Indonesia
NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Dua Kekasih

Terjebak Cinta Dua Kekasih

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Balas Dendam / Romansa-Tata susila / Chicklit / Tamat
Popularitas:230.5k
Nilai: 5
Nama Author: ICHA Lauren

WARNING!

Bukan Untuk Anak di bawah umur (21+)

Cinta segitiga dan patah hati yang membuat baper berat.

No Debat dan baca dengan bijak!
Hanya sekedar hiburan bagi yang ingin kisah cinta romantis.

Wilona tidak menyangka jika selepas kepergian sang ayah, ibunya menikah lagi dengan seorang duda kaya raya. Akibat pernikahan itu, Wilona harus bersaudara dengan Wildan, anak cowok menyebalkan yang menjadi saingannya di sekolah.

Wildan yang belum bisa menerima pernikahan papanya, memilih kuliah di luar negri. Setelah perpisahan bertahun-tahun, Wilona bertemu kembali dengan Wildan saat mereka dewasa. Namun sikap Wildan berubah drastis. Dengan pesonanya, ia berusaha mendekati dan menggoda Wilona. Namun benarkah Wildan jatuh cinta pada Wilona? Atau justru Elzen, sang CEO playboy, yang tulus mencintai Wilona?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ICHA Lauren, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28 Jebakan Berbahaya (Part 2)

"Now we will dismiss. Goodbye class, see you tomorrow," ucap Wilona menutup kelasnya hari itu.

Wilona dan Miss Rhena mengantar murid-muridnya ke depan pintu kelas. Mereka membentuk barisan sambil menunggu orang tuanya masing-masing.

Satu per satu para murid telah dijemput oleh orang tuanya, kecuali Anabby. Ia masih menunggu di depan kelas ditemani oleh Suster Mira.

"Miss Rhena, apa Miss ingin pulang duluan?" tanya Wilona melihat asistennya itu beberapa kali melirik jam tangannya.

"I..iya Miss Wilo. Apa saya boleh pulang sekarang? Saya mau mengantar ibu saya ke dokter."

"Tentu boleh, Miss. Biar saya yang menemani Anabby."

"Terima kasih, Miss. Kalau begitu saya pamit."

Setelah Miss Rhena pergi, Wilona mengunci pintu kelas lalu menghampiri Anabby.

"Anabby, are you still waiting for your driver?"

"No Miss. My uncle will pick me up today. I just waiting for my uncle."

"Are you sure? Your uncle is in the office now?"

"He promised to come, Miss. Maybe in a few minutes."

"Iya, Miss Wilo. Tuan Elzen yang akan menjemput Anabby hari ini," sambung Suster Mira membenarkan ucapan Anabby.

Belum sempat Wilona memberikan tanggapannya, ia melihat seorang pria berjalan ke arah mereka. Meski dari kejauhan, Wilona sudah mengenali siapa pria tampan berjas abu-abu itu.

Elzen Prayoga? Apa aku tidak salah lihat? Waktu datang kesini sikapnya sombong sekali. Dia tidak mau turun dari mobil dan hanya menyuruh asistennya menemuiku. Tapi kenapa sekarang dia mau menjemput Anabby sampai di depan kelas?

"Look, my uncle has come," seru Anabby gembira.

Anabby berlari menghambur ke arah Elzen dan memeluknya dengan erat.

"Hello my pretty girl. So sorry for coming late."

"Never mind, Uncle. Let's go to the restaurant. I want to buy pizza and ice cream."

Elzen mengalihkan pandangannya sejenak kepada Wilona.

"Anabby, do you want to invite Miss Wilona to go with us?"

"Yes, of course."

Dengan ekspresi wajah ceria, Anabby langsung menggandeng tangan Wilona.

"Miss Wilo, come on, go with us."

"Anabby, I have to go home now," jawab Wilona berusaha menolak.

"Come on, Miss," rengek Anabby terus memaksa Wilona.

Wilona baru menyadari apa tujuan Elzen menjemput keponakannya dari sekolah. Ternyata Elzen berencana memanfaatkan Anabby, untuk bisa mengajaknya pergi makan siang bersama.

"Miss Wilona, tidak baik menolak ajakan murid sendiri. Apa Miss ingin mengecewakan Anabby? Atau ajakan dari seorang anak kecil juga dilarang oleh pihak sekolah," sindir Elzen sembari tersenyum tipis.

Sepertinya dia sudah menerima paket yang kukirimkan. Karena itu dia berniat menyindirku. Lebih baik sekarang aku mengalah dan ikut sebentar bersama Anabby,

batin Wilona mengambil keputusan.

"Anabby, Miss Wilo will go with you, but just for a while, okay."

"Okay, Miss. Uncle let's go now."

Anabby menggandeng tangan Elzen dan melangkah penuh semangat ke halaman sekolah. Sementara Wilona mengikuti dari belakang bersama Suster Mira.

...****************...

Ketika sampai di tempat parkir, Wilona berpamitan kepada Elzen.

"Maaf, Tuan Elzen, saya akan berangkat dengan mobil saya sendiri. Kita akan ke restoran mana?"

Elzen menaikkan kedua alisnya.

"Kenapa tidak ikut mobil saya saja, Miss Wilona?Bukankah itu lebih menyingkat waktu."

"Saya sudah ditunggu oleh supir saya sejak tadi. Kasihan jika dia menunggu lebih lama lagi."

"Hmmm, alasan yang bagus. Kalau boleh tau, yang mana mobil Anda, Miss?"

"Yang parkir di sebelah kanan warna putih. Itu supir saya," tunjuk Wilona ke arah Elang yang berdiri di depan mobil.

"Baik, Miss Wilona. Kita akan ke restoran Pizza Mania. Tapi lebih baik, berikan dulu nomor ponsel Anda. Dengan begitu saya bisa melacak dimana posisi Anda. Jangan sampai Anda berubah pikiran dan membuat Anabby kecewa."

"Saya bukan orang yang suka ingkar janji, Tuan Elzen. Saya usahakan datang secepatnya," tegas Wilona.

"Bye, Miss Wilona, see you at the restaurant," seru Anabby melambaikan tangannya.

Sementara itu, Elang tidak sabar menanti kedatangan Wilona. Hampir satu jam ia menunggu, tapi Wilona tidak kunjung keluar dari dalam sekolah. Sembari menunggu Wilona, Elang memutuskan untuk meminum jus jeruk pemberian Sandra. Anehnya beberapa menit kemudian, Elang merasakan ada yang berbeda pada reaksi tubuhnya.

Kenapa aku merasa kepanasan sekali. Tenggorokanku juga sangat kering. Apa cuaca hari ini memang panas?

Ketika melihat Wilona datang, Elang buru-buru membukakan pintu mobilnya.

"Nona, silakan masuk."

"Maaf, Elang, kamu sudah menunggu lama ya?"

"Tidak apa-apa, Nona."

"Elang, tolong antarkan aku ke restoran Pizza Mania. Aku ada janji makan siang dengan salah satu muridku. Nanti setelah itu kita langsung pulang ke rumah."

"Baik, Nona."

Dari balik kaca spion, Elang memperhatikan Wilona dengan seksama. Entah mengapa hari ini ia merasa Wilona tampak lebih menggoda dibanding biasanya. Kulitnya yang putih tak bercela dan bentuk tubuhnya yang indah, membangkitkan hasrat dalam diri Elang. Sebagai seorang pria, ia ingin sekali memiliki gadis yang sempurna seperti Wilona.

"Elang, kenapa tidak berangkat?" tanya Wilona menyadarkan Elang yang masih diam sambil memandangnya tak berkedip.

"Eh, iya, Nona."

Elang menyalakan mesin mobil lalu segera melaju ke jalan raya.

Miss Wilona, share lokasi Anda sekarang,

tulis Elzen mengirimkan pesan.

Dia memerintah aku seenaknya. Dia pikir aku ini anak buahnya,

gerutu Wilona seraya mengaktifkan lokasinya.

Selesai membalas pesan dari Elzen, Wilona melemparkan pandangannya ke jendela.

Tiba-tiba saja ia merasa ada yang aneh. Jalan yang dilalui mobilnya saat ini bukanlah jalan menuju ke restoran Pizza Mania.

"Elang, apa ini benar jalan ke Pizza Mania?"

"Iya, Nona, saya mengambil jalan memutar untuk menghindari kemacetan di Jalan Kusuma."

Sesudah menjawab pertanyaan Wilona, Elang semakin mempercepat laju mobilnya.

Dari balik kaca spion, entah mengapa Wilona merasa Elang terus saja menatapnya. Tatapan mata yang tidak biasa itu, membuat Wilona mulai diliputi rasa khawatir. Bahkan suara pesan masuk di ponselnya, membuat Wilona terlonjak kaget.

Miss Wilona kenapa lokasi Anda malah menjauh dari restoran Pizza Mania?

tulis Elzen.

Tuan Elzen, saya juga tidak tau. Saya sudah bertanya pada supir saya, tapi dia mengatakan ada kemacetan di sekitar Jalan Kusuma. Karena itu dia memilih jalan alternatif.

Tak lama berselang, Elzen langsung membalas pesan Wilona.

Supir Anda sedang berbohong. Miss Wilona tetap nyalakan share lokasi Anda. Saya akan segera menyusul kesana. Posisi saya tidak jauh dari mobil Anda.

Membaca pesan dari Elzen membuat hati Wilona bertambah takut. Namun saat ini dia tidak bisa berbuat banyak kecuali tetap bersikap tenang. Ia hanya berharap Elzen segera datang dan menolongnya.

Apa mungkin Elang sengaja membohongiku? Tapi selama ini Elang sangat baik dan sopan. Mana mungkin dia bermaksud jahat padaku.

Rasa takut Wilona semakin menjadi-jadi ketika Elang menaikkan kecepatan mobilnya. Kemudian ia membelokkan mobilnya ke sebuah jalan kecil yang sepi. Di kiri dan kanan jalan itu terdapat banyak pohon tinggi. Sama sekali tidak tampak mobil lain yang melintas.

Kini firasat buruk yang dirasakan Wilona tampaknya akan menjadi kenyataan.

"Elang, kenapa berhenti disini? Aku...harus ke restoran sekarang," pinta Wilona pura-pura bersikap tenang.

Elang tidak menjawab pertanyaan Wilona. Ia memarkirkan mobilnya di tempat yang tertutup pohon, lalu membuka pintu kemudi.

Melihat Elang keluar dari dalam mobil, Wilona tidak ingin membuang waktu. Ia bertindak cepat, membuka pintu mobilnya lalu berlari keluar secepat mungkin.

"Nona, tunggu," teriak Elang mengejar Wilona.

Wilona tidak menghiraukan panggilan Elang. Ia terus berlari tanpa melihat ada batu-batu kecil di hadapannya.

"Nona, kenapa Anda harus lari? Saya tidak suka melihat Anda terluka," ucap Elang menangkap tubuh Wilona yang hampir jatuh karena tersandung batu.

"Ka..mu mau apa?" tanya Wilona ketakutan.

Wilona bisa mendengar suara nafas Elang yang berat dan tidak beraturan.

"Nona Wilona, saya sudah lama mencintai Nona. Tapi saya berusaha memendam perasaan saya. Sekarang saya tidak tahan lagi. Saya ingin Nona menjadi milik saya."

Manik mata Elang mulai menggelap, seiring dengan pengaruh obat perangsang yang semakin menguasainya. Ia mendorong Wilona hingga merapat di pepohonan, lalu mengunci gerakan gadis itu.

Sejurus kemudian, Elang mulai berusaha mencium bibir Wilona.

"Hentikan, Elang," teriak Wilona mencoba melepaskan diri.

Derai air mata Wilona tak terbendung, karena rasa takut bercampur putus asa yang luar biasa. Mungkinkah nasibnya seburuk ini hingga harus dilecehkan oleh supirnya sendiri.

"Nona, menurut saja pada saya. Setelah ini saya akan menikahi Anda."

Elang hampir saja berhasil membuka kancing kemeja Wilona, ketika sebuah pukulan keras mendarat tepat di wajahnya.

"Jangan berani melecehkan seorang gadis di depan mataku!" teriak Elzen memukul Elang dengan keras.

Tanpa ampun, Elzen memukul pemuda itu dan melayangkan tendangannya hingga Elang roboh ke tanah.

"Tuan, tolong hentikan! Saya tidak mau Tuan kena masalah karena saya," ucap Wilona menghentikan Elzen.

"Kamu tidak apa-apa, Wilona?"

"Saya baik-baik saja, Tuan. Terima kasih Tuan sudah menolong saya."

"Wajahmu pucat sekali. Ayo ikut denganku ke mobil."

"Tapi, Tuan, bagaimana dengan Elang? Kita tidak boleh meninggalkannya disini dalam keadaan terluka."

"Kamu masih ingin menolongnya setelah apa yang dia lakukan padamu?"

"Mungkin ada orang yang menjebak Elang, Tuan. Saya merasa ada yang berbeda dengannya. Seperti terkena pengaruh obat."

"Sudahlah, nanti aku akan mengurusnya."

Wilona hendak berjalan mengikuti Elzen, namun mendadak kepalanya terasa sangat pusing. Seolah benda di sekitarnya mulai berputar-putar, hingga akhirnya Wilona kehilangan kesadarannya.

1
Mrs. D
bagus
Maya Ellydarwina
luar biasa novel mu thor,seperti kisah cinta ku penuh rintangan tapi berakhir bahagia,panjang umur,sehat selalu dan makin sukses thor 🥰🥰🥰🥰🥰🥰🤗🤗🤗🤗😘😘😘
snowwhite risca: terima kasih Kakak. Jangan lupa baca novel author yg lain. "istri bayaran milik Tuan Raja" dan "CEO Magang dan Mama Perawan". boleh juga follow IG Author : inspirasi.riscaame. Di sana banyak karya novel author yg lain.
total 1 replies
Dwi handayani
bikin gemes ni widan
Rini Haryati
keren
sukses
semangat
mksh
Sandisalbiah
wow thor kau jadikan wilona seperti cewek gampangan.... sadisss...
✨viloki✨
😭💔😭💔😭
✨viloki✨
Duh pait
Rita Herlina
jirayu...😍😍😘
Pipin Davian
That’s right true love is not easy 👍🏻👍🏻
Pipin Davian
Lagiunya thor finnely some one
Pipin Davian
So sad wildan 😭😭😭
Pipin Davian
Psti el tg jd love master nya
Janah Husna Ugy
tapi kasian,,, calon pengantin nya, pdhl baik
Ayannawidara
yyaa.. terlalu asik ceritanya.. g kerasa udh ending... 🤗🤗terimakasih thor.. ayoo semngat buat karya lagi... 💪💪♥️
Vanda Saderyana
seru ceritanya....
Dewi Ros
ok
Junifa
aku tunggu extra partnya thor
𝘋𝘦𝘯𝘢 𝘢𝘻𝘢𝘭𝘦𝘢
🥰🥰🥰🥰🥰
Eka Warnelly
Kira kira penyelesaian yang bagaimana yang diinginkan Elzen...
𝘋𝘦𝘯𝘢 𝘢𝘻𝘢𝘭𝘦𝘢
semakin seru,, lanjuuttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!