Indonesia
NovelToon NovelToon
Dua Pewaris Rahasia Keluarga Vasillo

Dua Pewaris Rahasia Keluarga Vasillo

Status: tamat
Genre:Mafia / Anak Genius / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:5M
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

🏆🥇 Juara 1, Yaww 2026 Periode 1, Kategori 2 💞 dan Juara Tema Kreatif.



Tasya tidak pernah memilih takdirnya. Dijual oleh keluarga pamannya demi menyelamatkan perusahaan yang hampir bangkrut, ia melarikan diri dari sebuah kamar hotel mewah, tanpa tahu bahwa pria asing yang ia tinggalkan malam itu adalah Alex Roman Vasillo, pewaris keluarga mafia paling berkuasa di Jerman.

Tujuh tahun berlalu, setelah dia melarikan diri dari Berlin menuju Indonesia, tanah kelahiran Kakeknya.

Tasya hidup tenang di Indonesia bersama dua anak kembarnya, Kenzo dan Kenzi, yang tak pernah tahu siapa ayah mereka sebenarnya.

Sampai suatu hari, di sebuah rumah sakit ternama di Jakarta yang berada di bawah naungan keluarga Vasillo, seorang bocah enam tahun dengan percaya diri memanggil seorang pria berjas mahal, pria itu Alex Roman Vasillo.

“Daddy!”

"Hah?!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 26

Ruang rapat Ocean Blue Group pagi itu dipenuhi oleh beberapa kepala divisi dan staf penting perusahaan. Suasana terlihat serius, tetapi tetap tertib.

Romeo duduk di salah satu kursi samping, sementara Tasya duduk sedikit kaku di kursi ujung meja. Ini adalah rapat pertama yang ia hadiri di perusahaan itu.

Di ujung meja, Dion berdiri dengan tenang.

Aura kepemimpinannya langsung terasa berbeda dari kebanyakan orang di ruangan itu. Ia menatap seluruh peserta rapat sebelum mulai berbicara.

“Mulai hari ini, saya resmi bergabung dengan Ocean Blue.”

Beberapa orang di ruangan itu langsung memperhatikan dengan lebih serius.

Semua karyawan memang sudah mendengar kabar bahwa Dion Wijaya, ahli waris keluarga konglomerat Wijaya dan tiba-tiba bergabung dengan perusahaan mereka. Namun, tidak banyak yang tahu alasannya. Dion melanjutkan dengan suara tegas.

“Tujuan saya sederhana.” Ia menekan tombol remote di tangannya.

Layar besar di belakangnya langsung menampilkan grafik perusahaan properti di Indonesia. Di posisi pertama terlihat jelas nama besar, VASILLO GROUP dan posisi kedua, OCEAN BLUE GROUP

Dion menunjuk grafik itu.

“Perusahaan ini sudah besar. Tapi, saya tidak datang ke sini hanya untuk mempertahankannya.”

Tatapan Dion berubah tajam.

“Saya datang untuk membuat Ocean Blue menjadi perusahaan properti terbesar di Indonesia.”

Beberapa orang langsung saling bertukar pandang. Semua orang tahu arti dari kalimat itu. Jika Ocean Blue ingin menjadi nomor satu, berarti mereka harus mengalahkan Vasillo Group.

Dion kemudian berkata dengan tenang.

“Kita akan menjadi saingan langsung mereka.”

Ruangan menjadi sedikit sunyi.

Beberapa staf terlihat gugup, sementara yang lain terlihat bersemangat. Setelah itu Dion kembali menekan remote. Slide berikutnya muncul di layar. Namun, kali ini yang muncul adalah foto Tasya.

Beberapa orang langsung terlihat bingung.

Dion menoleh ke arah Tasya.

“Mulai hari ini…”

Ia memberi isyarat agar Tasya berdiri. Tasya sedikit terkejut, namun akhirnya berdiri perlahan.

Dion melanjutkan.

“Ini Nona Tasya. Ia akan bergabung dengan kita.” Beberapa orang mengangguk sopan. Namun, kalimat berikutnya langsung membuat ruangan terdiam.

“Nona Tasya akan menjadi Business Analyst untuk proyek pengembangan teknologi perusahaan.”

Beberapa orang terlihat mulai terkejut namun Dion belum selesai.

“Dan juga…” Ia berhenti sebentar.

"Dia akan memimpin divisi IT Ocean Blue.”

Sekarang seluruh ruangan benar-benar sunyi. Beberapa karyawan langsung saling memandang dengan ekspresi kaget. Karena mereka semua tahu satu hal. Tasya adalah karyawan baru. Bahkan, ia baru datang hari ini. Salah satu staf bahkan hampir tak percaya.

“Kepala … IT?”

Sementara itu Tasya sendiri terlihat sangat terkejut. Ia jelas tidak menyangka akan diberi posisi sebesar itu. Namun, Dion tetap terlihat tenang.

Seolah keputusan itu sudah dipikirkan matang-matang. Ia menatap semua orang di ruangan itu dengan tatapan serius.

“Saya memilih orang berdasarkan kemampuan. Bukan berdasarkan berapa lama mereka bekerja di sini.”

Tak ada yang berani membantah. Bisikan kecil mulai terdengar di antara para karyawan. Karena keputusan itu terasa terlalu tiba-tiba. Dan mereka tidak tahu bahwa bagi Dion menempatkan Tasya di posisi penting bukanlah keputusan sembarangan.

Rapat akhirnya selesai menjelang siang.

Para karyawan mulai keluar dari ruang rapat satu per satu. Namun, begitu mereka keluar ke koridor, bisikan-bisikan kecil langsung terdengar.

“Dia baru masuk hari ini…”

“Tapi langsung jadi kepala IT?”

“Serius?”

Beberapa staf terlihat masih tidak percaya.

Salah satu karyawan bahkan berkata pelan kepada temannya,

“Kalau bukan karena Tuan Dion yang menunjuk langsung, mana mungkin hal seperti itu terjadi.”

Namun, Romeo yang masih berdiri di dekat pintu langsung menoleh kepada mereka. Ia tersenyum tipis, tetapi suaranya terdengar cukup tegas.

“Keputusan itu bukan sembarangan.” Beberapa orang langsung diam.

Romeo melanjutkan,

“Kami sudah melihat kemampuan Nona Tasya sebelumnya.”

“Kinerjanya tidak perlu diragukan lagi.”

Para karyawan akhirnya mengangguk, meskipun sebagian masih terlihat penasaran. Tak lama kemudian suasana kantor kembali normal.

Sekitar pukul 11 siang, Tasya keluar dari ruang kerjanya.

Ia melihat jam di ponselnya.

“Sudah waktunya…”

Ia harus menjemput Kenzo dan Kenzi di sekolah. Tasya berjalan menuju lift dengan membawa tas kecilnya. Namun, saat baru beberapa langkah sebuah suara memanggilnya dari belakang.

“Tasya,"

Tasya berhenti dan berbalik. Dion berdiri beberapa meter darinya. Pria itu berjalan mendekat dengan langkah tenang.

“Kamu mau ke mana?”

Tasya tersenyum sopan.

“Aku harus menjemput anakku.”

Kalimat itu membuat Dion langsung terdiam. Beberapa detik Dion tidak berkata apa-apa.

Di dalam hatinya muncul satu pikiran yang membuat dadanya terasa berat.

'Jadi … Tasya sudah menikah. Dia bahkan sudah punya anak…'

Meski berusaha tetap tenang, sedikit kekecewaan terlihat di wajahnya. Namun, Dion segera menutupi ekspresi itu dengan senyum tipis.

“Oh begitu…” Ia lalu berkata santai.

“Aku ikut.”

Tasya sedikit terkejut.

“Hah?”

Dion mengangkat bahu ringan.

“Sudah lama kita tidak bertemu. Aku juga tidak ada rapat lagi siang ini.”

Ia menatap Tasya.

“Anggap saja kita sekalian mengobrol.”

Tasya terlihat ragu, sebenarnya ia ingin menolak. Namun, setelah bertahun-tahun tidak bertemu dengan Dion rasanya tidak enak jika langsung menolak ajakannya.

Apalagi sekarang Dion adalah atasannya di perusahaan. Akhirnya Tasya tersenyum kecil.

“Baiklah.”

Dion terlihat sedikit lega.

“Ayo!”

Mereka berjalan bersama menuju lift tetapi Dion tidak tahu satu hal. Bahwa anak yang akan mereka jemput nanti bukan hanya sekadar anak Tasya. Melainkan dua anak laki-laki yang memiliki wajah yang sangat mirip dengan seseorang yang sangat ia kenal yaitu Alex Roman Vasillo.

Di halaman taman kanak-kanak, suasana sudah mulai sepi.

Sebagian besar anak-anak sudah dijemput oleh orang tua mereka sejak setengah jam yang lalu.

Namun, di dekat gerbang sekolah, Kenzo dan Kenzi masih duduk di bangku kecil bersama guru mereka. Guru itu sesekali melihat jam tangannya.

“Kalian masih menunggu Mommy ya?”

Kenzi mengangguk santai sambil memainkan sepatu kecilnya.

“Iya.”

Sementara Kenzo duduk dengan tangan terlipat, wajahnya terlihat sedikit kesal.

“Sudah dua puluh menit,” gumamnya pelan.

Guru itu tersenyum sabar.

“Mungkin Mommy kalian masih di jalan.”

Namun, saat itu sebuah mobil hitam mewah perlahan berhenti di depan gerbang sekolah. Mobil itu terlihat sangat mencolok dibanding kendaraan lain di sana.

Kenzo langsung menoleh, matanya menyipit. Pintu mobil depan terbuka. Seorang pria turun lebih dulu.

Ia berjalan ke sisi belakang mobil dan membuka pintu dengan sikap sangat hormat.

Beberapa detik kemudian seorang pria tinggi dengan jas hitam turun dari mobil itu, Alex Roman Vasillo.

Begitu melihat wajah pria itu Kenzo langsung menghela napas panjang dengan kesal.

“Kenapa dia datang lagi…”

Namun, reaksi Kenzi justru sangat berbeda. Mata bocah itu langsung berbinar. Ia berdiri dari bangkunya.

“Daddy!!”

Ia bahkan melambaikan tangan kecilnya dengan semangat.

Guru mereka langsung terlihat bingung.

“Daddy?”

Ia menoleh ke arah Kenzo.

“Jadi … itu ayah kalian?”

Kenzo langsung menjawab dengan cepat.

“Bukan!"

Namun, Kenzi langsung berkata bersamaan.

“Iya!”

Guru itu berkedip bingung, dia menatap Kenzo lagi.

“Bukan?”

Kenzo menggeleng tegas.

“Bukan!"

Namun, Kenzi kembali menjawab dengan polos.

“Iya!”

Guru itu sekarang benar-benar tidak tahu harus percaya yang mana. Ia menghela napas kecil.

“Jadi yang benar yang mana?”

“Dia Daddy kalian atau bukan?”

Kenzo langsung menjawab dingin.

“Bukan!"

Namun, Kenzi dengan semangat menjawab lagi.

“Iya!”

Guru itu menatap kedua anak itu bergantian dengan ekspresi pusing.

“Tunggu … jadi sebenarnya—”

Kalimatnya terhenti, karena saat itu Alex sudah berjalan mendekati mereka. Langkahnya tenang, tetapi aura pria itu membuat beberapa guru di sekitar halaman ikut menoleh.

Alex berhenti tepat di depan mereka. Tatapannya turun pada dua anak laki-laki itu. Kenzo menatap balik dengan wajah datar. Sementara Kenzi terlihat sangat senang.

Beberapa detik suasana menjadi sunyi. Lalu, Alex berkata pelan dengan suara dalam,

“Aku datang menjemput kalian.”

1
frida
good job Thor terus lah berkarya
echa purin
👍
Ari Sawitri
bukannya sdh 9bulan ya di bab sebelumnya kok prematur ?🤔🤔
Ari Sawitri
team keamanan tp bukan buat istri dan anak anaknya. begitu kejadian br ada team keamanan. ini orang kaya bener bukan sebenarnya 🤔🤭😅
Sri Wulandari
akhirnya karma sdh menantimu kini giliran qm & istrimu yg akan menanggung smua perbuatan mu d masa lalu Arlond siap² sj qm mendapatkan hukuman yg setimpal dg apa yg telah qm lakukan pd kakakmu sendiri Arland
Sri Wulandari
gara² ingin hidup lebih baik qm rela kehilangan cinta pertama mu & menikah dg Merlin & qm lebih memilih mencintainya dlm diam tp lihat sprti apa hidupmu skrng hanya d manfaatkan sj sm klrg istrimu bahkan anak yg d kandung istrimu bkn anakmu & keserakahan tlh menghancurkan hidup kalian smua
Sri Wulandari
senjata makan tuan karma lngsng d byr lewat putri mu dulu qm membunuh Arlan & istrinya skrng qm akan mengulangi lg perbuatan kalian itu & putrimu & calon bayinya jg merasakan akibat dr k jahatan kalian bahkan akibatnya bakal lebih fatal
Sri Wulandari
knp qm g mencoba mencari tau apa yg sbnrnya terjadi dg klrg mu Tasya karna smua saling berhubungan termasuk tentang k matian k dua orang tuamu jg dendam 2klrg hingga saat ini
Sri Wulandari
harusnya qm jg curiga & waspada dg sikap Arlond kakek Rockhi karna selama ini dia yg sllu berusaha keras menyakiti Tasya siapa tau dia jg terlibat dg Jessy
Sri Wulandari
semakin qm berusaha menjauhkan Alex dr Tasya hubungan mereka akan semakin dlm & terikat... Jessy
Sri Wulandari
harusnya kakek buyut takut dg keturunannya yg ini mereka bs sj menghancur perusahaan mu jg bs menstabilkan kembal begitu jg dg mommynya
Sri Wulandari
menghadapi orang sprti tuan Vasillo qm mmng harus bersikap tegas & berani klu tdk qm akan d tindas & d remehkan apalagi dendam antara klrg kalian yg blm bs d lupakan oleh sm² k dua klrg & qm skrng ibaratnya masuk k sarang harimau kembali g bs maju pun mati
Sri Wulandari
kasian Tasya g punya tempat yg aman utknya & twins....kakek Vasillo bs menerima twins tp tdk dg Tasya apalagi klu tau Tasya cucu kakek Rockhi
Sri Wulandari
seandainya dr awal kakek Rockhi mau menceritakan smua sm Tasya pasti g akan ada k salah pahaman sprti ini sedangkan Arlond dia sprti kompor meleduk yg siap membakar apa sj supaya smua lebih membara
Sri Wulandari
Alex sdh menduga klu kakek Rockhi pasti tdk akan tinggal diam membiarkan cucunya Tasya menikah dgnya....
mslh Alex semakin rumit yg satu perjodohan yg d tentukan kakek Vasillo yg satu pernikahannya dg Tasya akan d pisahkan oleh kakek Rockhi d tambah k datangan Arlond yg akan membawa mslh buat Tasya & twins😔
Sri Wulandari
kakek Vasilo datang makanya Tasya & twins d pulangkan k rumah kakek Rocki tp d sana justru tdk aman ada pamannya yg jahat dtng utk bls dendam smoga Alex bs melindungi Tasya & twins dr pamannya yg jahat & serakah itu....
klu kakek Vasilo aq rasa g akan mslh dg kehadiran Tasya & twins mungkin dia akan sangat bahagia karna ternyata dia memiliki 2 penerus .... marahnya mungkin hanya sementara karna penerusnya itu ternyata msh k turunan musuh bebuyutannya jd rumit tp.... kedatangan Arlond mungkin akan membuka rahasia penyebab dendam antara 2 klrg Vasilo & kakek Rockhi
Sri Wulandari
untung Tasya & twins sdh pindah k rumahnya Alex klu tdk dia pasti ketakutan lg melihat kedatangan pamannya yg hampir menjualnya dulu waktu d Berlin
Sri Wulandari
membuka hati utk daddy twins beri dia kesempatan sebenarnya Alex tdk sejahat seperti yg qm pikirkan dia hanya sedikit sombong & keras kepala sm sprti Kenzo....Alex bersikap keras karna dia punya banyak musuh yg siap menghancurkannya kpn sj makanya hidupnya g suka d usik siapapun apalagi dia pernah mengalami trauma kehilangan orang tua sprti qm makanya instingnya utk melindungi diri & klrg sangat kuat
Sri Wulandari
qm khan seorang peretas Tasya harusnya qm bs melacak Dion lewat perangkat elektronik yg dia gunakan atau melacak keberadaan mobilnya atau apalah yg bs d lacak lewat internet....lha ini qm sprti kehilangan kecerdasan mu....panik boleh tp bodoh jngn😔
Sri Wulandari
apakah itu suara Dion 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!