Indonesia
NovelToon NovelToon
Berbagi Suami

Berbagi Suami

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Playboy / Janda / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 5
Nama Author: ririn dewi88

Haruskah aku mengalami kesakitan yang amat sangat menyakitkan ini dari suami ku sendiri dikhianati selama 2 tahun dan dia menghamili selingkuhannya itu. Apakah aku bisa kuat harus membagi suamiku sendiri ??

Bahkan mertuaku sendiri tak merestui hubungan kamk berdua, lalu aku sebagai istrinya dianggap apa ?

Sikap suamiku bahkan sudah berubah menjadi kasar padaku, Datanglah seorang laki-laki baik hati dan sangat perhatian padaku.

Lalu aku pilih yang mana bertahan bersama suamiku dan diduakan atau memilih laki laki itu.

Dan apakah setelah memilih laki laki itu, aku akan bahagia apakah akan lebih banyak lagi rintangan yang aku dapat. Untuk bisa mengapai kebahagianku yang seutuhnya bersama laki laki itu, ataukah aku akan kembali terpuruk

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ririn dewi88, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menahan tawa

Dia akan membereskan burungnya dimobil sendirian sambil menunggu Inara pulang, dia ingin tahu rumah mereka dan akan selalu memata-matai setiap gerak gerik yang dilakukan Inara, akan dia pantau sampai dirinya bisa mendapatkan Inara seutuhnya untuk dirinya, untuk menjadi istrinya untuk menjadi wanitanya seutuhnya dan menjadi istrinya pula menjadi ibu dari anak-anaknya.

Namun jika benar Inara tak bisa mempunyai anak dia tak akan mempermasalahkannya yang penting Inara akan selalu ada disisinya itu sudah cukup untuk dirinya. Tak masalah tak mempunyai keturunan, anak masih bisa mengadopsi namun jika istri susah mana ada kan istri adopsi.

Segera Abian menyelesaikan kegiatannnya didalam mobil sebelum Inara pulang, bisa-bisa dia tak jadi mengantar Inara dan tak bisa menatap wajah Inara sedekat tadi lagi, nanti kan dia hanya bisa melihatnya dari kejauhan saja. Kalau dekat-dekat nanti suaminya ngamuk lagi.

Setelah ini apakah dirinya akan kuat tak mencium bibir Inara yang manis dan kenyal seperti permen yupi itu. Apakah Inara marah dengan tindakannya tadi tidak yah, tapi tak apalah nanti juga bisa dirayu ngampang lah itu untuknya. Rayu-rayu sikit dapat.

Tunggu aku Inara, suami masa depanmu akan datang menjemput tuan putri yang terkurung oleh buaya darat buset. Eh napa jadi nyayi coba. Nanti aku jemput kamu pake kereta kencana tapi boong.

Keluar lah semua telur-telur itik dari burung Abian, segera Abian membersihkannya dengan tisyu dan kembali membenarkan lagi celannya, lalu istirahat karena cape sudah mengelurkannya sendirian seharusnya Inara yang membantunya mengeluarkan semua telur itik ini.

Harus sabar dirinya ini tak boleh gegabah dan membuat Inara juga sama seperti suami buayanya yang selingkuh, dirinya tak mau membuat nama Inara jelek.

Tapi kalau Inara menolaknya dan lebih memilih suaminya maaf maaf saja dia akan berbuat yang lebih pada Inara sampai Inara nantinya tak mampu pergi darinya sampai kapan pun tak akan dirinya biarkan Inara pergi sedetik pun darinya.

Kalau perlu akan dia borgol tangan Inara dan disatukan dengan tangannya agar kemana-mana Inara ikut dengannya tak peduli meskipun nanti Pup Inara harus tetap ikut, sangat jorok sekali ya dirinya ini.

Tak masalah demi keberlangsungan hidup burungnya dan cintanya akan dia lakukan apapun rintangannya akan dia hadapi sendiri, kalau Inara tak mau tak masalah kan memang wajar laki-laki memperjuangkan perempuan yang dia sayang, untuknya tak masalah jika harus berjuang sendiri asalkan mendapatkan hasil yang maksimal dan perlahan pasti Inara juga akan mencintainya tak akan dirinya yang terus menerus berjuang sendirian kan.

Lelah ah aku bercerita terus, sebentar ya Abian ingin bernafas lebih banyak dulu, agar nanti ceritanya makin panjang dan menarik untuk kalian baca ya. Tapi awas ya kalau ga baca.

Aku akan menghisap sebanyak-banyaknya udara kedalam mulutku dan akan aku persembahkan untuk kalian semua agar ceritanya makin panjang seperti burungku dan lancar seperti jalan toll tak ada hambatan sedikit pun.

***

"Sayang " ucap Adam memegang tangan Inara yang sedang memejamkan matanya.

Segera Inara membuka kedua matanya dan celingak-celinguk mencari laki-laki tadi yang sudah menciumnya "kau mencari siapa Nara " tanya Adam.

Inara hanya menggelengkan kepalanya saja, lalu diam memikirkan tentang kejadian tadi baru sekarang dirinya terbuai oleh sebuah ciuman saja. Adam tak pernah menciumnya seperti itu.

Siapa sebenarnya laki-laki itu sampai bisa selancang itu menciumnya dan bodohnya lagi dirinya hanya diam menikmati semuanya, semua sentuhan laki-laki itu. Kenapa tadi dirinya menjadi lemah dihadapan laki-laki itu.

Bagaimana jika suaminya tahu, bisa bisa dia disiksa ditempat, dirinya menjadi sangat bersalah karena sudah nakal dibelakang suaminya. Apakah dirinya harus meminta maaf pada Adam atau hanya memendamnya sendirian saja.

"Nara ayo aku bantu bangun " ucap Adam perhatian.

"Tak usah mas aku bisa sendiri "ucap Inara turun dari ranjag karena dirinya sudah tahu bahwa dirinya tak usah dirawat dan boleh langsung pulang.

Adam segera memapah Inara sambil Iva mengikitunya dari belakang, dengan menghentak-hentakan kakinya namun Adam sama sekali tak peka malah fokus dengan Inara.

Tin tin.

Tiba-tiba saja ada yang mengklakson mereka bertiga yang akan naik taksi dan itu ternyata Abian memang sengaja Abian lakukan untuk mengagetkan mereka dengan kelakson barunya yang baru saja dia perbaiki dan diganti yang baru soalnya entah kenapa yang dulu tak besuara lagi mungkin sudah lelah dipencet-pencet Terus. "ayo cepat naik biar aku antar " ucap Abian dengan ramah.

"Tak usah tuan biar kami naik taksi saja" ucap Adam yang tak enak, dia fikir tadi laki-laki ini sudah pulang ternyata ada menunggu mereka.

"Tak usah sungkan ayo keburu malam " ucap Abian.

Dengan mengangguk Adam segera menurutinya membuka pintu belakang untuk Inara namun tiba-tiba Iva menyerobot dan langsung masuk dengan senyum kemenangan.

Inara segera membuka pintu depan dan duduk disana, Inara hanya diam lalu memasang sabuk pengamannya. Lantas Adam langsung masuk saja dia sudah pusing dengan kedua istrinya.

Iva segera menyenderkan kepalanya kebahu Adam dengan manja dan Abian segera menjalankan mobilnya sesuai alamat yang tadi diberikan oleh Adam.

"Kenapa kau melirik kebelang terus Inara apa kau cembutu " ucap Iva yang tiba-tiba saja mengajak peperangan pada Inara.

"Ya gimana aku lah, mata-mata aku kenapa kamu yang sewot pelakor, siapa lagi yang cemburu sama kamu, ga penting aku cemburu sama pelakor yang cuman bisa ngerebut suami orang " jawab Inara tanpa mengalihkan pandangannya sama sekali.

"Aku bukan pelakor " teriak Iva dengan lantang.

"Lantas kalau bukan pelakor apa, pelacur lo " ucap Inara dengan sengit tak mau kalah.

"Mas lihat Nara " ucap Iva manja pada suaminya Adam hanya mengusap wajahnya karena pusing sekali dengan pertengkaran yang tak ada ujungnya. Apalagi ini depan orang lain sangat memalukan sekali.

"Gausah bangga ya karena mas Adam ga marahin kamu " ucap Iva kembali.

"Gausah bangga juga hamil sama suami orang dasar perempuan gatel, pelakor, pelacur, licik "

"Kurang ajar kamu Inara " teriak Iva.

"Kamu yang kurang ajar pelacur " jawab Inara sambil melempar bantal tepat kewajah Iva.

Abian yang mendengar pertengkaran mereka hanya bisa menahan tawanya sungguh dirinya tak kuat mendengar pertengkaran mereka. Inaranya hebat sekali pasti jika mamihnya mendengarnya akan terbahak-bahak mendengar ceritanya.

Inara lalu mendelik kearah Abian yang sedang menahan tawanya, Abian yang ditatap seperti itu oleh Inara lantas hanya menyengir saja. Inara segera membuang muka dia tak bisa menatap lama-lama wajah laki-laki itu karena ciuman yang tadi teringat lagi olehnya.

1
Viscount Danes
Inara, kenapa bertahan dengan suami gila
Santy
Kok yg jd prempuan2 oon smuany
Disini posisinya prempuan lemah dn bdh
Elok Pratiwi
cerita buruk
Elok Pratiwi
klo bikin cerita poligami / perselingkuhan kenapa hrs di dramatisir sedemikian rupa dari pemeran utama wanita nya ... apakah penulis nya berharap hidup nya spt cerita yg ditulis ... hati hati ucapan / tulisan adalah doa ... bikin cerita jangan terlalu haluu ... setidaknya sesuaikan sedikit dg kehidupan real nya ... selalu pemeran utama wanita nya diberi karakter menyedihkan lemah tidak berani ...
Asmi Asmi Asmi Asmi
abian jangan ikutan bidoh kaya inara dong,, knpa gak di bawa pergi aja sih inara ke rmah maminya,,😞😞
Sri Sunarti
ya nyesel bacanya...bertele tele...akhirnya begini
Ida Blado
mau baca tpi lihat judul tiap partnya,,,, gk menjamin memuaskan,dan ternyata dari komen2 nya reader ternyata ceritanya bikin gedek ya,,, ya sudah gk jdi baca
Nur Faisal
hoek mau muntah , ada ya suami
modelan gitu .
bego banget itu inara masih bertahan satu rumah dengan suami dan istri barunya .suami modelan bgtu lbih baik di kasih kopi pake

sianida atau masakin makanan yg enak tpi dicampur racun tikus
supaya " mampus" pelakor bunting
sama suami anjing bila perlu ibu mertua disiram air panas mndidi supaya mampus sekalian .
mayatnya di kasih makan buaya ,
Supriyono
lanjut aja thor aku suka ceritanya
Erniyusnita Erniyusnita
Aku kecewa,Inaranya terlalu lemah gitu....
Tuti 82
walaupun ber tele tele tapi jujur aq suka banget cerita nya....semangat terus ya berkarya ❤️
Yuna Yulia
lanjutkan untuk kehidupan ana dong Thor, apakah dia akan berbahagia dengan Roger atau dengan Jack, please 🙏
Lisnawati
pisah aja Inara dr Adam laki" g bener
Lisnawati
bagus rebut aja Inara nya abi
dwi indah
kalo bisa lanjut thor, kehidupannya ana dengan anak2nya, roger dengan puja , adam dan livia
Rini Haryati
lanjut thor
bagsu
sukses
semangat
Rini Haryati
lanjut thor
bagus
semangat
Alina Astrid
semangat terus
Obet
adam udah pusing, udahlah jangan bikin drama terus dam cape sendiri kan
Serena Alfa
semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!