Indonesia
NovelToon NovelToon
Sistem Om Level Dewa

Sistem Om Level Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:6.7k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Hidup tenang Bayu sebagai karyawan sekaligus selebgram hancur seketika saat ia harus mengasuh enam keponakan perempuannya yang super aktif. Namun, kemunculan "Sistem Om Level Dewa" mengubah segalanya dengan menjanjikan kekayaan tak terbatas asalkan ia berhasil membuat para keponakannya bahagia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27

Jarak yang memisahkan mereka di antara meja kecil itu tiba-tiba terasa sangat mengganggu bagi Alya.

"Bayu, bolehkah aku duduk di sebelahmu? Sofa ini terasa terlalu besar jika aku duduk sendirian," pinta Alya dengan suara pelan.

Jantung Bayu nyaris melompat keluar dari dadanya mendengar permintaan yang sangat berani dari Alya tersebut.

"Tentu saja boleh Alya, duduklah di sini agar kita bisa mengobrol dengan lebih santai."

Alya berdiri dan berpindah duduk di sebelah Bayu, menyisakan jarak yang hanya beberapa sentimeter saja di antara lengan mereka.

Aroma parfum Bayu semakin kuat tercium oleh Alya membuat wanita itu tanpa sadar menyandarkan kepalanya ke sandaran sofa mendekati Bayu.

"Bayu, apakah kamu tahu kenapa aku putus dengan mantan tunanganku bulan lalu?" tanya Alya tiba-tiba membuka topik yang sangat pribadi.

Bayu menggelengkan kepalanya pelan sambil menatap wajah cantik Alya dari jarak dekat.

"Aku tidak tahu Alya, kamu belum pernah menceritakannya secara detail kepadaku."

Alya menghela nafas panjang seolah melepaskan beban berat yang selama ini mengganjal di hatinya.

"Dia pria yang sangat egois dan selalu mengatur setiap aspek kehidupanku sesuka hatinya."

"Dia tidak pernah menghargaiku sebagai pasangannya dan selalu merendahkan pekerjaanku di kantor."

Bayu mendengarkan dengan penuh perhatian tanpa berniat memotong ucapan Alya sedikit pun.

"Saat aku bertemu lagi denganmu di mall waktu itu, aku melihat sisi pria yang sangat berbeda dari dirimu Bayu."

"Kamu sangat lembut dan sabar mengasuh enam keponakanmu yang masih kecil-kecil itu."

Alya menatap mata Bayu lekat-lekat dan tatapannya penuh dengan kekaguman yang tulus.

"Kamu membuatku sadar bahwa masih ada pria baik dan bertanggung jawab di dunia ini."

Tangan Bayu perlahan bergerak menyentuh punggung tangan Alya yang bertumpu di atas sofa.

Alya sama sekali tidak menolak sentuhan itu, dia justru membalikkan tangannya dan menggenggam jari-jari Bayu.

"Kamu terlalu memujiku Alya, aku hanya melakukan apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang paman."

"Tapi pujianmu benar-benar membuatku merasa menjadi pria paling beruntung di dunia malam ini."

Keheningan yang sangat nyaman menyelimuti ruangan kerja tersebut selama beberapa menit.

Mereka berdua hanya saling menggenggam tangan sambil menatap pemandangan lampu kota dari jendela kaca.

Efek parfum dari sistem benar-benar bekerja dengan sangat sempurna menghancurkan tembok pembatas di antara mereka.

"Bayu, apakah kamu memiliki perasaan khusus kepadaku?" tanya Alya memecah keheningan dengan pertanyaan yang sangat lugas.

Bayu terkejut mendengar pertanyaan langsung itu namun dia memutuskan untuk menjawabnya dengan sangat jujur.

"Aku sudah menyukaimu sejak hari pertama kita masuk di kelas pengantar sastra jaman kuliah dulu Alya."

"Hanya saja waktu itu aku hanyalah pemuda miskin yang tidak punya keberanian untuk menyapamu."

Wajah Alya bersemu merah mendengar pengakuan cinta masa lalu yang tertunda tersebut.

"Kamu sangat bodoh Bayu, padahal waktu itu aku sering sengaja duduk di barisan depan agar kamu bisa melihatku."

Bayu tertawa pelan menyadari betapa lambatnya dia merespon kode dari wanita pujaannya di masa lalu.

"Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali kan Alya?"

"Sekarang aku sudah punya segalanya, dan aku ingin menggunakan semuanya untuk melindungimu."

Alya tersenyum sangat manis lalu menyandarkan kepalanya ke bahu Bayu dengan sangat nyaman.

Grep.

Bayu merangkul bahu Alya dengan tangan kanannya dan membiarkan wanita itu menikmati aroma parfumnya lebih lama.

"Bayu, biarkan kita tetap seperti ini sebentar saja, rasanya sangat damai," bisik Alya sambil memejamkan mata.

"Tidurlah sebentar jika kamu lelah Alya, aku akan menjagamu di sini sampai kamu terbangun nanti."

Bayu mengecup puncak kepala Alya dengan sangat lembut dan penuh perasaan kasih sayang.

[Ding!]

[Tingkat keintiman Tuan dengan target Alya Nadhira telah meningkat ke tahap Pra-Pasangan.]

[Sistem mengucapkan selamat karena Tuan tidak menyia-nyiakan item mahal yang telah dibeli.]

Bayu hanya tersenyum tipis membaca notifikasi tersebut tanpa mau membalas ucapan sistem di kepalanya.

Waktu berlalu tanpa terasa hingga jam dinding di ruangan itu menunjukkan pukul delapan malam.

Alya terbangun dari tidur singkatnya dan langsung merasa malu karena tertidur di bahu Bayu.

"Ya ampun Bayu maafkan aku, aku benar-benar tertidur saking nyamannya mengobrol denganmu."

"Tidak apa-apa Alya, kamu pasti sangat kelelahan karena bekerja seharian dan menyusulku ke lokasi syuting."

Alya segera merapikan rambutnya dan mengambil tas kerjanya dari atas meja.

"Sepertinya aku harus segera pulang sekarang Bayu, ibuku pasti sudah mencariku di rumah."

"Biar aku antar kamu sampai ke parkiran bawah Alya, jalanan sudah mulai sepi jam segini."

Bayu berdiri dan membimbing Alya berjalan keluar dari ruangan CEO tersebut menuju lift.

Suasana gedung Pratama Creative benar-benar sunyi menyisakan mereka berdua dan satpam jaga di lantai satu.

Sesampainya di area parkir, Bayu membukakan pintu mobil merah milik Alya dengan gaya seorang ksatria.

"Hati-hati di jalan pulang ya bidadari, kabari aku kalau kamu sudah sampai dengan selamat di rumah."

"Pasti Bayu, terima kasih banyak untuk waktu dan obrolan malam ini, aku merasa jauh lebih baik sekarang."

Alya tersenyum manis lalu masuk ke dalam mobilnya dan menyalakan mesin. Brumm.

Mobil merah itu melaju meninggalkan area gedung kantor diiringi lambaian tangan dari Bayu.

Bayu menatap kepergian Alya dengan perasaan yang sangat puas dan hati yang dipenuhi bunga asmara.

"Uang dua ratus lima puluh juta untuk parfum ini adalah pengeluaran paling berharga setelah rumah mewah itu."

Bayu melangkah kembali menuju Lamborghini hitamnya dan bersiap untuk pulang ke mansion Pondok Indah.

Di sisi lain kota Jakarta, Vanya sedang duduk meringkuk di kamar kos sempitnya sambil mengompres lututnya yang memar.

Wajahnya terlihat sangat kacau dan dipenuhi oleh coretan amarah serta air mata kekesalan.

"Bayu brengsek, dia sengaja memasang jebakan di ruangan manajer itu untuk mempermalukanku!"

"Lututku sampai biru membengkak karena menabrak meja kayu sialan itu."

Vanya melempar handuk kompresnya ke lantai dengan kasar dan menjambak rambutnya sendiri.

Hari ini adalah hari terburuk dalam hidupnya karena dia gagal menarik perhatian Bayu dan gagal mencuri rahasia kantor.

"Aku tidak boleh menyerah begitu saja, aku sudah terlanjur masuk ke dalam perusahaannya."

"Besok aku akan memikirkan cara lain yang lebih halus untuk menghancurkan wanita bernama Alya itu dulu."

Mata Vanya berkilat penuh kebencian membayangkan wajah Alya yang selalu tersenyum manis di dekat Bayu.

"Selama Alya masih ada di sekitarnya, Bayu tidak akan pernah melirikku lagi, aku harus menyingkirkannya secepat mungkin."

Dendam dan ambisi buta telah mengubah Vanya menjadi monster yang rela melakukan apa saja demi harta.

Namun dia tidak pernah tahu bahwa paman sultan yang sedang dia lawan memiliki kekuatan sistem yang mutlak.

1
Adelina Lin
thor,gimana ibunya anak anaknya gk diceritakan lagi
kiyoe: heheh iyaa nanti muncul kok kak ibu dari keenam anak² itu 🙏
total 1 replies
Wega Luna
yu, ponakan2 mu itu bisa dibuat model juga🤣🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
apa gunanya sistem kalo tidak memberi peringatan, jangan sampai lah terjebak terlalu jauh ,semoga ketahuan,
Adelina Lin: thor jangan sampai rencana busuknya si vanya terlaksana, kasihan bayu dan keponakannya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!