Indonesia
NovelToon NovelToon
Ketika Donatur Memilih Mundur

Ketika Donatur Memilih Mundur

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Keluarga / Balas Dendam / Janda
Popularitas:15.8k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Sebagai seorang wanita karir dengan gaji milyaran pertahun, Raisya tidak keberatan membantu keluarga suami nya.

Termasuk membiayai kebutuhan keluarga kakak ipar nya, serta biaya kuliah adik ipar nya. Bahkan semua kekuarga suami nya minta tinggal bersama di rumah nya, Raisya tidak keberatan.

Tapi saat Neta hamil di luar nikah, mertua nya meminta Raisya untuk mengadakan acara pernikahan mewah untuk putri nya.

Raisya menolak keinginan mertua nya, sehinga semua kebaikan Raisya selama ini langsung lenyap dalam waktu sekejap.

Mertua dan keluarga suami nya Raisya bahkan dengan tega membawa wanita lain sebagai calon madu untuk Raisya, agar dia mau menuruti keinginan mereka.

Raisya menolak dan memilih untuk berpisah, tapi malah Raisya yang di usir dari rumah nya sendiri.

Raisya tidak tinggal diam di tindas oleh suami dan keluarga nya, dia membalas semua nya dengan menghentikan semua bantuan keuangan yang selama ini dia berikan, dan dia mengusir mereka semua dari rumah nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25

"Mama, mbak Cika, kalian datang kemari?" Tanya Neta yang baru saja turun dari lantai atas.

"Iya Net, Mama baru aja tiba. Tapi kok mertua mu ini sinis banget sama Mama, besan datang bukan nya di sambut malah si nyinyirin!" Mama Rika mengadu pada anak nya.

"Mama, mbak Cika ayo duduk!" Neta mempersilahkan Mama dan kakak ipar nya untuk duduk.

Mama Mila segera berlalu dari tempat itu, dia sangat tidak suka melihat kedatangan besan nya tersebut.

"Net, Mama boleh ya tinggal sama kamu. Habis nya Mama gak beta tingga sama Dita, masa Mama di biarin tinggal di kamar yang gak ada Ac nya. Sedangkan Dia tinggal di kamar yang ada Ac nya!" Mama Rika mulai menjelek kan Dita.

"Kenapa Mama tinggal sama Dita? Bukan kah Mama tinggal di rumah kita kan?" Tanya Neta dengan heran.

Sejauh ini Neta memang belum tahu, jika keluarga nya sudah di usir oleh Raisya dari rumah nya.

"Kami di usir dari rumah oleh Raisya, jadi kami tinggal du rumah Neta!" Jelas Mama Rika.

"Bagai mana bisa Ma? Kan sertifikat rumah itu ada di tangan Mama? Bagai mana mbak Raisya bisa mengusir kalian semua?" Tanya Neta yang tidak mengerti.

"Sertifikat itu palsu, Raisya sengaja menjebak kita dengan sertifikat dan juga perhiasan palsu milik nya!" Jelas Mama Rika.

"Keterlaluan sekali mbak Raisya, bisa - bisa nya dia berbuat seperti itu!" Neta sendiri sangat geram dengan apa yang menimpa keluarga nya.

"Kami semua tinggal di rumah Dita, tapi wanita itu belagu banget! Masa dia enak - enakan tidur di kamar yang ada Ac nya, kita di kasih kamar yang cuma pake kipas angin!" Cika ikut menimpali.

"Benar itu Net, maka nya Mama minta tinggal di rumah kamu aja!" Mama Rika kembali berkata.

"Maaf Ma, untuk saat ini aku belum bisa membawa Mama tinggal di rumah ini!" Neta menolak keinginan Mama nya.

"Loh kok kamu gitu sama Mama, bukan kah kamu udah jadi Nyonya di rumah ini? Lagi pula orang tua Rian kan udah janji, jika kita ngadain resepsi pernikahan dengan mewah maka mereka akan mewarisi seluruh harta nya pada kamu!" Mama Rika mengingatkan akan janji mereka dulu.

"Ma, aku dan Mas Rian baru 2 hari menikah. Jadi mungkin aja mereka gak mau buru - buru, tunggu aja sebentar lagi!" Neta berkata pada Mama nya.

"Ya udah deh, kalo gitu Mama minta uang aja. Sekarang Mama gak punya uang sama sekali, Dita juga gak kasih aku uang!" Mama Rika mengadakan tangan nya pada Neta.

Neta menelan ludah nya, saat ini dia juga tidak memiliki uang. Rian belum memberikan uang sama sekali pada nya, jadi dia tidak punya uang pegangan.

"Maaf Ma, mas Rian belum kasih aku uang!" Jawab Neta dengan suara lirih.

"Ya ampun Neta, kok bisa sih? Kan kamu udah jadi istri nya Rian!" Mama Rika mengomeli anak nya.

"Mas Rian lagi sibuk, Ma. Dia juga sedang tidak berada di rumah!" Neta memberikan alasan pada Mama nya.

Mama Rika dan Cika stres dengan keadaan mereka sekarang, jika dulu saat masih tinggal bersama Raisya, mereka tidak pernah kekurangan masalah uang. Tidak hanya memenuhi semua kebutuhan mereka semua, tapi Raisya rutin memberikan mereka jatah uang bulanan setiap bulan nya.

"Ya udah deh, Mama pulang aja. Makin stres Mama denger kamu!" Ucap Mama Rika.

Mama Rika segera mengajak Cika pergi dari sana, tidak ada guna nya dia berlama - lama di rumah ini. Karena mereka tidak berhasil mendapatkan segala sesuatu yang mereka ingin kan.

Sementara itu, di rumah nya Dita baru saja pulang dari toko bangunan milik nya. Dita di kejutkan dengan rumah yang berantakan, semua mainan berserakan di lantai. Bahkan remahan cemilan beserta bungkus nya berserakan di lantai, rumah itu terlihat sangat berantakan.

"Ya ampun, kenapa semua nya jadi begini?" Dita mengusap wajah nya sendiri.

Dita tidak melihat kehadiran Mama Rika dan juga Neta, demi menenangkan diri nya dia pergi ke dapur buat mengambil air minum. Dita ingin menginginkan kepala nya, dia ingin minum air es. Tapi alangkah terkejut nya Dita, saat dia melihat semua isi kulkas nya kosong melompong.

"Kemana semua makanan ku yang di simpan di sini?" Tanya Dita pada diri nya sendiri.

Untuk menenangkan hati nya yang bergemuruh, Dita langsung meneguk air minum sebanyak beberapa teguk. Dia merasa sedikit lebih tenang sekarang, sayup - sayup Dita mendengar suara Mama Rika dan juga Cika dari luar. Bergegas Dita menghampiri mereka.

"Dari mana saja kalian?" Tanya Dita sambil melipat tangan di dada.

"Kami baru saja pulang dari rumah Neta!" Jawab Mama Rika dengan ketus.

"Keluar dengan sengaja meninggalkan rumah dalam keadaan berantakan seperti ini? Benar - benar keterlaluan!" Umpat Dita dengan geram

"Aduh Dita, kok kamu itu cerewet banget sih? Kalau kamu tidak suka kotor, ya kamu bersihkan dong!" Dengan enteng nya Cika berkata.

"Apa kau bilang? Aku harus membereskan kekacauan yang kalian buat di rumah ku? Kalian benar - benar tidak tahu malu!" Dita berkata sambil mengarahkan telunjuk nya ke arah Mama Rika dan juga Cika.

"Aduh Dita, Mama dan Cika baru aja pulang dan masih capek. Datang - datang malah denger omelan kamu, gak sopan banget jamu ya. Lagi pula bukan kami yang membuat semua ini berantakan, ini semua bekas makan nya Bela!" Mama Rika mengomeli Dita.

"Kalau begitu, mbak Cika yang harus membersihkan semua ini. Karena semua ini adalah ulah anak nya mbak!" Dita berkata pada Cika.

"Ngapain juga kamu nyuruh - nyuruh aku? Ya kamu lah yang bersihkan semua ini!" Cika menolak perintah yang di berikan oleh Dita.

"Kau sangat keterlaluan, jika kau tidak mau membereskan semua ini. Maka silahkan keluar dari rumah ku, bawa serta suami dan anak mu!" Dita berkata dengan suara lantang.

Mama Rika dan Cika terkejut mendengar ucapan Dita, mereka tidak menyangka jika Dita akan mengusir mereka dari rumah ini.

"Dita, jangan usir kami dari sini nak!" Mama Rika berkata dengan nada lembut pada Dita.

"Aku benar - benar muak melihat wajah mu dan juga suami serta anak mu, sekarang juga kau keluar dari rumah ku. Jika tidak, maka aku akan melaporkan pada pihak yang berwajib agar kalian di tangkap!" Dita mengancam Cika.

Mendengar ancaman Dita, Cika sangat terkejut. Dia sendiri tidak menyangka bahwa Dita akan mengusir mereka dari rumah ini, hanya karena hal sepele seperti ini.

"Dita, kau mengusir ku?" Tanya Cika tidak percaya.

"Iya, jika kau dan suami serta anak mu tidak pergi dari rumah ini, maka aku akan melaporkan mua pada pihak yanh berwajib!" Kembali Dita mengancam Cika.

1
Noey Aprilia
Hai kk....
aku udh mmpir lg....
mau heran,tp bgitulh....orng mh malu hdup numpang,mna ga tau diri pula...bnr2 mnta d tendang....
buat clon mnantu ksyangn,skrng tau kn gmna mreka????😛😛😛
Mely Ktp
sdh putus semua urat malu nya keluarga dimas ini mengaku rmh mereka padahal benalu semua
Ma Em
Mama Rika Andi Bunya Dimas akhirnya dapat karmanya karena Neta anak kesayangan nya disuruh bersih bersih sama mertuanya sama seperti mama Rika perlakukan Raisya , mama Rika dan Cika mau numpang dirumah mertua nya Neta dikira Neta sama mertuanya disayang dan di ratu kan tdk taunya cuma dijadikan pembantu juga .
Lee Mba Young
bner bner kluarga benalu mereka itu.
stela aza
1 keluarga benalu semua
Ramadhani Putra
loh dah selesai to..kirain masih panjang
Ramadhani Putra
numpang...tp pada ga tau diri
Ma Em
Dimas dan keluarganya tdk tau diri hdp cuma jadi benalu tapi merasa dia yg berkuasa dan mengakui punya orang , ada lagi si Alvin hdp nya cuma mengandalkan orang lain padahal sdh punya istri tapi tdk mau usaha heran ini orang orang otaknya apa ditaro didengkul .
Bunga Seruni
😄😄😄
di dunia nyata ada gk ya modelan org2 bgni .. 😄
Ayunda
keluarga benalu
Ma Em
Ayo Raisya cepat usir para benalu itu buat si Dimas , Bu Rika Beta juga Cika dan Alvin serta gundiknya Dimas usir mereka semua biar mereka menjadi gembel , hdp cuma numpang saja sombong nya kebangetan , ditunggu Thor eksekusinya .
Lilik Lailiyah
lanjut kak penasaran
Oma Gavin
wah ngga sabar lihat drama pengusiran dan dita yg ngereog habis duit banyak hasil utangan ngga dapat rumah idaman
Melinda Cen
makin seru aja , biar tau rasa tuh keluarga toxic lanjutkan💪
Lee Mba Young
lanjuttt
Lilik Lailiyah
keluarga toxsis
Melinda Cen
penasaran mau liat semua keluarga dimas di usir, dan semua org tau kebusukan dita biar tau rasa. Raisya ceriakan dimas , dan dimas menyesal. lanjut💪
Ma Em
Silahkan Dimas kamu menikah dgn Dita dan Dita katanya mau menguasai rumahnya Raisya tdk taunya setelah Dimas menikah lagi dgn Dita nanti diusir sama Raisya jadi gembel mereka nanti .
Oma Gavin
biarkan dimas bahagia menikahi dita hbs itu langsung gugat cerai dan usir semua keluarganya bila perlu jual rumah tsb dan belikan rumah baru yg tidak meninggalkan kenangan pahit keluarga toxic suami mu
Ma Em
Raisya kamu wanita yg. sukses jgn mau diinjak injak harga dirimu oleh Dimas dan keluarganya , lbh baik cepat usir para benalu yg tdk tau malu itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!