Indonesia
NovelToon NovelToon
TAHTA YANG TAK TERGOYAHKAN

TAHTA YANG TAK TERGOYAHKAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Mengubah Takdir
Popularitas:12.6k
Nilai: 5
Nama Author: blcak areng

Di balik kesuksesan Bian sebagai Manajer, ada Husna istri sah yang anggun, mandiri, dan pemegang kendali finansial keluarga. Saat Bian tergoda Salma, karyawatinya dan meminta izin menikah lagi, Husna tidak mengamuk. Ia memberi satu syarat mutlak 100% gaji resmi Bian wajib ditransfer ke rekeningnya.
Sementara bagi Salma yang menawari cinta ala ABG hanya dinafkahi dari hasil toko swalayan baru yang belum pasti untung.

​Merasa menang, Salma setuju tanpa sadar ia salah lawan. Situasi makin panas saat Devan dan Deka, putra kembar yang saat ini sudah sekolah tingkat SMA, terang-terangan membela sang ibu dan membenci Bian. Siapa pemegang tahta sejati dalam keluarga ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon blcak areng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TAHTA YANG TAK TERGOYAHKAN

​Suasana di lantai atas gedung perkantoran utama milik jaringan bisnis Husna terasa begitu sejuk, tenang, dan dipenuhi aura keberhasilan. Dari balik dinding kaca besar ruang kerjanya yang megah, pemandangan kota terhampar cerah tanpa sedikit pun awan mendung. Di atas meja kerja jati berukir elegan, tersusun rapi berbagai berkas proyek baru dan ekspansi usaha yang menunjukkan grafik peningkatan pesat.

​Husna duduk anggun di kursi kerjanya. Pagi ini, ia mengenakan setelan blazer warna pastel yang makin mempertegas keanggunan serta ketegasannya sebagai seorang wanita mandiri. Tidak ada lagi raut muram, bayang-bayang ketakutan, atau lingkaran hitam bekas tangisan yang bertahun-tahun menghiasi wajah cantiknya. Wajah Husna kini bersih, segar, dan memancarkan aura kebebasan yang mutlak.

​Pintu ruang kerja Husna diketuk pelan tiga kali dari luar.

​"Masuk," ucap Husna lembut namun terdengar sangat mantap.

​Pintu terbuka, memperlihatkan Nia, asisten pribadinya yang setia, melangkah masuk membawa map dokumen tipis dan ponsel tablet. Senyum lebar tak bisa disembunyikan dari wajah Nia.

​"Selamat pagi, Bu Husna," sapa Nia seraya membungkuk sopan.

​"Selamat pagi, Nia. Ada kabar terbaru pagi ini?" tanya Husna seraya menyesap teh melati hangatnya santai.

​"Banyak sekali berita bagus, Bu," ujar Nia penuh semangat. "Laporan dari kantor pusat tempat Pak Bian bekerja baru saja resmi keluar. Dewan komisaris sudah mengambil keputusan final untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara tidak hormat kepada Pak Bian. Seluruh fasilitas, jabatan manajer senior, hingga mobil dinasnya sudah dicabut total hari ini."

​Husna meletakkan cangkir tehnya perlahan. Ia tidak kaget, hanya menyunggingkan senyum tipis sebuah senyuman anggun yang menenangkan. Pria yang dulu menyombongkan jabatan dan merasa paling berkuasa itu kini telah kehilangan seluruh panggung kebohongannya.

​"Lalu bagaimana dengan berkas gugatan cerai saya, Nia?" tanya Husna beralih ke hal yang paling ia harapkan.

​Nia menyerahkan map dokumen di tangannya. "Semua berkas gugatan perceraian atas nama Ibu Husna terhadap Saudara Bian sudah resmi terdaftar di Pengadilan Agama pagi ini pukul sembilan tepat, Bu. Nomor perkara sudah keluar, dan sesuai instruksi Ibu, tim jurusita pengadilan hari ini bergerak mengirimkan surat panggilan sidang resmi itu langsung ke alamat toko swalayan tempat yang sekarang digunakan Pak Bian dan Bu Salma untuk menumpang hidup."

​Nia terkekeh pelan seraya menambahkan, "Sesuai perkiraan Ibu dan Mas Deka kemarin, surat itu akan sampai persis saat Pak Bian dan Bu Salma sedang luntang-lantung di sana."

​Mendengar hal itu, Husna tak bisa menahan tawa kecilnya. Senyumnya terkembang sempurna. Ada kepuasan sunyi yang amat besar merayap di dadanya. Bukan karena rasa dendam yang membara, melainkan rasa lega luar biasa karena belenggu pernikahan yang beracun itu akhirnya patah sepenuhnya.

​"Terima kasih banyak ya, Nia. Kerja keras kamu dan tim hukum benar-benar luar biasa," tutur Husna tulus.

​"Sama-sama, Bu Husna. Ini semua adalah kebebasan yang memang sudah sepantasnya Ibu miliki setelah sekian lama bersabar," jawab Nia penuh rasa hormat sebelum pamit mundur diri keluar dari ruangan.

​Setelah pintu jati itu tertutup rapat, keheningan yang menyejukkan kembali melingkupi ruang kerja Husna. Wanita itu menghela napas panjang sebuah helaan napas paling lega yang pernah ia rasakan sepanjang hidupnya. Ia merasa seolah ada beban ribuan ton yang baru saja diangkat dari atas pundaknya.

​Husna beranjak dari kursi kerjanya dan melangkah pelan mendekati dinding kaca besar. Ia menatap ke luar, membiarkan hangatnya sinar matahari siang menerpa wajahnya. Untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun hidup dalam bayang-bayang pengkhianatan, kebohongan, dan manipulasi Bian, Husna merasa benar-benar utuh. Rumah mewah yang kini sepenuhnya atas namanya, gurita bisnis yang ia bangun dengan keringatnya sendiri, serta dua putra kembar yang begitu menyayanginya semuanya kini ada di dalam genggamannya tanpa ada lagi benalu yang mengganggu.

​Diambilnya ponsel pribadi dari atas meja, lalu Husna menuliskan sebuah pesan singkat di grup percakapan keluarga kecilnya bersama Devan dan Deka.

​Husna :

"Anak-anak Bunda... gugatan cerai Bunda sudah resmi terdaftar di Pengadilan Agama. Ayah kalian juga sudah resmi di-PHK hari ini. Rasanya plong sekali... Terima kasih ya sudah selalu jadi pelindung dan alasan Bunda untuk tetap berdiri tegak."

​Hanya dalam hitungan detik, ponselnya bergetar mendentingkan balasan dari kedua putra kembarnya.

​Deka:

"YESSS! Selamat atas kebebasannya Bunda cantik! Akhirnya lepas juga dari Si Tua! Pokoknya nanti malam kita party sarapan dan makan malam mewah ya Bun, Deka yang traktir pakai uang tabungan Deka."

​Devan:

"Alhamdulillah, Bunda. Selamat memulai lembaran baru yang jauh lebih bahagia. Jangan pernah tengok ke belakang lagi ya, Bun. Kami berdua bangga sekali punya Bunda sehebat ini. Nanti sore Devan jemput ke kantor ya."

​Membaca balasan hangat dari kedua buah hatinya, air mata haru menetes perlahan menyeberangi pipi mulus Husna. Namun kali ini, air mata itu terasa begitu manis. Tidak ada lagi rasa sakit hati. Yang tersisa hanyalah kedamaian jiwa yang sempurna.

​Husna menyapu air mata bahagianya dengan ujung jemari, lalu tersenyum menatap bayangan dirinya di kaca. Badai telah berlalu, kehancuran Bian tinggal menunggu waktu di swalayan sana, dan Husna siap menyambut masa depannya yang gembira, terhormat, dan penuh kebebasan bersama Devan dan Deka.

1
falea sezi
🤣🤣 makanya uda punya istri cantik anak ganteng2 berulah sok pengen poligami🤣🤣😒
Nieta Poedjo
cepet sekali derita Bian
Thewie
hahah mampuslah kau bian.. gatal burung kau itukan. sok muda, sok kuat, sok kaya padahal nyatanya alaahhhhhhhh
Lee Mba Young
lanjuttt.. selalu setia nunggu lanjutannya.
Lee Mba Young
gk papa husna jd janda yg penting bnyak duit, punya anak bhgia Wes.
Muft Smoker
Dana talang ,, Dana talang ,,
ngaca tuh di talang air ,,
😒😒😒😒

udh jgn ngimpi terlalu tinggi duluu ,,
nnti Kalo jatuh sakiit ,,
aku
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Noey Aprilia
Mkanyaaaa.....
kl halu jgn ktinggian,gliran jtuh pst sakittttt.....😛😛😛....
ngarep jd nyonya,eehhh......
mlah jd gembel.....
Lee Mba Young
🤣🤣🤣👍👍🔥
Heni Setiyaningsih
kenapa Salmaaa????dapat zonk ya ha ha ha🤭
Heni Setiyaningsih
hahaha,,,,, bangun Salma,jgn kebanyakan mimpi
Muft Smoker
heran ma bian ,, kurang ap husna jdi istrii,,
msh juga nyari yg sengklek di luar,,
😒😒😒
falea sezi
🤣🤣 najis amat bertahan
falea sezi
heleh strategi apa 🤣sok kuat mending keruk harta nya trs ceraii🤣🤣🤣 ngapain berbagi batangan satu doank gk jijik apa 😒
Noey Aprilia
Mau heran,tp d dnia nyta pun emng bnyk yg ky gt...mmbuang berlian,dmi smpah yg ga brhrga....udh khilangn istri,ank,usaha,bntr lg jbatan yg melayang.....drita apa lg yg akan mreka hdapi????😛😛😛
Muft Smoker
gmn bian ,, udh mulai merasa penyesalan Blum ,,
kalo Blum berarti km bnr2 gx tau diri 😒😒
Noey Aprilia
Udh d usir,msih aja ngemis2....ga tau malu.....😡😡😡...
prgi sono,kl ga mmpu ngontrak tnggal aja d kolong jmbtan....
Nieta Poedjo
halo penulis
apa itu kehalangan?
Lee Mba Young
🔥👍👍👍 joss lanjuttt
Heni Setiyaningsih
yah,,,,,jadi gembel dong🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!