yang harus aku lakukan. Hei, ada keributan apa itu, sampai kedengaran kesini'' Kata izuna penasaran sambil melangkahkan kakinya ke arah keributan tersebut.
Di tempat zero, setelah ia bicara seperti itu para NPC ataupun pemain yang ada disana sangat terkejut dengan tindakannya. 'apa ia bercanda merampok di siang bolong begini'
''tuan, apa maksud anda tuan'' Kata wanita itu sambil ketakutan bahkan dengan kaki yang bergetar.
''hei apa kau tuli, aku bilang jongkok dan letakkan tanganmu di pundak mu. Aku berjanji tidak akan mengambil jarum dan seutas benang'' Kata zero sambil tersenyum.
Namun tiba-tiba, suara tiba-tiba terdengar dari belakang zero. '' berhenti, berani sekali kau membuat kekacauan di restoran milik guild kami. Apa kau mau di buru oleh guild kami sampai kemanapun kamu pergi''
Kemunculan sekelompok orang itu membuat semua di restoran diam dan menoleh ke kelompok yang berteriak tadi.
''hei kau lihat, bukankah itu adalah kelompok blood moon. Orang yang membuat kekacauan tadi sudah lahh berakhir, ia hanya berlevel 55 saja dan kelompok itu sudah berlevel 70, terlebih lagi mereka lebih dari satu''
''yaa, kau benar. Sangat disayangkan sekali, tetapi itu sepadan karena dia membuat kekacauan disini''
''anak nakal begitu cuman bermain game buat bersenang-senang saja tanpa menanggung konsekuensinya memanglah sangat sesat''
''sungguh anak yang malang, bila berurusan dengan guild blood moon harus siap menanggung akibatnya''
''wahh, orang yang pemberani. Dia benar-benar menyinggung guild blood moon''
Berbagai rentetan kutukan, sindiran, pujian di lontarkan kepada zero oleh para penonton yang ada di restoran tersebut. Yang membuat suasana disana menjadi berisik dan panas, meski begitu zero tidak memperdulikan omong kosong para penonton itu.
''anak yang disayangkan, anak muda itu harus menanggung akibatnya bila melakukan sesuatu'' Kata pria misterius yang muncul entah dimana dan setelah berbicara ia juga menghilang tanpa jejak kehadirannya.
''semuanya diam'' Tiba-tiba teriakan terdengar oleh salah satu orang yang berada di guild blood moon.
Setelah teriakan itu, suasana menjadi hening. Tidak ada suara sedikitpun di dalam restoran tersebut.
''anak nakal, sebaiknya kau menyerah saja dan serahkan dirimu ke guild kami. Mungkin kau akan menerima sedikit pengampunan dari guild kami'' Ucap salah satu guild blood moon
Zero pun memasang tau wajah sedih dan segera menyarangkan pedangnya di pinggang nya dan berkata, '' baiklah kau bisa membawaku, aku sudah menyerah. Aku memang punya mata tapi tidak bisa melihat bahwa restoran ini di pegang oleh guild mu. aku memang ceroboh''
''anak baik, kurasa dengan pengakuan mu ini kau akan sedikit menerima pengampunan yaitu dengan menyerahkan semua yang kau punya dan kau harus menjadi binatang peliharaan bagi guild kami selama 1 tahun'' Kata kelompok itu dengan senyum, mereka kira zero sudah menyerah.
''sungguh kejam, Guild blood moon memang di anggap sebagai guild perkumpulan orang-orang kejam''
''yaa kau benar sekali, mereka itu tidak pandang bulu''
Para kelompok itu pun mulai mendekati zero dengan wajah senyum penuh kemenangan, dan di sisi lain zero memasang wajah sedih dan cemberut seolah-olah dia memang sudah tidak punya harapan lagi.
Namun ketika jarak mereka sudah mencapai 1 meter, tiba-tiba wajah zero yang asalnya menunjukkan ekspresi sedih tiba-tiba menjadi senyum yang sangat menyeramkan.
''spirit aura..''
[Anda terkena efek spirit aura]
-efek slow sebanyak 50% selama 5 menit kedepan
[Anda terkena efek spirit aura]
-efek slow 30% selama 8 menit kedepan
[Anda terkena efek spirit aura]
-efek slow 70% selama 3 menit kedepan
[Anda terkena skill absorb]
-akan mengurangi hp sebanyak 5/dtk selama 5 menit kedepan
Zero langsung menggunakan spirit auranya dan menambah skill absorb nya menjadikan aura yang di pancarkan oleh zero seperti mengandung racun saja, itu membuat para kelompok blood moon menjadi tercengang sekaligus merasa aneh. 'sejak kapan aku terkena efek seperti racun ini'. Itulah pertanyaan semua orang dari guild blood moon
''kauu...'' Sebelum ia menyelesaikan kata-katanya, tiba-tiba gelombang pedang dengan kecepatan yang sangat cepat langsung menuju ke arahnya.
''semuanya menghindar'' Teriak salah satu orang dari kelompok itu. Tetapi terlambat sudah, karena kecepatannya yang sangat cepat gelombang pedang langsung menghantam mereka.
Restoran menjadi sedikit bergetar, dan suara ledakan langsung terdengar keluar restoran itu, setelah beberapa saat debu menghilang dan menampakan anggota blood moon yang terluka parah dan zirah tempur mereka terkoyak.
''wah, wahh, wahh... sebaiknya kau berterimakasih kepada zirah mu itu yang telah menyelamatkan mu, tetapi zirah itu sudah seperti tumpukan besi-besi saja sangat disayangkan aku tidak bisa merebutnya karena sudah sangat rusak'' Ucap zero